Fitur Baru Klikpajak ‘Multi User & Multi Company’ Gratis dan Unlimited

Kenalkan! Fitur Baru Klikpajak ‘Multi User & Multi Company’ Gratis dan ‘Unlimited’ untuk Anda

Menguntungkan, karena fitur baru Klikpajak ini akan membantu Anda mengelola administrasi perpajakan lebih praktis. Anda dapat menambahkan pengguna untuk mengelola pajak maupun menambah jumlah perusahaan yang perpajakannya Anda kelola melalui fitur ‘Multi User’ dan ‘Multi Company’.

Mengurus administrasi perpajakan dari puluhan bahkan ratusan perusahaan sendirian itu sangat merepotkan juga melelahkan.

Atau, mengelola perpajakan dari banyak perusahaan dengan akun yang berbeda-beda? Sudah pasti butuh banyak waktu dan membuat aktivitas yang satu ini tidak akan efektif.

Kini, hanya dalam satu akun pajak di Klikpajak, Anda dapat menambahkan sebanyak-banyaknya orang yang akan mengelola perpajakan perusahaan.

Maupun menambahkan banyak NPWP perusahaan yang akan Anda dikelola perpajakannya dalam jumlah tak terbatas.

Untuk mengetahui lebih jelasnya bagaimana fitur ‘Multi User’ dan ‘Multi Company’ Klikpajak dapat meringankan pekerjaan Anda dalam mengelola administrasi perpajakan, Klikpajak by Mekari akan menjelaskannya untuk Anda.

Apa itu Fitur ‘Multi User’ Klikpajak?

Fitur ‘Multi User’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses aplikasi Klikpajak di bawah nama perusahaan yang sama.

Misal,

Anda sebagai konsultan pajak yang menangani beberapa klien dari perusahaan yang berbeda-beda.

Supaya tidak kewalahan mengurus perpajakan perusahaan-perusahaan tersebut, Anda membagi tugas menangani pengelolaan perpajakan perusahaan dengan rekan kerja Anda.

Melalui fitur ‘Multi User’ Klikpajak ini, Anda bisa memberikan akses rekan kerja Anda pada akun Klikpajak untuk dapat mengelola perpajakan perusahaan-perusahaan yang menjadi klien Anda.

Dengan begitu, melakukan administrasi perpajakan dari beberapa atau banyak perusahaan yang menjadi klien Anda ini semakin mudah, praktis dan cepat.

Atau,

Misalnya Anda bekerja sebagai karyawan bagian keuangan di sebuah perusahaan besar yang tentunya memiliki banyak aktivitas perpajakan karena banyaknya transaksi yang dilakukan.

Mulai dari menerbitkan e-Faktur, bayar pajak dan lapor Pajak Penghasilan (PPh) hingga menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Sehingga perusahaan memiliki beberapa staf di bidang accounting seperti Anda ini.

Katakanlah staf bagian accounting di perusahaan Anda ini ada 5 orang termasuk Anda.

Dengan fitur ‘Multi User’ Klikpajak ini, Anda dan rekan kerja Anda dapat mengakses satu akun pajak online Klikpajak untuk mengelola perpajakan perusahaan.

Sehingga pengelolaan administrasi perpajakan dapat dilakukan dan diselesaikan dengan lebih cepat.

Ilustrasi fitur baru ‘Multi User’ Klikpajak yang memungkinkan Anda menambahkan rekan kerja untuk kelola pajak dalam satu akun

Apa itu Fitur ‘Multi Company’ Klikpajak?

Fitur ‘Multi Company’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Misal,

Anda sebagai konsultan pajak yang memiliki banyak klien perusahaan dengan banyak kewajiban perpajakannya Anda kelola.

Katakanlah ada 50 perusahaan yang berbeda-beda.

Dari 50 perusahaan yang berbeda itu, 10 perusahaan di antaranya merupakan perusahaan induk (korporasi) yang memiliki banyak anak perusahaan/cabang perusahaan yang tersebar di berbagai kota.

Artinya, kesemua perusahaan termasuk perusahaan yang punya banyak cabang tersebut tentunya memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang berbeda-beda pula.

Melalui fitur ‘Multi Company’ Klikpajak ini, Anda dapat mengelola perpajakan semua perusahaan yang menjadi klien Anda tersebut hanya dalam 1 akun Klikpajak saja.

Anda tidak perlu punya banyak akun pajak online untuk mengelola masing-masing perpajakan perusahaan-perusahaan tersebut.

Cukup menambahkan NPWP dari berapapun jumlah perusahaan dalam 1 akun Klikpajak melalui fitur ‘Multi Company’ ini.

Ilustrasi fitur baru ‘Multi Company’ Klikpajak yang memungkinkan Anda mengurus banyak NPWP perusahaan dalam satu akun pajak

Bagaimana Cara Kerja Fitur ‘Multi User’ & ‘Multi Company’ Klikpajak?

Seperti contoh di atas, fitur ‘Multi User’ dan ‘Multi Company’ memungkinkan Anda dan rekan kerja Anda bisa mengelola perpajakan perusahaan dalam satu akun di Klikpajak, juga mengelola perpajakan dari banyak perusahaan hanya dalam satu akun Klikpajak saja.

Jelas, dengan demikian pengelolaan perpajakan jadi semakin mudah, simpel, dan menghemat banyak waktu maupun tenaga.

Note: Perbedaan e-Faktur Client Desktop, Web Based, Host to Host dan Penggunaannya

a. Cara Kerja Fitur ‘Multi User’ Klikpajak

Melalui fitur ‘Multi User’ Klikpajak, dari jumlah NPWP yang ada dapat dikelola oleh banyak user.

Caranya, user owner (pemilik akun) tinggal mengundang user lain sebagai member (anggota) untuk bisa menggunakan akun Klikpajak.

Cukup menginvite ‘nama dan email’ dari user yang akan dijadikan member untuk dapat mengakses akun Klikpajak.

Setelah penambahan pengguna lain dalam satu akun Klikpajak ini berhasil, Anda dan rekan kerja dapat secara bersamaan mengelola perpajakan dari NPWP (Perusahaan/Pribadi) yang ada dalam satu akun Klikpajak.

Dalam fitur ‘Multi User’ ini Anda dapat menggabungkan pengguna dengan perusahaan berbeda, menghapus pengguna dari perusahaan, maupun mengalihkan kepemilikan perusahaan.

Note: Cara Input PBK di e-Faktur dan Syarat Pemindahbukuan

b. Cara Kerja Fitur ‘Multi Company’ Klikpajak

Jika fitur ‘Multi User’ artinya satu akun Klikpajak bisa digunakan oleh banyak user yang akan mengelola perpajakan suatu NPWP (perusahaan/pribadi), sedangkan fitur ‘Multi Company’ ini kebalikannya.

Cara kerja ‘Multi Company’ ini adalah dapat mengelola banyak NPWP Perusahaan/Pribadi dalam satu akun Klikpajak.

Pengelolaan perpajakan melalui fitur ini tanpa perlu membuat akun baru untuk setiap NPWP perusahaan/pribadi yang ingin dikelola.

Setelah NPWP perusahaan/pribadi ditambahkan dalam fitur ‘Multi Company’ ini, Anda tinggal memilih NPWP perusahaan/pribadi mana yang akan dikelola perpajakannya.

Dalam fitur ‘Multi Company’ ini Anda dapat menambah daftar perusahaan Anda menggunakan 1 email pengguna yang digunakan untuk login ke Klikpajak.

Atau sebagai pemilik (owner) akun, jika Anda memiliki data perusahaan yang tidak terpakai lagi, maka Anda dapat menghapus perusahaan tersebut.

Maupun jika Anda sudah terdaftar di sebuah perusahaan atau lebih di Klikpajak, dan suatu hari Anda sudah tidak perlu mengakses data perusahaan tersebut, maka Anda dapat keluar dari perusahaan tersebut.

Hal ini dilakukan agar daftar perusahaan yang tampil hanya perusahaan-perusahaan yang aktif menggunakan Klikpajak.

Berikutnya, jika Anda memiliki beberapa perusahaan yang dikelola dalam satu akun Klikpajak, maka Anda dapat berganti perusahaan untuk mengelola data pajak perusahaan tersebut.

Ilustrasi melakukan aktivitas perpajakan yang praktis dengan fitur ‘Multi User’ dan ‘Multi Company’ Klikpajak

Gratis dan Tanpa Batas

Untuk saat ini, Anda dapat memanfaatkan fitur ‘Multi User’ dan ‘Multi Company’ Klikpajak.id ini gratis dan tanpa batas.

Artinya, berapa pun jumlah pengguna dalam satu akun Klikpajak Anda dan berapa pun jumlah NPWP perusahaan yang Anda kelola perpajakannya, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya lagi.

Begitu juga dengan jumlah profil perusahaan yang akan Anda kelola perpajakannya, Klikpajak.id memberikan tanpa batasan kuota alias unlimited serta secara cuma-cuma.

Jadi, tunggu apalagi? Gunakan aplikasi pajak online Klikpajak untuk mengurus semua aktivitas perpajakan Anda sekarang juga!

Cara Menggunakan Fitur ‘Multi User’ dan ‘Multi Company’ Klikpajak

Lebih jelasnya bagaimana cara penggunaan fitur ‘Multi User’ dan ‘Multi Company’ ini, berikut tutorial langkah-langkah menambahkan pengguna dan jumlah perusahaan dalam pengelolaan pajak online di satu akun Klikpajak.

a. Cara Tambah Pengguna di Fitur ‘Multi User’ Klikpajak

Penambahan pengguna pada fitur ini ada beberapa langkah, yakni:

1. Menambah Pengguna

Untuk menambah pengguna, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Login ke aplikasi Klikpajak

2. Klik ‘Nama Perusahaan’ di pojok kanan atas, lalu pilih ‘Pengaturan’

3. Pilih tab ‘Daftar Pengguna’. Di sini Anda akan melihat siapa dan berapa pengguna yang dapat mengakses aplikasi Klikpajak di bawah nama perusahaan Anda

4. Klik button ‘Undang Pengguna’

5. Masukkan nama dan email pengguna pada detail pengguna

6. Klik button ‘Kirim’

7. Jika data pengguna yang dimasukkan valid, maka Anda akan diarahkan ke halaman daftar pengguna dan akan muncul informasi bahwa undangan berhasil dikirim. Sistem akan mengirim link undangan pengguna baru ke email pengguna.

2. Mengonfirmasikan Pengguna Baru

Setelah pengguna baru diundang, pengguna tersebut harus mengonfirmasikan dalam waktu kurang dari 7 x 14 jam. Jika tidak, maka Anda harus mengirim ulang undangan.

Untuk mengonfirmasi pengguna baru, pastikan Anda sudah ter-logout dari sesi sebelumnya atau mengonfirmasi email undangan dari browser yang berbeda untuk menghindari terjadinya kesalahan.

Untuk mengonfirmasikan undangan, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Masuk ke email pengguna yang diundang

2. Kemudian klik ‘Terima Undangan’

  • Anda akan diarahkan untuk membuat password untuk login di aplikasi Klikpajak seperti gambar berikut jika email pengguna yang diundang belum pernah terdaftar di klikpajak.
  • Setelah membuat password, Anda bisa login menggunakan email dan password yang baru dibuat.

  • Jika email pengguna yang diundangkan sudah pernah terdaftar di aplikasi Klikpajak, maka setelah konfirmasi, Anda bisa langsung login saja.

3. Anda akan langsung masuk ke dalam perusahaan yang diundang

Note: Cara Instal dan Download e-Faktur serta Setting Server Client

b. Cara Tambah Perusahaan di Fitur ‘Multi Company’ Klikpajak

Berikut beberapa cara penggunaan fitur ‘Multi Company’ Klikpajak sesuai kebutuhan.

1. Tambah Perusahaan

Cara menambah pengguna:

1. Login ke aplikasi Klikpajak

2. Klik nama perusahaan di pojok kanan atas, lalu pilih ‘Pengaturan’

3. Pilih tab ‘Perusahaan Terdaftar’. Di sini Anda akan melihat berapa perusahaan yang Anda kelola dalam satu akun di aplikasi Klikpajak

4. Klik button ‘Tambah Perusahaan’

5. Pilih jenis NPWP untuk perusahaan yang akan Anda buat

6. Lengkapi detail perusahaan sesuai dengan jenis NPWP yang Anda pilih

  • Jika Anda pilih jenis NPWP Badan, masukkan Nama Perusahaan, NPWP, Jabatan dan Telepon Perusahaan pada ‘Detail Perusahaan’
  • Lalu klik button ‘Simpan’

  • Jika Anda pilih jenis NPWP Pribadi, masukkan Nama wajib pajak, NPWP dan Telepon pada ‘Detail Perusahaan’

6. Jika data perusahaan yang dimasukkan valid, maka Anda akan diarahkan ke halaman Perusahaan Terdaftar

Catatan: Anda tidak bisa membuat perusahaan dengan NPWP yang sudah terdaftar di sistem Klikpajak

2. Hapus Perusahaan

Berikut langkah-langkah cara hapus perusahaan:

1. Login ke aplikasi Klikpajak

2. Klik nama perusahaan di pojok kanan atas, lalu pilih ‘Pengaturan’

3. Pilih tab ‘Perusahaan Terdaftar’. Di sini Anda akan melihat berapa perusahaan yang Anda kelola dalam satu akun di aplikasi Klikpajak

4. Pilih perusahaan dan klik ‘Icon delete’ (hapus perusahaan)

5. Konfirmasi dengan memasukkan kata sandi/password dan klik ‘Hapus’

6. Perusahaan Anda akan terhapus secara otomatis dari daftar perusahaan dan semua pengguna yang terdaftar di bawah perusahaan tersebut akan menerima email notifikasi bahwa perusahaan telah dihapus dan mereka sudah tidak memiliki akses perusahaan tersebut

Catatan: Jika Anda sudah tidak memiliki daftar perusahaan lainnya, maka Anda akan diarahkan ke halaman onboarding Klikpajak

3. Keluar dari Perusahaan

Tutorial cara keluar dari perusahaan, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Login ke aplikasi Klikpajak

2. Klik nama perusahaan di pojok kanan atas, lalu pilih ‘Pengaturan’

3. Pilih tab ‘Perusahaan Terdaftar’. Di sini Anda akan melihat berapa perusahaan yang Anda kelola dalam satu akun di aplikasi Klikpajak

4. Pilih perusahaan dan klik ‘icon exit’ (keluar dari perusahaan)

5. Konfirmasi dengan memasukkan kata sandi/password dan klik ‘Keluar’

6. Anda akan keluar secara otomatis dari perusahaan tersebut

Catatan: Jika Anda sudah tidak memiliki daftar perusahaan lainnya, maka Anda akan diarahkan ke halaman onboarding Klikpajak

4. Ganti Perusahaan

Untuk berganti perusahaan yang aktif dikelola, berikut langkah-langkahnya:

1. Login ke aplikasi Klikpajak

2. Klik nama perusahaan di pojok kanan atas, lalu pilih salah satu perusahaan yang ingin Anda kelola

  • Jika Anda memiliki lebih dari 3 perusahaan, klik link ‘Pilih Perusahaan Lain’
  • Pilih salah satu perusahaan yang ingin Anda kelola, lalu klik button ‘Lanjutkan’

3. Anda akan diarahkan ke halaman aktivitas pajak sesuai dengan perusahaan yang dipilih

4. Nama dan NPWP yang ditampilkan di pojok kanan atas merupakan perusahaan yang sedang aktif dikelola oleh Anda

Anda juga dapat melakukan urusan perpajakan lainnya di aplikasi pajak online Klikpajak.id dengan mudah, mulai dari menghitung, membayar dan melaporkan pajak Anda tepat waktu.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi DJP yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Contoh fitur aplikasi pajak online Klikpajak.id

Fitur Lengkap Klikpajak: Membuat e-Faktur hingga Bukti Potong di e-Bupot

Jika bisa praktis, kenapa harus menggunakan cara-cara yang dapat menyita banyak waktu dan tenaga Anda untuk urusan perpajakan?

Anda dapat menemukan semua kemudahan mengurus dan melakukan administrasi perpajakan ini melalui Klikpajak.

Berikut fitur-fitur pajak yang memudahkan Anda melakukan administrasi perpajakan menggunakan aplikasi pajak online mitra resmi DJP, Klikpajak.id.

a. Anda Dapat Membuat e-Faktur Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Karena berbasis web, Anda dapat membuat e-Faktur tanpa harus melakukan update atau menginstal aplikasi terlebih dahulu.

Seperti diketahui, mulai 1 Oktober 2020 DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur client desktop harus update e-Faktur 3.0 karena e-Faktur versi 2.2 telah ditutup.

Note: Ini perbedaan e-Faktur 3.0 dan e-Faktur 2.2.

Melalui e-Faktur Klikpajak, Anda tidak perlu repot-repot download patch terbaru e-Faktur ini karena Anda bisa langsung menggunakannya dan memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur pada versi 3.0 ini.

“Gunakan aplikasinya, biar Klikpajak yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur hingga pelaporan SPT Masa PPN Anda.”

Di e-Faktur Klikpajak, Anda juga dapat mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Bahkan pembuatan dan pengelolaan e-Faktur Anda semakin cepat karena salah satu kelebihan Klikpajak adalah terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal by MekariSimple Online Accounting Software.

Anda dapat menarik data langsung dari pembukuan atau laporan keuangan Jurnal.id tanpa harus keluar masuk platform lagi.

Tentu saja, hal ini semakin menghemat waktu Anda, bukan?

Untuk mengetahui bagaimana cara membuat e-Faktur, bayar PPN dan melaporkan SPT Masa PPN, lihat tutorialnya di SINI.

Lebih jelasnya bagaimana cara membuat:

  • Cara membuat Faktur Keluaran
  • Membuat Faktur Pengganti
  • Cara membuat Faktur Pajak Pembatalan
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Cara menghapus ‘Draft’ Faktur Pajak

Berikut panduan langkah-langkah membuat berbagai jenis Faktur Pajak melalui e-Faktur ‘Online’.

Contoh fitur membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

b. Anda Bisa Membuat Bukti Potong PPh 23/26 di e-Bupot Klikpajak

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah.

Bahkan melalui fitur e-Bupot Klikpajak, Anda dapat langsung menarik data laporan keuangan elektronik yang akan dibuatkan bukti pemotongan pajaknya maupun pelaporan SPT PPh 23/26.

Wajib e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Note: Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah dalam pembuatan bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data faktur pajak atas transaksi yang dilakukan.

Contoh fitur membuat bukti potong PPh Pasal 23/26 di e-Bupot Klikpajak

c. Anda Bisa Membuat Kode Billing Sekaligus Bayar Pajak di e-Billing

Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Melalui e-Billing Klikpajak, Anda dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

“Klikpajak akan menerbitkan ID Billing Anda resmi dari DJP dan Anda dapat langsung membayar pajak tanpa harus keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) resmi dari DJP.

Note: Langkah-langkah cara membuat Kode Billing dan Bayar Billing, selengkapnya lihat di SINI.

Contoh fitur membuat Kode Billing dan bayar billing di e-Billing Klikpajak

d. Lapor SPT Pajak di e-Filing Klikpajak Gratis!

Melalui e-Filing Klikpajak, Anda dapat melaporkan semua jenis SPT Tahunan/Masa dengan langkah-langkah yang mudah.

Lapor SPT pajak di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya, seperti:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Tutorial Langkah-Langkah Lapor SPT Pajak di e-Filing

Mudah Lihat Batas Waktu Bayar dan Lapor Pajak

Tak perlu bingung kapan waktunya harus membayar dan melaporkan pajak Anda tepat waktu.

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Bagaimana dengan keamanan data?

Tenang, Anda dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan nyaman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Ilustrasi sistem keamanan data dan keamanan sistem cloud yang berlapis

Mudah Lakukan Administrasi Perpajakan karena Terhubung Jurnal.id

Agar semakin mudah dan praktis dalam melakukan administrasi perpajakan Anda, gunakan juga pembukuan dan laporan keuangan dalam aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Karena aplikasi pajak online Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Anda dapat menarik data transaksi dalam laporkan keuangan untuk langsung dibuatkan Faktur Pajaknya maupun Bukti Pemotongan pajaknya serta langsung saat diperlukan untuk melaporkan SPT pajaknya dengan cepat dalam satu platform.

Integrasi dengan Jurnal by Mekari ini merupakan teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Dan lainnya yang memudahkan Anda mengelola faktur, biaya, stok barang, cash link atau transfer langsung dalam aplikasi, hingga melihat ringkasan bisnis dari smartphone Anda.

Note: Ingin mengetahui bagaimana integrasi aplikasi akuntansi online Jurnal.id dan aplikasi pajak online Klikpajak.id ini semakin mempermudah urusan Anda, selengkapnya lihat di SINI.

Contoh fitur aplikasi akuntansi online Jurnal.id yang terintegrasi dengan aplikasi pajak online Klikpajak.id

Tim ‘Support’ Klikpajak Selalu Siap Membantu Anda!

“Fitur Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan perpajakan Anda.

Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Anda dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan Anda. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Anda dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang Anda bayangkan.


PUBLISHED03 Nov 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: