Lapor SPT Tahunan Pribadi Online, Jangan Lupa Siapkan Dokumen ini

Lapor SPT Tahunan Pribadi Online, Jangan Lupa Siapkan Dokumen ini

Lapor SPT Tahunan Pribadi online maupun manual merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap Wajib Pajak (WP) orang pribadi yang telah memiliki penghasilan. Ketahui cara lapor SPT Tahunan Pribadi online di sini.

Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan sendiri adalah surat yang digunakan untuk menyampaikan laporan perhitungan dan pembayaran pajak sesuai peraturan perundang-undangan paling lambat setiap tanggal 31 Maret per tahunnya. 

Mengingat kini cara manual melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dinilai kurang efektif, pada tahun 2014 pemerintah meluncurkan situs web DJP Online yang dilengkapi fitur e-Filing untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara online

Selain melalui situs tersebut, pelaporan SPT Tahunan juga dapat dilakukan melalui Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) yang telah menjadi mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP), seperti Klikpajak.id.

Berbagai kemudahan yang ditawarkan metode online ini membuat banyak wajib pajak beralih dari cara manual. Selain itu, pelaporan SPT Tahunan online juga dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja sehingga membuat WP terhindar dari keterlambatan yang berujung sanksi denda.

Tapi ingat, sebelum lapor SPT Tahunan Pribadi online, jangan lupa siapkan dokumen yang diperlukan. Dokumen apa sajakah itu, simak ulasan Klikpajak by Mekari.

Dokumen yang Perlu Disiapkan Sebelum Lapor SPT Tahunan Pribadi Online

Agar dapat mengakses e-Filing atau sistem yang berfungsi untuk membantu kemudahan dalam melaporkan SPT Tahunan secara online ini, ada beberapa dokumen yang perlu disiapkan.

Berikut dokumen yang harus Anda sertakan pada saat menyampaikan SPT Tahunan Pribadi secara daring.

Note: Ketahui tahapannya, begini Contoh Pengisian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi 1770

a. Formulir SPT Tahunan 

Sebelum melaporkan SPT Tahunan, tentu wajib pajak harus menentukan jenis formulir yang akan digunakan terlebih dahulu.

Ada tiga jenis formulir berdasarkan besaran gaji yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  • SPT/Formulir 1770 S (Sederhana): Surat Pemberitahuan pajak tahunan bagi orang pribadi yang memiliki pendapatan lebih dari Rp60 juta selama 1 tahun terakhir.
  • SPT/Formulir 1770 SS (Sangat Sederhana): Surat Pemberitahuan pajak tahunan bagi orang pribadi yang memiliki pendapatan kurang dari Rp60 juta selama 1 tahun terakhir.
  • SPT/Formulir 1770 yaitu Surat Pemberitahuan pajak tahunan bagi orang pribadi yang memiliki bisnis atau pekerjaan bebas. 

Ilustrasi contoh formulir SPT Tahunan yang harus disiapkan saat lapor SPT Tahunan Pribadi online

b. Formulir 1721 A1 dan A2

Setelah menentukan Formulir SPT Tahunan, selanjutnya yang perlu disiapkan adalah Formulir 1721 A1 dan A2.

Formulir 1721 A1 untuk karyawan, sedangkan Formulir 1721 A2 untuk wajib pajak orang pribadi dengan penghasilan di atas PTKP.

Formulir-formulir ini dapat diperoleh dari pemberi kerja atau perusahaan tempat Anda bekerja. 

Isilah formulir tersebut sesuai dengan status yang dimiliki wajib pajak. Nantinya, data-data dari formulir inilah yang akan dilaporkan saat mengakses e-Filing SPT Tahunan pribadi.

Note: Apakah perusahaan Anda telah mengajukan insentif PPh 21 DTP dampak Covid-19? Begini contoh penghitungan gaji karyawan yang PPh-nya ditanggung pemerintah, baca di SINI.

c. EFIN

Sebagai syarat untuk mengakses portal e-Filing dan mendaftar akun DJP Online, diperlukan EFIN atau Electronic Filing Identification Number.

EFIN merupakan nomor identifikasi wajib pajak yang dikeluarkan oleh DJP. Untuk mendapatkannya, wajib pajak perlu mengunduh formulir EFIN dan mengajukan permohonannya ke KPP. 

Setelah EFIN didapat, wajib pajak harus mengaktivasi nomor tersebut dengan mengakses situs DJP Online https://djponline.pajak.go.id, lalu mengikuti prosedur pendaftaran yang ada.

Dapatkan Kode EFIN Sebelum Memulai Lapor Pajak OnlineContoh EFIN untuk lapor SPT Tahunan Pribadi online

d. Laporan Penghasilan Lainnya, Kewajiban/Utang, Harta Bila Ada

Selain formulir SPT dan EFIN, serta apabila Anda memiliki penghasilan tambahan lainnya di luar pekerjaan tetap Anda, kewajiban atau utang, serta segala bentuk harta, harus disiapkan laporan-laporan itu untuk dapat mengisi SPT Tahunan pribadi.

Itulah dokumen-dokumen yang perlu dipersiapkan sebelum wajib pajak melaporkan SPT Tahunan pribadi online melalui e-Filing.

Ilustrasi lapor SPT Tahunan Pribadi online

Agar lebih mudah menyampaikan SPT pajak, gunakan aplikasi pajak online Klikpajak.di.

Anda akan mendapatkan kemudahan cara lapor SPT Tahunan/Masa pajak dengan menggunakan aplikasi e-Filing Klikpajak. Sebab Anda akan dipandu dengan langkah-langkah mudah.

Melaporkan seluruh jenis SPT melalui e-Filing Klikpajak gratis selamanya dan bisa dilakukan kapan saja serta di mana saja, seperti:

  • Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Selengkapnya kemudahan dalam urusan penyampaian pajak mulai dari Membuat ID Billing hingga lapor SPT online lewat aplikasi e-Filing Klikpajak juga gratis, baca di SINI.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Manfaatkan Fitur Lengkap Klikpajak

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin. Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Selain e-Filing, berikut fitur lengkap Klikpajak lainnya yang semakin memudahkan Anda dalam melakukan aktivitas perpajakan:

Klikpajak merupakan aplikasi pajak online lengkap dan terintegrasi dalam satu platform yang memudahkan Anda mengelola administrasi perpajakan, mulai dari:

  • Faktur Pajak Masukan
  • Faktur Pajak Keluaran
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Mengelola Faktur Pajak Masukan, Keluaran, dan Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana.

Panduan langkah-langkah cara membuat e-Faktur dan contoh perhitungan PPN serta pelaporan SPT Masa PPN selengkapnya bisa dilihat di SINI.

Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (Pajak Pertambahan Nilai) PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Note: Anda juga dapat menginput data Faktur Masukan menggunakan Scan QR Code e-Faktur Klikpajak secara gratis. Untuk langkah-langkah input Faktur Pajak Masukan lewat handphone selengkapnya lihat di SINI.

Ilustrasi membuat Faktur Pajak Masukan di e-Faktur Klikpajak selain fitur e-Filing untuk lapor SPT Tahunan Pribadi online

e-Bupot Klikpajak

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah. Karena alur yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).

Seperti diketahui, pembuatan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 wajib menggunakan e-Bupot ayang berlaku mulai 1 Agustus 2020 ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-269/PJ/2020.

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

e-Bupot Klikpajak memiliki keunggulan yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu bisnis perusahaan, di antaranya:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di PJAP dan DJP karena Klikpajak menggunakan teknologi cloud. Sehingga tak perlu khawatir bukti potong dan lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop karena Anda tetap bisa mengaksesnya di mana pun.
  • Keamanan dan kerahasiaan data terjamin karena Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO, yang menjadi standar keamanan sistem teknologi informasi.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah dalam pembuatan bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data faktur pajak atas transaksi yang dilakukan.

Note: Langkah-langkah membuat bukti potong PPh Pasal 23/26 dan penjelasan lengkap mengenai bukti pemotongan, baca di SINI.

Contoh fitur membuat bukti potong PPh Pasal 23/26 di e-Bupot Klikpajak

e-Billing Klikpajak

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi. Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Anda bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan. Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Contoh fitur akuntansi online Jurnal.id yang terintegrasi dengan support system Klikpajak.id

Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online. Salah satunya adalah Jurnal.id.

Anda semakin mudah dalam membuat dan mengelola e-Faktur serta e-Bupot karena Klikpajak bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah. Sehingga proses pengelolaan pajak jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Tim ‘Support’ Klikpajak Siap Membantu Anda!

Sebagai mitra resmi DJP, KlikPajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan. Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis Anda dalam membuat Faktur Pajak secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda?

Kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya.

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan manfaatkan kemudahan dalam mengurus perpajakan Anda mulai dari menghitung, membayar hingga melaporkan pajak hanya dalam satu platform.


PUBLISHED06 Sep 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: