EFIN Pajak Badan: Cara Mendapatkan, Aktivasi, dan Daftar EFIN Online

EFIN Pajak Badan: Cara Mendapatkan, Aktivasi, dan Daftar EFIN Online

Sebelum melaporkan Pajak Penghasilan (PPh) yang telah dibayarkan atau disetorkan ke kas negara, Wajib Pajak (WP) harus memiliki nomor khusus yang disebut EFIN. Ketahui cara mendapatkan EFIN Pajak Badan, cara aktivasi dan daftar EFIN online.

Setelah membayar pajak, kewajiban lain adalah melaporkan pajaknya. Selain WP Orang Pribadi, kewajiban menyampaikan SPT pajak juga berlaku buat WP Badan. 

Perbedaan tenggat waktu pelaporan SPT Tahunan PPh antara WP Orang Pribadi dengan WP Badan hanya berselang satu bulan saja.

Jika tenggat waktu penyampaian SPT Tahunan Pribadi paling lambat 31 Maret setiap tahunnya, sedangkan untuk pelaporan SPT Tahunan Badan berakhir pada 31 April setiap tahunnya.

Lalu, apakah EFIN Pajak Pribadi dan EFIN Pajak Badan berbeda?

Berikut Klikpajak by Mekari ulas mengenai EFIN Pajak Badan, cara mendapatkannya, cara aktivasi dan cara daftar EFIN online.

Sekilas tentang EFIN

EFIN atau Electronic Filing Identification Number adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk WP yang melakukan transaksi elektronik dengan lembaga itu. Salah satunya, untuk lapor SPT pajak melalui e-Filing.

Perihal permohonan mendapatkan EFIN Pajak Badan ini diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-41/PJ/2015 tentang Pengamanan Transaksi Elektronik Layanan Pajak Online sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-06/PJ/2019.  

Syarat dan ketentuan untuk aktivasi EFIN Wajib Pajak Badan adalah:

1. Pusat 

  • Permohonan disampaikan secara langsung oleh wakil Wajib Pajak
  • Formulir Permohonan Aktivasi EFIN ditandatangani dan diisi dengan lengkap c) Asli dan Fotokopi Surat Penunjukan
  • Wakil Wajib Pajak WNI: Asli dan Fotokopi KTP
  • Wakil Wajib Pajak WNA: Asli dan Fotokopi Paspor 
  • Asli dan Fotokopi KITAP/KITAS 
  • Asli dan Fotokopi NPWP Badan
  • Asli dan Fotokopi NPWP Wakil Wajib Pajak
  • Email aktif 

2. Cabang 

  • Permohonan disampaikan secara langsung oleh pimpinan kantor cabang 
  • Formulir Permohonan Aktivasi EFIN ditandatangani dan diisi dengan lengkap c) Asli dan Fotokopi Surat Pengangkatan d) Asli dan Fotokopi Surat Penunjukan e) i) Pimpinan Kantor Cabang WNI: Asli dan Fotokopi KTP
  • Pimpinan Kantor Cabang WNA: Asli dan Fotokopi Paspor
  • Asli dan Fotokopi KITAP/KITAS
  • Asli dan Fotokopi NPWP Badan
  • Asli dan Fotokopi NPWP Wakil Wajib Pajak
  • Email aktif

Note: Aturan Baru Pelaporan SPT Tahunan Online Badan atau Perusahaan

nomor efinContoh EFIN Badan

Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan

Meski sama-sama merupakan nomor identifikasi yang digunakan untuk mengakses layanan elektronik pelaporan SPT pajak, namun ada pembeda antara EFIN Pribadi dan EFIN Badan.

Perbedaan itu terletak pada yang mengurus permohonan EFIN itu sendiri.

a. Permohonan EFIN Badan

Untuk mengajukan permohonan EFIN Pajak Badan, dilakukan oleh pengurus yang ditunjuk untuk mewakili perusahaan/badan.

Hal ini sesuai Pasal 4 ayat (4) PER-6/PJ/2019, berbunyi permohonan aktivasi EFIN dilakukan oleh salah satu pengurus yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau dokumen pendirian WP Badan.

Pengurus yang ditunjuk perusahaan akan mengisi, menandatangani, dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dengan mendatangi langsung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat WP Badan terdaftar atau bisa dilakukan secara online.

b. Permohonan EFIN Pribadi

Sedangkan permohonan EFIN Pajak Pribadi ketentuannya adalah harus dilakukan oleh yang bersangkutan/wajib pajak sendiri dan tidak dapat diwakilkan atau dikuasakan kepada pihak lain.

WP mengisi, menandatangani dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dengan menandatangi langsung KPP terdekat dan menunjukkan asli serta fotokopi dokumen berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan alamat email aktif.

Permohonan EFIN Pajak Pribadi juga dapat dilakukan secara daring.

Note: EFIN Pajak Pribadi: Cara Mendapatkan, Daftar, Aktivasi, Permohonan EFIN Online

efin badanIlustrasi mengajukan EFIN Badan

 

Langkah-Langkah Permohonan/Aktivasi dan Daftar EFIN Pajak Badan

Dari penjelasan di atas, sudah jelas apa yang membedakan cara permohonan EFIN Pajak Badan.

Berikutnya adalah bagaimana tata cara atau tahapan dalam mengajukan EFIN Badan ini.

Sama seperti EFIN Pajak Pribadi, pengajuan EFIN Pajak Badan juga dapat dilakukan secara langsung mendapatangi KPP atau dapat dilakukan secara online.

Pembuatan EFIN Pajak Badan dapat dilakukan dengan dua cara yakni secara offline dengan datang langsung ke KPP dan secara online.

a. Permohonan EFIN Pajak Badan secara ‘Offline’

Berikut adalah langkah-langkah tahapan permohonan atau aktivasi dan daftar EFIN Pajak Badan secara langsung ke Kantor Pajak:

1. Unduh Formulir Permohonan EFIN Badan

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengajukan permohonan EFIN Badan adalah mengunduh formulir pengajuan EFIN di laman resmi DJP, www.pajak.go.id.

Setelah masuk ke laman formulir permohonan EFIN, klik PDF Formulir Permohonan EFIN di bagian bawah (button) dan download.

Unduh FORMULIR PERMOHONAN EFIN

Jika terdapat kendala saat mengunduh formulir EFIN, WP Badan dapat langsung datang ke KPP.

2. Mengisi Formulir Permohonan EFIN Badan

Pengurus yang mewakili WP Badan harus mengisi dan manandatangani formulir permohonan EFIN Badan.

Isi formulir permohonan EFIN yang sudah diunduh tersebut secara lengkap di kolom yang telah disediakan.

Panduan pengisian Formulir Permohonan EFIN Badan:

  • Pada formulir permohonan EFIN, centang kolom Badan dan kolom aktivasi
  • Selanjutnya, isi nomor pokok wajib pajak (NPWP), nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan lainnya. Untuk kolom EFIN kosongkan saja.
  • Berikutnya, isi nomor telepon dan alamat email aktif WP Badan. Alamat email jangan sampai salah karena DJP akan mengirimkan kode EFIN melalui email tersebut
  • Langkah berikut, bubuhkan tanda-tangan di formulir tersebut, tulis tempat, tanggal dan nama orang yang bertanggung jawab di perusahaan (Badan).

formulir daftar efinContoh formulir permohonan EFIN Badan

3. Melengkapi Dokumen Pengajuan EFIN Pajak Badan

Lengkapi semua dokumen yang diperlukan untuk mengajukan permohonan EFIN Badan sebagai syaratnya yang terdiri dari:

  • Formulir Permohonan EFIN yang telah diisi lengkap berikut tanda tangan
  • Surat Keterangan – Surat Penunjukan – dari pimpinan tertinggi, dalam hal pengurus yang mengajukan permohonan EFIN tidak tercantum dalam akta/dokumen pendirian, tapi berwenang mengambil keputusan atau kebijakan
  • Identitas pengurus berupa KTP bagi WNI atau Paspor jika pengurusnya WNA
  • Kartu NPWP atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT) atas nama pengurus, baik itu WNI maupun WNA
  • Jika pengurus merupakan WNA tidak terdaftar sebagai WP, maka tidak perlu menyampaikan NPWP atau SKT
  • Kartu NPWP dan SKT atas nama WP Badan
  • Surat kuasa menyampaikan formulir permohonan dan penerima EFIN, dalam hal permohonan disampaikan oleh selain pengurus
  • Alamat email yang aktif

4. Mandatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Setelah dokumen pengajuan EFIN Pajak Badan lengkap, selanjutnya tinggal membawa berbagai dokumen persayaratan tersebut ke KPP atau Kantpr Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdaftar.

5. Mendapatkan EFIN Badan

Jika semua proses di atas dilakukan, selanjutnya tinggal menunggu untuk mendapatkan EFIN Badan dari petugas KPP atau KP2KP.

6. Aktivasi EFIN Badan

Setelah mendapatkan kode EFIN dari petugas pajak, selanjutnya segera melakukan aktivasi EFIN melalui tautan aktivasi yang dikirim DJP melalui email.

Email tersebut berisi konfirmasi permohonana EFIN.

Proses aktivasi dilakukan dengan mengklik tautan aktivasi dari email yang dikirimkan DJP tersebut

Dengan demikian, pengurus sudah dapat mendaftarkan perusahaannya di situs web DJP Online dan bisa melakukan e-Filing untuk menyampaikan SPT Tahunan Pajak Badan.

permohonan efin badanIlustrasi mengantre pengajuan permohonan EFIN Badan di kantor pajak

b. Permohonan EFIN Pajak Badan secara Online

Sebagai upaya mencegah penyebarah Virus Corona (Covid-19) yang terjadi sejak awal 2020, DJP menerapkan pelayanan pajak yang dilakukan tanpa tatap muka.

Salah satunya adalah mendapatkan kode dan aktivasi EFIN Pajak Badan secara daring.

Tahapannya kurang lebih sama dengan pengajuan EFIN Badan secara offline ke KPP, namun yang membedakan adalah secara keseluruhan prosesnya benar-benar dilakukan secara online.

Berikut cara mengajukan EFIN Pajak Badan secara online:

1. Untuh Formulir Permohonan EFIN Badan

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengajukan permohonan EFIN Badan adalah mengunduh formulir pengajuan EFIN di laman resmi DJP, www.pajak.go.id.

Setelah masuk ke laman formulir permohonan EFIN, klik PDF Formulir Permohonan EFIN di bagian bawah (button) dan download.

Unduh FORMULIR PERMOHONAN EFIN

Formulir tersebut bisa digunakan untuk WP Pribadi, WP Badan dan Bendahara, kuasa WP.

2. Mengisi Formulir EFIN Badan Online

  • Isi formulir permohonan EFIN dengan jelas
  • Centang kolom orang pribadi dan kolom aktivasi
  • Isi NPWP, nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan lain sebagainya
  • Kolom EFIN dikosongkan dahulu
  • Isi nomor telepon dan alamat email aktif Anda karena DJP akan mengirimkan kode EFIN melalui email tersebut
  • Selanjutnya, bubuhkan tanda tangan di formulir dan jangan lupa tulis tempat dan tanggal serta nama Anda

3. Lakukan Swafoto

  • Foto formulir yang sudah terisi dengan lengkap tersebut
  • Berikutnya, swafoto atau selfie sembari memegang KTP asli dan NPWP WP Badan asli
  • Saat swafoto, nomor NPWP dan NIK KTP harus terlihat karena akan diperiksa oleh petugas

4. Kirim Permohonan EFIN Badan Online ke Email KPP

Setelah rangkaian proses tersebut selesai, kirimkan permohonan EFIN ke alamat email KPP tempat WP Badan terdaftar.

Untuk mengetahui di KPP mana WP Badan terdaftar, cek pada kartu NPWP WP Badan.

Cara lain bisa cari lewat google search dengan kata kunci ‘unit kerja KPP’.

Atau lebih singkatnya Anda dapat klik tautan ini UNIT KERJA.

Setelah menemukan email KPP yang dituju, mulai kirimkan email permohonan EFIN online.

Pengiriman data ini bisa lewat fax, selain email.

Dalam email tersebut, tulis subjek email‘Permohonan EFIN’.

Lampirkan dalam email itu scan formulir permohonan EFIN dan swafoto WP yang memegang NPWP  Badan dan KTP.

Umumnya, email balasan akan segera masuk atau kurang dari 24 jam.

Agar proses mendapatkan nomor EFIN ini berjalan lancar, baik pengajuan EFIN dilakukan pada hari kerja. Email balasan yang akan diterima nanti berisi kode EFIN.

5. Menunggu Proses Permohonan EFIN Badan Online

Setelah semua proses dilakukan, Anda tinggal menunggu permohonan EFIN diproses DJP.

Untuk menanyakan kabar permohonan nomor EFIN Anda, hubungi pihak terkait KPP tempat Anda terdaftar dan mengirimkan email permohonan EFIN online Anda.

6. Aktivasi EFIN Badan Online

Langkah terakhir, Anda akan menerima email balasan dari DJP dalam tempo kurang dari 24 jam, yang berisi kode EFIN.

Sebaiknya, pengajuan EFIN dilakukan pada hari kerja. 

Setelah mendapat EFIN pajak, bisa langsung mengaktivasikannya pada situs DJP Online.

Langkah-langkahnya seperti berikut ini:

  • Masuk ke situs DJP Online: https://djponline.pajak.go.id/account/login
  • Klik “daftar di sini” 
  • Masukkan nomor NPWP, EFIN dan kode keamanan WP
  • Lalu klik “verifikasi”
  • Silakan buat password untuk login ke aplikasi DJP Online
  • Cek email dan temukan link aktivasi yang diberikan oleh DJP
  • Klik link tersebut yang akan membawa Anda masuk ke halaman login aplikasi DJP Online
  • Login menggunakan NPWP dan buat pula password baru
  • EFIN telah teraktivasi dan transaksi pajak online siap dilakukan

Segera setelah aktivasi EFIN Badan, WP Badan akan mendapat nomor yang bisa digunakan untuk layanan elektronik pajak seperti e-Filing melalui aplikasi DJP Online atau Penyedian Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) mitra resmi DJP seperti Klikpajak.

Klikpajak.id adalah PJAP atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Ditjen Pajak yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Setelah memperoleh EFIN, sekarang tiba saatnya untuk melaporkan SPT Tahunan Badan secara online melalui e-Filing.

Tahukah, Anda dapat mudah menyampaikan SPT pajak badan melalui e-Billing Klikpajak.

Melalui e-Filing Klikpajak, Anda dapat melaporkan semua jenis SPT Tahunan/Masa dengan langkah-langkah yang mudah.

Lapor SPT pajak di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya, seperti:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak.id, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Untuk mengetahui cara lapor SPT PPh Badan, dapat melihat tutorialnya pada video berikut ini:

Cara Daftar EFIN Wajib Pajak Badan di Klikpajak

Setelah melakukan aktivasi EFIN Badan, selanjutnya Anda dapat melaporkan SPT Pajak melalui PJAP mitra resmi DJP dengan terlebih dahulu mendaftarkan EFIN WP Badan di Klikpajak.id.

Berikut tutorial langkah-langkah daftar EFIN Wajib Pajak Badan di Klikpajak

Mudah Lihat Batas Waktu Bayar dan Lapor Pajak

Tidak perlu bingung kapan waktunya harus membayar dan melaporkan pajak Anda tepat waktu.

Hindari sanksi atau denda terlambat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan SPT pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

tax calendar klikpajak

Fitur Lengkap Klikpajak yang Terintegrasi

Klikpajak.id memiliki fitur lengkap dan cara yang simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan, mulai dari menghitung, membayar dan lapor pajak dalam satu platform.

Sistem Klikpajak akan membantu Anda menghitung kewajiban perpajakan dengan akurat sehingga menghindari adanya kesalahan penghitungan.

Selain bayar dan lapor pajak, apa saja fitur lengkap Klikpajak lainnya yang semakin memudahkan urusan perpajakan?

a. Bayar Pajak di e-Billing Klikpajak

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Tahukah, Anda dapat membuat kode billing dan langsung bayar billing/pajak hanya dalam satu platform melalui e-Billing Klikpajak.

Melalui e-Billing Klikpajak, Anda dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

“Klikpajak akan menerbitkan ID Billing Anda resmi dari DJP dan Anda dapat langsung membayar pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Note: Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

fitur ebilling klikpajakContoh fitur membuat kode billing dan bayar billing di e-Billing Klikpajak

b. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh 23/26 di e-Bupot

Fitur e-Bupot memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak.

Apa saja keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan korporasi Anda?

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly)
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan Ditjen Pajak
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah membuat bukti potong
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan

Dari integrasi Klikpajak.id dan Jurnal.id ini, Anda akan lebih mudah mengirim bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi dan melakukan rekapitulasi serta rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan melalui e-Bupot.

Note: Tutorial Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot.

fitur ebupot klikpajakContoh fitur membuat bukti potong dan lapor SPT PPh pasal 23/26 di e-Bupot Klikpajak

c. Lebih Mudah Membuat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN

DJP telah memberlakukan e-Faktur 3.0 secara nasional mulai 1 Oktober 2020. Dengan berlakunya e-Faktur versi terbaru ini pula, penyampaian SPT Masa PPN harus melalui e-Faktur web based.

Tidak bisa lagi lapor SPT Masa PPN di e-SPT atau e-Filing.

Bagi pengguna e-Faktur client desktop DJP, harus memperbarui dengan cara install dan download patch untuk update e-Faktur 3.0 agar bisa menggunakan aplikasi e-Faktur yang sudah dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Namun, bagi pengguna e-Faktur client desktop DJP tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur 3.0 Web Based DJP di https://web-efaktur.pajak.go.id/ ketika ingin melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Update e-Faktur 3.0 ini juga diharuskan bagi Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) mitra resmi DJP seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Anda menggunakan aplikasi e-Faktur Klikpajak.id, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur 3.0 DJP untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa install aplikasi.

“Langsung gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk memudahkan pembuatan e-Faktur dan pelaporan SPT Masa PPN Anda.”

Kenapa Lebih Mudah di Klikpajak?

Melalui Klikpajak, Anda dapat membuat Faktur Pajak Keluaran, Faktur Pajak Pengganti, Faktur Pajak Retur, dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan mudah hanya dalam satu platform.

  1. Cara Impor Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0
  2. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  3. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur pajak di e-Faktur

Bahkan pembuatan Faktur Pajak semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Melalui integrasi ini Anda dapat lebih mudah:

  • Menarik data laporan keuangan dari akun Jurnal.id Anda yang akan dibuat Faktur Pajaknya
  • Lebih mudah melakukan rekonsiliasi atau mencocokkan data pada invoice dengan Faktur Pajak
  • Membuat Faktur Pajak dalam jumlah banyak jadi lebih mudah
  • Melakukan pembatalan Faktur dan pembetulan Faktur Pajak jauh lebih mudah
  • Mudah melakukan penagihan pada mitra

efaktur klikpajakContoh fitur membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

d. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan Anda lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Note: Pelajari lebih jelasnya bagaimana cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company dari Klikpajak.id disini!

fitur multi npwp dan user

e. Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Aplikasi pajak online Klikpajak yang terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id ini semakin membuat aktivitas perpajakan Anda lebih praktis dan cepat.

Karena Anda dapat menarik data langsung dari laporan keuangan perusahaan ketika ingin membuat Faktur Pajak, Bukti Potong Pajak dan penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh maupun PPN.

Penarikan data ini akan membuat Anda tidak perlu lagi input data secara manuai satu per satu dari setiap transaksi pada laporan keuangan yang akan dibuat administrasi pajaknya.

Tentu saja, hal ini akan menghemat banyak waktu Anda untuk mengurus perpajakan perusahaan korporasi.

Integrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal by MekariSimple Online Accounting Software ini merupakan teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengelolaan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah

Note: Ketahui lebih lanjut bagaimana integrasi aplikasi akuntansi online Jurnal.id dan aplikasi pajak online Klikpajak.id ini semakin memudahkan urusan perpajakan Anda!

aplikasi pajak onlineIntegrasi Jurnal.id dan Klikpajak.id semakin mempermudah administrasi perpajakan Anda

Keamanan Data Terlindungi

Tenang, Anda dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan nyaman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sistem keamanan yang berlapis dan menjaga keamanan data menjadi komitmen utama.

Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar maupun lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan maupun kehilangan komputer atau laptop.

keamanan dataKeamanan data adalah hal yang utama

Tim ‘Support’ Klikpajak Selalu Siap Membantu Anda!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak Anda dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Anda dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Anda?

tim support klikpajak

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan Anda. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Anda dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang Anda bayangkan.

lapor spt tahunan di klikpajak


PUBLISHED29 Nov 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: