Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Pajak Badan

Daftar EFIN Online: Formulir Permohonan EFIN dan Aktivasi EFIN Pajak Badan

Sebelum melaporkan Pajak Penghasilan (PPh) yang telah dibayarkan atau disetorkan ke kas negara, Wajib Pajak Badan harus memiliki nomor khusus yang disebut EFIN. Klikpajak by Mekari akan mengulas jenis formulir permohonan EFIN Badan, cara mendapatkan EFIN Pajak Badan, cara aktivasi dan daftar EFIN online.

Setelah membayar pajak, kewajiban lain Wajib Pajak (WP) adalah melaporkan pajaknya. Selain WP Orang Pribadi, kewajiban menyampaikan SPT pajak juga berlaku buat WP Badan.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang EFIN pajak, Klikpajak.id akan kembali mengingatkan Sobat Klikpajak pentingnya kelola pajak dan keuangan bisnis dengan cara praktis.

Ingin tahu cara kelola pajak dan keuangan bisnis yang mudah?

Ikuti demo online cara mengelola perpajakan dan laporan keuangan perusahaan atau usaha di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Sobat Klikpajak.

Perbedaan tenggat waktu pelaporan SPT Tahunan PPh antara WP Orang Pribadi dengan WP Badan hanya berselang satu bulan saja.

Jika tenggat waktu penyampaian SPT Tahunan Pribadi paling lambat 31 Maret setiap tahunnya, sedangkan untuk pelaporan SPT Tahunan Badan berakhir pada 30 April setiap tahunnya.

Lalu, apakah EFIN Pajak Pribadi dan EFIN Pajak Badan berbeda?

Berikut Klikpajak by Mekari ulas mengenai EFIN Pajak Badan, cara mendapatkan formulir permohonan EFIN, cara aktivasi dan cara daftar EFIN online.

Sebelum daftar EFIN online, ketahui sekilas tentang EFIN

EFIN atau Electronic Filing Identification Number adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk WP yang melakukan transaksi elektronik dengan lembaga itu. Salah satunya, untuk lapor SPT pajak melalui e-Filing.

Perihal permohonan mendapatkan EFIN Pajak Badan ini diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-41/PJ/2015 tentang Pengamanan Transaksi Elektronik Layanan Pajak Online sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-06/PJ/2019.  

Syarat dan ketentuan untuk aktivasi EFIN Wajib Pajak Badan adalah:

1. Pusat 

  • Permohonan disampaikan secara langsung oleh wakil Wajib Pajak
  • Formulir Permohonan Aktivasi EFIN ditandatangani dan diisi dengan lengkap c) Asli dan Fotokopi Surat Penunjukan
  • Wakil Wajib Pajak WNI: Asli dan Fotokopi KTP
  • Wakil Wajib Pajak WNA: Asli dan Fotokopi Paspor 
  • Asli dan Fotokopi KITAP/KITAS 
  • Asli dan Fotokopi NPWP Badan
  • Asli dan Fotokopi NPWP Wakil Wajib Pajak
  • Email aktif 

Note: Cara Lapor SPT Tahunan UMKM Online di e-Filing dan Dokumen yang Disiapkan

2. Cabang 

  • Permohonan disampaikan secara langsung oleh pimpinan kantor cabang 
  • Formulir Permohonan Aktivasi EFIN ditandatangani dan diisi dengan lengkap c) Asli dan Fotokopi Surat Pengangkatan d) Asli dan Fotokopi Surat Penunjukan e) i) Pimpinan Kantor Cabang WNI: Asli dan Fotokopi KTP
  • Pimpinan Kantor Cabang WNA: Asli dan Fotokopi Paspor
  • Asli dan Fotokopi KITAP/KITAS
  • Asli dan Fotokopi NPWP Badan
  • Asli dan Fotokopi NPWP Wakil Wajib Pajak
  • Email aktif

Note: Aturan Baru Pelaporan SPT Tahunan Online Badan atau Perusahaan

Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Badan OnlineContoh EFIN Badan

Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan

Meski sama-sama merupakan nomor identifikasi yang digunakan untuk mengakses layanan elektronik pelaporan SPT pajak, namun ada pembeda antara EFIN Pribadi dan EFIN Badan.

Perbedaan itu terletak pada yang mengurus permohonan EFIN itu sendiri.

a. Permohonan EFIN Badan

Untuk mengajukan permohonan EFIN Pajak Badan, dilakukan oleh pengurus yang ditunjuk untuk mewakili perusahaan/badan.

Hal ini sesuai Pasal 4 ayat (4) PER-6/PJ/2019, berbunyi permohonan aktivasi EFIN dilakukan oleh salah satu pengurus yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau dokumen pendirian WP Badan.

Pengurus yang ditunjuk perusahaan akan mengisi, menandatangani, dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dengan mendatangi langsung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat WP Badan terdaftar atau bisa dilakukan secara online.

b. Permohonan EFIN Pribadi

Sedangkan permohonan EFIN Pajak Pribadi ketentuannya adalah harus dilakukan oleh yang bersangkutan/wajib pajak sendiri dan tidak dapat diwakilkan atau dikuasakan kepada pihak lain.

WP mengisi, menandatangani dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dengan menandatangi langsung KPP terdekat dan menunjukkan asli serta fotokopi dokumen berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan alamat email aktif.

Permohonan EFIN Pajak Pribadi juga dapat dilakukan secara daring.

Note: EFIN Pajak Pribadi: Cara Mendapatkan, Daftar, Aktivasi, Permohonan EFIN Online

Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Badan OnlineIlustrasi mengajukan EFIN Badan

 

Cara Permohonan / Aktivasi EFIN Pajak Badan secara ‘Offline’ dan Cara Daftar EFIN Online

Dari penjelasan di atas, sudah jelas apa yang membedakan cara permohonan EFIN Pajak Badan.

Berikutnya adalah bagaimana tata cara atau tahapan dalam mengajukan EFIN Badan ini.

Sama seperti EFIN Pajak Pribadi, pengajuan EFIN Pajak Badan juga dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni secara langsung mendapatangi KPP (offline) atau dapat dilakukan secara online melalui aplikasi daftar EFIN online.

Berikut 2 cara pembuatan EFIN Pajak Badan:

a. Permohonan EFIN Pajak Badan secara ‘Offline’

Berikut adalah langkah-langkah tahapan permohonan atau aktivasi dan daftar EFIN Pajak Badan secara langsung ke Kantor Pajak:

1. Unduh Formulir Permohonan EFIN Badan untuk Daftar secara Offline

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengajukan permohonan EFIN Badan adalah mengunduh formulir pengajuan EFIN di laman resmi DJP, www.pajak.go.id.

Setelah masuk ke laman formulir permohonan EFIN, klik PDF Formulir Permohonan EFIN di bagian bawah (button) dan download.

Unduh FORMULIR PERMOHONAN EFIN  di SINI. 

Jika terdapat kendala saat mengunduh formulir EFIN, WP Badan dapat langsung datang ke KPP.

2. Mengisi Formulir Permohonan EFIN Badan untuk Daftar secara Offline

Pengurus yang mewakili WP Badan harus mengisi dan manandatangani formulir permohonan EFIN Badan.

Isi formulir permohonan EFIN yang sudah diunduh tersebut secara lengkap di kolom yang telah disediakan.

Panduan pengisian Formulir Permohonan EFIN Badan:

  • Pada formulir permohonan EFIN, centang kolom Badan dan kolom aktivasi
  • Selanjutnya, isi nomor pokok wajib pajak (NPWP), nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan lainnya. Untuk kolom EFIN kosongkan saja.
  • Berikutnya, isi nomor telepon dan alamat email aktif WP Badan. Alamat email jangan sampai salah karena DJP akan mengirimkan kode EFIN melalui email tersebut
  • Langkah berikut, bubuhkan tanda-tangan di formulir tersebut, tulis tempat, tanggal dan nama orang yang bertanggung jawab di perusahaan (Badan).

Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Badan OnlineContoh formulir permohonan EFIN Badan

3. Melengkapi Dokumen Pengajuan EFIN Pajak Badan secara Offline

Lengkapi semua dokumen yang diperlukan untuk mengajukan permohonan EFIN Badan sebagai syaratnya yang terdiri dari:

  • Formulir Permohonan EFIN yang telah diisi lengkap berikut tanda tangan
  • Surat Keterangan – Surat Penunjukan – dari pimpinan tertinggi, dalam hal pengurus yang mengajukan permohonan EFIN tidak tercantum dalam akta/dokumen pendirian, tapi berwenang mengambil keputusan atau kebijakan
  • Identitas pengurus berupa KTP bagi WNI atau Paspor jika pengurusnya WNA
  • Kartu NPWP atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT) atas nama pengurus, baik itu WNI maupun WNA
  • Jika pengurus merupakan WNA tidak terdaftar sebagai WP, maka tidak perlu menyampaikan NPWP atau SKT
  • Kartu NPWP dan SKT atas nama WP Badan
  • Surat kuasa menyampaikan formulir permohonan dan penerima EFIN, dalam hal permohonan disampaikan oleh selain pengurus
  • Alamat email yang aktif

4. Mandatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Setelah dokumen pengajuan EFIN Pajak Badan lengkap, selanjutnya tinggal membawa berbagai dokumen persayaratan tersebut ke KPP atau Kantpr Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdaftar.

Note: Bentuk Usaha Tetap: Tarif Pajaknya dan Bentuk Lain Dikategorikan BUT

5. Mendapatkan EFIN Badan secara Offline

Jika semua proses di atas dilakukan, selanjutnya tinggal menunggu untuk mendapatkan EFIN Badan dari petugas KPP atau KP2KP.

6. Aktivasi EFIN Badan dari Daftar secara Offline

Setelah mendapatkan kode EFIN dari petugas pajak, selanjutnya segera melakukan aktivasi EFIN melalui tautan aktivasi yang dikirim DJP melalui email.

Email tersebut berisi konfirmasi permohonana EFIN.

Proses aktivasi dilakukan dengan mengklik tautan aktivasi dari email yang dikirimkan DJP tersebut

Dengan demikian, pengurus sudah dapat mendaftarkan perusahaannya di situs web DJP Online dan bisa melakukan e-Filing untuk menyampaikan SPT Tahunan Pajak Badan.

Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Badan OnlineIlustrasi mengantre pengajuan permohonan EFIN Badan di kantor pajak

b. Permohonan EFIN Pajak Badan Online (Daftar EFIN Online)

Sebagai upaya mencegah penyebarah Virus Corona (Covid-19) yang terjadi sejak awal 2020, DJP menerapkan pelayanan pajak yang dilakukan tanpa tatap muka.

Salah satunya adalah mendapatkan kode dan aktivasi EFIN Pajak Badan secara daring.

“Tahapannya kurang lebih sama dengan pengajuan EFIN Badan secara offline ke KPP, namun yang membedakan adalah secara keseluruhan prosesnya benar-benar dilakukan secara online.”

Berikut cara mengajukan EFIN Pajak Badan atau daftar EFIN online:

1. Unduh Formulir Permohonan EFIN Badan secara Online

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengajukan permohonan EFIN Badan dengan cara daftar EFIN online adalah mengunduh formulir pengajuan EFIN di laman resmi DJP, www.pajak.go.id.

Setelah masuk ke laman formulir permohonan EFIN, klik PDF Formulir Permohonan EFIN di bagian bawah (button) dan download.

Unduh FORMULIR PERMOHONAN EFIN  di SINI

Formulir tersebut bisa digunakan untuk WP Pribadi, WP Badan dan Bendahara, kuasa WP.

2. Mengisi Formulir EFIN Badan dari Daftar EFIN Online

  • Isi formulir permohonan EFIN dengan jelas
  • Centang kolom orang pribadi dan kolom aktivasi
  • Isi NPWP, nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan lain sebagainya
  • Kolom EFIN dikosongkan dahulu
  • Isi nomor telepon dan alamat email aktif Sobat Klikpajak karena DJP akan mengirimkan kode EFIN melalui email tersebut
  • Selanjutnya, bubuhkan tanda tangan di formulir dan jangan lupa tulis tempat dan tanggal serta nama Sobat Klikpajak

3. Lakukan Swafoto untuk Daftar EFIN Online WP Badan

  • Foto formulir yang sudah terisi dengan lengkap tersebut
  • Berikutnya, swafoto atau selfie sembari memegang KTP asli dan NPWP WP Badan asli
  • Saat swafoto, nomor NPWP dan NIK KTP harus terlihat karena akan diperiksa oleh petugas

4. Kirim Permohonan EFIN Badan dari Daftar EFIN Online ke Email KPP

Setelah rangkaian proses tersebut selesai, kirimkan permohonan EFIN online ke alamat email KPP tempat WP Badan terdaftar.

Untuk mengetahui di KPP mana WP Badan terdaftar, cek pada kartu NPWP WP Badan.

Cara lain bisa cari lewat google search dengan kata kunci ‘unit kerja KPP’.

Atau lebih singkatnya Sobat Klikpajak dapat klik tautan ini UNIT KERJA.

Setelah menemukan email KPP yang dituju, mulai kirimkan email permohonan EFIN online.

Pengiriman data ini bisa lewat fax, selain email.

Dalam email tersebut, tulis subjek email‘Permohonan EFIN’.

Lampirkan dalam email itu scan formulir permohonan EFIN dan swafoto WP yang memegang NPWP  Badan dan KTP.

Umumnya, email balasan akan segera masuk atau kurang dari 24 jam.

Agar proses mendapatkan nomor EFIN ini berjalan lancar, baik pengajuan EFIN dilakukan pada hari kerja. Email balasan yang akan diterima nanti berisi kode EFIN.

5. Menunggu Proses Permohonan EFIN Badan dari Daftar EFIN Online

Setelah semua proses dilakukan, Sobat Klikpajak tinggal menunggu permohonan EFIN diproses DJP.

Untuk menanyakan kabar permohonan nomor EFIN Sobat Klikpajak, hubungi pihak terkait KPP tempat Sobat Klikpajak terdaftar dan mengirimkan email permohonan EFIN online Sobat Klikpajak.

6. Aktivasi EFIN Badan Online dari Daftar EFIN Online

Langkah terakhir, Sobat Klikpajak akan menerima email balasan dari DJP dalam tempo kurang dari 24 jam, yang berisi kode EFIN.

Sebaiknya, pengajuan EFIN dilakukan pada hari kerja. 

Setelah mendapat EFIN pajak, bisa langsung mengaktivasikannya pada situs DJP Online.

Langkah-langkah aktivasi EFIN Badan setelah daftar EFIN online adalah seperti berikut:

  • Masuk ke situs DJP Online: https://djponline.pajak.go.id/account/login
  • Klik “daftar di sini” 
  • Masukkan nomor NPWP, EFIN dan kode keamanan WP
  • Lalu klik “verifikasi”
  • Silakan buat password untuk login ke aplikasi DJP Online
  • Cek email dan temukan link aktivasi yang diberikan oleh DJP
  • Klik link tersebut yang akan membawa Sobat Klikpajak masuk ke halaman login aplikasi DJP Online
  • Login menggunakan NPWP dan buat pula password baru
  • EFIN telah teraktivasi dan transaksi pajak online siap dilakukan

Segera setelah aktivasi EFIN Badan, Sobat Klikpajak akan mendapat nomor yang bisa digunakan untuk layanan elektronik pajak seperti e-Filing melalui aplikasi DJP Online atau Penyedian Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) mitra resmi DJP seperti Klikpajak.

Klikpajak.id adalah PJAP atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Ditjen Pajak yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Setelah daftar EFIN online dan memperoleh EFIN, sekarang tiba saatnya untuk melaporkan SPT Tahunan Badan secara online melalui e-Filing.

Sobat Klikpajak dapat mudah menyampaikan SPT pajak badan melalui e-Filing Klikpajak.

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak dapat melaporkan berbagai jenis SPT Tahunan/Masa PPh dengan langkah-langkah yang mudah.

“Lapor SPT di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya!”

Sobat Klikpajak bisa melaporkan semua jenis SPT mulai dari SPT Tahunan Pajak Badan, SPT Masa (Bulanan) Pajak, dan SPT Tahunan Pajak Pribadi.

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Sobat Klikpajak akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Sobat Klikpajak juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Tutorial cara lapor SPT Tahunan PPh Pribadi dan SPT Tahunan PPh Badan baca di bawah ini:

Perlu diingat, ketentuan pengenaan sanksi pajak terbaru diatur melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sesuai UU Cipta Kerja ini, berlaku tarif bunga sanksi administrasi pajak ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang perhitungannya mengacu pada suku bunga bank sentral Indonesia (Bank Indonesia/BI).

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”, di bawah ini:

UU Pajak

Aturan Tarif Sanksi Pajak Terbaru

Bicara sanksi pajak, besar tarif sanksi terbaru diatur dalam Undang-U No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berikut tarif bunga sanksi administrasi pajak sebagai komponen untuk menghitung besarnya sanksi atau denda pajak:

1. Sanksi denda terkait Surat Pemberitahuan (SPT)

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 5% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada Sobat Klikpajak yang:

  • Melakukan pembetulan SPT sendiri dan membuat utang pajak jadi lebih besar
  • Kurang bayar karena pembetulan SPT Tahunan/Masa
  • Terlambat membayar PPh Pasal 29 SPT Tahunan
  • Terlambat membayar SPT Masa

2. Sanksi denda tidak melunasi SPT kurang bayar

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 10% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Note: Cara Mudah Bayar Pajak Online di e-Billing

3. Sanksi denda tidak melunasi pajak kurang bayar dan mendapat SKPKB

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 15% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dijatuhkan pada WP yang tidak mau melunasi pajak kurang bayar dan WP sudah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

4. Sanksi denda terkait tindak pidana karena pengungkapan ketidakbenaran

Untuk tarif sanksi denda ini, tidak menggunakan tarif fluktuatif yang mengacu pada suku bunga acuan BI.

Tarif sanksi dijatuhkan karena pengungkapan ketidakbenaran atau ketidaksesuaian data dalam konteks tindak pidana perpajakan, maupun melampirkan keterangan yang isinya tidak benar, sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang bayar saat pengungkapan pelaporan pajak tidak benar.

Note: Tahapan Pengenaan Sanksi Pajak: Pemeriksaan & Penyelesaiannya

5. Penghentian Penyidikan

Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan cuma bisa dilakukan setelah melunasi semua utang pajak yang tidak/kurang bayar/seharusnya dikembalikan.

Sobat Klikpajak juga harus menyelesaikan sanksi administrasi berupa denda sebesar 3 kali jumlah pajak yang tidak/kurang dibayar, atau yang tidak seharusnya dikembalikan.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Tak perlu bingung kapan waktunya harus bayar lapor pajak untuk menghindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak.

Lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Kalender Pajak Terbaru

Klikpajak by Mekari, Solusi Kelola Pajak Lebih Mudah & Cepat

Klikpajak.id memiliki fitur lengkap dan terintegrasi yang semakin memudahkan Sobat Klikpajak melakukan aktivitas perpajakan.

Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.

Bahkan, Sobat Klikpajak juga dapat kelola pajak lebih mudah dan cepat karena Klikpajak.id terhubung dengan software akuntansi online Jurnal by Mekari.

Sehingga, dapat menarik data laporan keuangan untuk langsung dibuatkan Faktur Pajak maupun Bukti Potong pajaknya dan langsung bisa mengambil datanya saat diperlukan untuk lapor SPT Pajak dengan cepat dalam satu platform.

 

Integrasi dengan Jurnal by Mekari ini merupakan teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Note: Temukan kemudahan kelola pajak dari integrasi Klikpajak dan Jurnal.id.

Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Badan Online

Fitur lengkap apa saja yang membuat pengelolaan perpajakan Sobat Klikpajak lebih efektif dan efisien?

A. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Klikpajak juga dilengkapi dengan fitur e-Bupot yang semakin memudahkan Sobat Klikpajak membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 dan melaporkan SPT PPh 23/26 melalui e-Bupot dengan menarik data langsung dari laporan keuangan elektronik.

Note: Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem akuntansi perpajakan Jurnal by Mekari, sehingga semakin mudah membuat bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.

Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Badan Online

B. Membuat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Sobat Klikpajak menggunakan e-Faktur Klikpajak, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak by Mekari yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Sobat Klikpajak di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Klikpajak?

Sebab Sobat Klikpajak dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan administrasi e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Sobat Klikpajak dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Badan Online

C. Setor Pajak dengan Cara Praktis di e-Billing

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, selanjutnya membayar/menyetor pajak melalui ATM, internet banking atau teller bank/pos persepsi.

Sobat Klikpajak dapat dengan mudah membuat Kode Billing dan bayar billing di e-Billing Klikpajak.

“e-Billing Klikpajak akan menerbitkan ID Billing resmi dari DJP dan Sobat Klikpajak dapat langsung membayar Pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Sistem e-Billing akan membimbing Sobat Klikpajak mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

Sobat Klikpajak bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Hanya dalam satu platform, membuat Kode Billing dan bayar billing selesai dalam sekejap lewat e-Billing Klikpajak.

Setelah pembayaran pajak selesai, Sobat Klikpajak akan langsung menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) resmi dari DJP.

Note: Cara Mudah Bayar Pajak Online di e-Billing Klikpajak

D. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Note: Lebih jelasnya begini cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company.

Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Badan Online

Data Sobat Klikpajak Terlindungi

Tenang, Sobat Klikpajak dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan aman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standarisasi Internasional ISO (International Organization for Standardization) yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Sobat Klikpajak tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak berbasis web (web based) yang didukung dengan teknologi cloud, semakin memudahkan Sobat Klikpajak melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform kapan pun dan di mana saja.

Baca Juga: Perbedaan e-Faktur Client Desktop, Web Based, Host to Host dan Penggunaannya

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Sobat Klikpajak bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

Daftar EFIN Online: Cara dan Formulir Permohonan EFIN Badan OnlineKeamanan data adalah yang utama

Tim ‘Support’ Klikpajak by Mekari Siap Membantu Sobat Klikpajak!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Sobat Klikpajak yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Sobat Klikpajak selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Sobat Klikpajak dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Sobat Klikpajak?

cs pajak

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Sobat Klikpajak. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak. Klikpajak by Mekari mengerti yang Sobat Klikpajak butuhkan.”

Cukup daftarkan email Sobat Klikpajak di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Sobat Klikpajak dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang dibayangkan.

Itulah cara membuat EFIN Badan, formulir permohonan EFIN pajak dan daftar EFIN online

Kini saatnya Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui pemahaman tentang berbagai aktivitas pajak mulai dari cara menghitung, bayar dan lapor pajak secara komprehensif melalui Mekari University.

Asah kemampuan Sobat Klikpajak tentang perpajakan melalui kursus online di Mekari University, gratis!

Setelah menyelesaikan kursus online pajak ini, Sobat Klikpajak akan mendapatkan sertifikat dari Mekari University yang bisa menjadi portofolio Sobat Klikpajak di bidang perpajakan.

Karena belajar pajak itu mudah!

Tak perlu bayar, kemampuan pajak bisa bertambah melalui Kursus Pajak Online bersama Mekari University.

Ingin tahu cara kelola pajak dan keuangan bisnis dengan mudah dan praktis? Klik banner di bawah ini.

live demo pajak online

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED11 Mar 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: