Lapor SPT Badan Online 2019, Begini Cara Mudahnya - Klikpajak

Lapor SPT Badan Online 2019, Begini Cara Mudahnya

SPT Tahunan Badan merupakan formulir pajak yang dipergunakan wajib pajak badan untuk melakukan pelaporan pajak tahunan. SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Badan menggunakan jenis formulir SPT Tahunan Badan 1771. Batas pelaporan SPT Tahunan Badan adalah setiap tanggal 30 April atau 4 bulan setelah berakhirnya tahun pajak. Anda wajib mengenali Formulir SPT 1771 dan Formulir Lampiran SPT 1771. Cara lapor SPT Badan online 2019 diawali dengan melakukan pengisian SPT pada aplikasi e-spt atau e-Form. Tahap selanjutnya, Anda harus membuat file CSV SPT 1771 dan melakukan e-Filing SPT Tahunan Pajak.

Fungsi dari Surat Pemberitahuan (SPT)

Bagi wajib pajak, keberadaan SPT berfungsi sebagai sarana melaporkan dan mempertanggungjawabkan detail rincian objek pajak dan penghitungan jumlah pajak terutang. SPT online berfungsi untuk melaporkan hal-hal berikut ini:

  • Pembayaran atau penyetoran pajak yang telah dilaksanakan sendiri dan/atau melalui pemotongan oleh pihak lain dalam satu tahun pajak atau bagian tahun pajak.
  • Pembayaran dari pemotong tentang pemotongan pajak orang pribadi atau badan dalam satu masa pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan.
  • Penghasilan yang merupakan objek pajak dan/atau bukan objek pajak.
  • Harta dan kewajiban.

 

Cara Lapor SPT Badan Online 2019

SPT Tahunan PPh Badan menggunakan format yang dapat dibaca dengan menggunakan mesin pemindai. Perhatikan hal-hal berikut sebelum melakukan pemindaian:

  • Apabila wajib pajak membuat sendiri formulir SPT Tahunan PPh Orang Pribadi, buatlah ■ (segi empat hitam) di keempat sudut sebagai pembatas dokumen agar dokumen dapat dipindai;
  • Ukuran kertas yang digunakan adalah F4/folio;
  • Kolom identitas.

Bagi wajib pajak yang mengisi menggunakan mesin ketik, dalam mengisi isian yang tidak terstruktur (seperti nama wajib pajak, jenis usaha dan negara domisili kantor pusat (khusus BUT)). Kotak-kotak dapat diabaikan sepanjang tidak melewati batas samping kanan. Sedangkan untuk isian terstruktur (seperti NPWP, nomor telepon) isian harus di dalam kotak.

Catatan: Semua isian harus ditulis di dalam kotak. Bagi wajib pajak yang diizinkan untuk menyelenggarakan pembukuan dengan menggunakan Bahasa lnggris dan mata uang dolar Amerika Serikat, wajib menggunakan formulir 1771/$. Dalam mengisi kolom-kolom yang berisi nilai rupiah atau dolar Amerika Serikat, harus tanpa nilai desimal.

Untuk wajib pajak badan, ikuti petunjuk pengisian dan pelaporan formulir SPT 1771 berikut ini:

  1. Isi Profil database wajib pajak
    Buka aplikasi e-SPT tahunan PPh Badan, lalu buka database WP. Jika database masih baru, maka Anda akan diminta untuk mengisikan nomor NPWP. Kemudian akan muncul isian menu “Profil Wajib Pajak”, isi dan lengkapi sampai halaman kedua. Setelah selesai, klik “simpan”.
  2. Buat SPT online
    • Setelah profil WP Anda tersimpan oleh sistem, maka akan tampil dialog box untuk login e-SPT: masukkan “username: administrator dan password: 123”.
    • Buat SPT Tahunan dengan cara: klik “Program”; Buat “SPT Baru”; Pilih “Tahun Pajak” dan pilih “Status” normal atau pembetulan ke-0; terakhir klik “Buat”.
    • Buka SPT Anda dengan cara: klik “Program”, lalu pilih “Buka SPT yang Ada”; pilih tahun pajak; pilih “Buka SPT untuk Diedit Kembali/Revisi”; dan OK.
  3. Isian induk SPT PPh Wajib Pajak Badan
    • Pada tab “Pembukuan”, isi status diaudit, nama auditor (jika ada) dan nama konsultan pajak (jika ada), pilih tidak diaudit dan lainnya kosongkan saja
    • Lewati tab A-C, C-D, E-G karena nihil, langsung ke tab H
    • Pada bagian dengan checklist pilih yang perlu saja
    • Pilih tanggal laporan
    • Klik “Simpan” terlebih dulu
    • Klik “Cetak” untuk lapor SPT Badan ke KPP maka wajib cetak induk SPT dan membawa CSV
  4. Pengisian Laporan Keuangan dan Neraca
    Tahap selanjutnya, isi berkas SPT fisik pada umumnya. Pengisian SPT dimulai dari bagian lampiran-lampiran, lalu dilanjutkan pada bagian induk SPT. Lampiran pertama yang harus diisi adalah Transkrip Kutipan Elemen Laporan Keuangan. Transkrip ini berisi ringkasan dari akun-akun laporan neraca dan laporan laba rugi. Nama-nama akun telah ditentukan, bila terdapat nama akun berbeda dengan yang ada di laporan keuangan, maka akan disesuaikan berdasarkan kategorinya, agar hasil akhirnya seimbang.
    • Klik “SPT PPh”; Pilih “Transkrip Kutipan Elemen Laporan Keuangan”.
    • Klik tab “Neraca-Aktiva” dan “Neraca-Kewajiban”.
    • Isilah akun-akun yang sesuai; jika sudah terisi semua dan balance, klik “Simpan”.
  5. Isi dan Lengkapi Lampiran V dan VI
    • Klik “Baru”. Isikan data pemegang saham; klik “Simpan”, begitu seterusnya.
    • Untuk menambah daftar pengurus, klik “Baru”. Lalu isikan data pengurus sesuai dengan akta perusahaan yang terbaru. Setelah klik “Simpan”, maka data isian akan muncul pada daftar.
    • Jika semua sudah diisi lengkap, klik “Tutup”.
  6. Sertakan Lampiran Khusus dan Surat Setoran Pajak
    Pada menu SPT PPh dapat ditemukan menu lampiran khusus dan SSP, lampiran dapat diisi ataupun tidak. Jika memang ada data yang terkait, lampiran ini perlu diisi.
  7. Buat File CSV
    • Masuk ke aplikasi E-filing Klikpajak.
    • Lapor data SPT Anda ke KPP.
    • Akses direktori penyimpanan database yang terdapat di ‘C:\Program Files (x86)\DJP\eSPT 1771 2010\Database untuk windows 64 bit’.
    • Klik “Tampilkan Data”.
    • Setelah data ditampilkan, pilih tahun pajak dan akan tampil ringkasan PPh kurang/lebih bayar.
    • Pilih “Create File” dan simpan berkas CSV di folder yang diinginkan.
    • Setelah memiliki EFIN dan membuat berkas CSV, kini Anda dapat memulai melakukan e-Filing secara gratis.
    • Klik “Bayar”. Lalu klik “Lapor”.
    • Setelah berhasil lapor pajak online, Anda akan menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE).

Baca juga: Panduan Pengisian SPT Tahunan Badan formulir SPT 1771

Segera Laporkan Pajak Anda secara Online

Demikian uraian mengenai cara lapor SPT badan online 2019. Pelaporan Pajak atau SPT Tahunan Badan kini dapat Anda lakukan secara online melalui aplikasi e-Filing pajak DJP Online maupun e-filing Klikpajak. Ingat, batas waktu pelaporan SPT Tahunan Badan adalah setiap tanggal 30 April.

Klikpajak hadir sebagai solusi lapor pajak online melalui e-Filing Pajak resmi dari Ditjen Pajak.  Klikpajak adalah aplikasi penyedia jasa elektronik SPT (e-SPT) dan e-Filing pajak online resmi dan telah disahkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sesuai Surat Keputusan Nomor KEP-193/PJ/2015. Lapor SPT Tahunan Pribadi dan Badan Anda dengan mudah melalui eFiling Klikpajak. Hindari sanksi administrasi karena terlambat lapor. Simpan dengan baik kode EFIN Anda demi kelancaran pembayaran pelaporan perpajakan Anda. Daftar sekarang juga agar Anda bisa lapor SPT GRATIS selamanya tanpa dipungut biaya tambahan dan Anda akan memperoleh Bukti Lapor resmi. Daftar sekarang juga di sini!


PUBLISHED28 Aug 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: