Error ETAX 50003, Sulit Membuat SPT PPN Lebih Bayar - Klikpajak

Error ETAX 50003, Sulit Membuat SPT PPN Lebih Bayar

Munculnya error e-Faktur ETAX 50003 menunjukkan bahwa aplikasi e-Faktur pajak yang sedang dijalankan Tidak Dapat Membentuk SPT Atas Kelebihan Pembayaran Harus Memilih Kompensasi Atau Restitusi. Lalu, apa sajakah penyebab error dan bagaimana solusi mengatasinya? Simak bersama pembahasan selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Error Kode e-Faktur ETAX 50003

Kode e-Faktur ETAX 50003

Penyebab utama terjadinya error kode faktur jenis ini adalah terdapat prosedur-prosedur yang belum dilakukan dalam proses membentuk laporan SPT Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Error ETAX-50003 merupakan kode error yang sering ditemui oleh wajib pajak pada aplikasi e-Faktur terbaru yaitu Versi 2.1. Pada Aplikasi ini, memang jika ada kelebihan pembayaran yang terjadi pada SPT masa PPN wajib melakukan centang pada bagian II yaitu bagian Perhitungan PPN kurang bayar atau Lebih Bayar

 

Bagaimana Solusi Mengatasi Error ETAX 50003?

  1. Pastikan seluruh isian data di Induk dan Lampiran AB sudah Anda isi dan disimpan.dengan baik
  2. Dalam hal membuat SPT Pembetulan, pastikan SPT normal nya sudah dibuat

 

SPT PPN 1111 Atas Kelebihan Pembayaran Harus Memilih Antara Kompensasi dan Restitusi

Karena bersifat wajib dan diharuskan, apabila Anda tidak memilih restitusi ataupun kompensasi, maka SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 1111 status “Lebih Bayar” Anda tidak dapat terbentuk. Berkaitan dengan adanya update e-Faktur versi 2.1 yang telah dibahas pada artikel sebelumnya, ada beberapa fitur baru yang ditambahkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Salah satu fitur baru yang ada adalah penambahan validasi wajib pilih Restitusi atau Kompensasi pada saat pembuatan SPT Masa PPN 1111 yang seharusnya Lebih Bayar.

 

Pembuatan Laporan Pajak SPT Masa PPN

Pembuatan laporan SPT Masa PPN lebih bayar selain memilih kompensasi atau restitusi juga harus memilih PKP Pasal 9 ayat 4b PPN atau Selain PKP Pasal 9 ayat 4b PPN. Pengusaha Kena Pajak (PKP) memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (4b) Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah:

  • Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan ekspor Barang Kena Pajak (BKP) Berwujud
  • Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/ atau Jasa Kena Pajak kepada Pemungut PPN
  • Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/ atau Jasa Kena Pajak yang PPN nya tidak dipungut
  • Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan ekspor Barang Kena Pajak Tidak Berwujud
  • Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan ekspor Jasa Kena Pajak; dan/ atau
  • Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam tahap belum berproduksi sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 9 ayat (2a) Undang-Undang PPN.

Centang bagian 2.1 sesuai kriteria Pengusaha Kena Pajak Anda, lalu simpan. Jika tidak termasuk di antara pilihan di atas, maka Anda dapat memilih Selain PKP Pasal 9 ayat 4bDengan memilih atau mencentang bagian 2.1 pada formulir SPT oleh PKP Pasal 9 ayat (4b) PPN atau Selain PKP Pasal 9 Ayat (4b) PPN, maka SPT Masa PPN 1111 Anda dapat tersimpan dan file CSV telah berhasil dibentuk.

Pembayaran dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dapat dilakukan melalui Klikpajak. Klikpajak merupakan salah satu Aplikasi Penyedia Jasa (ASP) mitra resmi Dirjen Pajak. Layanan perpajakan online ini menyediakan berbagai informasi perpajakan terbaru dalam membantu wajib pajak memenuhi segala kewajiban perpajakan. Klikpajak membantu meringankan beban Anda dalam menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak dengan mudah, cepat, praktis, dan GRATIS selamanya. Tunggu apalagi? Segera gabung dan daftarkan akun pajak Anda sekarang!

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED25 Jul 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: