E-FIN: Manfaat, Kebijakan, dan Langkah EFIN Untuk Wajib Pajak

E-FIN: Tentang EFIN dan Bagaimana Jika Lupa EFIN?

Electronic Filing Identification Number adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada Wajib Pajak untuk melakukan transaksi elektronik atau e-Filing pajak. EFIN Pajak digunakan sebagai salah satu alat autentikasi agar setiap e-Filing SPT dapat dienkripsi untuk menjamin kerahasiaannya. EFIN pajak dibutuhkan oleh Wajib Pajak Badan untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) elektronik  yang dilakukan secara online dan real time melalui internet. Agar dapat menyampaikan SPT Tahunan secara online atau e-Filing tanpa perlu pergi ke Kantor Pelayanan Pajak, maka setiap Wajib Pajak harus mengajukan permohonan aktivasi EFIN terlebih dahulu ke KPP terdekat. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Bagaimana Jika Lupa EFIN?

Banyak yang sering lupa akan EFIN untuk eFilingnya. Terdapat beberapa cara untuk mendapatkan nomor EFIN kembali, yaitu:

  1. Melalui Live Chat di pengaduan.pajak.go.id
  2. Melalui telepon Kring Pajak di 1500200
  3. Melalui twitter Kring Pajak di @kring_pajak
  4. Mendatangi KPP terdekat langsung

Anda akan ditanyakan beberapa pertanyaan untuk validasi. Setelah itu, Anda akan langsung mendapatkan EFIN Anda.

Perbedaan EFIN Badan dan EFIN Orang Pribadi

Anda mungkin belum mengetahui tentang bagaimana langkah mengajukan EFIN untuk Badan dan Orang Pribadi. Terdapat beberapa perbedaan dalam mengurus EFIN juga melengkapi dokumen-dokumen yang berlaku. Berikut adalah penjelasannya:

1. Dalam Permohonan Aktivasi EFIN

Bagi Wajib Pajak Badan, permohonan aktivasi EFIN dilakukan oleh pengurus yang ditunjuk untuk mewakili Badan atau perusahaan tersebut. Pengurus akan mengisi, menandatangani, hingga menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN di KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.

Sementara bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, permohonan aktivasi EFIN dilakukan sendiri atau tidak dapat diwakilkan oleh orang lain. Setelah mendapatkan EFIN pajak, langkah selanjutnya adalah melakukan aktivasi di laman https://djponline.pajak.go.id/resendlink .Setelah mendapat email konfirmasi yang berisi kata sandi sementara, Wajib Pajak dapat meng-klik tautan tersebut, kemudian mengganti dengan kata sandi yang baru untuk melakukan e-Filing SPT Tahunan Pribadi.

2. Dokumen yang Harus Dipersiapkan

Bagi Wajib Pajak Badan terutama pengurus, harus mempersiapkan dokumen-dokumen berupa:

a) Fotokopi Surat Penunjukan Pengurus

b) Fotokopi Identitas diri  berupa KTP WNI atau Paspor, KITAS atau KITAP bagi WNA

c) Fotokopi kartu NPWP atau SKT atas nama Pengurus

d) Fotokopi kartu NPWP atau SKT atas nama Wajib Pajak Badan

e) Melampirkan alamat email aktif kepada pihak KPP

Sementara bagi Wajib Pajak Orang Pribadi mempersiapkan dokumen-dokumen seperti:

a) Bukti asli dan fotokopi dokumen KTP

b) Kartu NPWP

c) Melampirkan alamat email yang aktif

3. Persiapan Formulir Sebelum Lapor SPT

Sebelum melakukan lapor SPT secara online menggunakan EFIN pajak, bagi Wajib Pajak Badan atau Orang Pribadi  harus melakukan persiapan. Persiapan terkait jenis formulir yang akan digunakan oleh Wajib Pajak tersebut. Terdapat 3 pilihan jenis formulir untuk Wajib Pajak Pribadi yaitu formulir 1770, 1770S dan 1770SS. Sementara untuk Wajib Pajak Badan terdapat satu jenis formulir yaitu 1771. Setiap formulir pajak tersebut berbeda-beda pengertian dan penggunaannya.

Wajib Pajak Orang Pribadi:

  1. Formulir 1770, yaitu formulir khusus wirausaha (memiliki usaha), baik skala kecil hingga besar. Jika usaha Anda tergolong skala kecil sampai menengah, Anda hanya diwajibkan untuk menyertakan semua rincian pembayaran pajak bulanan Anda di formulir SPT tahunan. Sementara untuk usaha skala besar dengan omzet di atas Rp4,8 Milyar per tahun, Anda diwajibkan untuk melampirkan beberapa syarat seperti laporan rugi laba, laporan keuangan, dan neraca keuangan per 31 Desember.
  2. Formulir 1770S, yaitu formulir SPT Tahunan khusus pegawai atau karyawan yang memiliki penghasilan lebih dari Rp60 Juta per tahun. Selain dari gaji pokok bulanan, penghasilan yang dimaksud juga termasuk jika Anda memiliki usaha sampingan lain yang menghasilkan keuntungan.
  3. Formulir 1770SS, yaitu formulir SPT khusus pegawai atau karyawan yang memiliki penghasilan kurang dari Rp60 Juta dalam satu tahun.

Wajib Pajak Badan: 

  1. Formulir 1771 yaitu formulir SPT untuk Badan atau Perusahaan. Rincian formulir SPT PPh Badan ini cukup lengkap terdiri dari 1771 Induk, Lampiran 1771-I, 1771-II, 1771-III, 1771-IV, 1771-V, 1771-VI, lampiran khusus serta Laporan Keuangan.

Manfaat EFIN Pajak untuk Badan

1. Efisiensi

Dalam pengelolaan bisnis,  efisiensi atau ketepatan menggunakan waktu atau tenaga adalah hal yang sangat penting. Dengan mengaktivasi E-FIN, Badan atau Perusahaan dapat dengan mudah mengakses sistem pajak online dan melaporkan SPT Tahunan tanpa perlu mengantri di KPP yang bisa membuang waktu lebih banyak.

2. Jaminan Keamanan

Manfaat E-FIN lainnya adalah dari segi jaminan keamanan yaitu dapat menjamin kerahasiaan data perusahaan yang dimasukkan ke sistem pajak online.

3. Pelaporan Pajak Menjadi Lebih Otomatis

Dengan melaporkan pajak secara online, data Wajib Pajak Badan sudah terekam secara otomagtis di sistem pajak. Sehingga untuk laporan pajak tahun berikutnya, Wajib Pajak tidak perlu mengulang isian data lagi.

Baca juga: Selengkapnya tentang e-Filing, cara termudah lapor pajak online

Kebijakan Terkait Pengajuan EFIN Pajak 

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mengubah tata cara layanan pajak berbasis online, terutama menyangkut penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh). Salah satunya adalah meniadakan layanan permohonan aktivasi E-FIN secara kolektif. Dengan terbitnya Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-32/PJ/2017 Tanggal 29 Desember 2017, Permohonan E-FIN Pajak secara kolektif sudah tidak dapat dilakukan lagi karena ketentuan Pasal 6 PER-41/PJ/2015 tentang pengajuan permohonan aktivasi E-FIN secara berkelompok melalui pemberi kerja telah dihapus. Pengajuan kolektif ini biasanya diajukan oleh perusahaan untuk keperluan pelaporan SPT karyawannya. Namun menurut peraturan terbaru, setiap Wajib Pajak harus mengajukan permohonan aktivasi E-FIN sendiri dan tidak boleh diwakilkan.

Langkah yang Dilakukan Setelah Mendapat EFIN Pajak

1. Setelah EFIN Pajak aktif, Anda dapat mendaftarkan diri dengan membuka website www.djponline.pajak.go.id. Kemudian cek email Anda untuk mengaktivasi akun.

2. Setelah akun diaktivasi melalui email, Anda masuk lagi ke website DJP Online dengan menggunakan NPWP dan password DJP Online yang baru Anda buat. Lalu klik menu e-Filing, pilih “buat SPT”, dan pilihlah jawaban dan isikan formulir sesuai dengan kondisi sebenarnya. Setelah formulir diisi secara benar dan lengkap, klik “persetujuan”, lalu ambil kode verifikasi dengan pilihan pengiriman melalui email atau sms.

3. Cek email Anda, lalu buka kode verifikasi yang telah dikirim melalui email, kemudian masukkan ke kolom kode pengiriman dan klik ”Kirim SPT”. Buka kembali email Anda dan pastikan Anda telah menerima Tanda Terima Elektronik SPT Tahunan. Silahkan cetak dan disimpan Tanda Terima Elektronik SPT Tahunan tersebut.

4. Tetap simpan NPWP, nomor EFIN, alamat email beserta password, serta password DJP Online yang akan digunakan untuk melaporkan SPT tahun berikutnya.

Layanan & Bantuan Terkait EFIN Pajak

Dalam rangka mempermudah Wajib Pajak, pihak DJP membuka layanan cek EFIN dan permintaan kode pembayaran atau verifikasi SPT melalui live chat dan Twitter. Layanan ini dibuka dari hari Senin hingga Jumat, mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut ini:

  1. Layanan cek EFIN diperuntukan bagi Anda yang lupa kode EFIN. Syaratnya adalah nomor NPWP, nama, alamat terdaftar, serta email dan nomor telepon. Setelah semua informasi tersebut terverifikasi, maka Anda akan mendapatkan email berisikan informasi EFIN dalam format PDF yang dikirimkan oleh informasi@pajak.go.id.
  2. Permintaan kode verifikasi dan pembayaran pajak dapat dilakukan dengan syarat nomor NPWP, nama, alamat email dan nomor telepon saat registrasi, EFIN, jenis SPT, serta masa dan status SPT. Jika semua tersebut persyaratan terverifikasi, informasi yang Anda minta akan dikirimkan melalui email.

Demikian penjelasan lengkap tentang EFIN pajak untuk Badan mulai dari manfaat, kebijakan dan perbedaannya dari EFIN untuk Orang Pribadi. Untuk informasi lainnya terkait perpajakan dapat Anda telusuri di situs Klikpajak. Tidak hanya memberikan pengetahuan perpajakan yang lengkap, Klikpajak juga dapat menjadi aplikasi yang membantu Anda dalam masalah pelaporan dan pembayaran pajak secara resmi. Coba sekarang di sini. Selamat mencoba!


PUBLISHED14 Dec 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: