Panduan Lengkap Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Pribadi

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Pribadi

Perkembangan dalam dunia teknologi dan informasi terkini begitu pesat. Tak terkecuali digitalisasi perpajakan di Indonesia tercipta berkat adanya teknologi canggih yang mendukung. Pemerintah dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai pemegang otoritas pajak, menyediakan layanan lapor pajak online dalam rangka semakin memudahkan wajib pajak. Lapor SPT Tahunan online menjadi tahap akhir yang dilakukan setelah hitung dan bayar pajak. Cara lapor pajak online dapat Anda lakukan dengan mudah melalui aplikasi e-filing.

Lapor Pajak Online melalui Aplikasi e-Filing

Ketahui Syarat EFIN Badan 2019 sebelum Mendaftar

eFiling pajak merupakan cara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) atau pemberitahuan pajak pribadi maupun badan tahunan yang dilakukan secara online dan real time melalui laman resmi eFiling. Aplikasi lapor pajak online atau e-Filing pertama kali diperkenalkan oleh Application Service Provider (ASP) dan disahkan melalui PER Dirjen Pajak Nomor KEP-05/PJ/2005 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan Secara Elektronik (e-Filing) Melalui Perusahaan Penyedia Jasa Aplikasi (ASP).

Dalam perkembangannya, DJP kemudian mengembangkan aplikasi e-Filing milik pemerintah yang dapat diakses melalui website Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Sejak Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPN G2) diluncurkan, Direktorat Jenderal Pajak mengintegrasikan seluruh aplikasi perpajakan, baik e-Filing dan e-Billing, ke dalam situs DJP Online. Website ini baru diluncurkan pada tahun 2014, bersamaan dengan diluncurkannya layanan e-Filing milik pemerintah.

Dasar Hukum Pelaporan Pajak Online

Dalam Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pajak nomor SE-42/PJ/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengamanan Transaksi Elektronik Layanan Pajak Online, pajak online merupakan suatu sistem elektronik yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) atau Penyedia Jasa Aplikasi (ASP) resmi yang ditunjuk oleh DJP. Layanan lapor pajak online digunakan wajib pajak untuk melakukan transaksi elektronik dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

Syarat Lapor SPT Tahunan Pribadi melalui eFiling

Pelaporan online SPT Tahunan Pribadi melalui eFiling dapat dilakukan melalui Klikpajak. Sebelum melakukan lapor SPT Online, Anda wajib memenuhi syarat untuk laporan SPT Tahunan secara online, di antara lain:

  1. EFIN Pajak, sebagai syarat utama lapor SPT Pajak Online melalui eFiling.
  2. Formulir SPT Pribadi (Klik disini untuk melihat cara membuat e-SPT Pajak Pribadi) Panduan lengkap membuat SPT 1770 pada aplikasi
  3. Formulir 1721-A1 (Jika Anda bekerja di perusahaan)
  4. Akun aplikasi e-Filing (Klik untuk buat akun e-Filing)

Jenis Pelaporan SPT Tahunan Pribadi

Cara Mengetahui Klu Pajak untuk Usaha Anda

1. SPT Tahunan PPh 1770 SS (Sangat Sederhana)

Dalam pelaporan SPT 1770 SS persyaratan yang diperlukan yaitu bagi pegawai swasta menggunakan Bukti Potong 1721 A1. Sedangkan bagi pegawai negeri, menggunakan bukti potong 1721 A2.

2. SPT Tahunan PPh 1770 S (Sederhana)

Sama seperti formulis SPT 1770 SS, untuk melengkapi persyaratan bagi pegawai swasta menggunakan Bukti Potong 1721 A1. Sedangkan bagi pegawai negeri, menggunakan bukti potong 1721 A2. Namun, untuk wajib pajak yang memiliki status PH atau MT harus menyertakan Lembar Penghitungan Pajak Penghasilan Terutang.

3. SPT Tahunan PPh 1770

Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan pelaporan pajak online menggunkan formulir 1770, harus mempersiapkan beberapa hal berikut:

  1. Penghasilan lain di luar pekerjaan
  2. Bukti potong A1 atau A2
  3. Neraca dan Laporan Laba Rugi Perusahaan (Pembukuan)
  4. Rekapitulasi bulanan peredaran bruto dan biaya (Norma)
  5. Bagi Wajib Pajak dengan status PH atau MT harus menyertakan Lembar Penghitungan Pajak Penghasilan Terutang

Baca Juga: Panduan Mengisi SPT Tahunan Pajak Pribadi 

Inilah Keuntungan Lapor Pajak secara Online

Bila dilihat dari sisi kelebihan, lapor pajak online dianggap lebih aman dan menguntungkan. Salah satu alasannya, karena aplikasi pajak online didukung oleh keberadaan EFIN atau Electronic Filing Identification Number (EFIN). Dengan EFIN, transaksi perpajakan secara online, baik itu yang dilakukan melalui situs DJP Online maupun ASP perpajakan, akan terenkripsi dengan aman dan rahasia. Apabila Anda lupa EFIN, baca solusi mendapatkannya kembali di sini.

Sistem perpajakan online juga membebaskan wajib pajak dari keharusan mencantumkan tanda tangan. Dan sebagai gantinya, ASP perpajakan, seperti Klikpajak, akan mengirimkan kode verifikasi yang harus dimasukkan oleh wajib pajak ketika akan melakukan transaksi, baik itu melaporkan pajak secara online maupun bayar pajak secara online. Hal ini juga dinilai jauh lebih aman karena kode verifikasi ini tidak dapat dipalsukan.

Cara Lapor Pajak Online melalui e-filing

Berikut ini empat prosedur yang harus dilakukan dalam menyampaikan SPT Tahunan secara online melalui e-filing:

  • Mengisi formulir e-SPT pada aplikasi e-filing di situs DJP atau eFiling Klikpajak. Klik “Buat SPT” dan akan muncul beberapa pertanyaan.

Pengisian e-SPT sesuai kondisi penghasilan Anda. Jika penghasilan bruto Anda sama dengan atau lebih dari Rp60 juta, pilihlah SPT 1770 S, dan piihlah “SPT 1770 S dengan Bentuk Formulir atau SPT 1770 S dengan Panduan, dan ikuti langkah selanjutnya. isi secara bertahap formulir online seperti mengisi SPT manual pada kertas;

  • Meminta kode verifikasi untuk mengirimkan e-SPT dengan mengklik Ambil Kode verifikasi. Lalu cek melalui email atau nomor telepon aktif;
  • Klik “Kirim SPT” untuk mengirimkan SPT secara online dengan mengisi kode verifikasi;
  • Jika SPT Anda telah berhasil terkirim, maka Anda akan kembali ke menu awal Daftar SPT. Pastikan jenis SPT, Tahun/Masa Pajak, Status dan Jumlahtelah sesuai dengan yang telah Anda laporkan. Anda akan langsung menerima notifikasi melalui email kepada WP atas status SPT dan Bukti Penerimaan Elektronik.

 

 


PUBLISHED13 Sep 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: