Cara Meminta Nomor Seri Faktur Pajak untuk Pengusaha Kena Pajak

Ketahui Cara Meminta Nomor Seri Faktur Pajak sebagai Syarat Pembuatan Faktur Pajak

Dalam transaksi bisnis yang dilakukan pengusaha, pajak akan selalu menjadi faktor yang harus diperhatikan. Terlebih untuk pengusaha dengan nilai transaksi besar, atau melibatkan transaksi Barang Kena Pajak. Untuk itu, pengusaha perlu mengetahui cara meminta Nomor Seri Faktur Pajak ke DJP melalui aplikasi online atau KPP.

Nomor Seri Faktur Pajak atau yang biasa disebut NSFP, diperlukan dalam pembuatan faktur pajak. Faktur pajak harus dibuat oleh pengusaha ketika melakukan transaksi yang melibatkan barang kena pajak, misalnya transaksi impor dan transaksi yang dilakukan di area kepabeanan negara Indonesia. Faktur ini dibuat, sebagai bukti bahwa transaksi yang dilakukan telah memperhitungkan dan membayarkan pajak yang menjadi tanggung jawabnya.

Syarat Mendaftar Menjadi PKP

Transaksi terkait Barang Kena Pajak, yakni barang yang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai, melibatkan pihak pengusaha yang disebut Pengusaha Kena Pajak. Status ini tidak didapatkan serta merta, namun perlu melakukan pengajuan status ke Dirjen Pajak dan memenuhi beberapa syarat tertentu. Pengusaha Kena Pajak nantinya bisa berbentuk perseorangan atau badan, tergantung dari pengusaha itu sendiri.

Syarat untuk menjadi PKP cukup sederhana bagi pengusaha, yaitu :

  1. Memiliki omzet setidaknya Rp 4.800.000.000 dalam setahun pajak Indonesia.
  2. Dapat menjalani dan lolos survey yang akan dilakukan oleh KPP atau KP2KP.
  3. Melengkapi dokumen yang disyaratkan, sebagai kelengkapan lapiran pengajuan status PKP.

Syarat Mengajukan Kepemilikan NSFP dan Cara Pengajuan

Setelah memahami syarat untuk menjadi PKP, selanjutnya akan dibahas mengenai syarat untuk mengajukan kepemilikan NSFP dan cara meminta Nomor Seri Faktur Pajak dari Dirjen Pajak. Syarat pengajuan NSFP antara lain :

  1. Menjadi PKP, sesuai peraturan yang berlaku.
  2. Memiliki Sertifikat Elektronik Pajak

Syarat yang satu ini harus dipenuhi untuk mendapatkan NSFP yang diinginkan. Kode aktivasi akan diberikan pada Anda setelah menjadi PKP, beserta password yang dipakai untuk mendapatkan sertifikat elektronik pajak.

Nantinya file ini akan berisi tanda tangan digital serta identitas Anda yang secara resmi dikeluarkan oleh DJP. Setelah memilikinya, unduh dan sematkan sertifikat elektronik pada laptop atau komputer Anda.

Mengajukan Kepemilikan NFSP

Setelah sertifikat elektronik pajak didapatkan dan dipasang pada perangkat yang Anda miliki, sertifikat tersebut akan secara langsung terintegrasi dengan mesin pencarian di perangkat tersebut. Nantinya ketika Anda mengakses situs e-Nofa, file ini akan secara otomatis dikenali oleh situs tersebut dan Anda tinggal masuk menggunakan username dan password yang Anda miliki.

Cara mendapatkan Nomor Seri Faktur Pajak ini jauh lebih praktis daripada harus mengajukannya secara manual melalui KPP terdekat. Selain harus antri dan membawa berkas-berkas yang diperlukan, Anda juga harus menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan NSFP yang diperlukan dalam transaksi. Sistem online jauh lebih diminati karena praktis dan hemat waktu.

Pembuatan Faktur Pajak

Setelah memiliki NSFP yang baru saja diurus, sebagai PKP Anda bisa mulai membuat faktur pajak untuk transaksi yang Anda lakukan terkait dengan Barang Kena Pajak. Nantinya, faktur ini berisi rincian transaksi yang dilakukan dan jumlah pajak yang termasuk, dihitung, dipotong atau ditambahkan pada setiap transaksi yang terjadi.

Tentu, karena digitalisasi yang dilakukan oleh Dirjen Pajak, pembuatan faktur pajak ini juga bisa dilakukan secara online. Faktur pajak yang dibuat secara online cenderung lebih aman, karena prosesnya akan dapat diawasi langsung oleh Dirjen Pajak dan mengurangi resiko penyalahgunaan nomor seri faktur pajak.

Pembuatan faktur pajak secara online ini memerlukan instalasi aplikasi e-Faktur pada perangkat yang Anda miliki. Aplikasi tersebut bisa diunduh pada https://efaktur.pajak.go.id/aplikasi. Pembuatan faktur pajak akan lebih mudah karena Anda sebagai PKP cukup mengisi kolom pada formulir template yang sudah disediakan di dalam aplikasi tersebut.

Sistem perpajakan online ini tidak hanya memudahkan Anda sebagai PKP, namun juga banyak pihak lain yang masuk dalam sistem perpajakan Indonesia. Sistem ini terbukti ampuh meningkatkan partisipasi pajak dari publik secara umum, dan meningkatkan pendapatan negara secara signifikan.

Sebagai wajib pajak, Anda juga harus melaporkan pajak yang Anda bayarkan. Pelaporan ini menggunakan Surat Pemberitahuan Pajak, yang disetorkan setiap bulan dan setiap tahun. Proses pelaporan bisa dilakukan secara online pula, melalui situs resmi DJP dan aplikasi perpajakan swasta yang jadi mitra resmi DJP.

Klikpajak, sebagai salah satu aplikasi mitra resmi DJP, dapat digunakan untuk membantu Anda melaporkan pajak yang sudah Anda bayarkan tersebut. Proses pelaporan pada aplikasi ini akan langsung masuk dalam database Dirjen Pajak, sehingga akan secara langsung mendapatkan bukti pelaporan. Selain itu, Klikpajak juga membantu pengarsipan pembayaran yang telah dilakukan, sehingga bukti pembayaran Anda bisa tersimpan dengan aman.


PUBLISHED10 Mar 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: