Aktivitas Pasca Amnesti Pajak yang Masih Harus Dilakukan - Klikpajak

Aktivitas Pasca Amnesti Pajak yang Masih Harus Dilakukan

Tax amnesty atau amnesti pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap Harta dan membayar Uang Tebusan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No 11 Tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak.

Program amnesti pajak telah selesai dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia. Tidak sedikit wajib pajak yang memanfaatkan program terkait dengan perpajakan yang satu ini. Namun, pekerjaan rumah semua wajib pajak yang ikut program amnesti pajak ini ternyata belum selesai. Menurut otoritas pajak, setidaknya ada 4 pekerjaan yang masih harus dilanjutkan pasca aktivitas amnesti pajak, yakni seperti penjelasan di bawah ini;

  1. Pertama, WP yang telah menyampaikan surat pernyataan dan menyatakan akan mengalihkan harta tambahan dari luar negeri harus mengalihkan dan menginvestasikan harta tambahan dimaksud ke wilayah Indonesia paling singkat 3 tahun dihitung sejak harta tambahan disetorkan atau dialihkan ke rekening khusus.
  2. Kedua, WP yang menyampaikan surat pernyataan dan menyatakan akan mengalihkan harta tambahan ke dalam wilayah Indonesia harus menyampaikan laporan pengalihan dan realisasi investasi harta tambahan.
  3. Ketiga, WP yang menyampaikan surat pernyataan dan mengungkapkan harta tambahan yang berada dan/atau ditempatkan di wilayah Indonesia tidak dibolehkan mengalihkan dan menginvestasikan harta tambahan tersebut ke luar wilayah Indonesia paling singkat 3 tahun sejak diterbitkannya
  4. Keempat, WP yang menyampaikan Surat Pernyataan dan mengungkapkan harta tambahan yang berada dan/atau ditempatkan di wilayah Indonesia harus menyampaikan laporan penempatan harta tambahan.

Terkait dengan empat tahapan pasca amnesti pajak di atas, berikut ini tata cara penyampaian laporan berkala berdasarkan Pasal 38 PMK-141/PMK.03/2016 :

a. Bagi wajib pajak yang mengalihkan harta tambahan ke dalam wilayah NKRI

  • Laporan disampaikan secara berkala setiap tahun selama tiga tahun sejak pengalihan harta.
  • Laporan disampaikan paling lambat pada saat berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Pajak Penghasilan.
  • Laporan disampaikan dengan menggunakan format sesuai lampiran huruf L peraturan menteri keuangan 141.
  • Penyampaian laporan melalui KPP tempat terdaftar.

b. Bagi wajib pajak yang mengungkapkan harta tambahan yang berada dan/atau ditempatkan dalam wilayah NKRI

  • Laporan disampaikan secara berkala setiap tahun selama tiga tahun sejak diterbitkan Surat Keterangan.
  • Laporan disampaikan paling lambat pada saat berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Pajak Penghasilan.
  • Laporan disampaikan dengan menggunakan format sesuai lampiran huruf L peraturan menteri keuangan 141.
  • Penyampaian laporan melalui KPP tempat terdaftar.

Itulah beberapa aktivitas atau kegiatan yang harus dilakukan oleh wajib pajak yang telah mengikuti amnesti pajak. Dengan mengikuti amnesti pajak, Anda sebagai wajib pajak berarti telah membantu pemerintah dalam mengembangkan perekonomian Negara. Selain itu, Anda juga telah memberikan kontribusi Anda sebagai wajib pajak yang taat terhadap pajak.


PUBLISHED18 Jul 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: