Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

Cara Lapor SPT Tahunan Badan di e-Filing Klikpajak

Setiap tahunnya, Wajib Pajak (WP) Pribadi maupun WP Badan harus melaporkan pajak yang telah dibayarkan. Kali ini, Klikpajak.id akan mengulas bagaimana cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan.

Meski sama-sama dilaporkan awal tahun, ada sedikit perbedaan antara pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pribadi dan SPT Pajak Badan.

Jika lapor pajak online SPT Tahunan Pribadi di e-Filing pajak mulai 1 Januari hingga 31 Maret, sedangkan masa penyampaian SPT Tahunan Badan lebih lama sebulan, yakni mulai 1 Januari hingga 30 April.

SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) yang dilaporkan setiap awal tahun ini merupakan penyampaian atas pembayaran pajak yang dilakukan pada Tahun Pajak sebelumnya.

Gampangnya begini,

SPT Tahunan Pajak Badan Tahun Pajak 2020, harus disampaikan pada Januari-April 2021.

Sedangkan SPT Tahunan Pajak Badan Tahun Pajak 2021 harus dilaporkan pada Januari-April 2022.

Tapi ingat, penyampaian SPT Tahunan Badan itu tidak sesederhana pelaporan SPT Tahunan Pribadi.

Maksudnya, ada sejumlah dokumen yang harus disiapkan untuk lapor SPT Tahunan Badan, salah satunya adalah laporan keuangan usaha atau perusahaan.

Tentu saja, laporan keuangan ini haruslah benar untuk menghindari sanksi denda akibat kesalahan penghitungan dan lainnya.

Ingin mudah melakukan membuat laporan keuangan untuk administrasi perpajakan yang tepat?

Ikuti demo online cara mengelola pajak dan keuangan bisnis dengan mudah di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Anda.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui Klikpajak.id, Anda dapat menghitung, membayar dan melaporkan pajak hanya dalam satu platform, kapan saja dan di mana pun Anda berada.

Tinggal klik, urusan bayar atau lapor pajak badan di eFiling Badan pun selesai dalam sekejap!

Klikpajak by Mekari akan memberikan panduan langkah-langkah cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan Klikpajak.

Sekilas tentang eFiling Badan untuk Lapor SPT Pajak Badan

eFiling adalah aplikasi untuk melaporkan SPT elektronik secara online dan real time melalui internet pada situs DJP atau PJAP/ASP Klikpajak.id.

Jadi, eFiling Badan adalah cara lapor pajak online untuk Wajib Pajak Badan melalui aplikasi yang namanya e-Filing.

Jenis formulir SPT Badan adalah Formulir 1771.

Note: Wajib Pajak Badan, Begini Cara Menghitung PPh Badan yang Mudah

Wajib Lapor SPT Badan Lewat e-Filing

Lapor SPT Tahunan Badan wajib dilakukan melalui e-Filing.

Kewajiban lapor SPT Tahunan Badan lewat eFiling Badan ini diumumkan melalui Pengumuman Direktorat Jenderal Pajak Nomor PENG-04/PJ.09/2016 tentang;

“Kewajiban Pelaporan Pajak secara Elektronik bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) Pengguna e-Faktur bahwa WP Badan yang Telah Dikukuhkan sebagai PKP (Pengusaha atau Perusahaan yang memiliki omzet penjualan di atas Rp4,8 miliar) yang membuat e-Faktur Wajib Melakukan e-Filing SPT Tahunan PPh Badan.”

Melalui e-Filing Klikpajak, Anda dapat melaporkan semua jenis SPT PPh Tahunan/Masa dengan cara yang simpel.

Klikpajak.id akan menerbitkan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) resmi dari Ditjen Pajak saat Anda selesai lapor SPT Tahunan di eFiling Badan.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling BadanIlustrasi Wajib Pajak Badan yang melakukan cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

Manfaat Lapor SPT Tahunan Badan di e-Filing Klikpajak

Satu hal yang pasti, ada beberapa manfaat yang Anda dapatkan dengan menggunakan cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan melalui e-Filing Klikpajak.

Apa sajakah keuntuntungan dari cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di e-Filing Klikpajak?

1. Proses lapor SPT tidak ribet

Tidak ribet saat lapor SPT Tahunan Pajak Badan.

Melalui e-Filing Klikpajak, Anda dapat menemukan cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan dengan cara yang simpel.

Sebab mulai dari proses bayar hingga lapor pajak hanya dilakukan dalam satu sistem yang terpusat dan terintegrasi.

Anda tidak perlu keluar masuk platform untuk lapor SPT Tahunan Badan dan membayar kekurangan pajak Anda.

Panduan langkah-langkah cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan Klikpajak juga sangat mudah dan sederhana.

2. Bukti lapor SPT tersimpan aman

Tidak usaha panik saat kehilangan laptop atau komputer yang berisi semua data perpajakan Anda, termasuk bukti lapor pajak.

Dengan menggunakan Klikpajak, Anda tidak perlu bingung harus menyimpan di mana semua data penting.

Sebab Klikpajak.id memiliki fitur Arsip Pajak yang dapat menyimpan riwayat pajak Anda dan dapat mengaksesnya kapan saja dibutuhkan.

Jadi, dengan Klikpajak.id Anda tidak akan kesulitan mencari file pajak yang telah dilaporkan atau dibayarkan sebelumnya.

3. Bukti lapor pajak resmi dari DJP

Tidak perlu khawatir bukti lapor SPT pajak tidak sesuai atau merasa belum terlaporkan ke DJP.

Sebab aplikasi pajak online Klikpajak.id bersifat real time yang terhubung langsung dengan sistem DJP.

Note: Rekonsiliasi Fiskal PPh Badan: Begini Contoh Hitungannya

4. Dapat melaporkan semua jenis SPT

Ada lagi keuntungan yang Anda dapatkan dengan cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di e-Filing Klikpajak.

Bukan hanya dapat menyampaikan SPT Tahunan Badan saja, melalui e-Filing Klikpajak, Anda juga dapat melaporkan semua jenis SPT Masa/Tahunan PPh Pribadi maupun SPT Masa/Tahunan PPh Badan.

5. Lapor SPT di e-Filing Klikpajak gratis!

Dari sekian banyak manfaat yang Anda dapatkan melalui aplikasi pajak online mitra resmi DJP ini, lapor SPT Tahunan Badan di eFiling Badan Klikpajak juga gratis selamanya.

Anda dapat menyampaikan semua jenis SPT pajak secara online di e-Filing Klikpajak tanpa dipungut biaya.

6. Mudah lihat jadwal bayar dan lapor SPT pajak di Kalender Klikpajak

Sebagai Wajib Pajak Badan, tentunya memiliki kewajiban lapor SPT PPh Masa.

Untuk menghindari sanksi denda telat bayar pajak ataupun terlambat lapor SPT pajak, Klikpajak menyediakan kalender saku di Kalender Klikpajak.

Anda dapat mengecek jadwal lapor ataupun bayar pajak kapan saja lebih mudah.

Ketahui Tarif Sanksi Pajak Terbaru Sesuai UU Cipta Kerja

Perlu diingat, aturan pengenaan sanksi denda telat lapor atau bayar pajak sudah berubah.

Terbaru, ketentuan tarif sanksi pajak ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

1. Sanksi denda terkait Surat Pemberitahuan (SPT)

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 5% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada Wajib Pajak (WP) yang:

  • Melakukan pembetulan SPT sendiri dan membuat utang pajak jadi lebih besar
  • Kurang bayar karena pembetulan SPT Tahunan/Masa
  • Terlambat membayar PPh Pasal 29 SPT Tahunan
  • Terlambat membayar SPT Masa

2. Sanksi denda tidak melunasi SPT kurang bayar

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 10% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Note: Ulasan Lengkap PPh Pasal 29: Pengertian, Subjek, Tarif, Contoh dan Cara Bayar

3. Sanksi denda tidak melunasi pajak kurang bayar dan mendapat SKPKB

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 15% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada WP yang tidak melunasi pajak kurang bayar dan telah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

4. Sanksi denda tidak lapor SPT dan mengisi SPT tidak benar

Untuk sanksi denda ini tidak menggunakan tarif fluktuatif yang mengacu pada suku bunga acuan BI.

Sanksi denda tidak lapor SPT atau mengisi SPT dengan tidak benar atau tidak lengkap, maupun melampirkan keterangan yang isinya tidak benar, sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang bayar saat pengungkapan pelaporan pajak tidak benar.

5. Sanksi administratif PPh PKP kurang bayar

Sanksi administratif berupa bunga yang ditetapkan Menteri Keuangan dihitung sejak terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak hingga diterbitkannya Surat Tagihan (STP).

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”, berikut ini:

Persiapan Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

Sebelum dapat langsung melaporkan SPT Tahunan Badan, terlebih dahulu Anda harus menyiapkan beberapa hal yang diperlukan.

Apa saja yang harus disiapkan sebelum lapor SPT Tahunan Pajak Badan?

Siapkan berikut ini agar cara lapor pajak online SPT tahunan Badan di eFiling Badan lancar:

1. Menyiapkan NPWP Badan

Syarat pertama untuk dapat lapor SPT Tahunan Badan di eFiling Badan adalah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan.

Belum memiliki NPWP Badan?

Berikut panduan lengkap syarat dan Cara Membuat NPWP Badan secara Online.

2. Siapkan EFIN Badan

Persyaratan berikutnya untuk melaporkan SPT Tahunan Badan di eFiling Badan adalah memiliki nomor EFIN (Electronic Filing Identification Number) atau EFIN Badan.

Bagaimana cara mendapatkan EFIN Badan?

Tidak sulit, begini syarat dan Cara Mengajukan EFIN Badan secara Online.

3. Menyiapkan file CSV

Sebagai salah satu syarat lapor SPT Tahunan Badan adalah melampirkan file CSV (Comma Seperated Value) yang didapat dari pengajuan ke DJP melalui e-SPT.

Bagaimana cara mendapatkan file CSV di e-SPT?

Selengkapnya dapat Anda baca langkah-langkah Cara Membuat CSV di e-SPT

4. Menyiapkan Dokumen yang Diperlukan

Sepertinya yang telah disinggung di atas bahwa pelaporan SPT Tahunan Badan terbilang lebih kompleks ketimbang SPT Pribadi.

Ada banyak dokumen yang harus disiapkan agar cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan ini agar pelaporan SPT dapat berjalan dengan lancar.

Jadi, dokumen yang harus disiapkan adalah:

a. Formulir 1771

b. Laporan keuangan atau dokumen pendukung lainnya yang bersifat optional

Berikut rincian dokumen dalam laporan keuangan yang harus disiapkan sebelum lapor SPT Tahunan Badan di eFiling Badan adalah:

  • Arsip SPT Tahunan Badan 1771 Tahun sebelumnya beserta lampirannya
  • Arsip SPT Masa PPN termasuk semua Faktur Pajak Masukan dan Faktur Pajak Keluaran periode Januari s/d Desember
  • Arsip SPT Masa PPh Pasal 21 Januari s/d Desember
  • Arsip Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 Masa Januari s/d Desember
  • Arsip Bukti Pemungutan PPh Pasal 22 dan Bukti Pungutan atau Bukti Pembayaran Pasal 22 Impor Masa periode Januari s/d Desember
  • Arsip Bukti Pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2) Masa Januari s/d Desember
  • Arsip Bukti Pembayaran PPh Pasal 25 Masa Januari s/d Desember. Namun jika WP dengan kewajiban berdasarkan PP No. 23 Tahun 2018, maka yang disiapkan adalah Bukti Pembayaran PPh Pasal 4 ayat 2 Masa periode Januari s/d Desember
  • Arsip Bukti Pembayaran atas Surat Tagihan Pajak (STP) PPh Pasal 25 Masa untuk periode Januari s/d Desember
  • Keuangan (Rugi Laba, Neraca), termasuk Laporan Keuangan hasil audit akuntan publik
  • Akte pendirian dan/atau akte perubahannya
  • Lampiran SPT Tahunan PPh Badan setahun sebelumnya, misalnya Daftar Penyusutan, Perhitungan Kompensasi Kerugian, Daftar Nominatif Biaya Hiburan, promosi dan lain-lain
  • Pencocokan atas peredaran usaha dan penghasilan luar usaha
  • Pencocokan atas pembelian dan biaya usaha
  • Pencocokan untuk komponen neraca
  • Pencocokan untuk persediaan awal dengan persediaan akhir pada SPT Tahunan PPh Badan Tahunan Formulir 1771

Dari semua dokumen di atas, susun dalam sebuah Laporan Keuangan jadi satu dalam 1 file PDF Laporan Keuangan untuk diupload pada tahap pengiriman SPT nanti.

4. Daftar Akun Klikpajak

Langkah berikutnya dalam persiapan lapor SPT Tahunan Badan di eFiling Badan adalah memiliki akun Klikpajak.

Untuk daftar Akun Klikpajak, Anda harus menyiapkan berikut ini:

  • Email aktif
  • Nomor telepon
  • NPWP dan EFIN
  • Jika Anda lupa EFIN Badan, dapat menghubungi Kring Pajak di 1500200 atau dengan cara lain saat lupa EFIN

Berikut cara daftar Akun Klikpajak untuk lapor SPT Tahunan Badan di eFiling Badan:

1. Masuk ke situs resmi Klikpajak.id, lalu klik “Daftar Gratis Sekarang”.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

2. Kemudian isi data diri Anda sesuai pada kolom tertera, di antaranya Nama Lengkap, Email, membuat Kata Sandi (Password), dan Nomor Telepon, seperti gambar di bawah ini.

Jangan lupa mencentang captcha “I’m not a robot”, lalu klik “Daftar”.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

 

3. Berikutnya aka nada pemberitahuan bahwa email konfirmasi berhasil dikirim.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

4. Anda akan menerima email dari no-replay@klikpajak.id untuk verifikasi email.

5. Cek email Anda untuk melakukan konfirmasi pendaftaran akun Klikpajak Anda.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

6. Klik “Verifikasi email saya”, berikutnya akan diarahkan pada login akun Klikpajak Anda.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

5. Registrasi EFIN di Klikpajak

Setelah berhasil daftar Akun Klikpajak, langkah berikutnya mendaftarkan EFIN yang Anda dapatkan dari DJP ke Klikpajak.

Berikut cara registrasi EFIN di Klikpajak untuk pelaporan SPT Tahunan Badan Anda:

1. Login ke akun Klikpajak Anda melalui link https://my.klikpajak.id/login, lalu masukkan “email dan password yang telah Anda daftarkan di Klikpajak.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

2. Jika Anda sudah masuk ke halaman utama (Home), klik pada tombol “Daftar EFIN” yang ada di kanan atas halaman utama.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

3. Secara otomatis alamat email akan terisi dengan alamat email ketika mendaftar di Klikpajak. Anda bisa mengubah alamat email, alamat email ini akan digunakan untuk lapor pajak/eFiling. Alamat email dapat berbeda (opsional) dengan alamat email yang digunakan ketika login ke Klikpajak.

4. Masukkan EFIN Anda dan harap perhatikan NPWP yang sudah terisi secara otomatis. Jika sudah sesuai, isi EFIN dan klik “Daftarkan”.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

Perhatikan:

Jika EFIN yang sudah pernah terdaftar di PJAP lain, maka Anda harus membuat surat permohonan untuk pindah PJAP.

Note: Kewajiban Pajak yang Harus Dibayar Wajib Pajak Badan dan Cara Bayar

6. Cara Daftar EFIN jika Sudah Terdaftar di PJAP Lain

Ketika Anda sudah pernah mendaftarkan EFIN di PJAP lain, maka akan muncul informasi bahwa ‘EFIN Anda sudah terdaftar di PJAP lain”.

Jika demikian, maka lakukan langkah cara daftar EFIN jika sudah terdaftar di PJAP lain:

1. Klik link “Klik disini untuk petunjuk pemindahan EFIN”.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

2. Anda akan diarahkan ke halaman formulir pemindahan EFIN.

3. Langkah pertama adalah Anda harus mengisi data wajib pajak dengan lengkap dan benar:

  • Nama Wajib Pajak
  • EFIN
  • Nama penandatangan surat (Nama yang akan menandatangani surat permohonan pindah PJAP)
  • Alamat NPWP (Alamat yang terdaftar pada NPWP Anda)
  • ASP sebelumnya (Nama PJAP sebelumnya)
  • Alasan pindah ke Klikpajak

4. Jika data sudah diisi dengan benar, lalu klik button “Submit”.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

5. Sistem akan membuat permohonan Anda. Pada tahap ini, Anda dapat tinjau kembali apakah data yang ditampilkan sudah sesuai.

6. Jika surat permohonan sudah sesuai dengan data Anda, klik button “Download & Lanjutkan”.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

7. Langkah selanjutnya adalah Cetak dokumen dan tanda tangan dokumen.

Harap Perhatikan: Dokumen harus ditandatangani oleh pemilik NPWP di atas Meterai 10.000.

8. Setelah itu, scan dokumen yang sudah ditandatangani dan simpan dalam format file PDF.

9. Lalu upload dokumen yang sudah ditandatangani ke aplikasi Klikpajak, dengan cara klik button “Pilih File” lalu klik button “Upload”.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

10. Jika sudah berhasil di upload, akan muncul informasi bahwa permohonan Anda sedang diproses.

11. Sementara permohonan Anda sedang diproses, Anda perlu mengirimkan dokumen fisik surat permohonan pindah PJAP ke alamat kantor Klikpajak:

Midplaza 2 lantai 4

Jln Jend. Sudirman Kav. 10-11

Jakarta 10220

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

12. Anda akan menerima email, ketika permohonan PJAP sudah di-approve dan EFIN Anda akan otomatis terdaftar di Klikpajak

Mulai Lapor SPT Tahunan Badan di eFiling Badan Klikpajak

Setelah menyiapkan berbagai hal yang diperlukan sebagai syarat lapor SPT Tahunan Badan, berikutnya adalah mulai menyampaikan SPT pajak Anda.

Beberapa jenis SPT Tahunan Badan yang dapat dilaporkan melalui e-Filing Klikpajak adalah:

  • SPT Tahunan PPh Badan Rupiah 2009
  • SPT Tahunan PPh Badan Rupiah 2010
  • SPT Tahunan PPh Badan Dolar 2009
  • SPT Tahunan PPh Badan Dolar 2010

Berikut langkah-langkah cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan Klikpajak.id:

1. Login/masuk ke akun Klikpajak Anda melalui https://my.klikpajak.id/login, lalu masukkan “email dan password yang telah Anda daftarkan di Klikpajak.

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

2. Setelah Anda registrasi, Anda akan langsung dibawa menuju ke dashboard dari Klikpajak.

3. Lalu pilih “Lapor Pajak”, kemudian akan muncul halaman baru seperti gambar di bawah ini.

4. Jika sudah berhasil masuk ke halaman Lapor Pajak, Masukkan file CSV yang didapatkan dari aplikasi e-SPT di field yang tersedia, dengan klik buttonPilih File”.

 

5. Jika file CSV yang di-upload valid, maka informasi Jenis SPT, Masa pajak, NPWP, beserta keterangan pembetulan akan muncul.

6. Setelah itu masukan file lampiran PDF yang ingin turut dilaporkan di field yang tersedia.

  • Untuk SPT Perorangan wajib melampirkan Laporan Keuangan. sedangkan dokumen lainnya bersifat opsional.
  • Berikut aturan penamaan file lampiran
    • Laporan Keuangan: Nama file CSV diikuti dengan LK, misalnya:
      • Nama file CSV adalah “7396169774320000707202000F1132140111.csv”
      • Maka nama file PDFadalah “7396169774320000707202000F1132140111LK.pdf”
    • Rekapitulasi peredaran bruto PP23: Nama file CSV diikuti dengan RK
    • Daftar nominatif biaya promosi biaya hiburan: Nama file CSV diikuti dengan DN
    • Daftar lampiran khusus BUT: Nama file CSV diikuti dengan BUT
    • Daftar lampiran khusus WP migas: Nama file CSV diikuti dengan WP
    • Laporan perbandingan utang modal dan laporan swasta luar negeri: Nama file CSV diikuti dengan LU
    • Dokumen lampiran lainnya: Nama file CSV diikuti dengan DL

7. Setelah Anda yakin dengan data pajak yang ingin Anda lapor, klik “Laporkan”.

8. Anda akan mendapatkan Bukti Lapor SPT atau Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) resmi dari DJP sebagai bukti bahwa Anda telah berhasil melaporkan SPT Tahunan Badan melalui eFiling Badan Klikpajak.

Cara Download Bukti Lapor SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

Pada aplikasi Klikpajak, BPE dari SPT yang Anda laporkan dapat diunduh kapan saja.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Pada halaman utama (Home), Klik “Arsip pajak”, lalu pilih Pajak sudah dilapor.

2. Klik icon ‘…’ pada jenis SPT yang ingin Anda unduh bukti pelaporannya.

3. Klik “Unduh Bukti Lapor”.

4. Berikut contoh bukti lapor (BPE) yang berhasil diunduh.

Cara Lihat Riwayat Lapor SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

Pada aplikasi Klikpajak, Anda dapat melihat riwayat semua laporan SPT yang telah disubmit. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Pada halaman utama (Home), Klik Arsip pajak, lalu pilih Pajak sudah dilapor.

2. Klik icon ‘…’ pada jenis SPT yang ingin Anda lihat riwayat pelaporannya.

3. Lalu pilih “Riwayat Laporan”.

4. Pada halaman Riwayat Laporan, muncul informasi berikut:

    • Jenis SPT
    • Masa Pajak
    • Detail laporan SPT, termasuk list riwayat Pembetulan SPT (Jika ada Pembetulan), yang terdiri dari:
      • Waktu pelaporan
      • Nama Wajib Pajak
      • Pembetulan Ke
      • Status SPT
      • Jumlah Pajak
      • NTTE

5. Jika ada pembayaran di Klikpajak yang terkait dengan laporan SPT tersebut, Anda juga melihatnya dengan klik tanda panah di pojok kiri kolom Waktu pelaporan.

6. Detail pembayaran yang ditampilkan berisi:

    • Jenis pajak
    • Jumlah pajak
    • Tanggal bayar
    • NTPN

Jika Lapor SPT Tahunan Badan Dilakukan Pembetulan

Apabila ada kesalahan pada saat pengisian data-data pada eSPT, maka Anda diharuskan membuat SPT Pembetulan. Kemudian Anda dapat melaporkan SPT Pembetulan tersebut melalui e-Filing Klikpajak. Langkah-langkah untuk melaporkan SPT Pembetulan di Klikpajak adalah sebagai berikut:

1. Pada halaman utama (Home), klik menu “Lapor Pajak”.

2. Jika sudah berhasil masuk ke halaman Lapor Pajak, Masukan file CSV yang didapatkan dari aplikasi e-SPT atau e-Faktur di field yang tersedia, dengan klik button “Pilih File”.

 

3. Jika file CSV yang diupload valid, maka informasi Jenis SPT, Masa pajak, NPWP, beserta keterangan pembetulan akan muncul.

4. Jika sistem kami menemukan pajak yang sudah dilaporkan sebelumnya di Klikpajak, kami akan memunculkan pajak tersebut. Pilihlah laporan SPT yang ingin Anda lakukan pembetulan, lalu klik “Lapor pembetulan”. (Langkah ini hanya muncul apabila Anda telah melakukan pelaporan sebelumnya di Klikpajak).

5. Setelah itu masukan file lampiran PDF yang ingin turut dilaporkan di field yang tersedia. Lampiran PDF ini bersifat conditional sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa melihat daftar lampiran apa saja yang harus diunggah bersamaan dengan SPT dengan klik link “Lampiran dokumen PDF”. Nama file PDF wajib sama dengan nama file CSV yang ingin Anda laporkan.

6. Kemudian Anda akan diarahkan ke halaman utama, tab Status e-Filing, dimana akan muncul Pelaporan Anda sedang diproses oleh DJP.

7. Apabila pelaporan SPT anda telah berhasil menerima NTTE, maka Anda dapat melihatnya pada tab Arsip pajak, Pajak sudah dilapor.

8. Pada halaman ini akan muncul pelaporan Anda dengan status lapor ‘Berhasil’ dan Status SPT ‘Nihil’ / ‘Kurang bayar’ / ‘Lebih bayar’. BPE akan dikirimkan ke email yang terdaftar di Klikpajak dan pelaporan SPT Masa anda telah selesai.

Itulah langkah-langkah cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan.

Lakukan Urusan Pajak Lainnya di Klikpajak.id

Bukan hanya kemudahan dalam pelaporan SPT Tahunan Badan, fitur lengkap Klikpajak akan membuat administrasi pajak lainnya juga semakin efektif dan efisien.

Berikut fitur lengkap Klikpajak yang memudahkan urusan pajak Anda:

 A. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Klikpajak juga dilengkapi dengan fitur e-Bupot yang semakin memudahkan Anda membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 dan melaporkan SPT PPh 23/26 melalui e-Bupot dengan menarik data langsung dari laporan keuangan elektronik.

Note: Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah membuat bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.

B. Menggunakan Fitur e-Faktur 3.0 dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Anda menggunakan e-Faktur Klikpajak, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN Anda dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Anda di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Klikpajak?

Melalui Klikpajak.id, Anda dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan administrasi e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Anda dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

C. Bisa Membuat Kode Billing Sekaligus Bayar Pajak di e-Billing

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, selanjutnya membayar/menyetor pajak melalui ATM, internet banking atau teller bank/pos persepsi.

Melalui e-Billing Klikpajak, Anda dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

Klikpajak.id akan menerbitkan ID Billing Anda resmi dari DJP dan Anda dapat langsung membayar Pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Note: Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

D. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan Anda lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk dapat mengatur siapa saja cdan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Note: Lebih jelasnya bagaimana cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company ini, selengkapnya lihat di SINI.

E. Terintegrasi Jurnal.id: Administrasi Perpajakan Makin Mudah dan Cepat

Agar semakin mudah dan praktis dalam melakukan administrasi perpajakan Anda, gunakan juga pembukuan dan laporan keuangan dalam aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Karena aplikasi pajak online Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Anda dapat menarik data transaksi dalam laporan keuangan untuk langsung dibuatkan Faktur Pajaknya maupun Bukti Potong Pajaknya secara langsung, dan saat diperlukan untuk melaporkan SPT pajaknya dengan cepat dalam satu platform.

Integrasi dengan Jurnal by Mekari ini merupakan teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Dan lainnya yang memudahkan Anda mengelola faktur, biaya, stok barang, cash link atau transfer langsung dalam aplikasi, hingga melihat ringkasan bisnis dari smartphone Anda.

Note: Ketahui bagaimana integrasi aplikasi akuntansi online Jurnal.id dan aplikasi pajak online Klikpajak.id ini semakin memudahkan urusan perpajakan Anda, selengkapnya temukan di SINI.

Data Anda Terlindungi

Tenang, Anda dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan aman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standarisasi Internasional ISO (International Organization for Standardization) yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak berbasis web (web based) yang didukung dengan teknologi cloud, semakin memudahkan Anda melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform kapan pun dan di mana saja.

Note: Perbedaan e-Faktur Client Desktop, Web Based, Host to Host dan Penggunaannya

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Anda bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan Anda dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

Tim ‘Support’ Klikpajak Selalu Siap Membantu Anda!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak Anda dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Anda dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Anda?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Anda. Klikpajak.id mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Anda dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang Anda bayangkan.

Itulah langkah-langkah cara lapor pajak online SPT Tahunan Badan di eFiling Badan

Jangan lupa, jika Anda ingin melakukan pengelolaan pajak dan keuangan bisnis, gunakan aplikasi pajak online Klikpajak.id yang terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Ingin mengetahui bagaimana mudahnya kelola pajak dan laporan keuangan perusahaan, ikuti demo online Klikpajak Demo Jurnal. kami dapat menyesuaikan waktu Anda.


PUBLISHED20 Jan 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: