KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

Jumlah KLU Penerima Insentif Pajak Ditambah. Ada Sektor Bisnis Anda? Cek di Sini!

Pemerintah resmi menambah jenis usaha yang bisa mendapatkan insentif pajak dampak Covid-19. Apakah Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU) sektor bisnis Anda termasuk di dalamnya? Cek di sini, Klikpajak by Mekari akan mengulas penambahan jumlah KLU penerima insentif pajak untuk Sobat Klikpajak.

Seperti kita tahu, pemberian insentif pajak bagi Wajib Pajak (WP) terdampak pandemi Virus Corona (Covid-19) sudah sejak awal 2020 dan pemerintah terus memperpanjang pemberian insentif pajak ini.
Setelah memperpanjang pemberian insentif pajak sejak pertengahan tahun yang berlaku hingga akhir 2021, jumlah KLU yang dapat mengajukan insentif pajak ini kembali diperluas.

Apa tujuan penambahan jumlah penerima insentif pajak?

Pemerintah pun mengakui perluasan atau penambahan jumlah sektor usaha/KLU yang bisa memanfaatkan insentif pajak ini sebagai upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Neilmaldrin Noor, dalam siaran pers Nomor SP-34/2021, menyatakan perluasan sektor usaha penerima insentif pajak ini sebagai pertimbangan belum berakhirnya pandemi Covid-19.

Sehingga kondisi ini masih memengaruhi stabilitas ekonomi dan produktivitas masyarakat. Untuk itulah perlu adanya penyesuaian penerima insentif pajak dan ditujukan untuk sektor yang masih membutuhkan dukungan pemerintah.

“Pemerintah terus mengamati dan mengevaluasi sektor-sektor mana yang masih lambat pemulihannya untuk diberikan dukungan dan insentif,” tutur Neilmaldrin.

Perluasan KLU penerima insentif pajak ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 149/PMK.03/2021 tentang:

Perubahan Kedua atas PMK-9/PMK.03/2021 tentang Insentif Pajak untuk WP Terdampak Pandemi Covid-19.

Lalu, jenis insentif pajak apa yang jumlah KLU penerima insentif pajaknya ditambah?

Untuk lebih jelasnya, terus simak ulasan dari Klikpajak.id tentang perluasan atau penambahan jumlah sektor usaha/KLU penerima insentif pajak dampak Covid-19 di bawah ini.

Jenis Insentif Pajak yang Diperluas Jumlah KLU Penerima Insentif

Tidak semua jenis insentif pajak dampak Covid-19 ditambah jumlah penerimanya.

Dari enam jenis insentif pajak dampak Covid-19 yang ada, hanya 3 jenis insentif pajak yang ditambah jumlah sektor usaha atau KLU penerima insentif pajak.

Berikut 3 insentif pajak yang diperluas sektor usaha atau KLU penerima insentif pajak dalam PMK 149/PMK.03/2021:

a. Insentif Pengurangan Besar Angsuran PPh 25

WP dengan kode KLU yang ditambahkan sebagai penerima insentif pajak dampak Covid-19 ini dapat memanfaatkan pengurangan besarnya angsuran PPh 25 sejak Masa Pajak Oktober 2021 dengan menyampaikan pemberitahuan hingga 15 November 2021.

b. Pembebasan PPh Pasal 22 Impor

Sedangkan WP dengan kode KLU yang ditambahkan sebagai penerima insentif pajak berupa pembebasan dari pemungutan PPh 22 impor, dengan menyampaikan permohonan Surat Keterangan Bebas Pemungutan PPh Pasal 22 impor.

c. Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran PPN

Bagi WP yang kode KLU ditambahkan sebagai penerima insentif pajak berupa pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN), diberikan untuk Masa Pajak Oktober 2021 hingga Masa Pajak Desember 2021 dan disampaikan paling lambat 31 Januari 2022.

Temukan di sini Jenis Insentif Pajak Dampak Covid-19 yang Diperpanjang hingga Desember 2021.

Pelonggaran 3 Jenis Insentif Pajak Lainnya

Bukan hanya menambah jumlah sektor usaha yang bisa mengajukan insentif pajak dampak Covid-19 pada 3 jenis insentif di atas, dalam PMK 149/PMK.03/2021 pemerintah juga melonggarkan WP dalam memanfaatkan ketiga jenis insentif pajak lainnya.

Pelonggaran pemberian ketiga jenis insentif pajak lainnya itu diberikan pada:

  • Pemberi Kerja
  • Wajib Pajak
  • Pemotong Pajak

Ketiganya, pemberi kerja, wajib pajak, dan pemotong pajak diberikan kelonggaran dalam memanfaatkan tiga jenis insentif pajak lainnya jika telah menyampaikan laporan realisasi/pembetulan pemanfaatan insentif:

1. Insentif PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP)
2. PPh Final DTP PP 23 Tahun 2018
3. PPh Final DTP atas penghasilan WP P3-TGAI

WP, Pemberi Kerja, dan Pemotong pajak yang memanfaatkan ketiga jenis pajak tersebut diberikan kelonggaran menyampaikan pembetulan laporan realisasi Masa Pajak Januari 2021 hingga Masa Pajak Juni 2021 paling lambat 30 November 2021.

Baca juga tentang Penting! Deret Poin Perubahan Regulasi Pajak di UU HPP

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Penambahan KLU Penerima Insentif Pajak Dampak Covid-19

Setidaknya, ada ratusan sektor usaha atau KLU ditambahkan untuk bisa menikmati insentif pajak dampak Covid-19 dalam beleid terbaru ini.

Berikut jumlah penambahan KLU penerima insentif pajak dalam PMK 149/PMK.03/2021:

a. KLU Penerima Insentif Angsuran PPh 25

Sektor usaha yang dapat mengajukan insentif pajak berupa pengurangan angsuran PPh Pasal 25 pada PMK 149/2021 ini sebanyak 481 KLU.

Jumlah penerima pengurangan angsuran PPh 25 ini bertambah 265 KLU, dari sebelumnya hanya sebanyak 216 KLU.

b. KLU Penerima Insentif Bebas PPh 22 Impor

Sedangkan jumlah sektor usaha yang kini bisa mengajukan insentif bebas PPh 22 impor sebanyak 397 KLU.

Jumlah KLU yang bisa mengajukan insentif bebas PPh 22 impor ini bertambah 265 KLU, dari sebelumnya hanya sebanyak 132 KLU saja.

c. KLU Peneriman Insentif Pengembalian Pendahuluan Pembayaran PPN

Sementara itu, jumlah sektor usaha yang kini bisa mengajukan insentif restitusi pajak lebih dahulu atau pengembalian pendahuluan PPN kini sebanyak 229 KLU.

Jumlah sektor usaha yang dapat mengajukan insentif pengembalian pendahuluan PPN ini bertambah 97 KLU, dari sebelumnya hanya sebanyak 132 KLU.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Daftar Penambahan Sektor Usaha Bisa Ajukan Insentif Pajak Dampak Covid-19 Terbaru

Berikut daftar sektor usaha atau KLU dari ketiga jenis insentif pajak dampak Covid-19 yang dilakukan perluasan jumlah penerima/yang bisa mengajukan insentif pajak dalam PMK 149/2021:

A. KLU Penerima Insentif Pengurangan Angsuran PPh 25

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

Penambahan jumlah KLU bisa ajukan insentif pengurangan angsuran PPh Pasal 25

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

B. KLU Penerima Insentif Bebas PPh 22 Impor

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

Penambahan jumlah KLU penerima insentif bebas PPh Pasal 22 impor

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

C. KLU Penerima Insentif Pengembalian Pendahuluan Pembayaran PPN

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

Penambahan jumlah KLU bisa ajukan insentif pengembalian pendahuluan pembayaran PPN

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

KLU Penerima Insentif Pajak Bertambah, Daftar Sektor Usaha Bisa Ajukan

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Kelola Pajak Bisnis Lebih Eektif dengan Fitur Lengkap Klikpajak

Itulah penambahan jumlah sektor usaha atau KLU yang bisa mengajukan insentif pajak dampak Covid-19 terbaru.

Apakah jenis usaha Sobat Klikpajak termasuk dalam daftar sektor usaha yang bisa memanfaatkan insentif pajak tersebut?

Segera ajukan dan manfaatkan untuk membantu meringankan keuangan perusahaan. Setelah mengajukan insentif pajak dampak Covid-19 ini, jangan lupa melaporkan realisasi pemanfaatannya, ya?

Jangan lupa, untuk urusan kelola pajak bisnis juga ada cara yang mudah dan cepat melalui aplikasi pajak online mitra resmi DJP, yakni Klikpajak by Mekari.

Melalui Klikpajak, mengelola semua jenis pajak yang jadi kewajiban perusahaan sangat simpel dan efektif.

Dengan Fitur Lengkap Aplikasi Pajak Online Klikpajak yang Terintegrasi, mengurus pajak bisnis tak semudah seperti ini.

Tinggal duduk manis, buka laptop atau komputer tanpa install aplikasi pajak, semua urusan perpajakan perusahaan pun beres dalam sekejap hanya dengan Klikpajak.id.

Tunggu apalagi? Segera aktifkan akun Klikpajak Anda sekarang juga dan nikmati beragam kemudahan mengelola pajak bisnis kapan saja dan di mana pun berada.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Buat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Langsung di Klikpajak by Mekari

Kategori : Berita Regulasi

PUBLISHED04 Nov 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: