Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan Penjelasannya

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan yang Diperlukan untuk Administrasi Perpajakan

Setiap perusahaan, baik besar maupun kecil pasti memiliki laporan keuangan. Namun, tahukah Anda bahwa laporan keuangan perusahaan itu ada beragam jenisnya. Pahami jenis-jenis laporan keuangan perusahaan dan penjelasannya untuk administrasi perpajakan Anda.

Dalam sebuah perusahaan, laporan keuangan berfungsi untuk mengukur kinerja perusahaan tersebut, apakah berjalan mulus atau mengalami penurunan.

Pentingnya laporan keuangan untuk kelangsungan bisnis

Laporan keuangan perusahaan banyak dijadikan referensi oleh investor karena informasi yang tercantum menunjukkan kondisi keuangan perusahaan tersebut. 

Dengan begitu, apabila dalam laporan keuangan terlihat finansial perusahaan itu terus menurun dari periode-periode sebelumnya atau keuntungan yang dihasilkan mentok, maka investor mungkin akan berpikir apakah akan tetap menanamkan uangnya di sana atau angkat kaki.

Sebab jika investor itu tidak mengambil keputusan, uang yang telah ditanam pada perusahaan tersebut akan ikut tergerus lantaran kinerja bisnisnya kurang optimal.

Ingin mengetahui cara kelola pajak sekaligus keuangan bisnis?

Ikuti demo online cara mengelola perpajakan dan laporan keuangan perusahaan di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Anda.

Berdasarkan hal tersebut, maka para investor atau penanam modal harus bisa membaca laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan.

Agar lebih memahami apa saja jenis-jenis laporan keuangan perusahaan dan penjelasan agar memudahkan urusan pajak Anda, berikut ulasan dari Klikpajak by Mekari.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan untuk Administrasi Perpajakan

Ada beberapa jenis-jenis laporan keuangan perusahaan, yang mana dari masing-masing jenis laporan keuangan tersebut terdiri dari beberapa macam yang harus dipahami pembuat laporan keuangan.

Berikut jenis-jenis laporan keuangan yang biasanya menjadi bahan rujukan investor akan kinerja sebuah perusahaan:

A. Laporan Keuangan Laba dan Rugi (Income Statement)

Laporan keuangan ini berisi informasi kondisi laba dan rugi sebuah perusahaan.

Boleh dibilang, laporan keuangan ini yang paling akrab di telinga masyarakat.

Dalam laporan laba rugi, termuat informasi apakah perusahaan dalam suatu periode tertentu berhasil mendapat keuntungan dari usaha yang dijalankan, atau malah merugi.

Laporan laba rugi berfungsi untuk menginformasikan pemasukan serta pengeluaran perusahaan dalam suatu periode tertentu.

Dengan membaca laporan ini, pemegang saham (stakeholder) atau pihak terkait dapat menilai bagaimana kinerja bisnis berjalan.

Laporan keuangan jenis ini, terdapat pula beberapa informasi yang harus dijelaskan oleh perusahaan.

Contohnya, informasi mengenai penjualan atau revenue, Harga Pokok Penjualan (HPP), beban biaya operasi, termasuk pula pendapatan atau beban lain-lain perusahaan.

Note: Klikpajak, Aplikasi Pajak ‘Online’ yang Terintegrasi dengan Laporan Keuangan

Jenis Laporan Rugi-Laba

Laporan laba rugi, ada dua macamnya, yakni single step dan multiple step.

Detail penjelasannya seperti berikut:

1. Single Step

Untuk laporan keuangan laba rugi berbentuk single step, maka income statement memiliki alur serta pengelompokkan yang mudah untuk dimengerti karena informasi laba dijelaskan di bagian awal laporan tersebut.

Sebab penjelasan terkait semua pengeluaran perusahaan akan dijelaskan di bagian selanjutnya.

Pada bagian terakhir laporan, akan terlihat selisih antara jumlah pemasukan dan pengeluaran perusahaan yang menjadi informasi apakah perusahaan tersebut untung atau merugi. 

2. Multiple Step

Laporan keuangan laba rugi yang berbentuk multiple step, disusun dengan cara membedakan transaksi operasional dengan yang non-operasional.

Income statement bentuk ini juga mengharuskan perusahaan membandingkan pengeluaran dengan pemasukan yang saling berhubungan. 

Bedanya dengan laporan laba rugi single step, multiple step lebih lebih menunjukkan informasi mengenai laba operasional perusahaan.

Laba operasional tersebut kemudian dapat menunjukkan selisih antara aktivitas insidentil perusahaan dengan aktivitas biasa.

Dengan mengetahui isi laporan laba rugi tersebut, maka investor bisa mendapatkan referensi informasi keuangan perusahaan.

Referensi tersebut selanjutnya dapat dijadikan bahan evaluasi terkait prospek bisnis perusahaan, apakah masih akan menghasilkan profit atau merugi.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan PenjelasannyaIlustrasi mengetahui laba rugi dari memahami jenis-jenis laporan keuangan perusahaan

B. Laporan Keuangan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal bisa dikatakan jenis laporan keuangan yang harus dipahami para penanam modal atau investor.

Sebab, jumlah modal yang dimiliki oleh perusahaan menjadi indikator yang penting bagi perkembangan perusahaan selama beroperasi.

Dengan membaca laporan keuangan jenis ini, maka investor bisa mengetahui apakah jumlah modal yang dimiliki perusahaan bertambah atau tidak.

Informasi yang tercantum pada laporan perubahan modal ini seringkali berkaitan dengan jumlah keuntungan atau kerugian yang didapat pada laporan laba rugi.

Ketika sebuah perusahaan mengalami keuntungan, maka biasanya modal yang dimiliki juga akan bertambah.

Note: Jangan Terlewat, Ini Jenis Insentif Pajak untuk Perusahaan Tbk

Sebaliknya, besaran cadangan dana modal bisa saja berkurang ketika perusahaan mengalami kerugian atau tidak mendapatkan keuntungan dalam suatu periode akuntansi.

Dengan membaca laporan perubahan modal, maka investor bisa mengetahui perubahan atau pergerakan modal yang terjadi dalam perusahaan.

Sumber dari bertambahnya atau berkurangnya jumlah modal perusahaan, juga bisa terlihat dari laporan ini.

Biasanya informasi yang dicantumkan dalam laporan perubahan modal seperti jumlah modal awal, pengambilan modal oleh pemilik perusahaan, serta jumlah laba dan rugi bersih di perusahaan tersebut dalam periode tertentu.

Jumlah dividen yang bisa diterima oleh investor juga terkadang dicantumkan di laporan ini.

Untuk itu, jenis laporan keuangan ini bisa dikatakan cukup penting untuk dipahami oleh pemegang saham atau investor.

Ilustrasi investor dan kaitannya dengan pemahaman pebisnis dengan jenis-jenis laporan keuangan perusahaan

 

C. Laporan Neraca 

Laporan neraca atau balance sheet berfungsi untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan.

Dalam laporan keuangan jenis ini, dapat diketahui pula posisi serta informasi keuangan perusahaan.

Ketika membuat laporan neraca, perusahaan harus memuat informasi soal aset aktiva dan pasiva yang dimiliki, serta ekuitas.

Modal saham perusahaan juga dapat dilihat di jenis laporan keuangan ini, seperti, modal awal, modal yang ditempatkan, serta agio dan disagio saham.

Laporan neraca terdiri dari tiga elemen akuntansi, yakni, aset, ekuitas, dan liabilitas.

Laporan keuangan jenis ini, bisa dibilang terkait erat dengan bidang keilmuan akuntansi. Untuk itulah mengapa laporan keuangan ini penting untuk dipahami oleh investor.

Note: Kenapa Laporan Keuangan Penting Saat Lapor SPT Tahunan Badan?

D. Laporan Arus Kas

Jenis laporan keuangan arus kas berfungsi menginformasikan lalu-lintas keluar masuk kas pada suatu perusahaan dalam satu periode tertentu.

Arus kas biasanya menitikberatkan pada aspek operasional, investasi, serta aktivitas keuangan perusahaan.

Laporan arus kas atau cash flow statement dalam suatu periode tertentu, juga terkadang digunakan sebagai indikator pada jumlah cash flow di periode selanjutnya.

Pertanggungjawaban perusahaan mengenai pergerakan kas yang dimiliki juga dapat diajukan dengan menggunakan laporan ini.

Dengan begitu, investor dapat menjadikan laporan keuangan arus kas ini sebagai alat untuk membantu mengetahui keputusan keuangan yang dilakukan perusahaan.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan PenjelasannyaIlustrasi jenis-jenis laporan keuangan perusahaan

E. Catatan Laporan Keuangan

Catatan laporan keuangan mungkin terdengar asing bagi orang awam atau bahkan stakeholder.

Sebab umumnya investor hanya fokus pada keempat jenis laporan keuangan sebelumnya.

Padahal, catatan laporan keuangan ini sama pentingnya dengan empat jenis laporan keuangan lainnya dan bisa membuat investor memahami isi laporan keuangan secara menyeluruh dengan lebih mudah.

Catatan laporan keuangan memiliki jenis laporan finansial atau penjelasan yang lebih rinci sama seperti laporan keuangan jenis yang lainnya.

Catatan laporan keuangan juga memuat alasan atau isi dari laporan keuangan yang diterbitkan sehingga investor bisa mengetahui hal yang sebenarnya terjadi dalam suatu perusahaan.

Note: Benefit Perusahaan Korporasi Menggunakan Klikpajak

Total kelima jenis laporan keuangan yang dijelaskan tersebut diatas, sama-sama memuat informasi penting terkait potensi keuntungan suatu perusahaan.

Dengan memahami isi masing-masing jenis laporan keuangan tersebut, investasi saham atau modal yang ditanamkan investor di suatu perusahaan bisa diproyeksikan bakal berjalan lancar seperti yang diharapkan atau tidak.

Mengingat besarnya manfaat memahami laporan keuangan, maka penting bagi investor untuk mempelajari kelima jenis laporan keuangan tersebut secara menyeluruh.

Sebab investor yang pandai membaca laporan keuangan, bisa melihat potensi besar yang belum tereksplor suatu perusahaan, yang mungkin belum diketahui oleh investor lain.

Agar lebih mudah mengelola perpajakan sekaligus laporan keuangan perusahaan, gunakan aplikasi pajak online Klikpajak.id yang terintegrasi dengan laporan keuangan online Jurnal.id.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resi Ditjen Pajak yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui Klikpajak, Anda dapat melakukan berbagai macam aktvitas pajak dengan mudah.

Terpenting, Anda dapat menarik data transaksi dalam laporan keuangan untuk langsung dibuatkan Faktur Pajaknya maupun Bukti Potong Pajaknya secara langsung, dan saat diperlukan untuk melaporkan SPT pajaknya dengan cepat dalam satu platform.

Integrasi dengan Jurnal by Mekari ini merupakan teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Dan lainnya yang memudahkan Anda mengelola faktur, biaya, stok barang, cash link atau transfer langsung dalam aplikasi, hingga melihat ringkasan bisnis dari smartphone Anda.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan Penjelasannya

Fitur Lengkap Klikpajak yang Memudahkan Administrasi Perpajakan Anda

Klikpajak melaliki fitur lengkap yang memudahkan administrasi pajak Anda, mulai dari menghitung, membayar dan melaporkan pajak Anda, hingga mebuat e-Faktur dan lainnya.

Klikpajak.id akan menghitung kewajiban pajak Anda agar terhindar dari sanksi denda akibat kesalahan penghitungan.

Berikut fitur-fitur Klikpajak yang membuat pengelolaan pajak Anda lebih efektif dan efisien:

A. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Klikpajak juga dilengkapi dengan fitur e-Bupot yang semakin memudahkan Anda membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 dan melaporkan SPT PPh 23/26 melalui e-Bupot dengan menarik data langsung dari laporan keuangan elektronik.

Note: Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah membuat bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan Penjelasannya

B. Membuat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Anda menggunakan e-Faktur Klikpajak, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN Anda dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Anda di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Klikpajak?

Melalui Klikpajak.id, Anda dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan administrasi e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Anda dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan Penjelasannya

C. Lapor SPT di e-Filing Klikpajak Gratis!

Anda dapat memanfaatkan fitur e-Filing Klikpajak untuk melaporkan berbagai jenis SPT Tahunan/Masa PPh dengan langkah-langkah yang mudah.

Lapor SPT juga gratis selamanya melalui e-Filing Klikpajak.

Anda bisa melaporkan semua jenis SPT mulai dari SPT Tahunan Pajak Badan, SPT Masa (Bulanan) Pajak, dan SPT Tahunan Pajak Pribadi.

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Cara Lapor SPT Tahunan PPh Pribadi di e-Filing

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”, berikut ini:

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Tak perlu bingung kapan waktunya harus bayar lapor pajak untuk menghindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak.

Lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Aturan Sanksi Denda Pajak Terbaru sesuai UU Cipta Kerja

Berikut rincian aturan sanksi dan denda pajak dalam UU Cipta Kerja:

1. Sanksi denda terkait Surat Pemberitahuan (SPT)

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 5% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada Wajib Pajak (WP) yang:

  • Melakukan pembetulan SPT sendiri dan membuat utang pajak jadi lebih besar
  • Kurang bayar karena pembetulan SPT Tahunan/Masa
  • Terlambat membayar PPh Pasal 29 SPT Tahunan
  • Terlambat membayar SPT Masa

2. Sanksi denda tidak melunasi SPT kurang bayar

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 10% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Note: Ulasan Lengkap PPh Pasal 29: Pengertian, Subjek, Tarif, Contoh dan Cara Bayar

3. Sanksi denda tidak melunasi pajak kurang bayar dan mendapat SKPKB

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 15% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada WP yang tidak melunasi pajak kurang bayar dan telah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

4. Sanksi denda tidak lapor SPT dan mengisi SPT tidak benar

Untuk sanksi denda ini tidak menggunakan tarif fluktuatif yang mengacu pada suku bunga acuan BI.

Sanksi denda tidak lapor SPT atau mengisi SPT dengan tidak benar atau tidak lengkap, maupun melampirkan keterangan yang isinya tidak benar, sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang bayar saat pengungkapan pelaporan pajak tidak benar.

5. Sanksi administratif PPh PKP kurang bayar

Sanksi administratif berupa bunga yang ditetapkan Menteri Keuangan dihitung sejak terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak hingga diterbitkannya Surat Tagihan (STP).

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan Penjelasannya

D. Bisa Membuat Kode Billing Sekaligus Bayar Pajak di e-Billing

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, selanjutnya membayar/menyetor pajak melalui ATM, internet banking atau teller bank/pos persepsi.

Melalui e-Billing Klikpajak, Anda dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

Klikpajak.id akan menerbitkan ID Billing Anda resmi dari DJP dan Anda dapat langsung membayar Pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Note: Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan Penjelasannya

E. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan Anda lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Note: Lebih jelasnya bagaimana cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company ini, selengkapnya lihat di SINI.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan Penjelasannya

Data Anda Terlindungi

Tenang, Anda dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan aman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standarisasi Internasional ISO International Organization for Standardization) yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak berbasis web (web based) yang didukung dengan teknologi cloud, semakin memudahkan Anda melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform kapan pun dan di mana saja.

Baca Juga: Perbedaan e-Faktur Client Desktop, Web Based, Host to Host dan Penggunaannya

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Anda bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan Anda dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

Keamanan data adalah yang utama

Tim ‘Support’ Klikpajak Selalu Siap Membantu Anda!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak Anda dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Anda dalam membuat

Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Anda?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Anda. Klikpajak.id mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Anda dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang Anda bayangkan.

Sudah memahami jenis-jenis laporan keuangan perusahaan, bukan?

Kini saatnya Anda melakukan pengelolaan administrasi perpajakan sekaligus keuangan bisnis dengan cara yang mudah.

Ingin mengetahui caranya?

Ikuti demo online cara kelola pajak dan laporan keuangan usaha di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Anda.


PUBLISHED17 Jan 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: