Surat Permintaan Sertifikat Elektronik, Inilah Langkah Mudah Pengajuannya

Langkah Mudah Lakukan Pengajuan Surat Permintaan Sertifikat Elektronik

Dalam upaya tertib berpajak, Anda harus mengetahui syarat-syarat administrasi yang diperlukan. Selain akan mempermudah Anda menyelesaikan urusan pajak, hal tersebut juga merupakan kewajiban sebagai Wajib Pajak. Salah satu administrasi penting dalam pajak adalah Sertifikat Elektronik, untuk itu Anda harus mengetahui pengajuan Surat Permintaan Sertifikat Elektronik.

Sertifikat Elektronik merupakan sertifikat yang bersifat elektronik serta memuat tanda tangan dan identitas elektronik.  Dalam surat elektronik tersebut telah menunjukkan status subjek hukum para pihak terkait transaksi elektronik yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Pemaparan tersebut mengacu pada Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER-41/PJ/2015.

Ketentuan Pengajuan Surat Sertifikat Elektronik

Ketika Anda akan mengajukan permohonan sertifikat elektronik, maka Anda harus mengetahui syarat-syarat yang dibutuhkan sebagai berikut:

  1. Isi Surat Permintaan Sertifikat Elektronik.
  2. SPT Tahunan Tahun Pajak terakhir dan tanda terima pelaporan SPT Tahunan, jika Wajib Pajak baru mendaftarkan NPWP dan belum pernah melaporkan SPT Tahunan maka diganti dengan Akta Pendirian.
  3. KTP asli dan fotokopi KTP.
  4. Kartu Keluarga asli beserta fotokopinya.
  5. Softcopy foto terbaru.

Setelah menyiapkan semua syarat yang dibutuhkan, selanjutnya Anda dapat melakukan pengisian formulir permohonan sertifikat elektronik dengan langkah- langkah sebagai berikut:

Tahapan Pengisian Formulir Permohonan Sertifikat Elektronik

Isi formulir checklist sesuai dengan data Anda, bagi Wajib Pajak Badan Usaha berikut cara melakukan pengisian formulir tersebut:

  1. Nama Pengusaha Kena Pajak diisi dengan nama Badan Usaha dalam bentuk PT, CV ataupun Badan Usaha lainnya sesuai dengan data Anda.
  2. NPWP PKP diisi dengan NPWP Badan Usaha.
  3. Nama Pengurus diisi dengan nama penanggung jawab yang terdapat dalam SPT Tahunan. Bisa diisi dengan nama Direktur maupun pengurus yang lain.
  4. Nomor Kartu Identitas diisi dengan dengan Nomor KTP Pengurus.

Jika sudah selesai, berikutnya silahkan isi formulir Surat Permintaan Sertifikat Elektronik.

  1. Nomor diisi dengan nomor Surat Permintaan.
  2. Tempat dan tanggal silahkan isi dengan kota dan tanggal pengajuan Surat Permintaan Sertifikat Elektronik.
  3. Nama dan Alamat Tujuan diisi dengan nama Kantor Pelayanan Pajak di mana permintaan tersebut diajukan.
  4. Nama diisi dengan nama pengurus.
  5. NIK diisi dengan nomor identitas.
  6. Jabatan diisi dengan jabatan pengurus tersebut.
  7. Nama PKP diisi dengan nama badan usaha yang mengajukan sertfikat elektronik seperti nama CV atau PT.
  8. NPWP dan alamat diisi dengan NPWP dan alamat badan usaha.
  9. Pemohon diisi dengan nama pengurus, ditandatangani dan stempel.

Setelah langkah-langkah di atas sudah Anda lakukan, selanjutnya harus mengisi Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik sebagai berikut:

  1. Pada angka 1 diisi dengan Nama, Nomor Kartu Identitas (KTP) dan jabatan pengurus.
  2. Pada angka 2 diisi dengan Nama Pengusaha Kena Pajak, NPWP dan alamat badan usaha baik CV maupun PT yang mengajukan sertifikat elektronik.
  3. Pada angka 3 diisi dengan nama pengurus dan tanda tangan serta stempel badan usaha dan jangan lupa dilengkapi dengan materai Rp6.000,00.

Setelah semua ketentuan dan langkah- langkah melakukan pengajuan Surat Permintaan Sertifikat Elektronik telah berhasil maka Anda akan mendapatkan Sertifikat Elektronik yang Anda butuhkan.


PUBLISHED12 Sep 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: