Tata Cara Pelaporan SPT Masa PPh 21 Online - Klikpajak

Tata Cara Pelaporan SPT Masa PPh 21 Online

Pelaporan Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan Pasal 21 dapat dilakukan secara online. Ketentuan ini telah tercantum dalam Peraturan Meneteri Keuangan (PMK) Nomor 9/PMK.03/2018 Pasal 8 Ayat 6 yang beraku sejak tanggal 1 April 2018. Sebelum aturan ini diterbitkan, pelaporan SPT Masa PPh 21 disampaikan dalam bentuk dokumen elektronik (file CSV) secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Lalu bagaimana tata cara pelaporan SPT Masa PPh 21 online? Simak artikel berikut ini untuk memahaminya.

 

Dasar Hukum

Sejak berlakunya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 9/PMK.03/2018, dokumen elektronik (file CSV) yang digunakan untuk lapor pajak, sudak tidak lagi dapat disampaikan secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Sehingga Wajib Pajak diwajibkan untuk menyampaikan SPT Masa PPh 21 secara online melalui saluran efiling Direktorat Jenderal Pajak atau Aplikasi Penyedia Jasa (ASP) resmi mitra Dirjen Pajak seperti Klikpajak.

 

Tata Cara Pelaporan SPT Masa PPh 21 Online

Pada intinya, secara resmi mulai tanggal 1 April 2018 penyampaian SPT Masa PPh 21 hanya dapat dilakukan melalui lapor pajak online. Namun apabila SPT Masa tidak dilaporkan melalui prosedur yang telah ditetapkan PMK Nomor 9/PMK.03/2018 yaitu melalui eFiling, DJP tidak akan memberikan bukti penerimaan SPT. Oleh karena itulah wajib pajak dianggap tidak pernah menyampaikan SPT.

1. Miliki EFIN Terlebih Dahulu

Ketika akan melakukan pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21 secara online, pertama-tama Anda harus memiliki dan segera mengaktifkan EFIN (Electronic Filing Identification Number). Anda bisa mendapatkan EFIN dengan mengurusnya di Kantor Pelayanan Pajak.

2. Persiapkan Dokumen yang Wajib Diunggah

Dokumen-dokumen yang wajib diunggah dalam Pelaporan SPT Masa PPh 21 secara online digabungkan menjadi 1 file dalam format PDF, antara lain:

  • Surat keterangan domisili (certificate of domicile) apabila juga terdapat pemotongan PPh 26.
  • Bukti pembayaran bank jika status pajak terutang kurang bayar.
  • Surat setoran pajak apabila terdapat pemotongan PPh 21 final.

3. Persiapkan e-SPT atau File CSV Anda

Persiapkan e-SPT atau file CSV dari SPT yang hendak dilaporkan dengan menggunakan aplikasi DJP Online atau aplikasi eFiling Klikpajak.

4. Langkah Pelaporan SPT Masa PPh 21 melalui Klikpajak

  1. Masuk ke akun Klikpajak Anda melalui my.klikpajak.id, masukkan email beserta password yang Anda miliki, kemudian klik ‘Masuk’.
  2. Anda akan masuk ke halaman utama dashboard Klikpajak. Pastikan Anda telah mendaftarkan e-Filing (melalui ‘Settings’), jika belum, maka akan muncul pilihan daftar e-Filing, klik dan ikuti langkah yang ada.
  3. Klik pada ‘Prepare Tax’, pilih ‘Lapor Pajak’, pilih SPT yang ingin dilaporkan (SPT Normal atau SPT pembetulan), lalu pilih jenis pajak (pilih sesuai dengan keperluan Anda), kemudian pilih masa pajak yang ingin dilaporkan. Setelah selesai, klik ‘ Lanjutkan’.
  4. Akan muncul satu pertanyaan pada laman berikutnya. Jika Anda belum pernah melaporkan SPT Tahunan melalui Klikpajak, maka tandai pilihan pertama, yang menyatakan bahwa akan dilakukan penghitungan dan pembayaran pajak terlebih dahulu. Jika Anda ingin langsung melaporkan SPT, tandai pilihan kedua yang menyatakan bahwa Anda akan langsung melaporkan SPT Anda. Klik ‘Lanjutkan’.
  5. Berikutnya Anda akan menghadapi pertanyaan kembali, dan disarankan untuk menandai pilihan pertama demi mudahnya proses pelaporan SPT. Klik ‘Lanjutkan’
  6. Setelah itu, Anda akan masuk pada dashboard pelaporan SPT Tahunan masa pajak 2019. Langkah selanjutnya cukup sederhana, yakni Anda tinggal mengunggah file CSV dan PDF dengan nama yang sama yang Anda miliki. Klik ‘Lanjutkan’.
  7. Akan muncul pemberitahuan melalui email bahwa pelaporan SPT Tahunan Anda telah selesai dilaksanakan. Bukti lapor yang ada akan diterima melalui email dan dapat diperiksa beberapa menit kemudian.
  8. Setelah selesai, Anda bisa memeriksa status pajak yang telah dilaporkan pada menu ‘Status Pajak’. Di sini akan muncul data mengenai pajak yang pernah Anda laporkan melalui Klikpajak, dan dapat digunakan sebagai arsip penyimpanan bukti pelaporan pajak yang Anda lakukan.

Anda juga dapat melihat langkah lebih jelasnya melalui video tutorial di sini.

Mudah dan ringkas bukan prosesnya? Kurang dari hitungan lima menit, keperluan pelaporan SPT Tahunan Anda bisa diselesaikan. Tanpa perlu ke kantor pajak, tanpa perlu berbagai berkas apapun, cukup dengan dua file CSV dan PDF yang bisa Anda buat dengan bantuan aplikasi terkait, urusan laporan SPT Tahunan bisa diselesaikan.

Klikpajak hadir sebagai solusi lapor pajak online melalui eFiling Pajak resmi dari Ditjen Pajak.  Klikpajak adalah aplikasi penyedia jasa elektronik SPT (e-SPT) dan eFiling pajak online yang resmi dan telah disahkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sesuai Surat Keputusan Nomor KEP-193/ PJ/ 2015. Lapor SPT Tahunan Pribadi dan Badan Anda dengan mudah melalui eFiling Klikpajak. Daftar sekarang juga agar Anda bisa lapor SPT GRATIS selamanya tanpa dipungut biaya tambahan dan Anda akan memperoleh Bukti Lapor resmi. Daftar dan gabung sekarang juga di sini!

 


PUBLISHED26 Sep 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: