Cara Mengembalikan Data Faktur Pajak yang Hilang - Klikpajak

Bagaimana Cara Mengembalikan Data Faktur Pajak yang Hilang?

Faktur pajak menjadi berkas penting yang harus disimpan, karena merupakan bukti penyertaan PPN dalam transaksi yang dilakukan PKP. Namun tidak jarang data faktur ini hilang dikarenakan berbagai hal. Bisa karena perangkat keras yang digunakan mengalami kerusakan, human error, atau karena sebab lain. Untungnya, ada cara mengembalikan data faktur pajak yang hilang.

Baca Juga : Persyaratan e-Faktur untuk Lapor SPT Masa PPN

 

Prosedur Pengembalian Database

Prosedur pengembalian database faktur pajak tercantum dalam SE-58/PJ/2015. Secara runtut, berikut yang harus Anda lakukan:

  • Ajukan permintaan data e-Faktur yang hilang secara tertulis pada KPP tempat Anda terdaftar dengan melampirkan surat permintaan data e-Faktur.
  • Anda akan memperoleh Bukti Penerimaan Surat sebagai tanda Anda sudah melakukan pengajuan.
  • Tunggu beberapa saat dan akan ada pemberitahuan lewat email untuk mengambil data e-Faktur di KPP. Perlu diingat, pengambilan data hanya dapat dilakukan setelah Anda menerima email tersebut.
  • Ambil data e-Faktur di KPP dengan menunjukkan bukti asli surat Bukti Penerimaan Surat.
  • Anda akan menerima data e-Faktur yang rusak atau hilang setelah sebelumnya memasukkan password dan menandatangani tanda terima.

Ketika Anda akan melakukan penarikan database di KPP, ada tiga hal yang perlu Anda ingat.

  • Pertama, tunjukkan KTP sesuai dengan nama dan NIK yang tertera pada surat permintaan yang Anda ajukan.
  • Kedua, saat mengambil data, persiapkan password PKP dan KTP pemohon, kedua hal ini akan diminta sebagai bentuk konfirmasi.
  • Terakhir, proses permintaan data e-Faktur memerlukan data yang berbeda. Sembari menunggu pemberitahuan dari KPP, Anda bisa memeriksa kewajiban pajak lainnya terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan serupa.

 

Data Hilang Karena Reset Aplikasi

Ketika data hilang karena Anda atau seseorang melakukan reset pada aplikasi, cara mengembalikan data faktur pajak yang hilang adalah sebagai berikut:

  • Lakukan backup database lama.
  • Lakukan reset aplikasi client pada https://efaktur.pajak.go.id.
  • Ekstrak ulang aplikasi e-Faktur baru, lalu lakukan daftar ulang.
  • Dari backup database lama, di dalam folder akan ditemukan database e-Faktur dengan nama default ETaxInvoice.
  • Lakukan penamaan ulang folder tersebut, lalu salin ke dalam folder database pada aplikasi baru yang sudah didaftarkan.
  • Jalankan aplikasi e-Faktur lalu lakukan login.
  • Pilih menu ‘File’ dan lanjutkan dengan ‘Administrasi DB’.
  • Pilihlah nama database yang lama dan sudah dinamai ulang, lalu hubungkan ke database.
  • Masuk ke menu ‘Faktur’, lanjutkan dengan ‘Pajak Keluaran’ dan ‘Export’. Jika dijalankan dengan benar, semua data faktur dari database lama akan terekspor.
  • Format file yang diekspor adalah CSV, lakukan registrasi pada data yang berhasil diimpor.
  • Untuk Pajak Keluaran, buka menu ‘Faktur’, lalu ‘Pajak Keluaran’, lalu ‘Impor’. hal yang sama bisa dilakukan untuk Pajak Masukan, hanya saja pilih ‘Pajak Masukan’ untuk langkah kedua.

 Baca Juga : Kriteria PKP Pengguna Faktur Pajak Fiktif dan Sanksinya

 

Sebenarnya, untuk mengantisipasi masalah yang mungkin muncul karena hilangnya data yang terdapat dalam aplikasi, Anda bisa menyalin data tersebut pada media penyimpanan lain seperti flashdisk atau hardisk eksternal. Sehingga ketika terjadi kesalahan atau kerusakan baik pada perangkat komputer atau perangkat lunak, Anda tetap memiliki data lengkap faktur pajak mulai dari registrasi, aktivasi dan semua transaksi yang terekam dalam database.

Dengan melakukan pengarsipan secara rapi dan tersusun secara sistematis, Anda bisa dengan mudah melacak transaksi pajak yang Anda lakukan. Agar faktur pajak atau bukti pembayaran pajak lain Anda terarsipkan dengan baik, bayar pajak Anda melalui Klikpajak. Setiap akun di Klikpajak akan memiliki arsip masing-masing yang mencatat dan menyimpan setiap transaksi pajak yang dilakukan. Pelajari kelebihan lainnya dari Klikpajak  yang merupakan mitra resmi DJP.

 

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED26 Sep 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: