Nota Pembatalan Faktur Pajak Adalah? Cari Tahu di Sini

Nota Pembatalan Faktur Pajak Adalah? Cari Tahu di Sini

Nota Pembatalan Faktur Pajak adalah nota faktur yang diterbitkan ketika terjadi pembatalan transaksi. Seperti apa penjelasan lengkapnya mengenai nota pembatalan Faktur Pajak, temukan dalam artikel ini.

Nota Pembatalan Faktur Pajak merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi di dunia perpajakan. Faktur pajak sendiri merupakan bukti pungutan pajak yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam transaksi jual beli produk dan jasa yang terdaftar sebagai Barang Kena Pajak (BKP) dan Jasa Kena Pajak (JKP).

Namun, saat melakukan transaksi jual beli, terkadang ada pihak pembeli yang mengembalikan/membatalkan barang atau jasa yang dibeli dari pihak penjual. 

Biasanya, hal itu dikarenakan barang dan jasa yang dijual/dibeli rusak atau tidak sesuai dengan perjanjian awal. Sementara transaksi tersebut sudah dilaporkan dan Faktur Pajak atas transaksi itu sudah dibuat.

Untuk mengesahkan pembatalannya, dibutuhkan sesuatu yang disebut nota pembatalan Faktur Pajak atau nota retur Faktur Pajak.

Berikut ulasan Klikpajak by Mekari tentang Nota Pembatalan Faktur Pajak dan Nota Retur Faktur Pajak.

Nota Pembatalan Faktur Pajak

Nota Pembatalan Faktur Pajak merupakan nota yang diterbitkan apabila terjadi pembatalan transaksi dan pengembalian terkait Jasa Kena Pajak (JKP) sebagian maupun seluruhnya. 

Mengacu pada Pasal 15 Pasal 15 ayat 2 PER-24/PJ/2012, pembatalan transaksi terkait JKP di mana Faktur Pajaknya telah diterbitkan harus didukung dengan tanda bukti pembatalan yang berupa kontrak atau nota pembatalan.

Nota pembatalan berfungsi sebagai alat untuk membatalkan Faktur Pajak yang keliru dalam hal isi dan gagal diperbaiki melalui Faktur Pajak Pengganti.

Biasanya dikatakan keliru apabila terjadi kesalahan penulisan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan kejadian lainnya yang menyebabkan pembatalan Faktur Pajak.  

Fungsi lain dari Nota Pembatalan Faktur Pajak adalah mengurangi Pajak Masukan dalam pada periode diterbitkan.

Sementara itu, bagi pihak penjual, nota pembatalan ini dapat mengurangi Pajak Keluaran.

Note: Ketahui pembuatan Faktur Pajak Pengganti pada artikel Cara Membuat Faktur Pajak Pengganti dan Ketentuannya

Nota Pembatalan Faktur Pajak harus memuat sejumlah informasi yang meliputi:

  • Nomor nota pembatalan yang diberikan atas Faktur Pajak beserta tanggal pembuatannya
  • Nama, alamat, NPWP pembeli dan penjual/pemberi JKP
  • Nomor urut nota pembatalan
  • Jenis JKP yang dibatalkan
  • Jumlah penggantian JKP yang dibatalkan
  • Jumlah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diminta kembali
  • Jumlah Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang diminta kembali
  • Nama dan tanda tangan pihak yang bersangkutan dalam pembuatan nota pembatalan

Nota pembatalan Faktur Pajak nantinya harus dibuat tiga rangkap, masing-masing untuk PKP pemberi JKP, penerima JKP dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat penerima JKP terdaftar.

Ilustrasi Nota Pembatalan Faktur Pajak

Nota Retur Faktur Pajak

Setelah Nota Pembatalan Faktur Pajak, ada pula Nota Retur Faktur Pajak. Nota retur pajak merupakan nota yang diterbitkan apabila terjadi pembatalan transaksi dan pengembalian terkait Barang kena Pajak (BKP) baik sebagian maupun seluruhnya.

Pembeli wajib membuat nota retur pajak saat barang dikembalikan.

Sejalan dengan hal itu, pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 65/PMK.03/2010 yang berisikan tata cara pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) yang dikembalikan atau dibatalkan. 

Menurut peraturan ini, nota retur dapat mengurangi Pajak Keluaran dan PPnBM yang terutang oleh PKP penjual, serta mengurangi pajak masukan dari PKP pembeli jika pajak masukan atas BKP yang dikembalikan telah dikreditkan.

Nota retur yang dibuat oleh pihak pembeli disebut nota retur pembelian. Sementara nota retur yang diterima oleh pihak penjual disebut nota retur penjualan.

Note: Lawan transaksi tidak punya NPWP? Jangan bingung, begini Cara Membuat Faktur Pajak jika Pembeli Tidak Punya NPWP

Sama seperti nota pembatalan, nota retur juga memuat informasi yang meliputi: 

  • Nomor, kode seri dan tanggal faktur pajak dari BKP yang dikembalikan.
  • Nama, alamat dan NPWP pembeli serta penjual.
  • Nomor urut nota retur.
  • Jenis barang dan jumlah harga jual BKP yang dikembalikan
  • PPN atas BKP yang dikembalikan
  • Nama dan tanda tangan pihak yang bersangkutan dalam pembuatan nota retur.

Nota retur harus dibuat dalam rangkap 2 untuk masing-masing penjual dan pembeli BKP.  Tetapi, apabila pembeli bukan PKP, maka nota retur faktur pajak harus dibuat rangkap 3 dengan salah satunya diserahkan kepada KPP terdaftar.

Ilustrasi membuat Nota Pembatalan Faktur Pajak

Harus Perhatikan ini

Mengacu pada Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak Nomor SE-131/PJ/2010,  dalam pembuatan nota pembatalan maupun nota retur, informasi seperti nama, alamat, dan NPWP harus dicantumkan, jika tidak maka pengembalian atau pembatalan akan dianggap batal atau tidak sah.

Dengan demikian, nota pembatalan atau nota retur tidak bisa dijadikan pengurang bagi PKP penjual atau pemberi JKP/BKP.

Perlu diketahui, perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada objek transaksi yang dilakukan. Objek transaksi nota pembatalan adalah jasa, sedangkan nota retur adalah barang,

Untuk mempermudah pembuatan Nota Pembatalan Faktur Pajak dan Faktur Pajak Retur, gunakan aplikasi e-Faktur Klikpajak.id

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Pajak (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Note: Cara membuat Nota Pembatalan Faktur Pajak dan Nota Retur Faktur Pajak selengkapnya bisa Anda lihat di SINI.

Klikpajak merupakan aplikasi pajak online lengkap dan terintegrasi dalam satu platform yang memudahkan Anda mengelola administrasi perpajakan, mulai dari:

  • Membuat Faktur Pajak Masukan
  • Membuat Faktur Pajak Keluaran
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Mengelola Faktur Pajak Masukan, Keluaran, dan Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana.

Panduan langkah-langkah cara membuat e-Faktur dan contoh perhitungan PPN serta pelaporan SPT Masa PPN selengkapnya bisa dilihat di SINI.

Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (Pajak Pertambahan Nilai) PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Note: Anda juga dapat input data Faktur Masukan menggunakan Scan QR Code e-Faktur Klikpajak secara gratis. Untuk langkah-langkah input Faktur Pajak Masukan lewat handphone selengkapnya lihat di SINI.

Contoh fitur membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

Manfaatkan Fitur Lengkap Klikpajak

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin. Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Selain e-Faktur, berikut fitur lengkap Klikpajak lainnya yang semakin memudahkan Anda dalam melakukan aktivitas perpajakan:

e-Bupot Klikpajak

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah. Karena alur yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).

Seperti diketahui, pembuatan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 wajib menggunakan e-Bupot yang berlaku mulai 1 Agustus 2020 ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-269/PJ/2020.

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

e-Bupot Klikpajak memiliki keunggulan yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu bisnis perusahaan, di antaranya:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di PJAP dan DJP karena Klikpajak menggunakan teknologi cloud. Sehingga tak perlu khawatir bukti potong dan lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop karena Anda tetap bisa mengaksesnya di mana pun.
  • Keamanan dan kerahasiaan data terjamin karena Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO, yang menjadi standar keamanan sistem teknologi informasi.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah dalam pembuatan bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data faktur pajak atas transaksi yang dilakukan.

Note: Langkah-langkah membuat bukti potong PPh Pasal 23/26 dan penjelasan lengkap mengenai bukti pemotongan, baca di SINI.

Contoh membuat bukti potong PPH Pasal 23/26 di e-Bupot Klikpajak

e-Filing Klikpajak

Anda akan mendapatkan kemudahan cara lapor SPT Tahunan/Masa pajak dengan menggunakan aplikasi e-Filing Klikpajak. Sebab Anda akan dipandu dengan langkah-langkah mudah.

Anda bisa melaporkan seluruh jenis SPT secara gratis selamanya melalui e-Filing Klikpajak kapan saja dan di mana saja, seperti:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Selengkapnya kemudahan dalam urusan penyampaian pajak mulai dari Membuat ID Billing hingga lapor SPT online lewat aplikasi e-Filing Klikpajak juga gratis, baca di SINI.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

e-Billing Klikpajak

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi. Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Anda bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan. Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Contoh fitur aplikasi akuntansi online Jurnal.id

Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online. Salah satunya adalah Jurnal.id.

Anda semakin mudah dalam membuat dan mengelola e-Faktur serta e-Bupot karena Klikpajak bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah. Sehingga proses pengelolaan pajak jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Tim ‘Support’ Klikpajak Siap Membantu Anda!

Sebagai mitra resmi DJP, KlikPajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan. Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis Anda dalam membuat Faktur Pajak secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda? Kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya.

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan manfaatkan kemudahan dalam mengurus perpajakan Anda mulai dari menghitung, membayar hingga melaporkan pajak hanya dalam satu platform.


PUBLISHED03 Sep 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: