Cara Membuat Faktur Pajak Pengganti dan Merevisi Faktur

Cara Membuat Faktur Pajak Pengganti dan Ketentuannya

Pembuatan Faktur Pajak Pengganti dilakukan untuk merevisi faktur yang sebelumnya telah dibuat untuk transaksi yang sama. Faktur Pajak Pengganti tersebut dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan kekeliruan dalam memasukkan data pada faktur sebelumnya, misal salah menginput harga barang.

Faktur Pengganti dibuat tanpa menggunakan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yang baru. NSFP yang digunakan tetap sama, namun pada nomor fakturnya terdapat perubahan pada bagian kodefikasi status Faktur Pajak.

Jika sebelumnya kodenya 010, maka pada Faktur Pengganti kodenya menjadi 011. Untuk lebih jelasnya cara membuat Faktur Pajak Pengganti ini dan penjelasan terkait revisi faktur, berikut ulasan Klikpajak by Mekari.

Jenis Faktur Pajak Pengganti

Ada beberapa Faktur Pajak Pengganti yang harus dilakukan ketika merevisi faktur, di antaranya:

1 . Faktur Pajak Pengganti Beda Tahun

Faktur Pajak pengganti beda tahun adalah istilah untuk Faktur Pajak Pengganti yang diterbitkan melewati batas pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Desember, yaitu pada 31 Januari tahun depannya.

Misal, Faktur Pajak normal yang diterbitkan pada 15 Desember 2019 diperbaiki pada 4 Februari 2020.

Baca Juga: Cara Mudah Dapatkan Nomor Seri Faktur Pajak

2 . Faktur Pajak Pengganti Beda Bulan

Sementara itu, Faktur Pajak pengganti beda bulan adalah istilah untuk Faktur Pengganti yang diterbitkan setelah akhir pelaporan SPT Masa PPN. 

Misal, Faktur Pajak normal dibuat pada 5 Agustus 2019. Karena terdapat kesalahan, PKP membuat Faktur Pajak Pengganti pada 6 Oktober 2019.

Karena batas pelaporan SPT Masa PPN Agustus, jatuh pada 30 September 2019 dan Faktur Pengganti baru diterbitkan bulan Oktober 2019 maka jenis Faktur Pengganti ini adalah Faktur Pengganti beda bulan.

3 . Faktur Pajak Pengganti Beda Tanggal

Faktur pajak pengganti beda tanggal adalah istilah bagi pembuatan faktur pajak yang tidak melewati batas pelaporan SPT Masa PPN. Dengan demikian, faktur pajak pengganti beda tanggal tidak memiliki konsekuensi pembetulan SPT Masa PPN

Misal, faktur pajak normal diterbitkan pada 5 Agustus 2019, faktur pajak penggantinya terbit pada 5 September 2019. Maka PKP tidak wajib membuat pembetulan SPT Masa PPN, karena faktur pajak pengganti terbit sebelum 30 September 2019.

Ilustrasi membuat Faktur Pajak Pengganti

Konsekuensi Merevisi Faktur Pajak

Penggantian Faktur Pajak membawa konsekuensi pada pelaporan SPT Masa PPN, baik bagi PKP penjual maupun PKP Pembeli Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP).

PKP Penjual wajib melakukan pembetulan SPT Masa PPN pada saat terjadinya kesalahan. Sementara, PKP Pembeli yang telah mengkreditkan PPN, wajib melakukan pembetulan SPT Masa PPN pada Masa Pajak di mana Faktur Pajak pengganti dilaporkan.

Syaratnya, pembetulan tersebut dilakukan sebelum adanya pemeriksaan SPT Masa PPN serta PKP belum menerima Surat Pemberitahuan Hasil Verifikasi.

Note: Jangan biarkan bisnis Anda terganggu urusan pajak yang belum selesai. Begini Solusi Ekspor-Impor yang Terhambat Masalah SPT Pajak

Ketentuan yang Perlu Diketahui dalam Faktur Pajak Pengganti

Berikut adalah ketentuan dalam pembuatan Faktur Pajak Pengganti:

  • Kodefikasi status faktur pajak pengganti adalah angka 1 (satu)
  • Tahun penerbitan NSFP menggunakan tahun penerbitan faktur pajak yang normal yang digantikan
  • Tanggal penerbitan faktur pajak pengganti sama dengan tanggal penerbitan faktur pajak yang sebelumnya
  • Faktur pajak pengganti perlu dibubuhi cap yang menunjukkan kode, NSFP serta tanggal faktur yang diganti
  • Faktur pajak pengganti harus digabung dengan faktur pajak normal sebelumnya
  • Perlu dilakukan pembetulan atas SPT Masa PPN tergantung dari jenis faktur pajak pengganti

Contoh Faktur Pajak Pengganti

Cara Membuat Faktur Pajak Pengganti pada Aplikasi e-Faktur

Berikut ini adalah cara membuat Faktur Pajak Pengganti pada aplikasi e-Faktur jika Anda merevisi faktur:

  • Login ke aplikasi e-Faktur
  • Pada menu Faktur Pajak Keluaran, masuklah ke Administrasi Faktur, maka akan muncul data pajak keluaran
  • Klik “Faktur” untuk memilih faktur sebelumnya yang ingin diganti. Kemudian klik tombol “Pengganti”
  • Ikuti langkah-langkah yang telah disediakan serta ubah data yang diperlukan jika ada.
  • Klik “Lanjutkan” lalu Anda akan masuk ke halaman “Detail Transaksi”
  • Ganti data faktur dengan data yang sesuai pada pilihan “Ubah Transaksi”
  • Klik “Simpan”, kembali ke halaman “Detil Transaksi”, kemudian klik “Simpan” lagi

Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, berarti Faktur Pajak Pengganti telah berhasil dibuat pada aplikasi e-Faktur. Selanjutnya, Anda dapat mengunduh e-Faktur Pengganti tersebut di server Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Anda juga bisa menggunakan aplikasi pajak online di Klikpajak by Mekari yang merupakan Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pajak No. KEP-169/PJ/2018.

Contoh fitur e-Faktur Klikpajak yang mempermudah membuat Faktur Pajak Pengganti

Mudah Membuat dan Mengelola Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Klikpajak adalah aplikasi pajak online berbasis cloud yang bisa Anda akses di mana saja dan kapan saja setiap kali ada kesempatan serta membutuhkan mengurus perpajakan.

Anda bisa membuat ID Billing sebagai syarat untuk membayar pajak ini melalui fitur e-Billing. Klikpajak dapat menerbitkan ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Arsip riwayat Surat Setoran Pajak (SSP) dan ID Billing juga tersimpan aman sesuai dengan jenis dan masa pajak yang diinginkan.

Note: Langkah-langkah pembuatan Faktur Pajak di e-Faktur selengkapnya bisa Anda lihat di SINI.

Di Klikpajak, Anda semakin mudah mengelola administrasi perpajakan perusahaan, seperti:

  • Faktur Pajak Masukan
  • Faktur Pajak Keluaran
  • Faktur Pajak Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana. Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Dengan e-Faktur Klikpajak, Anda pun semakin mudah merevisi faktur jika sewaktu-waktu diperlukan.

Contoh fitur e-Bupot Klikpajak

Lengkap dengan Fitur e-Bupot

Anda juga bisa membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 melalui dituf e-Bupot Klikpajak. Seperti diketahui, pembuatan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 wajib menggunakan e-Bupot yang berlaku mulai 1 Agustus 2020 yang ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-269/PJ/2020.

Selain bisa menghemat waktu dan biaya karena pengelolaan pajak hanya dilakukan dalam satu platform, kelebihan Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah dengan pemakain Klikpajak.id. Sehingga proses pembuatan, pembayaran, pelaporan pajak jadi makin gampang dan tepat.

Note: Anda juga bisa melihat langkah-langkah pembuatan bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 melalui e-Bupot di SINI.

Lapor SPT Tahunan/Masa di e-Filing

Anda bisa melaporkan seluruh jenis SPT secara gratis selamanya melalui fitur e-Filing Klikpajak kapan pun dan di mana pun. Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE) resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Semua jenis SPT bisa dilaporkan melalui e-Filing di Klikpajak, yakni:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Semua itu bisa dilakukan dengan mudah dan cepat karena panduan pengisian SPT yang simpel.

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin karena Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis Anda dalam membuat Faktur Pajak secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda? Kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya.

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan manfaatkan kemudahan dalam mengurus perpajakan Anda mulai dari menghitung, membayar hingga melaporkan pajak hanya dalam satu platform.


PUBLISHED12 Aug 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: