Cara Bayar Denda Telat Lapor SPT Tahunan Badan

Cara Bayar Denda Telat Lapor SPT Tahunan Badan

Bayar denda akibat terlambat menyampaikan Surat Peberitahuan (SPT) Tahunan mudah, karena bisa dilakukan secara online. Ketahui cara bayar denda telat lapor SPT Tahunan Badan di sini.

Jika dulu urusan perpajakan masih dilakukan secara manual, sekarang semua urusan pajak beres dengan cara daring. Tak perlu datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP), tapi tinggal membuka gadget atau komputer dan terkoneksi dengan internet, mulai dari dari bayar dan lapor pajak pun selesai dalam sekejap.

Seperti apa cara bayar denda telat lapor SPT Tahunan Badan ini, simak ulasan Klikpajak by Mekari berikut ini.

Sanksi Denda atau Bunga

Dalam Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP) Pasal 14 ayat (1) disebutkan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat menerbitkan Surat Tagihan Pajak (STP) apabila WP dikenai sanksi administrasi berupa denda dan/atau bunga.

Jika Anda mengalami keterlambatan saat lapor SPT Badan, sesuai ketentuan Anda akan dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp1.000.000.

Namun, pembayaran sanksi tersebut baru dapat dilakukan setelah Anda memperoleh STP dari DJP.

Selain sanksi denda tersebut, jika terdapat keterlambatan pembayaran pajak, sesuai Pasal 9 ayat (2b) UU KUP, WP juga dikenai sanksi bunga sebesar 2% per bulan.

Perlu diketahui, STP memiliki kekuatan hukum seperti surat ketetapan pajak. Oleh karena itu, penagihan denda dan bunga dalam STP juga dapat dilakukan dengan surat paksa apabila setelah satu bulan pasca penerbitan STP tidak ada pelunasan.

Note: Ketahui selengkapnya tentang PPh Badan, baca Pajak Penghasilan Badan: Jenis, Tarif, Hitung, dan Lapor Pajak

Ilustrasi membayar denda telat lapor SPT Tahunan Badan

Cara Bayar Denda Lewat e-Billing

STP dikirimkan ke alamat WP yang terdaftar melalui pos. Jika Anda tidak kunjung mendapatkan surat tersebut, ada baiknya mengambil inisiatif menanyakannya pada KPP di mana Anda terdaftar.

Hal ini penting Anda lakukan untuk menghindari akumulasi bunga yang semakin besar.

Setelah mendapatkan STP, Anda dapat melakukan pembayaran denda telat lapor SPT Badan melalui ebBlling.

Berikut rincian cara bayar denda lapor SPT Tahunann Badan secara online:

  1. Persiapkan STP yang Anda terima untuk pengisian data melalui aplikasi e-Billing
  2. Buka aplikasi DJP Online atau e-Billing Klikpajak
  3. Login dengan mengisi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan, password serta kode keamanan yang tertera,
  4. Pilih menu Bayar
  5. Klik e-billing
  6. Anda akan diarahkan pada formulir surat setoran elektronik, isi kolom-kolom data yang diperlukan. Kolom NPWP, Nama serta Alamat akan otomatis terisi oleh sistem
  7. Pilih kode 411126-PPh Pasal 25/29 Badan pada kolom Jenis Pajak
  8. Pilih kode 300-STP pada kolom Jenis Setoran
  9. Pilih Januari hingga Desember pada kolom Masa Pajak
  10. Isi tahun pajak serta nomor ketetapan sesuai dengan STP. Formatnya nomor ketetapan adalah sebagai berikut: Nomor Urut/Jenis SKP/Tahun Pajak/Kode KPP/Tahun Terbit
  11. Isi Jumlah Setor sesuai dengan jumlah denda dan tau bunga pada STP
  12. Klik Buat Kode Billing
  13. Masukkan kode keamanan, kemudian klik Submit
  14. Pastikan lagi semua data yang Anda isi sudah tepat dan benar. Data tersebut dapat Anda lihat pada ringkasan surat setoran elektronik
  15. Klik Cetak untuk mengunduh print out kode billing
  16. Lakukan pembayaran denda dan atau bunga pajak menggunakan kode billing tersebut melalui teller bank, ATM, Internet banking, atau melalui kantor pos terdekat

Note: Langkah-langkah membuat ID Billing di e-Billing Klikpajak bisa Anda lihat selengkapnya di SINI.

Ilustrasi lapor SPT Tahunan Badan di e-Filling Klikpajak kapan pun dan di mana pun

Lapor SPT Tahunan Badan Tepat Waktu dengan Klikpajak

Proses lapor SPT Tahunan Badan memang membutuhkan waktu yang cukup banyak jika dilakukan secara manual.

Tapi Anda dapat dengan mudah menghemat waktu karena proses yang cepat melalui aplikasi pajak online Klikpajak.id. Sehingga tidak lagi mengalami keterlambatan dalam pelaporan SPT Tahunan Badan.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan DJP No. KEP-169/PJ/2018.

Klikpajak berbasis cloud yang memudahkan Anda mengelola administrasi perpajakan dengan baik kapan pun dan di mana pun.

Di Klikpajak, proses perhitungan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), integrasi aplikasi keuangan dalam proses perhitungan Pajak Penghasilan (PPh), penerbitan Kode Billing hingga pengarsipan dokumen pajak perusahaan Anda jadi lebih mudah dan praktis.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Fitur Lengkap Klikpajak

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin. Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Berikut fitur-fitur aplikasi pajak online Klikpajak yang semakin mempermudah aktivitas perpajakan Anda:

 Contoh membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

e-Faktur

Klikpajak merupakan aplikasi pajak online lengkap dan terintegrasi dalam satu platform yang memungkinkan Anda bisa mengelola administrasi perpajakan, mulai dari:

  • Membuat Faktur Pajak Masukan
  • Membuat Faktur Pajak Keluaran
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Mengelola Faktur Pajak Masukan, Keluaran, dan Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana.

Note: Panduan lengkap langkah-langkah pembuatan e-Faktur, pembayaran dan pelaporan SPT Masa PPN selengkapnya bisa dilihatdi SINI.

Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (Pajak Pertambahan Nilai) PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Note: Anda juga dapat input data Faktur Masukan menggunakan Scan QR Code e-Faktur Klikpajak secara gratis. Untuk langkah-langkah input Faktur Pajak Masukan lewat handphone selengkapnya lihat di SINI.

Contoh fitur membuat bukti potong di e-Bupot Klikpajak

e-Bupot

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah. Karena alur yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).

Seperti diketahui, pembuatan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 wajib menggunakan e-Bupot yang berlaku mulai 1 Agustus 2020 ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-269/PJ/2020.

Contoh fitur membuat ID Billing di e-Billing Klikpajak

e-Billing

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi. Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Anda bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan. Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Contoh fitur menyampaikan SPT Tahunan/Masa Pajak di e-Filling Klikpajak

e-Filing

Anda bisa melaporkan seluruh jenis SPT secara gratis selamanya melalui fitur e-Filing Klikpajak kapan saja dengan mudah.

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Langkah-langkah membuat ID Billing dan Lapor SPT Pajak melaluie-Filing selengkapnya bisa dilihat di SINI

Semua jenis SPT bisa dilaporkan melalui e-Filing di Klikpajak, di antaranya:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Semua itu bisa dilakukan dengan mudah dan cepat karena panduan pengisian SPT yang simpel.

Contoh fitur aplikasi akuntansi online Jurnal.id

Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online. Salah satunya adalah Jurnal.id.

Anda semakin mudah dalam membuat dan mengelola e-Faktur serta e-Bupot karena Klikpajak bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah. Sehingga proses pengelolaan pajak jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Ilustrasi tim support Klikpajak yang selalu siap membantu keperluan perpajakan Anda

Tim ‘Support’ Klikpajak Siap Membantu Anda!

Sebagai mitra resmi DJP, KlikPajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan. Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis Anda dalam membuat Faktur Pajak secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda? Kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya.

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan manfaatkan kemudahan dalam mengurus perpajakan Anda mulai dari menghitung, membayar hingga melaporkan pajak hanya dalam satu platform.


PUBLISHED27 Aug 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: