6 Syarat & Cara Membuat NPWP - Klikpajak

6 Syarat & Cara Membuat NPWP

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang wajib dimiliki Wajib Pajak, baik perorangan maupun badan usaha sebagai sarana administrasi perpajakan serta identitas dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. NPWP juga menjadi persyaratan pelayanan umum, seperti pengajuan kredit, pembuatan paspor, dan sebagainya.  Ada Tiga tahap pokok membuat NPWP, yaitu: Pendaftaran Akun NPWP, Pengisian Formulir NPWP, dan Penyampaian Formulir NPWP. Sebelum kita membahas ke tahap membuat NPWP, kita temukan syarat pembuatan NPWP-nya terlebih dahulu.

Syarat yang Harus Dilengkapi dalam Membuat NPWP

a. Syarat NPWP Orang Pribadi

Bagi yang tidak menjalankan usaha (karyawan/pegawai):

  1. Fotokopi KTP/Paspor/Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
  2. Fotokopi SK PNS atau Keterangan Kerja dari perusahaan tempat Anda bekerja.
  3. Isi Formulir Pendaftaran (tersedia di Kantor Pajak).

b. Syarat NPWP Pemilik Usaha (Wiraswasta)

Bagi orang pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas:

  1. Fotokopi KTP pemilik usaha.
  2. Fotokopi Surat Keterangan Usaha minimal dari Kelurahan.
  3. Isi Formulir Pernyataan usaha bermaterai 6000.
  4. Isi Formulir Pendaftaran (tersedia di Kantor Pajak).
  5. Mendatangi kantor pajak untuk mendaftar, dan tidak dapat diwakilkan.

c. Syarat NPWP Wanita Kawin

Wanita kawin yang menghendaki memilih melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya secara terpisah berdasarkan perjanjian pemisahan penghasilan dan harta, harus dilampiri dengan:

  1. Fotokopi Kartu NPWP suami.
  2. Fotokopi Kartu Keluarga.
  3. Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau surat pernyataan menghendaki melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.
  4. Fotokopi Surat Keputusan (SK) PNS atau Keterangan Kerja.
  5. Isi Formulir Pendaftaran (tersedia di Kantor Pajak).

Cara Membuat NPWP

Secara umum, cara membuat NPWP bagi semua Wajib Pajak sama dengan persyaratan masing-masing. Saat ini Direktorat Jenderal Pajak baru mengakomodasi pendaftaran NPWP Online untuk orang prbadi saja. Membuat NPWP Badan hanya bisa dilakukan dengan cara datang langsung ke kantor pajak.

Jika Anda belum bekerja atau berpenghasilan tetap bisa membuat NPWP dengan cara berikut:

a. Minta surat keterangan dari kelurahan

Mintalah surat keterangan. Persiapkan dulu surat keterangan mengenai status pekerjaan Anda. Jika belum bekerja, minta surat keterangan dari kelurahan dan isi status yang sekiranya sesuai dengan keadaan, seperti freelance atau wiraswasta. Jangan diisi keterangan belum bekerja. Surat ini dibutuhkan untuk mendaftar secara langsung atau melalui jalur online.

b. Pilih cara online

Untuk efisiensi waktu, lebih baik persiapkan dokumen dan lakukan pendaftaran secara online dengan membuat akun melalui situs kantor pajak di www.ereg.pajak.go.id. Jika seluruh dokumen yang dibutuhkan sudah dipersiapkan cobalah mulai membuat NPWP secara online dengan langkah berikut ini:

  • Masuk ke www.pajak.go.id
  • Pilih e-registration.
  • Klik daftar. Setelah itu lengkapi kolom nama, alamat email aktif, password, dan sebagainya. Kemudian klik Save.
  • Mengaktivasi akun. Caranya buka email dari Dirjen Pajak dan ikuti petunjuknya.

c. Mengisi data pekerjaan dan domisili

Data pekerjaan bagi yang belum bekerja bisa dimodifikasi dengan tujuan mendapatkan kartu NPWP. Isi bagian kolom pekerjaan dengan “Karyawan Swasta” agar proses bisa dilanjutkan. Isi alamat tinggal atau domisili sesuai KTP dan alamat usaha untuk memudahkan proses. Lalu, klik “Submit”. Pelaporan SPT bisa dilakukan di mana saja secara online.

d. Periksa email

Periksa email berisi nomor transaksi dari Ditjen Pajak. Login kembali dengan menggunakan email Anda dan lihat informasi KPP (Kantor Pajak Pratama) terdekat yang akan menerbitkan NPWP Anda.

e. Tunggu aplikasi permohonan

Selanjutnya Anda tunggu aplikasi permohonan. Apakah pengajuan permohonan NPWP diterima atau ditolak bisa cek melalui email atau history pendaftaran aplikasi e-Registration. Kartu NPWP dikirim ke alamat Anda dalam waktu kurang lebih 14 hari jika tanpa kendala. Jika melewati periode tersebut, kemungkinan terdapat dokumen yang belum dilengkapi atau dianggap tidak sah. Silakan daftar NPWP online kembali dan mengirimkan formulir dan dokumen yang dibutuhkan atau informasi lebih lanjut telepon KPP tempat Anda terdaftar. Kartu NPWP bisa didapatkan dengan langsung mendatangi KPP terdekat.

f. Ambil kartu NPWP

Setelah dinyatakan diterima, ambillah kartu NPWP. Print email tersebut dan bawa ke KPP terdekat untuk dicetak dalam bentuk kartu. Jika ditolak dengan alasan perbedaan domisili dan KTP atau lainnya, Anda bisa mendatangi KPP lainnya.

Cara yang mudah, kan? Mari penuhi hak dan kewajiban pajak Anda berawal dengan memiliki NPWP! 

Setelah Anda memiliki NPWP, Anda sebagai warga negara yang baik juga harus membayar dan melaporkan seluruh pendapatan yang Anda dapat. Klikpajak hadir untuk membantu Anda mengelola perpajakan Anda, mulai dari hitung, bayar, dan lapor pajak. Bukan hanya itu, Klikpajak juga dapat membantu Anda menyimpan seluruh data perpajakan Anda dengan aman dan nyaman. Jadi tunggu apalagi? Daftar di Klikpajak sekarang!


PUBLISHED18 Aug 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: