Mengapa Anda Perlu Memahami Akuntansi Pajak? Begini Penjelasannya

Mengapa Anda Perlu Memahami Akuntansi Pajak? Begini Penjelasannya

Penerapan sistem self-assessment yang diberlakukan di Indonesia sejak tahun 1983, mengajarkan masyarakat untuk secara mandiri melakukan perhitungan pajak terutang, melunasi kekurangan pajak, menghitung pajak yang telah dibayarkan, serta melaporkan kepada Direktorat Jenderal Pajak. Sementara sistem perpajakan sebelumnya adalah menganut sistem peninggalan Belanda, di mana administrasi lebih dominan daripada perhitungan akuntansi. Antara kedua sistem ini dibedakan dengan administrasi pajak yang menentukan jumlah pajak. Dalam akuntasi pajak, masyarakat lebih memiliki kebebasan menentukan keadilan sehingga dapat menetapkan sendiri berapa besar pajak yang harus ditanggung sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan.

Apa Itu Akuntansi Pajak?

Akuntansi pajak diartikan sebagai akuntansi yang diterapkan dengan tujuan untuk mengetahui besarnya nominal kewajiban wajib pajak yang harus dibayarkan. Akuntansi pajak tidak terdapat dalam perpajakan, namun hanya berupa pencatatan atau pembukuan saja. Akuntansi sang diperlukan dalam sistem era perpajakan modern yaitu sistem self assessment yang berlaku saat ini.

Apa Saja Macam Klasifikasi Pajak?

Dalam akuntansi pajak tidak terlepas dari klasifikasi pajak berdasarkan cara pemungutannya, yang akan djelaskan sebagai berikut.

1. Pajak Langsung

 

 

Pajak langsung merupakan pajak yang dikenakan kepada Wajib Pajak untuk jumlah penghasilan serta kekayaan yang dimiliki. Besarnya pajak telah ditetapkan dan diatur seluruhnya dalam Undang-Undang Perpajakan. Wajib pajak berkewajiban membayarkan pajak langsung secara langsung, artinya tidak boleh diwakilkan atau dibebankan kepada orang lain.

2. Pajak Tidak Langsung

 

 

Pajak tidak langsung merupakan pajak yang dibayarkan saat suatu transaksi keuangan terjadi. Pajak tidak langsung berbeda dengan pajak langsung karena pembayarannya bisa dibebankan atau dipindahkan kepada orang lain. Misalnya saja ketika Anda membeli makanan di restaurant, biasanya harga sudah termasuk dengan pajak yang dikenakan.

Bagaimana Sifat Akuntansi Perpajakan?

Akuntansi perpajakan memiliki sifat yang perlu Anda ketahui setelah menelaah tentang pengertian akuntansi pajak beserta klasifikasinya. Saat ini, masih banyak wajib pajak individdu maupun badan yang belum memenuhi kewajiban untuk membayar pajak berdasarkan Undang-Undang Pajak. Sebab, masih banyak Wajib Pajak yang belum megetahui tentang sifat-sifat akuntansi perpajakan.

  1. Sifat pajak pertama menyatakan bahwa pajak wajib atau dipaksakan kepada semua Wajib Pajak. Terdapat beberapa faktor utama mengapa pajak di Indonesia belum bisa berjalan secara maksimal. Faktor tersebut diantaranya masih ada individu dan juga perusahaan yang menghindari pajak dengan tujuan pendapatan yang diterima tidak berkurang jumlahnya.
  2. Untuk Pajak yang telah disetorkan kepada Pemerintah memiliki manfaat yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pajak yang terkumpul nantinya digunakan untuk menyokong pembangunan negara dalam sektor infrastruktur, bantuan sosial, pembukaan lapangan kerja, subsidi, beasiswa dan lain sebagainya.
  3. Seluruh Wajib Pajak berkewajiban membayar piutang pajak sebelum tiba masa jatuh tempo ke Kantor Pelayanan Pajak di daerah masing-masing. Sementara bagi Wajib Pajak akan diberikan hak untuk dilayani oleh petugas pajak dengan sebaik-baiknya. Hal ini dilakukan Pemerintah untuk memfasilitasi warga negara yang telah taat terhadap pajak
  4. Hasil setoran pajak yang terkumpul tidak hanya digunakan untuk sektor ekonomi saja, tetapi juga sektor sosial dan budaya dalam suatu negara.

Perhitungan akuntansi pajak sangat diperlukan untuk menentukan besaran pajak yang harus dibayarkan, karena terbilang cukup rumit dan harus dilakukan dengan teliti. Dalam hal ini berarti tidak boleh terjadi kesalahan dalam perhitungannya, apalagi jika dengan sengaja ada sumber penghasilan yang disembunyikan.  

Demikian penjelasan tentang akuntasi pajak yang perlu Anda pahami agar urusan perpajakan Anda dapat berjalan dengan lancar.


PUBLISHED12 Dec 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: