Sistem Administrasi Pajak Modern Optimalkan Penerimaan Pajak

Sistem Administrasi Pajak Modern Optimalkan Penerimaan Pajak

Menanggapi penerimaan pajak di Indonesia yang dinilai masih kurang optimal sebagai sumber pembangunan negara, maka salah satu upaya yang perlu ditingkatkan adalah pelayanan pajak melalui administrasi pajak terhadap masyarakat Wajib Pajak. Administrasi pajak modern dan terancang baik merupakan salah satu faktor berpengaruh dalam menigkatkan pelayanan pajak.

Maksimalkan Pajak melalui Administrasi Pajak

Administrasi adalah proses penyelenggaraan bersama atau proses kerja sama antara individu dalam kelompok untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Administrasi, suatu jenis manajemen tertentu yang sistematis meliput input, pengolahan dan menghasilkan output tertentu dengan memerlukan kemampuan dan keterampilan.

Administrasi Pajak (Tax Administration) adalah pencatatan, penggolongan, penyimpanan dan layanan terhadap kewajiban dan hak Wajib Pajak yang dilakukan di kantor pajak maupun di kantor Wajib Pajak. Tax administration merupakan kepentingan baik negara sebagai pemungut pajak dan Wajib Pajak sebagai pelaksana hak dan kewajiban pajak.

Proses pengisian SPT secara benar dan lengkap sesuai ketentuan termasuk tahap penting dalam administrasi pajak. Sebab, berawal dari pengisian SPT tidak lengkap dan tidak benar akan menimbulkan sanksi fiskal baik bersifat administratif maupun pidana. Apabila Wajib Pajak telat lapor SPT diancam sanksi administrasi berupa denda. Jika Wajib Pajak menyampaikan SPT namun tidak lengkap akan diancam dengan sanksi pidana.

Kriteria Administrasi Pajak yang Baik

  1. Harus dapat mengamankan penerimaan negara.
  2. Berdasarkan aturan Undang-Undang pajak yang sah.
  3. Menyelenggarakan sistem perpajakan yang efektif dan efisien.
  4. Pelaksanaan sesuai dengan peraturan (ruled-based) dan transparan.
  5. Merealisasikan perpajakan yang sah.
  6. Meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak.
  7. Mencegah segala tindak penyelewengan perpajakan dan memberikan sanksi dan hukuman yang adil.

Sistem Administrasi Perpajakan Modern

Sistem administrasi pajak yang berbasis teknologi informasi akan memudahkan pelayanan dan pengawasan kepada Wajib Pajak serta menambah produktivitas kinerja petugas pajak. sistem ini akan memungkinkan setiap proses perpajakan menjadi lebih terukur dan terkontrol.

Sistem administrasi pajak modern dengan didukung Sumber daya Manusia (SDM) profesional dan berkualitas akan menciptakan pelayanan perpajakan yang berlandaskan transparansi, mandiri, responsif, dan adil.

Karakteristik Sistem Administrasi Perpajakan Modern

  1. Administrasi pajak dilaksanakan melalui sistem administrasi berbasis teknologi informasi.
  2. Wajib Pajak wajib membayar secara online.
  3. Wajib Pajak wajib menyampaikan SPT Tahunan Pajak secara elektronik (e-SPT).
  4. Pemantauan kepatuhan Wajib Pajak secara intensif.

Reformasi Sistem untuk Kesinambungan Pajak

Reformasi administrasi perpajakan modern sangat diperlukan Direktorat Jenderal Pajak dalam rangka semakin meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak serta mengawasi pelaksanaan perpajakan yang berlaku sesuai dengan prinsip good corporate governance. Di sisi lain, dengan reformasi administrasi perpajakan, Wajib Pajak diharapkan dapat memperoleh pelayanan pajak yang lebih baik sehingga permasalahan perpajakan akan dapat diselesaikan lebih cepat dengan kepastian hukum lebih terjamin. Hak dan kewajiban Wajib Pajak pun akan dilaksanakan dengan lancar sesuai ketentuan berlaku.

Prospek jauh kedepan, implementasi sistem administrasi perpajakan modern yang optimal akan meningkatkan kepuasan terhadap Wajib Pajak. Pelayanan perpajakan yang baik akan memudahkan Wajib Pajak melaksanakan kewajiban perpajakannya sehingga menambah potensi besar penerimaan pajak di Indonesia.


PUBLISHED02 Oct 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: