Urusan Perpajakan yang Harus Dipersiapkan Perusahaan Menjelang Akhir Tahun

Urusan Perpajakan yang Harus Dipersiapkan Perusahaan Menjelang Akhir Tahun

Istilah ‘tutup buku’ mungkin sudah tidak asing lagi bagi perusahaan menjelang akhir tahun. Prosedur tutup buku dan persiapan laporan keuangan dan pajak memang tidak bisa dihindari mengingat perusahaan yang resmi memang harus membayar pajak terkait penghasilan yang didapat dari sumber usahanya. Namun, masih banyak perusahaan yang tidak melakukan perencanaan pajak akhir tahun dengan baik sehingga menjadi sangat sibuk atau bahkan kerepotan membuat laporan di saat-saat terakhir.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda mempersiapkan pelaporan dan urusan perpajakan lainnya lebih dini. Dengan mengurus Laporan Keuangan beserta Laporan Pajak Penghasilan dan PPh Badan lebih awal, Anda meminimalisir kemungkinan terjadi kesalahan yang akan membuang waktu lebih banyak. Namun apa saja perencanaan pajak akhir tahun yang harus dipersiapkan oleh perusahaan? Ketahui lebih jelas sebagai berikut.

Elemen Penting dalam Perencanaan Pajak Akhir Tahun

1. Tax Planning

Perencanaan pajak adalah strategi menghadapi akhir Tahun Pajak agar perusahaan dapat lebih meminimalisir pembayaran pajaknya, menghemat Pajak Penghasilan akhir tahun dan menghindari risiko melanggar ketentuan perpajakan.

2. Tax Review

Elemen penting selain tax planning adalah tax review yang memiliki manfaat agar perusahaan tersebut dapat melakukan evaluasi dan analisis terkait pajak Badannya juga bertujuan agar laporan atas kewajiban perpajakan sesuai dan sudah benar datanya.

Kiat Tepat Perencanaan Pajak Akhir Tahun untuk Perusahaan

1. Melakukan Analisis Terkait Pajak Terutang PPh Badan

Penting untuk melakukan perhitungan kredit pajak PPh Pasal 22, 23, 24, 25 sebagai estimasi pajak terutang pada tahun berjalan. Dengan melakukan analisis mendalam, Anda jadi tahu hasil estimasi pajaknya menunjukkan Pajak Kurang Bayar atau Pajak Lebih Bayar. Hasil estimasi tersebut dapat dianalisis ulang seperti apa faktor yang menyebabkannya menjadi lebih bayar atau kurang bayar. Kesimpulan akhirnya tentu akan berkaitan dengan kondisi perusahaan seperti apakah perusahaan mengalami kerugian atau sebaliknya.

2. Melakukan Review Pembukuan

Melakukan review pembukuan untuk tetap mengetahui perkembangan perusahaan dan agar data pembukuan dipastikan seratus persen akurat sesuai laporan yang disusun.

3. Melakukan Ekualisasi Pajak

Ekualisasi pajak dapat sangat membantu untuk perencanaan pajak akhir tahun yang jauh lebih baik. Dengan melakukan ekualisasi terkait PPh Badan dan PPN atau ekualisasi PPh Badan dan Withholding Tax (PPh Pasal 21, 23, 26 dan Pasal 4 Ayat 2), Anda dapat menghapus risiko terjadinya kesalahan dalam perhitungan pajak juga agar terhindar dari koreksi pajak.

4. Melakukan Pengecekan Ulang Bukti Pemotongan Pajak

Salah satu kiat lain agar urusan pajak akhir tahun dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat adalah dengan mengecek keabsahan bukti-bukti potong dan SSP yang menjadi kredit pajak.

5. Menyiapkan Dokumen dan Detail Perhitungan Lainnya

Juga pastikan untuk menyiapkan dokumen-dokumen pendukung atas transaksi hubungan istimewa, menyiapkan detail perhitungan selisih kurs dan dokumen COD (Certificate of Domicile) untuk pembayaran dengan menggunakan tarif tax treaty.

Tentu dengan persiapan yang baik menjelang akhir tahun dapat membuat perusahaan tersebut menjadi lebih fokus tanpa terbebani oleh urusan-urusan perpajakan. Perencanaan pajak akhir tahun yang tepat juga menguntungkan karena membuat perusahaan terhindar dari sanksi dan risiko-risiko lainnya. Oleh karena itu, pastikan Badan Usaha yang Anda miliki sudah menyelesaikan urusan perpajakannya sebelum awal tahun yang baru dimulai.


PUBLISHED16 Nov 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: