Bayar e-Billing Pajak: Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak Online

Cara Bayar e-Billing Pajak Online yang Mudah untuk Perusahaan Anda

Selain melaporkan SPT pajak, kewajiban lain setiap Wajib Pajak (WP) adalah membayar pajak terutang ke kas negara. Bagaimana cara setor pajak online melalui bayar e-Billing pajak? Klikpajak by Mekari akan menunjukkan bagaimana cara bayar e Billing yang mudah untuk perusahaan Sobat Klikpajak.

Tapi sebelum itu, Klikpajak.id akan kembali mengingatkan pentingnya mengelola pajak dan keuangan bisnis dengan cara yang lebih efektif dan efisien untuk mendukung kinerja perusahaan.

Ingin tahu cara kelola pajak dan keuangan bisnis yang mudah dan cepat?

Ikuti demo online cara mengelola perpajakan dan keuangan perusahaan atau usaha di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Sobat Klikpajak kapan saja.

Klikpajak by Mekari adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak dapat menghitung, membayar dan melaporkan pajak kapan saja dan di mana pun Sobat Klikpajak berada, serta menyimpan arsip perpajakan dengan aman dalam satu platform aplikasi pajak online berbasis web yang terintegrasi.

Dengan Klikpajak by Mekari, kelola e-Faktur dan e-Bupot juga lebih mudah dan cepat karena Klikpajak terintegrasi dengan software akuntansi online Jurnal by Mekari.

Termukan kemudahan kelola pajak dari integrasi Klikpajak.id dan Jurnal.id

Jurnal by Mekari adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Kembangkan bisnis tanpa batas dengan software akuntansi terintegrasi Jurnal by Mekari. Coba Gratis 14 hari sekarang!

Bukan hanya itu, Sobat Klikpajak juga dapat mengelola karyawan dengan mudah melalui sistem HRIS (Human Resources Information System) Talenta by Mekari.

Melalui HRIS Talenta.co, segala urusan payroll dan manajemen HR (Human Resources) lebih mudah dan praktis.

Jaga bisnis tetap produktif dengan software payroll dan HRIS terautomasi Talenta by Mekari. Coba Talenta Gratis sekarang!

“Serahkan semua urusan perpajakan, keuangan perusahaan dan manajemen SDM melalui support system yang lengkap dan terintegrasi guna mendukung kinerja perusahaan dan perkembangan bisnis Sobat Klikpajak.”

Tentang Setor Pajak Online atau Bayar e-Billing Pajak

Setelah menghitung besar pajak yang harus ditanggung, Sobat Klikpajak juga memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran atas pajak terutang tersebut saat tahun berjalan maupun pada akhir tahun pajak.

Pembayaran pajak dapat dilakukan secara online melalui e-Billing.

  • Apa itu e-Billing pajak?

e-Billing Pajak adalah aplikasi pembayaran pajak secara elektronik atau cara setor pajak online menggunakan sistem billing (billing system) DJP.

e-Billing juga merupakan bagian dari Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN-G2).

MPN-G2 ini dikembangkan untuk mendukung implementasi cash management yang baik dengan menyajikan informasi penerimaan negara secara real time dengan memanfaatkan teknologi.

Dengan MPN-G2 ini maka seluruh transaksi penerimaan negara seperti Bea dan Cukai, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dapat dilayani.

Adanya MPN-G2 ini juga membuat pembayaran dapata dilakukan kapan saja dan di mana saja secara langsung menggunakan e-Billing.

Buat Bukti Potong dan lapor PPh 23/26 lebih mudah dan cepat dengan menarik data langsung dari laporan keuangan online hanya di e-Bupot Klikpajak by Mekari. Coba sekarang!

  • Apa itu Billing System?

Merujuk pada Pasal 1 ayat (3) Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-05/PJ/2017, Billing System atau sistem billing DJP adalah:

“Sistem elektronik yang dikelola DJP untuk menerbitkan dan mengelola Kode Billing yang merupakan bagian dari sistem penerimaan negara secara elektronik.

  • Apa itu Kode Billing?

Kode Billing adalah kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem billing DJP atas suatu jenis pembayaran atau penyetoran pajak.

Format Kode Billing adalah terdiri dari 15 digit angka, di mana digit pertama adalah kode penerbit billing.

Dari 15 digit angka pada format Kode Billing ini, 1 digit angka pertama merupakan kode penerbit billing untuk sistem billing DJP/DJBC/DJA, dan 14 digit berikutnya adalah angka acak atau random.

Penjelasan:

a. Angka awal 0, 1, 2, 3 merupakan penanda untuk sistem billing Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

b. Angka awal 4, 5, 6 adalah penanda untuk sistem billing Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

c. Angka awal 7, 8, 9 merupakan penanda untuk sistem billing Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).

  • Bagaimana cara penerbitan Kode Billing?

Penerbitan Kode Billing oleh DJP dilakukan dengan 2 cara, yakni:

1. Layanan mandiri

Kode Billing yang diperoleh dari layanan mandiri artinya Sobat Klikpajak akan mendapatkan Kode Billing dengan cara mengakses aplikasi billing DJP atau melalui e-Billing Klikpajak.

2. Penerbitan secara jabatan oleh DJP

Kode Billing juga dapat diperoleh Sobat Klikpajak dari diterbitkannya Surat Ketetapan Pajak (SKP), Surat Tagihan Pajak (STP), Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), STP PBB, atau SKP PBB yang mengakibatkan pajak kurang bayar.

Buat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Langsung di Klikpajak by Mekari

a. Pengertian e-Billing Pajak

Dari penjelasan di atas, maka pengertian e-Billing pajak adalah sistem pembayaran pajak elektronik dengan cara pembuatan ID billing atau Kode Billing terlebih dahulu.

Kode billing sendiri merupakan kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran pajak yang akan dilakukan oleh wajib pajak.

Sistem ini mengakomodasi seluruh penerimaan negara secara elektronik dalam mata uang rupiah dan mata uang asing.

Jenis Pembayaran Pajak di e-Billing

Adapun jenis pajak yang diadministrasikan oleh DJP melalui e-Billing adalah pajak pusat berupa Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bumi dan Bangunan sektor P3 (Pertambangan, Perhutanan, dan Perkebunan), Bea Cukai, dan PNBP.

Dengan sistem e-Billing ini, Sobat Klikpajak tidak perlu repot-repot secara manual mengisi formulir Surat Setoran Pajak (SSP), Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP), dan Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB).

Cukup menggunakan e-Billing Klikpajak untuk menyelesaikan segala urusan pembayaran pajak Sobat Klikpajak secara online.

b. Manfaat Cara Bayar e Billing Pajak atau Cara Setor Pajak Online

Apa saja manfaat aplikasi bayar e-Billing pajak ini?

Berikut adalah beberapa manfaat menggunakan e-Billing sebagai cara setor pajak online atau cara bayar e Billing:

1. Buat Kode Billing atau ID Biling dan bayar pajak kapan dan dimana saja

Sobat Klikpajak tidak perlu repot membawa berkas dan antre berjam-jam di bank dan KPP.

Cukup penuhi kewajiban perpajakan di depan layar komputer Sobat Klikpajak dengan mudah, fleksibel, dan praktis.

2. Terhindar kesalahan pencatatan transaksi

Sobat Klikpajak juga dapat menghindari kesalahan pencatatan transaksi karena e-Billing dapat meminimalisir kemungkinan kesalahan pencatatan transaksi yang dilakukan secara manual.

Sehingga data transaksi perusahaan yang tercatat tersaji dengan valid.

3. Transaksi real time

Data transaksi yang diisikan langsung terekam di DJP secara real time sehingga menghindari risiko data hilang akibat kelalaian atau penyebab lainnya.

4. Dapat setor PNBP

Melalui e-Billing Sobat Klikpajak juga dapat mengakses atau menyetor kewajiban pembayaran PNBP untuk memonitor status atau realisasi pembayaran.

5. Merekam setoran secara mandiri

Sobat Klikpajak juga dapat dengan leluasa merekam data setoran pajak secara mandiri.

Kelola e-Faktur lebih mudah dan cepat tinggal tarik data langsung dari laporan keuangan online hanya di e-Faktur Klikpajak by Mekari. Coba sekarang!

d. Sarana Pembuatan ID Billing untuk Cara Bayar e Billing Pajak

Untuk pembuatan Kode Billing atau ID Billing, wajib pajak dapat memperolehnya dengan 7 cara:

  1. Penyedia Jasa Aplikasi (ASP) yang ditunjuk oleh DJP, yakni e-Billing Klikpajak
  2. SSE (Surat Setoran Pajak) versi 2 yaitu pada DJP Online.
  3. Teller bank persepsi dan Kantor Pos Indonesia.
  4. LiveChat di pajak.go.id
  5. Layanan ID Billing di KPP/KP3KP secara mandiri.
  6. Internet banking (untuk nasabah bank tertentu).
  7. Kring pajak 1 500 200 (hanya untuk wajib pajak pribadi).
  8. Laman portal penerimaan negara di mpn.kemenkeu.go.id

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak OnlineIlustrasi setor oajak online lewat bayar e-Billing pajak

Tahap Cara Setor Pajak Online atau Cara Bayar e Billing Pajak

  1. Daftarkan e-Billing terlebih dahulu melalui laman DJP Online atau e-Billing Klikpajak
  2. Buat ID atau Kode Billing.
  3. Gunakan ID billing untuk membayar pajak di bank persepsi dan pastikan dapatkan NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) untuk bukti pembayarannya.

Temukan solusi kelola e-Faktur lebih mudah dan cepat serta praktis hanya di e-Faktur Klikpajak by Mekari. Coba sekarang dan buktikan!

a. Cara Daftar e-Billing untuk Membuat Kode Billing

Sebelum dapat membuat Kode Billing di e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak harus daftar akun Klikpajak terlebih dahulu, caranya:

1. Akses link Daftar Klikpajak lalu isi data diri Sobat Klikpajak sesuai pada kolom tertera pada data Klikpajak seperti gambar di bawah ini, jangan lupa untuk mencentang captcha ‘I’m not robot’ lalu klik ‘Daftar’.

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak Online

2. Jika sudah klik ‘Daftar’, Sobat Klikpajak akan menerima email dari Klikpajak untuk verifikasi email dan juga Sobat Klikpajak akan diminta untuk melakukan pengisian data pada kolom ‘Pajak apa yang ingin Anda kelola‘.

Pilih sesuai kebutuhan Sobat Klikpajak (Badan atau Pribadi).

Di bawah ini kami memberikan contoh jika Sobat Klikpajak memilih pajak Badan.

Lalu isikan informasi pada kolom yang tersedia.

(Harap diperhatikan untuk NPWP harus diisikan dengan NPWP yang valid, sistem akan mengecek validasi ini secara otomatis).

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak Online

3. Setelah selesai, maka Sobat Klikpajak akan langsung masuk ke halaman utama (Home).

Namun Sobat Klikpajak belum bisa menggunakan fitur yang ada di Klikpajak karena belum melakukan verifikasi email.

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak Online

4. Untuk dapat menggunakan fitur-fitur yang ada pada Klikpajak, Sobat Klikpajak harus verifikasi terlebih dahulu email Sobat Klikpajak dengan cara:

Masuk ke halaman email Sobat Klikpajak dan cek inbox (kotak masuk) dari no-reply@klikpajak.id, lalu klik pada tombol ‘Verifikasi Email Saya‘.

Setelah melakukan verifikasi email Sobat Klikpajak dapat menggunakan fitur-fitur dari Klikpajak untuk kebutuhan pajak Sobat Klikpajak.

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak Online

Setelah melakukan pendaftaran akun di e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat langsung membuat Kode Billing atau ID Billing yang akan digunakan untuk bayar atau cara setor pajak online.

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak OnlineIlustrasi cara bayar e Billing pajak atau cara setor pajak online

b. Cara Membuat Kode Billing dan Cara Bayar e Billing Pajak

Apa keunggulan cara bayar e Billing pajak melalui cara setor pajak online di e-Billing Klikpajak?

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa syarat bayar pajak adalah membuat Kode Billing terlebih dahulu.

Setelah mengantongi Kode Billing, selanjutnya harus menyetorkan jumlah billing ke bank atau pos persepsi.

Nah, cara setor pajak online di e-Billing Klikpajak jauh lebih praktis karena pembuatan Kode Billing dan bayar pajak atau bayar billing melalui virtual account bank dapat dilakukan hanya dalam satu platform.

Jadi, Sobat Klikpajak tidak perlu pindah platform hanya untuk membuat Kode Billing dan bayar billing-nya.

“Klikpajak akan menerbitkan ID Billing Sobat Klikpajak resmi dari DJP dan Sobat Klikpajak dapat langsung membayar pajak tanpa keluar dari platform. Karena klik pajak e-Billing terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Bagaimana langkah-langkah cara bayar e Billing pajak?

Tutorial Cara Membuat Kode Billing dan Cara Bayar e-Billing Pajak

Itulah tata cara setor pajak online yang mudah melalui cara bayar e Billing yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Melalui e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak tidak hanya dapat melakukan cara bayar pajak pribadi online, tapi juga dapat melakukan cara bayar PPN online dan bayar pajak pajak badan secara daring.

Bukan hanya cara bayar e Billing pajak saja yang mudah di e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak juga dapat melakukan berbagai aktivitas perpajakan lainnya dengan langkah yang simpel di Klikpajak by Mekari.

Apa saja fitur lengkap Klikpajak yang semakin memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak?

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak OnlineIlustrasi cara setor pajak online melalui cara bayar e Billing di bayar e-Billing pajak

Klikpajak by Mekari, Solusi Pajak Anda yang Lengkap dan Terintegrasi

Bukan hanya mudah dalam melakukan pembayaran atau cara setor pajak online melalui bayar e-Billing pajak perusahaan, Klikpajak.id juga dapat memudahkan urusan perpajakan lainnya Sobat Klikpajak.

Klikpajak by Mekari adalah cara simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak, mulai dari menghitung, membayar dan cara lapor pajak dalam satu platform.

“Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.”

Berikut fitur lengkap Klikpajak yang membuat administrasi perpajakan Sobat Klikpajak lebih efektif dan efisien:

A. Mudah Buat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Klikpajak juga dilengkapi dengan fitur e-Bupot yang semakin memudahkan Sobat Klikpajak membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 dan melaporkan SPT PPh 23/26 melalui e-Bupot dengan menarik data langsung dari laporan keuangan elektronik.

Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah membuat bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale upsesuai kebutuhan.
  • Layanan supportpajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak Online

B. Buat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Sobat Klikpajak menggunakan e-Faktur Klikpajak, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN Sobat Klikpajak dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Sobat Klikpajak di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Klikpajak?

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan kelola e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Sobat Klikpajak dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak Online

C. Lapor SPT PPh di e-Filing Klikpajak, Gratis!

Lapor SPT pajak penghasilan melalui e-Filing Klikpajak sangat cepat karena Sobat Klikpajak akan dipandu dengan langkah-langkah yang mudah.

Melalui e-Filing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat melaporkan berbagai jenis SPT Tahunan/Masa PPh dengan langkah-langkah yang mudah.

“Lapor SPT di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya!”

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Sobat Klikpajak akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Sobat Klikpajak juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Sebelum menyampaikan SPT pajak, terlebih dahulu Sobat Klikpajak harus melakukan daftar pajak online.

Belum tahu cara daftar pajak online?

Setelah melalui tahap cara daftar NPWP online, berikut cara daftar pajak online dan cara lapor dan cara mengisi SPT Tahunan Badan secara online di e-Filing:

Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui cara lapor SPT Tahunan Pribadi berikut ini:

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak OnlineIlustrasi bukti lapor SPT pajak

D. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited, Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk dapat mengatur siapa saja cdan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Lebih jelasnya, berikut cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company.

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak Online

Data Sobat Klikpajak Terlindungi

Tenang, Sobat Klikpajak dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan aman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standarisasi Internasional ISO (International Organization for Standardization) yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Sobat Klikpajak tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak berbasis web (web based) yang didukung dengan teknologi cloud, semakin memudahkan Sobat Klikpajak melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform kapan pun dan di mana saja.

Perbedaan e-Faktur Client Desktop, Web Based, Host to Host dan Penggunaannya

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Sobat Klikpajak bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan Sobat Klikpajak dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

Bayar e-Billing Pajak; Begini Cara Bayar e Billing atau Setor Pajak Online

Aturan Sanksi Pajak Terbaru

Perlu diingat, aturan pengenaan sanksi denda telat lapor atau bayar pajak sudah berubah.

Terbaru, ketentuan tarif sanksi pajak ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berlaku tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang perhitungannya mengacu pada suku bunga bank sentral Indonesia (Bank Indonesia/BI 7 days repo reserve rate).

Tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan Kementerian Keuangan ini digunakan sebagai dasar untuk menghitung besar sanksi pajak yang akan dikenakan pada wajib pajak yang tidak memenuhi ketentuan perpajakan berlaku.

“Jadi, tarif sanksi denda ini akan berbeda-beda setiap bulannya tergantung besar tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan Menkeu.”

Berikut dasar perhitungan sanksi denda pajak terbaru:

1. Sanksi denda terkait Surat Pemberitahuan (SPT)

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 5% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada Wajib Pajak (WP) yang:

  • Melakukan pembetulan SPT sendiri dan membuat utang pajak jadi lebih besar
  • Kurang bayar karena pembetulan SPT Tahunan/Masa
  • Terlambat membayar PPh Pasal 29 SPT Tahunan
  • Terlambat membayar SPT Masa

2. Sanksi denda tidak melunasi SPT kurang bayar

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 10% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Ulasan Lengkap PPh Pasal 29: Pengertian, Subjek, Tarif, Contoh dan Cara Bayar

3. Sanksi denda tidak melunasi pajak kurang bayar dan mendapat SKPKB

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 15% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada WP yang tidak melunasi pajak kurang bayar dan telah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

4. Sanksi denda tidak lapor SPT dan mengisi SPT tidak benar

Untuk sanksi denda ini tidak menggunakan tarif fluktuatif yang mengacu pada suku bunga acuan BI.

Sanksi denda tidak lapor SPT atau mengisi SPT dengan tidak benar atau tidak lengkap, maupun melampirkan keterangan yang isinya tidak benar, sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang bayar saat pengungkapan pelaporan pajak tidak benar.

5. Sanksi administratif PPh PKP kurang bayar

Sanksi administratif berupa bunga yang ditetapkan Menteri Keuangan dihitung sejak terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak hingga diterbitkannya Surat Tagihan (STP).

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”.

Setiap pembayaran dan pelaporan SPT pajak ada batas waktunya.

Untuk menghindari sanksi denda telat bayar pajak ataupun terlambat lapor SPT pajak, Klikpajak menyediakan kalender saku di Kalender Klikpajak.

Sobat Klikpajak dapat mengecek jadwal lapor ataupun bayar pajak kapan saja lebih mudah dan terhindar dari sanksi denda akibat terlambat bayar dan lapor pajak.

Tim ‘Support’ Klikpajak by Mekari Siap Membantu Sobat Klikpajak!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Sobat Klikpajak yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Sobat Klikpajak selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Sobat Klikpajak dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Sobat Klikpajak?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Sobat Klikpajak. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak. Klikpajak by Mekari mengerti yang Sobat Klikpajak butuhkan.”

Cukup daftarkan email Sobat Klikpajak di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Sobat Klikpajak dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang dibayangkan.

Cara setor pajak online melalui cara bayar e Billing di bayar e-Billing pajak mudah, bukan?

Kini saatnya Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui pemahaman tentang berbagai aktivitas pajak mulai dari cara menghitung, bayar dan lapor pajak secara komprehensif melalui Mekari University.

Asah kemampuan Sobat Klikpajak tentang perpajakan melalui kursus online di Mekari University, gratis!

Setelah menyelesaikan kursus online pajak ini, Sobat Klikpajak akan mendapatkan sertifikat dari Mekari University yang bisa menjadi portofolio Sobat Klikpajak di bidang perpajakan.

Karena belajar pajak itu mudah!

Tak perlu bayar, kemampuan pajak bisa bertambah melalui Kursus Pajak Online bersama Mekari University.

Jangan lupa, jika Sobat Klikpajak ingin lebih mudah melakukan pengelolaan pajak dan keuangan bisnis, gunakan aplikasi pajak online Klikpajak.id yang terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

“Ingin mengetahui bagaimana mudahnya kelola pajak dan laporan keuangan perusahaan, ikuti demo online Klikpajak Demo Jurnal. kami dapat menyesuaikan waktu Sobat Klikpajak.”

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED15 Apr 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: