Tips Sukses Awali Bisnis Jual Beli Tanah dan Ketentuan Pajak yang Ditanggung

Tips Sukses Awali Bisnis Jual Beli Tanah dan Ketentuan Pajak yang Ditanggung

Bisnis jual beli tanah atau properti kerap dipandang sebagai suatu bisnis yang prospektif, dapat mendatangkan keuntungan besar dalam jangka waktu relatif sebentar. Bagi Anda yang berminat mengembangkan bisnis jual beli tanah, Anda harus mempersiapkan dengan baik. Bisnis jual beli tanah di sisi lain dikenal memiliki risiko dan kerugian yang cukup besar. Pajak usaha jual beli tanah yang ditanggung akibat melakoni bisnis ini juga perlu Anda pahami.

Kiat Sukses Bisnis Jual Beli Tanah

Berikut adalah tips yang dapat Anda terapkan untuk meraih kesuksesan berbisnis jual beli tanah:

1.     Awali dengan Membeli Saham Properti

Saat memulai bisnis jual beli tanah, dapat Anda awali dengan membeli saham perusahaan properti dahulu. Menurut hasil beberapa penelitian mengklaim bahwa Indeks Saham Properti belakangan ini menguat.

Prospek perusahaan properti tidak dapat selalu diprediksikan. Ketika Anda telah memiliki saham, terus pantau kinerja perusahaan properti tersebut untuk mengukur keuntungan yang akan diperoleh.

2.     Coba Menjadi Makelar Properti

Menjadi makelar properti atau broker properti diyakini menjadi salah satu cara efektif untuk terjun di lapangan sekaligus mendalami bisnis jual beli tanah khususnya. Tugas Anda sebagai makelar tanah yaitu menghubungkan antara penjual dan calon pembeli dalam bertransaksi tanah.

Penjual terbantu karena tanahnya cepat terjual dan calon pembeli terbantu menemukan aset tanah yang diharapkan. Intinya, pekerjaan ini sangat mudah, tidak mengeluarkan modal besar. Anda cukup mengandalkan kemampuan menawarkan tanah kepada pembeli. Jika penjual mendapat keuntungan besar, Anda pasti akan meraup bonus yang besar pula.

3.     Menjadi Agen Properti

Anda dapat juga memilih pekerjaan sebagai agen properti di perusahaan keagenan properti.  Keuntungannya jelas, Anda akan mendapat pelatihan dan pembekalan yang mumpuni terkait properti jual beli tanah. Selain itu, dengan mudah Anda juga dapat memiliki database properti yang ditawarkan beserta harga pasarannya.

4.     Bangun dan Tingkatkan Kepercayaan

Jalinlah koneksi dan komunikasi yang baik dengan calon pembeli. Bukan tidak mungkin mereka akan menjadi pelanggan setia Anda apabila Anda dapat membangun kepercayaan kepada mereka.

5.     Rancang Media Promosi Online

Penahkah Anda berpikir memasarkan bisnis jual beli tanah secara online? Membuat website atau media sosial dan memasarkan produk secara online adalah pilihan ide yang sangat cemerlang. Anda dapat memperluas pangsa pasar dan target pembeli hingga level menengah atas.

Pajak Usaha Jual Beli Tanah

Ketika melakukan transaksi jual beli tanah, jangan lupa terdapat biaya lainnya yang harus ditanggung yaitu pajak jual beli tanah. Pajak jual beli tanah dipungut kepada penjual atau pembeli atas tanah yang menjadi objek jual beli.

Penjual dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) dan dibayar setelah mendapatkan pendapatan atau penghasilan dari transaksi jual beli tanah.

Tarif PPh = 5% dari harga tanah

Pembeli wajib membayar pajak yang disebut Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pembayaran pajak ini sebagai tanda bahwa pembeli telah memegang hak penuh atas tanah yang dibelinya.

Dasar Pengenaan BPHTPB = 5% X harga jual tanah dikurangi NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak) daerah setempat

Bisnis jual beli tanah memang berisiko besar apabila dilakukan oleh orang awam. Namun sudah terbukti keuntungan yang diraup juga besar dan menjanjikan. Oleh karena itu, sebagai langkah awalnya, Anda wajib mendalami ilmu “jual beli tanah” secara mendalam. Perhatikan juga pajak usaha jual beli tanah yang ditanggung baik penjual maupun pembeli ketika melakukan transaksi dalam bisnis ini. Semoga sukses!


PUBLISHED29 Oct 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: