Bukti Potong Pajak Online & Cara Mendapatkan Bukti Potong Pajak Online

Bukti Potong Elektronik & Cara Buat Bukti Potong Pajak Online bagi Perusahaan

Bagi yang baru terjun di dunia perpajakan, mungkin masih jadi hal baru dengan namanya bukti potong pajak. Sebagai pemahanan dasar mengurus pajak, Klikpajak by Mekari akan mengulas bukti potong pajak online, cara mendapatkan bukti potong pajak secara online, cara melihat bukti potong pajak online, hingga cara membuat Bukti Potong Pajak bagi WP Badan atau perusahaan.

Tapi sebelum itu, Klikpajak.id akan kembali mengingatkan Sobat Klikpajak pentingnya kelola pajak dan keuangan bisnis yang efektif & efisien untuk membantu meningkatkan kinerja perusahaan.

Ingin tahu cara kelola pajak perusahaan yang mudah dan cepat?

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klipajak Sekarang!

Sobat Klikpajak juga dapat mengikuti demo online cara kelola pajak dan keuangan bisnis yang praktis di Klikpajak Demo Jurnal, tim support Klikpajak akan menyesuaikan waktu Sobat Klikpajak kapan saja dibutuhkan.

Klikpajak by Mekari adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui Klikpajak.id, jadi mudah menghitung, membayar dan melaporkan pajak kapan saja, di mana saja, serta menyimpan arsip perpajakan dengan aman dalam satu platform aplikasi pajak online berbasis web yang terintegrasi.

Dengan Klikpajak, kelola e-Faktur maupun e-Bupot juga lebih mudah dan cepat karena terintegrasi dengan fitur akuntansi perpajakan online Jurnal.id.

Temukan kemudahan kelola pajak dari integrasi Klikpajak.id dan Jurnal.id yang memudahkan kelola pajak dan keuangan perusahaan.

Jurnal by Mekari adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Kembangkan bisnis tanpa batas dengan software akuntansi terintegrasi Jurnal by Mekari. Coba Gratis 14 hari sekarang!

Bukan hanya itu, Sobat Klikpajak juga dapat mengelola karyawan dengan mudah melalui sistem Human Resources Information System (HRIS) Talenta by Mekari.

Melalui HRIS Talenta.co, segala urusan payroll dan manajemen HR (Human Resources) lebih mudah dan praktis.

Jaga bisnis tetap produktif dengan software payroll dan HRIS terautomasi Talenta by Mekari. Coba Talenta Gratis sekarang!

“Serahkan semua urusan perpajakan, keuangan perusahaan dan manajemen SDM melalui support system yang lengkap dan terintegrasi untuk mendukung kinerja perusahaan serta perkembangan bisnis yang lebih baik lagi.”

Tentang Bukti Potong Pajak Online & Cara Membuatnya

Bukti potong pajak sangat diperlukan bagi wajib pajak yang dipungut pajak penghasilan sebagai bukti telah dipotong pajak yang diperlukan untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Tahunan maupun Masa.

Awalnya, bukti potong pajak ini dibuat secara manual dengan lembar kertas yang harus dicetak untuk dapat dilampirkan dalam pelaporan SPT Pajak secara manual pula.

Kini, seiring berkembangnya teknologi, pembuatan bukti potong pajak maupun pelaporan SPT pajak yang diharuskan menyertakan bukti potong PPh ini pun dapat dilakukan secara daring (online).

Tentu saja, karena melaporkan pajak bisa online dan juga cara membuat bukti potong pajak online, maka proses administrasi perpajakan ini pun menjadi sangat mudah.

Bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa harus ngantor ataupun datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Berlaku tahun depan, ketahui juga tentang Unifikasi SPT Masa PPh yang Harus Dipahami Pengusaha

a. Jenis Bukti Pemotongan Pajak dan Penggunaannya

Ada beberapa jenis bukti pemotongan/pemungutan pajak yanag harus dibuat oleh pemungut/pemotong pajak dan diserhkan atau diterima pihak yang telah dipungut/dipotong pajak penghasilannya.

Berikut adalah beberapa jenis bukti potong pajak online yang diterbitkan atas transaksi pemungutan/pemotongan pajak penghasilan:

1. Bukti Potong PPh 21

Bukti potong PPh 21 ini dibuat oleh perusahaan pemberi kerja atau perusahaan yang memungut/memotong pajak penghasilan atas gaji karyawan atau penerima upah.

Bukti potong PPh 21 ini harus diberikan perusahaan ke penerima upah/gaji paling lambar 1 bulan setelah tahun kalender berakhir.

Bukti potong PPh 21 ini berbentuk Formulir 1721 A1 untuk karyawan swasta, dan Formulir 1721 A1 untuk pegawai negeri.

Baca juga tentang kewajiban perusahaan atas PPh 21 selengkapnya Ulasan Lengkap Pengelolaan PPh Pasal 21 untuk Perusahan

2. Bukti Potong PPh 23

Sedangkan bukti potong PPh 23 ini dipungut atas transaksi dividen, royalti, bunga, sewa maupun imbalan untuk jasa teknik, manajemen, dan lainnya.

Bukti potong pajak PPh 23 harus dibuat perusahaan pemungut/pemotong dan diberikan kepada lawan transaksi sebagai bukti telah dilakukan pemotongan/pemungutan PPh 23.

3. Bukti Potong PPh 26

Bukti potong PPh 26 ini memiliki dua area cakupan, yakni masuk dalam kategori PPh 21 dan PPh 23.

Bedanya, PPh 26 dalam hal kaitannya PPh 21 ini dipungut atas gaji/upah dan sejenisnya untuk penerima gaji/upah bagi subjek pajak luar negeri (WNA/Warga Negara Asing) yang menerima upah/gaji dari bekerja di Indonesia.

Jadi, perusahaan yang memperkerjakan WNA di perusahaannya, harus mmebuatkan bukti potong pajak PPh 26 kepada pekerja tersebut.

Sedangkan PPh 26 kaitannya dengan PPh 23 adalah pajak atas dividen, bunga, royalti, jasa-jasa lainnya tersebut di atas yang dikenakan atas transaksi tersebut dengan lawan transaksi subjek pajak luar negeri (asing).

Buat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Langsung di Klikpajak by Mekari

4. Bukti Potong PPh Pasal 4 ayat  (2)

Bukti potong pajak PPh Pasal 4 ayat (2) ini dibuat atas pemotongan dari transaksi atas pengalihat aset, bunga deposito, hadiah, transaksi saham, dan lainnya.

Perusahaan yang memungut/memotong PPh Pasal 4 ayat 2 harus membuat bukti pemotongan dan menyerahkan ke lawan transaksi.

5. Bukti Potong PPh Pasal 15

Bagaimana dengan bukti potong PPh Pasal 15?

Perusahaan harus membuat bukti potong PPh Pasal 15 atas transaksi di sektor pelayaran atau penerbangan internasional, pengeboran minyak dan gas bumi, serta lainnya yang terkait.

Kesemua jenis bukti potong pajak penghasilan tersebut dibuat secara online, sehingga biasa disebut bukti potong pajak online atau bukti potong pajak elektronik.

Baca juga tentang Cara Menghitung PPh Pasal 15 Sesuai UU Pajak Penghasilan

6. Bukti Potong PPN

Bukti potong pajak online juga berasal dari pemotongan/pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Bukti potong pajak online PPN ini dibuat oleh pihak yang memungut/memotong PPN dari transaksi barang/jasa kena pajak.

Bukti potong pajak online dari pemungutan PPN ini disebut Faktur Pajak.

Bagi pihak yang dipotong/dipungut PPN, akan mendapatkan bukti potong pajak online PPN berupa Faktur Pajak yang digunakan sebagai Pajak Masukan untuk mengkreditkan pajak.

Bukti Potong Pajak Online & Cara Mendapatkan Bukti Potong Pajak OnlineIlustrasi membuat bukti potong pajak online

b. Apa sih Pentingnya Bukti Pemotongan Pajak?

Bukti potong pajak online adalah dokumen berbentuk elektronik untuk mengawasi pajak yang dipotong.

Lalu apa pentingnya bukti pemotongan pajak ini?

Seberapa penting bukti potong pajak online ini bagi wajib pajak/perusahaan pemungut/pemotong dan subjek pajak yang dipungut/dipotong, berikut penjelasannya:

Secara umum, baik pihak yang memungut/memotong pajak maupun pihak yang dipungut/dipotong pajaknya, keberadaan bukti potong pajak online ini sangat penting.

Kedua pihak sama-sama membutuhkannya sebagai bukti atas transaksi yang telah dilakukan pemotongan pajak, baik PPh maupun PPN atas transaksi yang dilakukan.

Secara rinci begini pentingnya bukti pemotongan pajak online, baik bukti potong PPh maupun PPN:

Bagi pemotong/pemungut PPh/PPN, bukti potong pajak online ini sebagai bukti bahwa pihak yang memiliki kewajiban memungut/memotong PPh/PPN telah melakukan pemungutan/pemotongan pajak tersebut.

Sedangkan bagi pihak yang telah dipotong/dipungut PPh/PPN oleh pihak pemungut/pemotong PPh, maka bukti potong pajak online tersebut sebagai bukti bahwa dirinya telah dipotong/dipungut PPh-nya.

Sehingga baik subjek pemotong maupun subjek yang dipotong pajak penghasilannya tersebut sama-sama membutuhkan bukti potong pajak online tersebut yang digunakan pada saat pelaporan SPT pajak.

Tentu saja, bagi pemotong/pemungut PPh dan PPN, ia wajib menyetorkan/membayarkan pemotongan PPh/PPN yang dipungutnya ke kas negara.

Di setiap akhir tahun pajak, pajak yang telah dipotong dan disetorkan ke kas negara akan menjadi pengurang atau kredit pajak bagi pihak yang dipotong.

Tanpa bukti potong tidak akan ada pengkreditan pajak, sehingga harus membayar pajak sebesar PPh/PPN terutang tanpa dikurangi yang sudah dipotong.

Selain berfungsi sebagai kredit pajak, bukti potong juga digunakan sebagai kontrol atas pajak yang sudah dipotong oleh pemberi kerja dan mengecek kebenaran pembayaran pajak.

Ketahui bagaimana tutorial langkah-langkah Cara Bayar/Setor Pemungutan Pajak Online

Bukti Potong Pajak Online & Cara Mendapatkan Bukti Potong Pajak OnlineIlustrasi bayar pajak online dari pemotongan pajak berdasarkan bukti potong pajak online

c. Risiko Tidak Punya Bukti Potong

Dari penjelasan di atas betapa pentingnya bukti potong pajak online ini bagi pihak pemungut/pemotong pajak penghasilan maupun pihak yang dipotong/dipungut pajak penghasilan, maka sudah tentu keberadaan bukti potong ini tidak dapat diabaikan.

Apakah ada risikonya jika tidak punya bukti potong pajak?

Tentu saja, sebab bukti potong pajak ini merupakan bukti sah pemungutan pajak sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Bagi perusahaan pemungut amaupun perusahaan yang dipungut pajak atas transaksi tersebut tidak akan bisa mengkreditkan pajak penghasilan maupun Pajak Masukan dari transaksi PPN.

Hal ini bisa memengaruhi besar kewajiban pajak yang harus dibayar/setor ke kas negara.

Dengan adanya bukti potong pajak, maka dapat digunakan untuk mengkreditkan pajak dan bisa memperkecil kewajiban pajak yang harus dibayarkannya.

Bagi subjek yang telah dipotong/dipungut pajak, jika tidak mendapatkan bukti potong pemungutan/pemotongan pajak atas transaksi yang dilakukan, maka tentu saja tidak akan bisa mengkreditkan pajak yang menjadi haknya.

Sedangkan perlunya bukti potong bagi penerima upah atas pemotongan PPh 21, maka keberadaan bukti potong pajak online ini sangat penting untuk digunakan pada saat melaporkan SPT pajak.

Ketahui juga tentang Aturan Baru Membuat e-Faktur dan Cara Mengkreditkan Pajak Masukan dalam UU Cipta Kerja

d. Cara Membuat Bukti Potong Pajak Online

Dari beberapa jenis bukti pemotongan pajak online yang harus dibikin tersebut, berikutnya adalah bagaimana cara membuat bukti potong pajak online bagi pemotong/pemungut PPh dan cara mendapatkan bukti potong pajak online bagi subjek yang dipotong/dipungut PPh.

Bagaimana cara membuat bukti potong pajak online tersebut?

Untuk ketentuan dan langkah-langkah membuat bukti potong pajak online, berikut cara-caranya:

1. Bukti Potong PPh 21

2. Bukti Potong PPh 23/26

3. Bukti Potong PPN atau Faktur Pajak

Itulah penjelasan tentang bukti pemotongan pajak online yang wajib dipahami wajib pajak atau perusahaan yang memiliki kewajiban sebagai pemungut pajak.

Sekarang saatnya Sobat Klikpajak untuk melakukan aktivitas pajak lainnya secara mudah dengan fitur lengkap aplikasi pajak online Klikpajak by Mekari yang terintegrasi.

Urus Pajak Lainnya Mudah & Cepat dengan Fitur Lengkap

Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Sobat Klikpajak yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer.

Temukan fitur lengkap aplikasi pajak online Klikpajak by Mekari selengkapnya di Inilah Daftar Fitur Lengkap Klikpajak untuk Kelola Pajak Perusahaan.

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis dan aktivitas Sobat Klikpajak dalam mengelola e-Faktur, e-Bupot, bayar dan lapor SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN yang dapat menghemat banyak waktu?

Bukti Potong Pajak Online & Cara Mendapatkan Bukti Potong Pajak Online

Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan perusahaan. Klikpajak by Mekari mengerti yang Anda butuhkan.

Cukup daftarkan email di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Sobat Klikpajak dapat melakukan urusan perpajakan dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang dibayangkan.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klipajak Sekarang!

Sobat Klikpajak juga dapat meningkatkan pemahaman tentang berbagai macam aktivitas pajak, mulai dari cara hitung, bayar, dan lapor pajak secara komprehensif melalui Mekari University.

Asah kemampuan Sobat Klikpajak tentang perpajakan melalui kursus online di Mekari University, gratis!

Setelah menyelesaikan kursus online pajak ini, Sobat Klikpajak akan mendapatkan sertifikat dari Mekari University, yang bisa dijadikan porfotolio di bidang perpajakan.

Karena belajar pajak itu mudah!

Tak perlu bayar, kemampuan pajak bisa bertambah melalui Kursus Pajak Online bersama Mekari University.

Jangan lupa, jika ingin lebih mudah kelola pajak dan keuangan bisnis, gunakan aplikasi pajak online Klikpajak.id yang terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Ingin tahu caranya, klik banner di bawah ini untuk menjadwalkan demo online bersama tim konsultan kami.

Bukti Potong Pajak Online & Cara Mendapatkan Bukti Potong Pajak Online

Kategori : Bayar Pajak

PUBLISHED28 Jul 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: