Pentingnya Nomor Seri Faktur Pajak Bagi PKP dan Ketentuannya

Pentingnya Nomor Seri Faktur Pajak bagi PKP dan Ketentuan Memperolehnya

Menghitung, melaporkan dan membayar pajak adalah kewajiban bagi semua Wajib Pajak sebagai bagian dari warga negara. Di Indonesia, pajak telah diatur dalam berbagai ketentuan UU RI Nomor 28 tahun 2007. Sebagai Wajib Pajak dan warga negara yang bertanggung jawab, Anda dapat menjadi individu yang tertib pajak sesuai regulasi yang berlaku. Bagi Wajib Pajak Badan, terdapat ketentuan khusus dalam melakukan pelaporan pajak, salah satunya mengenai kepemilikan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yang akan dibahas dalam artikel ini.

Seluruh kalangan masyarakat sesuai yang tercantum dalam ketentuan dan aturan pajak negara merupakan Wajib Pajak. Jadi pembayaran pajak dari Anda turut menyumbang pemasukan negara untuk pembangunan dan kepentingan pemerintahan. Khususnya bagi para pengusaha dengan penghasilan yang lebih besar, berperan sebagai Wajib Pajak yang memberikan sumbangan besar bagi pemasukan negara.

Jika Anda adalah Pengusaha Kena Pajak (PKP), maka faktur pajak harus Anda buat sebagai bukti atas pajak yang Anda laporkan. Dalam pembuatan faktur, Anda sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) harus memiliki Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP).

Ketentuan PKP Terkait Kepemilikan NSFP

1. Wajib Pajak Badan Terdaftar Sebagai PKP

Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) hanya bisa diajukan oleh PKP. Jadi, Anda bisa mendapatkan NSFP jika telah terdaftar sebagai PKP. Dalam hal ini yang dimaksud dengan PKP adalah pengusaha yang melakukan aktivitas penjualan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP), yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Ketetapan tersebut diatur dalam UU PPN Tahun 1984. Dapat dikatakan bahwa PKP merupakan suatu Badan atau perorangan yang menjual barang atau jasa yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai.

Perlu ditegaskan bahwa tidak semua bisnis atau Wajib Pajak adalah PKP. Karena untuk mendaftar menjadi PKP harus memenuhi syarat-syarat dan ketentuan khusus.

2. Wajib Pajak Memiliki Sertifikat Elektronik Pajak

Jika Anda sudah terdaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak, maka Anda wajib memiliki sertifikat elektronik pajak untuk memperoleh Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP). Untuk melakukan aktivasi akun PKP, Anda akan diberikan kode aktivasi beserta password untuk kemudian digunakan sebagai syarat memperoleh sertifikat elektronik pajak.

Sertifikat elektronik pajak memuat tanda tangan digital dan identitas Wajib Pajak yang secara resmi diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Selanjutnya, Anda dapat mengunduh sertifikat tersebut untuk memasangnya di komputer Anda.

3. Anda Bisa Mendapatkan NSFP Lewat e-Nofa

Sertifikat elektronik pajak yang telah Anda pasang di komputer akan terintegrasi dengan browser yang nantinya dapat Anda gunakan untuk memperoleh NSFP melalui akses e-Nofa.

E-Nofa atau Elektronik Penomoran Faktur Pajak yang dimaksud merupakan portal untuk mengakses NSFP sebagai syarat pembuatan faktur. Faktur tersebut digunakan untuk membuat laporan terkait beban pajak PKP tersebut.

Anda dapat mengakses e-Nofa dengan username akun PKP dan password yang telah Anda buat. Kemudian, setelah berhasil masuk pilih menu untuk mendapatkan NSFP.

4. Selain e-Nofa, NSFP Dapat Diperoleh Melalui KPP

Anda dapat memperoleh NSFP melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP), terlepas dari cara pertama yaitu melalui e-Nofa yang telah dijelaskan sebelumnya. Tetapi melakukan permintaan NSFP melalui KPP dinilai menyita waktu karena mengharuskan Anda datang langsung ke KPP tersebut untuk mendapatkan NSFP dari petugas pajak.

5. Melakukan Pembuatan Faktur Pajak Setelah Memiliki NSFP

Ketika NSFP sudah Anda miliki, segera lakukan pembuatan faktur pajak. Membuat faktur pajak dapat dilakukan melalui e-Faktur. Anda dapat mengunduh aplikasi e-Faktur tersebut terlebih dahulu, lalu ikuti saja langkah-langkah pembuatannya. Melalui aplikasi ini, PKP bisa membuat faktur pajak dengan lebih mudah dan praktis.

6. Lakukan Pelaporan dan Pembayaran Pajak Tepat Waktu

Bagi Anda yang telah berstatus sebagai PKP disarankan untuk melakukan pelaporan dan pembayaran pajak tepat waktu. Karena jika menunda-nunda atau sengaja tidak melapor, akan ada sanksi yang dikenakan berdasarkan UU terkait. Melakukan pelaporan pajak atas pajak yang dikenakan kepada Direktorat Jenderal Pajak RI dan melakukan pembayarannya merupakan kewajiban PKP. Sehingga, pembuatan faktur pajak sangat penting bagi Anda sebagai PKP.

Itulah penjelasan tentang pentingnya NSFP bagi PKP serta ketentuan untuk memperolehnya.

 


PUBLISHED16 Oct 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: