Alasan Pengusaha Wajib Ikut PAS Final 2018 dan Metode Perhitungannya

Alasan Pengusaha Wajib Ikut PAS Final 2018 dan Metode Perhitungannya

PAS Final 2018 (Pengungkapan Aset secara Sukarela lewat tarif Final) merupakan program Direktorat Jenderal Pajak yang seperti perpanjangan program amnesti pajak yang sudah berakhir. Ini menjadi kesempatan emas yang diberikan DJP agar Wajib Pajak dapat bebas dari sanksi pajak dan memperoleh pengampunan pajak.

Apabila Anda sebagai pengusaha masih mempertimbangkan PAS Final, ketahui alasan-alasan berikut yang dapat menjadi keuntungan dan manfaat tersendiri.

Alasan Pengusaha Wajib Ikut PAS Final 2018

  1. Alasan yang paling utama kenapa pengusaha wajib ikut PAS Final 2018 adalah untuk menghindari sanksi berat pajak. Apabila data tentang harta belum dilaporkan maka akan dikenakan sanksi Pasal 18 dari Undang-Undang Pengampunan Pajak yaitu sanksi 200% atau  2% per bulan. Sanksi 200% dikenakan untuk Wajib Pajak yang telah mengikuti amnesti pajak sementara sanksi 2% per bulan dikenakan Wajib Pajak yang tidak ikut amnesti pajak.
  2. Program PAS Final 2018 tidak berbatas waktu sehingga menguntungkan bagi pengusaha yang selama ini terbatasi oleh program amnesti pajak. Anda tidak lagi merasa terburu-buru dan dapat jujur mengungkapkan data harta Anda kapan saja.
  3. Sebagai bukti kontribusi dan kejujuran Anda sebagai pengusaha untuk negara sehingga tidak ada data yang tersembunyi atau harus ditutup-tutupi.

Tarif dan Metode Perhitungan PAS Final 2018

Tarif Pengungkapan Aset secara Sukarela ini adalah sebagai berikut:

  1. Tarif 30% untuk Wajib Pajak Orang Pribadi.
  2. Tarif 25% untuk Wajib Pajak Badan Usaha.
  3. Tarif 12,5% untuk Wajib Pajak Tertentu.

Adapun metode perhitungannya adalah PPh Final = Tarif x Dasar Pengenaan Pajak

Pedoman nilai dari Dasar Pengenaan Pajak tersebut berdasarkan:

  1. Nilai nominal harta seperti kas.
  2. Nilai Jual Objek Pajak tanah atau bangunan, Nilai Jual Kendaraan Bermotor dan nilai-nilai lain yang telah ditetapkan Pemerintah.
  3. Nilai yang dipublikasikan PT Aneka Tambang Tbk. untuk emas dan perak.
  4. Nilai yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia untuk saham dan waran.
  5. Nilai yang dipublikasikan PT Penilai Harga Efek Indonesia untuk obligasi.

Apabila tidak ada nilai yang dapat dijadikan pedoman, maka nilai harta berdasarkan:

  1. Penilaian Kantor Jasa Penilai Publik.
  2. Penilaian DJP.

Semua Dasar Pengenaan Pajak tersebut tetap disesuaikan kondisi dan keadaan harta pada akhir Tahun Pajak.

Demikian penjelasan lengkap tentang kenapa Anda wajib mengikuti PAS Final 2018 dan ketentuan metode perhitungannya. Semoga membantu Anda sebagai Wajib Pajak agar selalu taat dan mengikuti aturan perpajakan dengan baik. Bangga Bayar Pajak!


PUBLISHED31 Oct 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: