Tata Cara Mengurus NPWP untuk Pengaktifan Perusahaan Kembali

Tata Cara Mengurus NPWP untuk Pengaktifan Perusahaan Kembali

Dalam suatu bisnis, ada banyak kemungkinan yang terjadi baik itu kemungkinan terburuk atau kemungkinan untuk dapat bangkit dan melanjutkan usaha lagi. Mungkin sebagai Wajib Pajak, Anda sudah mengetahui tentang tata cara penghapusan NPWP apabila Badan Usaha yang Anda jalankan sudah tidak dapat beroperasi lagi. Namun bagaimana sebaliknya, jika Anda ingin mengaktifkan perusahaan Anda kembali yang NPWP-nya sudah berstatus Non Efektif? Apakah ada tata cara yang berbeda untuk mengurus NPWP-nya?

Sebagai panduan, berikut prosedur yang dapat Anda ikuti untuk melakukan pengaktifan kembali Badan Usaha yang Anda miliki.

Mengenal Status NPWP Non Efektif

Status Non Efektif adalah status yang memberitahukan bahwa NPWP yang dimiliki Wajib Pajak tersebut sudah dibekukan atau dinonaktifkan. Status tersebut dapat dikenakan apabila Wajib Pajak memang pernah mengajukan permohonan status Non Efektif atau karena adanya kebijakan internal dari pihak KPP itu sendiri. Selain itu, kesalahan administrasi juga dapat menjadi penyebab status Wajib Pajak menjadi Non Efektif.

Sesuai dengan statusnya, NPWP Non Efektif terutama untuk Wajib Pajak Badan menandakan bahwa usaha tersebut sudah tidak lagi beroperasi. Nomor Pokok Wajib Pajak tersebut juga sudah tidak bisa lagi digunakan untuk mengurus administrasi perpajakan seperti pelaporan SPT Tahunan.

Prosedur Pengaktifan Perusahaan Kembali

1. Datang ke KPP Terdaftar

Proses pengaktifan perusahaan kembali dapat ditempuh dengan datang langsung ke KPP tempat Anda terdaftar sebagai Wajib Pajak Badan.

2. Mengisi Formulir Pengaktifan Kembali

Selanjutnya Anda akan diminta mengisi formulir pengaktifan kembali NPWP Non Efektif. Adapun ketentuan formulir tersebut adalah mengisi nama Wajib Pajak, Nomor Pokok Wajib Pajak dan jenis pengaktifan (apakah permohonan Wajib Pajak atau penetapan secara jabatan).

3. Memenuhi Kewajiban Sebagai Wajib Pajak dengan Status Aktif

Apabila status pengaktifan sudah ditangani oleh petugas KPP maka Anda harus memenuhi kriteria atau kewajiban sebagai berikut:
a. Menyampaikan SPT Masa atau SPT Tahunan.
b. Melakukan pembayaran pajak.
c. Melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas.
d. Mengajukan permohonan untuk diaktifkan kembali; atau
e. Wajib Pajak diketahui atau ditemukan alamatnya.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang status Non Efektif dan bagaimana tata cara mengurus NPWP untuk pengaktifan perusahaan kembali. Semoga dapat membantu Wajib Pajak terutama yang ingin mengelola bisnis yang sebelumnya tertunda atau sempat mengalami kegagalan.


PUBLISHED09 Nov 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: