Simak Tutorial Lapor Pajak Online 2019 Berikut Ini! - Klikpajak

Simak Tutorial Lapor Pajak Online 2019 Berikut Ini!

Pengisian dan pelaporan SPT harus dilaksanakan setiap tahun oleh wajib pajak sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban perpajakan di Indonesia. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang kurang memahami prosedur dan langkah pengisian yang benar. Sehingga tak jarang menimbulkan berbagai permasalahan. Untuk memberikan solusi akan hal tersebut, akan dijabarkan tutorial lapor pajak online 2019 terbaru yang bisa Anda gunakan.

Pada dasarnya terdapat 2 cara pelaporan pajak online yang bisa Anda gunakan. Pertama adalah melalui pengunggahan dokumen, dan yang kedua adalah pengisian formulir secara langsung. Prosedur yang pertama dapat dikatakan lebih mudah karena Anda tinggal mengunggah saja file CSV yang Anda miliki. Maka dari itu, pada artikel ini akan dibahas prosedur yang kedua.

Terdapat 3 formulir berbeda yang memiliki peruntukan yang berbeda. Untuk formulir 1770 SS dan 1770 akan dibahas pada lain artikel, kali ini akan difokuskan pada formulir 1770 S, dimana merupakan formulir yang digunakan jika penghasilan Anda lebih dari Rp. 60.000.000 per tahunnya. Begini prosedurnya:

Baca Juga : Panduan Lengkap & Cara Mengisi SPT Tahunan 1770 SS Tahun 2019

  • Masuk ke lama DJP Online dan klik pada bagian ‘eFiling’, login dengan akun yang Anda miliki.
  • Klik ‘Buat SPT’, kemudian akan muncul pertanyaan untuk menyesuaikan formulir apa yang cocok.
  • Lakukan pengisian berturut-turut ‘Tidak’, ‘Tidak’, ‘Tidak’ dan terakhir ‘Dengan Panduan’, maka Anda akan menggunakan formulir 1770 S.
  • Terdapat 18 formulir elektronik yang harus diisi secara benar.
  • Formulir pertama, pilih tahun pajak pelaporan SPT tahunan dan tentukan status SPT yang dibuat, apakah normal atau pembetulan.
  • Formulir kedua, masukkan data pemotongan PPh dari pihak ketiga yang Anda miliki. Biasanya berupa formulir 1771-A1 atau A2 (atau bisa juga Bukti Potong PPh 23/26. Bukti Pemungutan PPh 22, dan Bukti Potong PPh Luar Negeri).
  • Formulir ketiga, masukkan penghasilan neto dalam negeri yang Anda miliki.
  • Formulir keempat, masukkan penghasilan neto dalam negeri lainnya.
  • Formulir kelima, masukkan penghasilan dari luar negeri yang Anda miliki.
  • Formulir keenam, masukkan penghasilan yang bukan objek pajak.
  • Formulir ketujuh, masukkan penghasilan yang pajaknya sudah dipotong secara final.
  • Formulir kedelapan, masukkan harta yang Anda miliki sesuai dengan kolom yang tersedia.
  • Formulir kesembilan, masukkan hutang yang Anda miliki dengan mengklik tombol ‘Tambah’.
  • Formulir kesepuluh, masukkan anggota keluarga yang menjadi tanggungan, disesuaikan dengan keadaan sebenarnya.
  • Formulir kesebelas, masukkan pembayaran kepada badan resmi Amil Zakat (jika melakukan sumbangan ini).
  • Formulir keduabelas, masukkan status wajib pajak dan golongan PTKP sesuai dengan keadaan sebenarnya.
  • Formulir ketigabelas, masukkan Pajak Penghasilan Pasal 24 (jika ada).
  • Formulir keempatbelas, masukkan realisasi pembayaran PPh Pasal 25 (jika ada).
  • Formulir kelimabelas, merupakan rekap hasil perhitungan pajak penghasilan yang sudah Anda isikan sebelumnya.
  • Formulir keenambelas, pemilihan cara mengangsur PPh Pasal 25 Tahun berikutnya, isi dengan benar dan sesuaikan dengan keadaan Anda agar tidak menjadi beban di kemudian hari.
  • Formulir ketujuhbelas, merupakan konfirmasi persetujuan, untuk memvalidasi data yang sudah Anda masukkan.
  • Formulir kedelapanbelas, bagian pengiriman SPT Tahunan yang sudah dibuat sebelumnya dengan semua langkah yang sudah dilakukan.

Setelah itu, pilih media yang akan digunakan untuk mengirimkan kode verifikasi, bisa melalui nomor telepon atau email (biasanya email). Setelah memilih, klik ‘OK’ dan periksa pada media yang Anda pilih tersebut. Masukkan kode yang tertera pada file yang dikirim pada kolom yang disediakan. Setelah selesai dan dikirim, periksa kembali media yang Anda gunakan, dan dapatkan Bukti Penerimaan SPT Elektronik sebagai tanda SPT Anda sudah diterima oleh negara.

Baca Juga: e-Filing: Cara Mudah Lapor Pajak Online

 

Dokumen Pendukung

Untuk penggunaan SPT Tahunan Formulir 1770 S, berkas yang harus dilengkapi adalah lembar bukti formulir pemotongan pajak (A1 atau A2) serta daftar susunan anggota keluarga yang menjadi tanggungan dan masuk dalam penghitungan gaji Anda. Selain itu, siapkan semua data yang diperlukan sehingga pelaporan dapat berjalan efektif dan cepat. Sehingga tidak banyak membuang waktu Anda yang berharga.

 

Tutorial lapor pajak online 2019 di atas sekali lagi adalah untuk formulir 1770 S, dengan kriteria pengguna adalah karyawan swasta, PNS, anggota TNI atau POLRI dan anggota BUMN atau BUMD dan kementerian. Cermati setiap langkah dan prosedurnya agar pelaporan dapat dilaksanakan dengan benar.

Sebenarnya untuk tutorial lapor pajak online 2019 masih sama dengan tahun sebelumnya. Belum terdapat pembaruan terkini dari DJP karena sistem dirasa masih relevan. Jika Anda ingin mencari kanal lain, Anda bisa menggunakan Klikpajak. Layanan perpajakan mitra resmi DJP ini memiliki fasilitas yang tak kalah hebat, dan dapat digunakan secara gratis oleh setiap jenis wajib pajak untuk menyelesaikan setiap jenis urusan pajak. Segera buat akun Klikpajak dan maksimalkan penggunaan setiap fiturnya!

 

[adrotate banner=”5″]

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED23 Sep 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: