Permohonan NSFP 2019 e-Nofa bagi Pengusaha Kena Pajak - Klikpajak

Permohonan NSFP 2019 e-Nofa bagi Pengusaha Kena Pajak

Nomor Seri Faktur Pajak (NFFP) merupakan nomor seri yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP). Nomor Seri Faktur Pajak merupakan salah satu syarat dalam pembuatan faktur pajak. NSFP tersebut dikeluarkan secara resmi melalui mekanisme khusus penomoran faktur pajak. Perlu diketahui bahwa jumlah nomor faktur pajak yang dapat diminta wajib pajak tergantung dari jumlah invoice atau faktur komersial yang diterbitkan dalam 3 bulan terakhir. Bagaimana ketentuan permohonan NSFP 2019? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

 

Ketentuan Permohonan NSFP 2019

Setiap tahun, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan NSFP dan wajib pajak dapat mendapatkannya menjelang akhir tahun pajak. Permohonan NSFP 2019 dapat Anda ajukan sebelum Januari 2019. Permohonan NSFP ini bertujuan agar transaksi yang Anda lakukan sudah menggunakan faktur pajak 2019.

Menurut PENG-4/PJ.02/2014 yang ditetapkan oleh Ditjen Pajak sebagai jawaban seputar tata cara Meminta Nomor Seri Faktur Pajak. Berikut ini tata cara pembetulan dan penggantian, dan tata cara pembatalan faktur pajak dan perubahannya.

  1. Pengusaha Kena Pajak (PKP) diharuskan membuat Faktur Pajak dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yang terdiri dari 16 digit. Rinciannya adalah 2 digit Kode Transaksi, 1 digit Kode Status, dan 13 digit nomor Faktur Pajak yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
  2. NSFP dapat diperoleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) sesuai tata cara yang telah ditentukan. Contoh: untuk tahun 2018, nomor faktur pajak akan dimulai dari 18.00000001 dan seterusnya.
  3. Nomor faktur pajak yang digunakan untuk penerbitan Faktur Pajak dalam tahun yang sama dengan 2 digit tahun penerbitan yang tertera dalam NSFP.

Seperti yang telah diuraikan di atas, kini untuk memudahkan wajib pajak, permintaan Nomor Seri Faktur Pajak selain di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat PKP dikukuhkan juga dapat dilakukan permintaan melalui e-NOFA Pajak.

 

Persyaratan Menggunakan Aplikasi e-Nofa

Ketahui Perlakuan Atas NSFP Habis Dan Bagaimana Ketentuan Penggunaan Tanggalnya

Permohonan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) secara online, hanya dapat dilakukan melalui e-Nofa Online. Sebelum menggunakan aplikasi e-Nofa Online, terlebih dahulu Anda harus memenuhi beberapa persyaratan berikut ini:

1. Terdaftar dan Dikukuhkan Sebagai Pengusaha Kena Pajak

Wajib pajak yang telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak dan memiliki akun PKP. Pengusaha Kena Pajak adalah pengusaha yang memiliki perusahaan dengan omzet  di atas Rp4,8 Miliar per tahun. PKP adalah sebutan bagi pengusaha yang berbisnis menjual Barang Kena Pajak (BKP) dan Jasa kena Pajak (JKP) yang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Ketentuan ini telah diatur dalam Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (UU PPN) tahun 1984. Dalam pengertian hematnya, Pengusaha Kena Pajak merupakan badan atau perseorangan yang menjual barang atau jasa dengan pengenaan PPN.

Persyaratan Pengajuan sebagai PKP:

  1. Menerima atau mendapatkan omzet dalam setahun mencapai Rp4,8 Miliar.
  2. Dinyatakan lulus survei yang dilakukan KPP atau KP2KP.
  3. Telah melengkapi dokumen yang disyaratkan untuk pengajuan PKP.

Pengusaha yang memiliki perusahaan di bawah omzet tersebut tersebut, maka dapat memilih menjadi PKP atau pengusaha Non-PKP.

2. Memiliki Sertifikat Elektronik Pajak

Sertifikat elektronik pajak adalah sertifikat bersifat elektronik yang memuat tanda tangan elektronik dan identitas yang menujukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh penyelenggara sertifikasi elektronik.

Sertifikat elektronik ini diberikan kepada PKP sebagai bukti otentifikasi pengguna layanan pajak elektronik berupa:

  1. Layanan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak melalui laman (website) yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
  2. Penggunaan aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk pembuatan e-Faktur Pajak.

Masa berlaku sertifikat digital adalah 2 tahun sejak diberikan. PKP dapat meminta sertifikat digital baru sebelum kadaluwarsa.

3. Kode Aktivasi dan Password

Pengusaha kena Pajak harus mempunyai kode aktivasi beserta password yang diberikan oleh DJP.

 

4 Langkah Permohonan NSFP 2019 melalui e-Nofa Online

Solusi Gagal Melakukan Permintaan Nomor Seri Faktur Pajak Melalui e-NOFA

Setelah Anda selesai melakukan proses impor sertifikat elektronik Anda, segera akses dan masuk pada situs e-Nofa Online untuk mengajukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak online.

  1. Akses dan masuk pada situs e-Nofa Online https://efaktur.pajak.go.id/pkp/home
  2. Setelah masuk website, klik pada tombol “Permintaan NSFP”
  3. Pilih sertifikat elektronik yang baru saja Anda impor dari browser
  4. Lakukan permintaan rentang Nomor Seri Faktur Pajak Anda

 

Laporkan SPT Masa PPN Anda

Setelah mengetahui dan memahami mudahnya cara meminta Nomor Seri Faktur Pajak melalui aplikasi e-Nofa, sebagai Pengusaha Kena Pajak Anda akan merasakan banyak keuntungannya. Baik dari segi waktu maupun biaya dalam mengurus permohonan Nomor Seri Faktur Pajak. NSFP disertakan dalam penerbitan faktur pajak yang wajib diurus oleh Pengusaha Kena Pajak dalam segala transaksinya. Selain itu, Pengusaha Kena Pajak juga diwajibkan untuk melaporkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang telah dicantumkan di dalam faktur pajak.

Pembayaran dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dapat dilakukan melalui Klikpajak. Klikpajak hadir sebagai solusi bayar dan lapor pajak online melalui eFiling Pajak resmi dari Ditjen Pajak.  Daftar sekarang juga agar Anda bisa bayar dan lapor SPT tanpa dipungut biaya tambahan dan Anda akan memperoleh Bukti Lapor resmi seperti DJP Online. Daftar sekarang juga di sini!


PUBLISHED14 Aug 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: