Cara Lapor Pajak 'Online' Pengusaha Pemula Saat PSBB Jakarta

Cara Lapor Pajak ‘Online’ Pengusaha Pemula Saat PSBB Jakarta

Meski ibukota sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, tapi berbagai aktivitas masih bisa dilakukan yakni secara daring, termasuk urusan perpajakan. Ketahui cara lapor pajak online pengusaha pemula saat PSBB Jakarta jilid II ini.

Baik pekerja maupun pengusaha yang memiliki kewajiban atas pajak, harus menyampaikan SPT Tahunan Pajak. Cara melaporkan pajak secara daring ini melalui aplikasi yang disebut e-Filing.

e-Filing merupakan sistem untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak melalui situs web DJP Online atau Penyedia Aplikasi Jasa Perpajakan (PJAP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) seperti Klikpajak.id.

Bagi pengusaha pemula mungkin masih belum terbiasa melakukan kewajiban perpajakan sebagai pemilik usaha. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memenuhi kewajiban pajak bagi pengusaha, mulai dari hal-hal yang perlu disiapkan hingga cara melaporkan SPT pajaknya.

Agar bisnis yang dijalankan berjalan lebih lancar dan berkembang meski di tengah PSBB Jakarta, penuhi kewajiban perpajakan Anda. Berikut Klikpajak by Mekari akan mengulas cara lapor pajak online bagi pengusaha pemula.

Panduan Aktivasi EFIN untuk Pengusaha Pemula

Langkah pertama bagi pengusaha pemula sebelum lapor pajak secara online menggunakan e-Filing adalah mendapatkan EFIN (Electronic Filing Identification Number).

EFIN digunakan untuk membuat akun DJP Online. EFIN bisa didapatkan di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) terdekat.

Permohonan EFIN hanya dapat diajukan langsung oleh pemilik usaha atau orang yang bertugas mengurusnya dan tidak bisa diwakilkan oleh pihak lain.

Setelah mendapatkan EFIN, segera lakukan aktivasi. Cara mengaktivasi EFIN cukup mudah, yaitu sebagai berikut.

  1. Buka situs DJP Online di https://djponline.pajak.go.id.
  2. Klik “Daftar di sini”, kemudian masukkan NPWP, EFIN, dan kode keamanan. Setelah itu klik “Verifikasi”.
  3. Lalu akan muncul halaman di mana nama wajib pajak sudah terisi secara otomatis. Pastikan semua informasi sudah benar dan sesuai.
  4. Setelah itu masuk tahap registrasi. Masukkan alamat surel dan nomor ponsel. Buat kata sandi untuk login akun DJP Online.
  5. Periksa surel yang didaftarkan tadi. Akan ada tautan aktivasi yang diberikan oleh DJP Online. Klik tautan tersebut untuk mengaktivasi akun DJP Online.
  6. Login menggunakan NPWP dan kata sandi yang tadi dibuat.
  7. EFIN sudah diaktivasi dan siap untuk lapor pajak.

Note: Lupa EFIN saat PSBB? Jangan Panik, Lakukan Cara Ini!

Dapatkan Kode EFIN Sebelum Memulai Lapor Pajak OnlineContoh EFIN yang harus dimiliki saat lapor pajak online

Panduan Lapor Pajak ‘Online’ Pengusaha Pemula

Setelah mendapatkan dan mengaktivasi EFIN, saatnya untuk melaporkan pajak secara online. DJP memberi kemudahan kepada wajib pajak dengan menyediakan formulir SPT elektronik atau e-Filing. Berikut adalah cara melaporkan pajak secara online menggunakan e-Filing.

  1. Siapkan beberapa dokumen yang diperlukan, seperti NPWP dan bukti surat potong pajak.
  2. Buka situs DJP Online atau e-Filing Klikpajak
  3. Masukkan NPWP serta nomor EFIN yang tertera dalam dokumen.
  4. Setelah berhasil masuk, terdapat menu “e-Filing” atau “Buat SPT” untuk melaporkan SPT tahunan. Setelah itu jawab pertanyaan yang muncul sesuai dengan data dan tidak dibuat-buat.
  5. Isi formulir yang tertera dengan lengkap dan isi tahun pajak yang sesuai. Setelah formulir terisi selanjutnya klik “Status SPT”.
  6. Masukkan data yang dibutuhkan, seperti jumlah penghasilan neto dalam negeri. Kemudian klik “Berikutnya” dan jawab pertanyaan yang diminta.
  7. Setelah memasukkan data yang dibutuhkan, akan muncul laman berupa penghitungan pajak penghasilan dan SPT. Pada bagian bawah terdapat tampilan apakah status SPT “Nihil”, “Kurang Bayar”, atau “Lebih Bayar”.
  8. Untuk mengirimkan SPT, klik “Di Sini” pada menu ambil kode verifikasi. Kode akan dikirim ke alamat surel, lalu masukkan ke kolom kode verifikasi dan klik “Kirim SPT”.
  9. Laporan SPT tahunan selesai, periksa surel untuk mendapat Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dan klik “Tutup” untuk melihat daftar SPT yang telah dibuat.

Tutorial pelaporan SPT selengkapnya bisa Anda lihat melalui video berikut ini:

Pentingnya Sistem ‘Cloud’ di Saat PSBB

Komputasi awan atau cloud computing adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Dengan teknologi cloud ini, memudahkan penggunanya untuk menjalankan program tanpa harus memasang (instal) aplikasi terlebih dahulu.

Selain itu, sistem komputasi awan ini memudahkan penggunanya untuk mengakses data dan informasi melalui internet.

Melalui sistem ini berbagai aktivitas termasuk urusan perpajakan bisa dilakukan secara online dengan mudah dan cepat.

Ingin mengetahui poin-poin penting apa saja dalam PSBB Jakarta Jilid II ini, baca selengkapnya di SINI.

Fitur Lengkap Klikpajak Solusi Saat PSBB Jakarta

Karena aktivitas sosial kembali dibatasi, menjaga diri dengan mengikuti protokol kesehatan yang diberlakukan saat PSBB Jakarta jilid II ini sangat penting.

Di tengah PSBB Jakarta ini pula kegiatan urusan perpajakan Anda tetap mudah dilakukan dengan memanfaatkan fitur lengkap Klikpajak.id.

Anda bisa melakukan aktivitas perpajakan kapan saja dan di mana saja, karena Klikpajak didukung dengan teknologi berbasis cloud yang bisa menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak Anda dan lainnya dengan aman.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Sehingga tidak perlu ada kekhawatiran bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Dengan mengadopsi teknologi cloud ini pula, Anda bisa urus pajak melalui Klikpajak hanya dengan ponsel pintar (Smartphone).

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin. Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Apa saja fitur lengkap Klikpajak yang semakin memudahkan Anda dalam melakukan aktivitas perpajakan?

Contoh fitur untuk membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

e-Faktur Klikpajak

Klikpajak merupakan aplikasi pajak online lengkap dan terintegrasi dalam satu platform yang memudahkan Anda mengelola administrasi perpajakan, mulai dari:

  • Faktur Pajak Masukan
  • Faktur Pajak Keluaran
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Mengelola Faktur Pajak Masukan, Keluaran, dan Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana.

Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (Pajak Pertambahan Nilai) PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Note: Anda juga dapat menginput data Faktur Masukan dengan mudah menggunakan Scan QR Code e-Faktur Klikpajak secara gratis. Langkah-langkah input Faktur Pajak Masukan lewat handphone dengan Scan QR Code ini, selengkapnya lihat di SINI.

Contoh fitur membuat bukti potong PPh 23/26 di e-Bupot Klikpajak

e-Bupot Klikpajak

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah.

Seperti diketahui, melalui Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-269/PJ/2020, mulai 1 Agustus 2020 setiap Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang telah terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) seluruh Indonesia diwajibkan membuat bukti potong pajak dan melaporkan SPT masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 secara elektronik melalui aplikasi e-Bupot.

Kini, penerapan wajib e-Bupot secara nasional berlaku mulai 1 September 2020 melalui KEP-368/PJ/2020 yang menyebutkan:

“Semua wajib pajak yang telah memenuhi ketentuan Pasal 6 dari PER-04/PJ/2017 sudah langsung diwajibkan membuat SPT masa PPh Pasal 23/26 dan membuat bukti pemotongan secara elektronik melalui e-Bupot mulai September 2020.”

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

e-Bupot Klikpajak memiliki keunggulan yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu bisnis perusahaan, di antaranya:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di PJAP dan DJP karena Klikpajak menggunakan teknologi cloud. Sehingga tak perlu khawatir bukti potong dan lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop karena Anda tetap bisa mengaksesnya di mana pun.
  • Keamanan dan kerahasiaan data terjamin karena Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO, yang menjadi standar keamanan sistem teknologi informasi.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah dalam pembuatan bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data faktur pajak atas transaksi yang dilakukan.

Note: Langkah-langkah membuat bukti potong PPh Pasal 23/26 dan penjelasan lengkap mengenai bukti pemotongan, baca di SINI.

Contoh BPE yang diterbitkan Klikpajak resmi dari DJP

e-Billing Klikpajak

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi. Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Anda bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan. Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

e-Filing Klikpajak

Anda akan mendapatkan kemudahan cara lapor SPT Tahunan/Masa pajak dengan menggunakan aplikasi e-Filing Klikpajak karena akan dipandu dengan langkah-langkah yang mudah.

Selain itu, melaporkan seluruh jenis SPT melalui e-Filing Klikpajak gratis selamanya dan bisa dilakukan kapan saja serta di mana saja, seperti:

  • Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online. Salah satunya adalah Jurnal.id.

Anda semakin mudah dalam membuat dan mengelola e-Faktur serta e-Bupot karena Klikpajak bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah. Sehingga proses pengelolaan pajak jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Contoh fitur aplikasi akuntansi online Jurnal.id

Laporkan Pajak Anda dengan Cara yang Mudah

Itulah cara lapor pajak SPT Tahunan secara online lewat DJP Online yang perlu diperhatikan oleh pengusaha pemula. Caranya tidak sulit dan dapat cepat selesai asal semua dokumen yang diperlukan sudah siap.

Sebaiknya segera bayarkan dan sampaikan SPT pajak Anda sebelum waktu pelaporan berakhir untuk menghindari sanksi keterlambatan.

Kondisi PSBB Jakarta seperti sekarang ini pun tak jadi alasan sulit melakukan urusan perpajakan karena bisa dilakukan online.

Tim ‘Support’ Klikpajak Siap Membantu Anda!

Sebagai mitra resmi DJP, KlikPajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan. Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis Anda dalam membuat Faktur Pajak secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda?

“Kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan manfaatkan kemudahan dalam mengurus perpajakan Anda mulai dari menghitung, membayar hingga melaporkan pajak hanya dalam satu platform.


PUBLISHED18 Sep 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: