Cara Aktivasi e Faktur Pajak 2019, Simak Selengkapnya! - Klikpajak

Cara Aktivasi E-Faktur Pajak 2019, Simak dan Praktekan Setiap Langkahnya!

Untuk wajib pajak yang menyandang status sebagai Pengusaha Kena Pajak, transaksi dengan menyertakan faktur pajak adalah hal wajib. Hal in karena faktur pajak menjadi bukti bahwa transaksi yang dilakukan telah memperhitungkan PPN sebesar 10%. Kini pembuatan faktur pajak dipermudah dengan keberadaan aplikasi e-Faktur. Dalam artikel Anda akan mengetahui cara aktivasi e-Faktur pajak 2019 sehingga dapat menggunakan aplikasi ini.

E -Faktur sendiri dalam transaksi barang kena pajak atau jasa kena pajak menjadi perangkat utama dalam pembuatan faktur pajak. Hal ini terjadi karena dari sisi pemerintah telah mewajibkan pengusaha membuat faktur pajak secara elektronik dengan penomoran faktur pajak yang jelas sehingga resiko terjadinya penyelewengan faktur pajak dapat ditekan seminimal mungkin.

Faktur pajak yang dibuat dengan aplikasi ini diberikan Nomor Seri Faktur Pajak, yang diterbitkan oleh DJP secara khusus. Penerbitan ini mengacu pada jumlah yang diajukan oleh pengusaha kena pajak berdasarkan transaksi yang dilakukan pada tahun pajak sebelumnya. Ketika jumlahnya kurang atau berlebih, maka pengusaha kena pajak wajib melaporkannya, untuk pengajuan atau pengembalian.

Nah, untuk melakukan penggunaan e-Faktur ini, pertama Anda harus melakukan registrasi atau aktivasi aplikasi ini. Karena digunakan untuk keperluan strategis, maka aktivasinya harus dilakukan sesuai tahap yang ditetapkan oleh regulasi yang berlaku.

Baca juga: 10 Daftar Error pada Aplikasi E-Faktur Pajak dan Cara Mengatasinya

 

Tahapan atau Cara Aktivasi E-Faktur Pajak 2019

Berikut langkah yang harus Anda lakukan:

  • Jalankan ETaxInvoice.exe pada folder yang tersedia (file tersebut dapat diunduh di sini).
  • Lakukan koneksi ke database aplikasi e-Faktur dengan memilih ‘Lokal Database’, lalu klik tombol ‘Connect’.
  • Isikan NPWP dan PKP dengan identitas yang Anda miliki pada setiap kolom yang disediakan.
  • Klik tombol ‘Open’ pada ‘Sertifikat User’, lalu arahkan ke folder penyimpanan ‘Sertifikat User’. pilih file sertifikat digital kemudian klik ‘Open’, maka kemudian akan tampil formulir ‘Passphrase Certificate’.
  • Lakukan pengisian ‘Passphrase’ dengan benar. Bagian ini adalah password atau kode yang Anda masukkan pada saat menerima Sertifikat Digital ke KPP.
  • Klik tombol ‘OK’ (setelah selesai).
  • Isi Kode Aktivasi dengan kode yang Anda miliki ketika meminta Nomor Seri Faktur Pajak ke KPP. Pengisian bagian ini tanpa disertai tanda baca.
  • Klik tombol ‘Register’ dan Anda akan diminta memasukkan kode captcha dan password.
  • Masukkan data yang diminta (Captcha dan Password).
  • Klik tombol ‘Submit’ atau tekan ALT+S sebagai jalan pintas.

 

Registrasi User E-Faktur

Setelah selesai melakukan proses pada bagian sebelumnya, Anda akan diminta mendaftarkan user aplikasi, berikut caranya:

  • Isikan Nama User aplikasi, tekan ‘Enter’ untuk melanjutkan ke isian berikutnya.
  • Isikan Nama Lengkap dengan nama Penandatangan Faktur Pajak yang dilaporkan ke KPP.
  • Isikan Password Admin aplikasi, setelah selesai tekan ‘Enter’ untuk melanjutkan ke isian berikutnya.
  • Isikan kembali Password Admin aplikasi.
  • Klik tombol ‘Daftarkan User’.
  • Setelah selesai, Anda bisa login dengan identitas dan password yang Anda buat sebelumnya.

 

Manfaat E-Faktur

Dengan penggunaan aplikasi ini, setiap faktur pajak yang diterbitkan oleh pengusaha kena pajak dapat dikontrol dengan ketat oleh pemerintah. Setiap faktur pajak akan berisi Nomor Seri Faktur Pajak yang unik dan hanya dapat digunakan satu kali transaksi, sehingga jumlah dari NSFP yang diajukan dapat menunjukkan jumlah transaksi yang dilakukan oleh wajib pajak.

E-Faktur juga bermanfaat untuk mengurangi jumlah pengusaha kena pajak yang tidak tertib yang seringkali menyalahgunakan faktur pajak untuk keuntungan sendiri. Misalnya, dengan mengajukan klaim faktur pajak lebih bayar, padahal kenyataannya faktur pajak yang diklaimkan adalah faktur pajak palsu. Secara langsung, klaim palsu ini akan merugikan negara jika klaimnya dikabulkan. Paling tidak, akan menyita waktu petugas perpajakan untuk memeriksa faktur pajak yang digunakan untuk melakukan klaim. Dengan keberadaan aplikasi ini kemudian sistem input dan output faktur pajak dapat terkontrol dengan lebih mudah.

Baca juga: Faktur Pajak Pengganti Beda Bulan dan 2 Jenis Faktur Pengganti Lainnya

 

Dengan mengetahui cara aktivasi e-Faktur pajak 2019 seperti yang sudah disampaikan di atas, diharapkan setiap Anda yang berstatus sebagai PKP dapat memanfaatkan keberadaan aplikasi ini secara maksimal. Jelas, tujuannya adalah untuk meningkatkan kredibilitas dan membayarkan kewajiban pajak PPN sesuai dengan amanat undang-undang.

Setelah membaca cara aktivasi e-Faktur pajak 2019 tersebut, Anda bisa langsung mempraktekannya. Jangan lupa, Anda juga harus menghitung, membayar dan melaporkan pajak yang menjadi tanggung jawab Anda. Anda bisa menggunakan Klikpajak, sebuah layanan aplikasi perpajakan mitra resmi DJP untuk menyelesaikan kewajiban ini. Cukup dengan membuat akun Klikpajak, maka Anda dapat dibantu menyelesaikan kewajiban perpajakan dengan praktis dan cepat.

 


PUBLISHED13 Nov 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: