Cermati Perbedaan Formulir SPT Tahunan 1770, 1770ss dan 1770s

Cermati Perbedaan Formulir SPT Tahunan 1770, 1770ss dan 1770s agar Tidak Salah Pelaporannya

Sebagai seorang yang berpenghasilan, tentu pajak tidak lagi jadi hal asing untuk Anda. Memang secara besaran, pajak menjadi beban pengurang untuk penghasilan yang Anda terima. Namun demikian, pajak perlu dibayarkan untuk memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak dan bentuk partisipasi aktif pada pemasukan negara. Selain membayar, Anda juga memiliki kewajiban melapor, yang kemudian akan bersangkutan dengan bahasan formulir 1770s, 1770 ss dan 1770.

Kewajiban lapor pajak cenderung masih kurang mendapat perhatian karena kebanyakan wajib pajak telah merasa menunaikan kewajiban perpajakan dengan membayarkan pajaknya. Padahal nyatanya, lapor pajak diperlukan untuk mengkonfirmasi dan memonitor kewajiban perpajakan yang telah dilakukan. Dengan melaporkan pajak, Anda bisa memastikan bahwa penghasilan yang Anda dapat telah dipotong pajak sesuai dengan aturan, baik besaran maupun waktu pemotongannya.

Ketiga bentuk formulir yang disebutkan di atas merupakan penggolongan pelaporan pajak berdasarkan jumlah pekerjaan dan besaran pendapatan yang Anda peroleh selama jangka waktu tertentu. Sebelum masuk pada pembahasan formulir 1770s, 1770ss dan 1770, Anda juga perlu mengetahui terdapat dua masa pelaporan yang jadi kewajiban. Pelaporan pajak disampaikan melalui SPT atau Surat Pemberitahuan, dan dibagi dalam dua periode, yakni SPT Masa (bulanan) dan SPT Tahunan (tahunan).

SPT Masa dan SPT Tahunan

Untuk SPT Masa, bisa diartikan sebagai surat pemberitahuan dalam suatu masa pajak tertentu. Biasanya masa pajak ini bersifat bulanan, baik untuk badan maupun untuk pribadi. SPT masa sendiri kemudian digunakan untuk melaporkan setidaknya 10 jenis pajak yang telah diatur dalam peraturan perpajakan yang berlaku. 10 pajak ini dibagi dalam tiga kategori lagi, yakni Pajak Pertambahan Nilai atau PPN, Pajak Penghasilan atau disebut dengan PPh dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atau disebut PPnBM.

Baca Selengkapnya: Panduan Lengkap Instalasi Aplikasi e-SPT Pajak Pribadi disini

Sedangkan SPT Tahunan merupakan surat pemberitahuan pajak yang dilaporkan setiap satu tahun sekali di akhir periode masa pajak. Masa pajak berakhir pada bulan Desember, namun akhir pelaporan SPT Tahunan jatuh pada beberapa bulan setelahnya. SPT Tahunan wajib dilaporkan oleh wajib pajak perorangan serta wajib pajak badan.

Perbedaan Formulir 1770, 1770s, 1770ss (1712 A1 & 1712 A2)

Berlanjut pada pembahasan mengenai tiga formulir yang disebutkan sebelumnya, 1770s, 1770ss dan 1770. Seperti telah disebutkan tadi, pembagian ketiga formulir ini digunakan untuk membedakan banyak pekerjaan dan jumlah penghasilan yang diterima dalam satu tahun pajak. Secara singkat, formulir 1770ss digunakan oleh  wajib pajak perorangan yang memiliki sumber penghasilan dari satu pekerjaan saja dan besaran jumlah penghasilan tidak lebih dari Rp 60.000.000. Formulir 1770s diperuntukkan bagi wajib pajak perorangan yang memiliki sumber penghasilan dari satu sumber atau lebih dan/atau punya penghasilan lain dari usaha atau pekerjaan bebas. Terakhir untuk formulir 1770, digunakan untuk wajib pajak orang pribadi yang memiliki sumber penghasilan dari usaha dan/atau pekerjaan bebas tanpa ada satu pemberi kerja utama.

Formulir SPT Tahunan jenis 1770s

Formulir ini dikhususkan untuk wajib pajak perorangan atau pribadi dengan penghasilan tahunan lebih dari Rp 60.000.000. Formulir 1770s juga digunakan untuk pegawai yang memiliki sumber penghasilan dari dua tempat kerja dalam masa satu tahun pajak. Jika salah satu dari kedua kondisi ini Anda alami, maka Anda bisa melaporkan SPT Tahunan dengan menggunakan formulir 1770s ini.

Misalnya saja, Anda hanya bekerja pada satu perusahaan saja dalam satu tahun belakangan, namun Anda menerima penghasilan lebih dari Rp 60.000.000, maka pelaporan SPT Tahunan Anda harus menggunakan formulir 1770s.

Baca Selengkapnya: Panduan lengkap pembuatan SPT Tahunan dengan Formulir 1770S

Pada kondisi lain dimana Anda bekerja pada beberapa perusahaan sekaligus, baik sebagai pekerja tetap maupun pekerja bebas, namun penghasilan Anda di bawah angka Rp 60.000.000, maka Anda juga wajib melaporkan SPT Tahunan Anda dengan formulir ini. Selama Anda mendapat penghasilan yang berasal lebih dari satu sumber, maka  formulir 1770s yang Anda gunakan.

Formulir ini memiliki dua lampiran dalam formatnya. Pengisian lampiran tersebut harus dilakukan dengan benar dan sesuai kenyataan, yang meliputi bukti potong pajak, jumlah anggota keluarga, jumlah data penghasilan, serta beberapa hal lain.

Formulir SPT Tahunan Jenis 1770

Berbeda dengan kedua formulir sebelumnya yang mencantumkan syarat pemasukan utama dari satu atau lebih sumber, formulir 1770 dikhususkan untuk wajib pajak perorangan yang sumber penghasilannya dari usaha atau pekerjaan bebas. Pekerjaan bebas yang dimaksud misalnya saja dokter, notaris, konsultan dan pekerjaan bebas lain yang membutuhkan kemampuan khusus. Selain itu juga wajib pajak yang bekerja pada lebih dari satu pemberi kerja, memiliki penghasilan yang dikenakan PPh Final, memiliki penghasilan dalam negeri lain (bunga, royalti dan sebagainya), atau penghasilan luar negeri.

Baca Selengkapnya: Panduan lengkap pembuatan SPT Tahunan dengan Formulir 1770

Selain untuk Anda yang memenuhi deskripsi di atas, formulir ini juga bisa digunakan untuk Anda yang mungkin tidak bekerja sama sekali dalam artian tidak memiliki penghasilan. Untuk kondisi ini, isikan jumlah 0 pada kolom penghasilan yang tersedia, kemudian disertai dengan lampiran surat pernyataan diatas materai yang menjelaskan bahwa Anda benar-benar tidak memiliki penghasilan apapun.

Perbedaan utama ketiga formulir tersebut terletak pada jumlah penghasilan dan jumlah sumber penghasilan yang Anda terima dalam satu tahun pajak.

Formulir SPT Tahunan Jenis 1770ss

Penggunaan formulir 1770ss diperuntukkan bagi wajib pajak perorangan atau pribadi yang memiliki penghasilan kurang dari Rp 60.000.000. Selain itu, perbedaan utama yang perlu diingat adalah formulir ini digunakan untuk wajib pajak perorangan yang hanya bekerja pada satu perusahaan atau memiliki penghasilan bersumber dari satu perusahaan saja. Formulir ini kemudian bisa digunakan jika kedua hal tersebut dipenuhi, ditambah dengan minimal masa kerja satu tahun.

Baca Selengkapnya: Panduan lengkap pembuatan SPT Tahunan dengan Formulir 1770SS

Perlu diketahui juga, bahwa terdapat penghasilan lain yang bisa dimasukkan dalam pengisian formulir ini. Penghasilan yang dimaksud adalah bunga bank atau bunga koperasi. Dalam pengisiannya, formulir 1770ss merupakan formulir yang lebih sederhana daripada dua formulir lain karena hanya memindahkan data yang sudah ada pada bukti potong 1712 A1 (untuk pegawai negeri sipil) atau 1712 A2 (untuk pegawai swasta).

Kondisi Tertentu

Jika misalnya Anda telah bekerja pada satu perusahaan dan perusahaan tersebut jadi satu-satunya pemberi kerja dalam jangka waktu minimal satu tahun, maka Anda wajib menggunakan formulir 1770ss.

Pada kondisi tertentu ketika Anda berpindah tempat pekerjaan, meskipun perusahaan baru merupakan satu-satunya sumber penghasilan, Anda tetap menggunakan formulir 1770s. Mengapa? Karena Anda belum memenuhi satu tahun masa kerja di perusahaan baru tersebut. Kendati penghasilan Anda kurang dari RP 60.000.000 setelah ditotal, Anda tetap menggunakan formulir 1770s.

Pada kondisi lain, misalkan Anda adalah seorang akuntan yang bekerja di satu perusahaan secara tetap, namun Anda juga membuka jasa akuntan di rumah Anda sendiri secara independen, serta Anda merupakan pengajar di salah satu universitas, maka Anda wajib menggunakan formulir 1770. Meski berstatus pegawai tetap, namun Anda bekerja berdasarkan kemampuan khusus dan memiliki lebih dari sumber penghasilan.

Terkait dengan ketiga jenis formulir tadi, sebenarnya tidak perlu diambil pusing. Anda hanya perlu mengingat berapa sumber penghasilan Anda, kemudian berapa total penghasilan Anda dalam satu tahun pajak tersebut. Jika Anda menemui kesulitan untuk melaporkan SPT Tahunan, Anda bisa mengakses klikpajak. Layanan klikpajak merupakan layanan perpajakan mitra resmi DJP yang bisa membantu Anda mengurus perihal perpajakan seperti SPT Tahunan (1770s, 1770ss dan 1770). Coba di sini sekarang!


PUBLISHED29 Jan 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: