Mengenal Pajak, Mulai dari Pelaporan Pajak Hingga Cara Menghindari Masalah Perpajakan - Klikpajak

Mengenal Pajak, Mulai dari Pelaporan Pajak Hingga Cara Menghindari Masalah Perpajakan

Pajak merupakan kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung. Di mana pajak digunakan untuk keperluan Negara bagi kepentingan rakyatnya. Membayar pajak merupakan salah satu sarana pemerataan pendapatan warga Negara dan sumber dana pembangunan Negara bagi pemerintah. Selain membayar pajak, Anda sebagai wajib pajak juga dikenakan kewajiban untuk melakukan pelaporan pajak yang dikenal dengan SPT atau Surat Pemberitahuan Tahunan yang wajib dilakukan setiap tahun dengan batas akhirnya setiap tanggal 31 Maret untuk pribadi dan 30 April untuk badan usaha atau perusahaan.

Apa itu SPT & Kenapa Harus Lapor SPT?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, SPT atau Surat Pemberitahuan Tahunan adalah surat digunakan wajib pajak untuk melaporkan penghitungan pembayaran pajak, objek pajak, atau harta dan kewajiban menurut ketentuan perundang-undangan. Menurut Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Perpajakan (UU KUP) menjelaskan fungsi SPT bagi Wajib Pajak adalah sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak yang sebenarnya terutang. Dengan kata lain, meskipun perusahaan sudah membayar pajak penghasilan setiap bulan, SPT tetap wajib disampaikan karena bisa saja perusahaan memperoleh penghasilan dari sumber lain.

Apa Sanksinya Jika Tidak Melapor?

Bagi Anda yang terlambat atau tidak sama sekali melaporkan SPT Tahunan akan dikenakan sanksi yang telah diatur oleh UU Ketentuan Umum Perpajakan (KUP) Pasal 7 Ayat 1 yaitu berupa denda sebesar Rp1 juta untuk wajib pajak badan dan sebesar Rp100 ribu untuk wajib pajak pribadi. Sementara di Pasal 39 UU KUP Nomor 16 tahun 2009 tertulis bahwa barang siapa yang dengan sengaja atau lalai menyerahkan SPT Pajak, bahkan mengisi informasi palsu pada formulir SPT Pajak, baik manual maupun elektronik, akan dijatuhi hukuman pidana minimal 6 bulan dan maksimal 6 tahun.

Cara Menghindari Masalah Pelaporan Pajak Badan

Pajak menjadi salah satu masalah penting yang harus dipikirkan oleh pengusaha. Di bawah ini akan kami jelaskan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari masalah pelaporan pajak.

  1. Bayar pajak tepat waktu. Setelah terdaftar menjadi wajib pajak badan, Anda memiliki kewajiban untuk melaporkan pajak Anda berulang.
  2. Jangan lewatkan tenggat waktu, dan jangan pernah mencoba untuk menipu pada birokrasi, yang berarti bahwa semua dokumen yang diperlukan dalam pelaporan pajak harus diserahkan.
    Sewa jasa akuntan lokal.
  3. Carilah akuntan lokal yang memahami birokrasi dengan baik. Anda juga bisa mengundang pihak ketiga untuk menangani masalah perpajakan bisnis Anda. Cobalah dengan memilih agen konsultan yang memenuhi syarat untuk membantu Anda berurusan dengan sistem perpajakan Indonesia.
  4. Update dengan Undang-Undang Perpajakan. Cobalah ikuti berita terbaru mengenai Undang-Undang yang berlaku, baik menyangkut pembayaran maupun pelaporan pajak agar tidak mengalami permasalahan yang berkaitan dengan hukum dan Undang-Undang.
  5. Miliki pembukuan yang rapi. Dengan pembukuan yang rapi Anda akan lebih mudah ketika waktu pembayaran dan pelaporan pajak datang. Pastikan bisnis Anda memiliki dokumen yang lengkap untuk dilaporkan tanpa perlu melakukan audit berulangkali karena adanya pencatatan yang terlupa.


PUBLISHED29 Jun 2018
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: