Cara Mudah Bayar Pajak Online dengan e-Billing Pajak bagi WP Badan

Selain menghitung dan melaporkan pajak terutang, Wajib Pajak Badan (WP Badan) juga memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran dengan cara bayar pajak online menggunakan e-billing pajak.

Mekari Klikpajak akan menunjukkan bagaimana cara bayar pajak online dengan e-Billing pajak bagi Sobat Klikpajak yang berstatus WP Badan.

Tentu saja, urusan bayar pajak bagi WP Badan terbilang lebih kompleks ketimbang WP Pribadi.

Bagaimana tidak, dalam aktivitasnya setiap Wajib Pajak Badan memiliki segudang objek yang dikenakan pajak.

Sebagai WP Badan, urusan pajaknya tidak sebatas hanya dipotong pajak atas penghasilan yang diperoleh perusahaan saja, tapi juga sebagai pemotong atau pemungut pajak atas berbagai transaksi mengandung unsur pajak yang dilakukan dengan lawan transaksinya.

Bukan hanya soal transaksi dengan para mitranya saja, tapi juga berkaitan dengan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh 21) yang dilakukan atas penghasilan atau gaji karyawannya.

Semua itu wajib disetorkan dan dibayarkan ke kas negara.

Bisa dibayangkan jika semua aktivitas perpajakan itu dilakukan secara manual dengan capek-capek harus meluangkan waktu dan antre ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Tapi kini Sobat Klikpajak tidak perlu melakukannya secara manual, karena kini dapat dengan mudah bayar atau setor pajak secara online melalui e-Billing.

Tapi ingat, untuk dapat bayar pajak online, Sobat Klikpajak harus mengantongi NPWP terlebih dahulu.

Temukan cara mudah & cepat kelola e-Faktur dengan tarik data langsung dari laporan keuangan online hanya di e-Faktur Klikpajak by Mekari. Coba & buktikan sekarang!

Pentingnya Cara Bayar Pajak Online dengan e-Billing Pajak

Sebelum era teknologi yang segala sesuatunya dapat dilakukan secara daring, pembayaran pajak dilakukan secara manual di bank atau kantor pos persepsi dengan menggunakan formulir Surat Setoran Pajak (SSP).

Untuk menghindari kesalahan input data saat isian di dalam SSP diinput kembali oleh teller maka dikembangkanlah aplikasi e-Billing.

Seperti apa aplikasi e-Billing ini?

Menurut Direktorat Jenderal Pajak (DJP), e-Billing adalah sistem pembayaran pajak elektronik dengan cara pembuatan ID billing atau kode billing terlebih dahulu.

Kode billing adalah kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran pajak yang akan dilakukan Wajib Pajak.

Dengan e-Billing, Wajib Pajak mengisi pembayaran pajak sesuai dengan kewajibannya dan kemudian menerima kode billing.

Ketika akan melakukan pembayara, baik di bank, kantor pos, ATM, internet banking, atau mobile banking, Wajib Pajak cukup menyebutkan atau mengetik kode billing tersebut.

Dengan demikian, kesalahan input oleh teller tidak akan terjadi lagi.

Prinsip e-Billing serupa dengan pembelian tiket pesawat secara online. Costumer meng-input sendiri kota asal, kota tujuan, tanggal, dan jam keberangkatan. Selanjutnya menerima kode pemesanan yang menjadi dasar pembayaran harga tiket.

Cara bayar pajak online merupakan suatu metode pembuatan ID billing dan bayar pajak secara online dalam satu aplikasi terpadu yang saat ini hanya disediakan oleh penyedia jasa aplikasi resmi DJP.

Dengan e-Billing, proses pembayaran pajak akan menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih akurat.

Sebelum dapat melakukan aktivtas perpajakan, tentunya perusahaan harus memiliki NPWP Badan terlebih dahulu, sehingga aktivasi e Billing NPWP bisa segera digunakan.

Cara Bayar Pajak Online dengan e-Billing Pajak yang MudahIlustrasi cara bayar pajak online dengan e-Billing pajak

Manfaat Cara Bayar Pajak Online di e-Billing Pajak

Adapun beberapa manfaat dari cara bayar pajak online di e-Billing pajak dengan terlebih dahulu melakukan pembuatan ID billing, yaitu:

  1. Buat ID billing dan bayar pajak kapan dan di mana saja. Wajib Pajak tidak perlu repot antre berjam-jam di bank dan KPP
  2. Menghindari kesalahan pencatatan transaksi, e-Billing dapat meminimalisasi kesalahan pencatatan transaksi yang dilakukan secara manual
  3. Transaksi realtime. Data transaksi yang diisikan Wajib Pajak langsung terekam di DJP (Direktorat Jenderal Pajak)

Perlu diingat, sebelum dapat membayar pajak, Wajib Pajak harus memiliki Kode Billing terlebih dahulu, ya?

Temukan cara buat Bukti Potong PPh 23/26 mudah & cepat dengan tarik data langsung dari laporan keuangan online hanya di e-Bupot Klikpajak by Mekari. Coba & buktikan sekarang!

7 Cara Membuat ID Billing Pajak

Berikut ini 7 cara membuat billing pajak atau kode ID billingyang bisa Anda ikuti, yakni:

  1. Melalui Penyedia Jasa Aplikasi (ASP) yang sudah ditetapkan oleh DJP, yakni e-Billing
  2. SSE (Surat Setoran Pajak) versi 2 yaitu pada DJP Online.
  3. Teller bank tertentu (BNI, Mandiri, BRI, BCA, Citibank) dan Kantor Pos Indonesia.
  4. SMS ID billing *141*500# (untuk pelanggan Telkomsel).
  5. Layanan ID billing di KPP/KP3KP secara mandiri.
  6. Internet banking (untuk nasabah bank tertentu).
  7. Kring Pajak 1 500 200 (hanya untuk Wajib Pajak pribadi).

Cara Bayar Pajak Online dengan e-Billing Pajak yang MudahMelalui cara bayar pajak online dengan e-Billing pajak, tak perlu lagi antre bayar pajak di KPP

3 Tahap Cara Bayar Pajak Online dengan e-Billing Pajak

Seperti yang sudah disinggung di atas, ada serangkaian proses dalam pembayaran pajak online ini.

Berikut adalah tiga tahap yang harus dilakukan dalam proses cara bayar pajak online dengan e-Billing pajak DJP:

  1. Memiliki akun pajak online.
  2. Buat Kode Billing atau ID billing.
  3. Gunakan ID billing untuk membayar pajak di bank dan pastikan dapatkan NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) untuk bukti pembayarannya.

Tahukah? Sobat Klikpajak dapat membuat Kode Billing kemudian langsung bayar pajaknya tanpa pindah platform atau pergi ke bank maupun kantor pos persepsi.

Melainkan, dapat langsung bayar pajak melalui virtual account bank sekaligus dalam platform yang sama setelah pembuatan Kode Billing dilakukan.

Semua itu dapat Sobat Klikpajak temukan di e-Billing Klikpajak by Mekari.

Klikpajak.id akan menerbitkan ID Billing Sobat Klikpajak resmi dari DJP dan Sobat Klikpajak dapat langsung membayar Pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.

Melalui e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Sobat Klikpajak mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

Setelah pembayaran pajak selesai, Sobat Klikpajak akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

Pajak Bisnis Online: Pebisnis Online Wajib Pahami Pajak E-Commerce

Mudah Cara Bayar Pajak Online dengan e-Billing Pajak, Hindari Sanksi Telat Bayar

Cara bayar pajak online dengan e-Billing pajak mudah, bukan?

Maka dari itu, jangan sampai kena sanksi atau denda akibat telat bayar atau tidak bayar pajak karena tidak ada waktu untuk urus bayar pajak WP Badan.

Perlu diingat, aturan pengenaan sanksi denda telat lapor atau bayar pajak sudah berubah.

Terbaru, ketentuan tarif sanksi pajak ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berlaku tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang perhitungannya mengacu pada suku bunga bank sentral Indonesia (Bank Indonesia/BI 7 days repo reserve rate).

Tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan Kementerian Keuangan ini digunakan sebagai dasar untuk menghitung besar sanksi pajak yang akan dikenakan pada wajib pajak yang tidak memenuhi ketentuan perpajakan berlaku.

“Jadi, tarif sanksi denda ini akan berbeda-beda setiap bulannya tergantung besar tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan Menkeu.”

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”.

Setiap pembayaran dan pelaporan SPT pajak ada batas waktunya

Untuk menghindari sanksi denda telat bayar pajak ataupun terlambat lapor SPT pajak, Klikpajak menyediakan kalender saku di Kalender Klikpajak.

Sobat Klikpajak dapat mengecek jadwal lapor ataupun bayar pajak kapan saja lebih mudah dan terhindar dari sanksi denda akibat terlambat bayar dan lapor pajak.

Kelola Pajak Mudah & Cepat dengan Fitur Lengkap Klikpajak by Mekari

Itulah penjelasan tentang cara bayar pajak online dengan e-Billing pajak.

Kini Sobat Klikpajak juga dapat melakukan urusan perpajakan lainnya dengan mudah dan cepat melalui fitur lengkap aplikasi mitra resmi DJP, yakni Klikpajak by Mekari.

Melalui Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat mengurus berbagai kewajiban perpajakan dengan mudah dan cepat karena dapat dilakukan dalam satu platfrom, sebab Klikpajak memiliki fitur lengkap.

Klikpajak by Mekari adalah cara simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak, mulai dari menghitung, membayar dan cara lapor pajak dalam satu platform.

“Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.”

Tentu saja bukan hanya menghitung, membayar dan melaporkan pajak saja, fitur lengkap Klikpajak by Mekari yang semakin memudahkan aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak mulai dari membuat Faktur Pajak elektronik hingga Bukti Potong elektronik.

Temukan kemudahan urus perpajakan lainnya dengan Klikpajak by Mekari di bawah ini:

Kategori : Tips Pajak

PUBLISHED31 May 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: