Keunggulan e-SPT, e-Faktur, dan e-Billing Yang Memudahkan Administrasi Perpajakan - Klikpajak

Keunggulan e-SPT, e-Faktur, dan e-Billing Yang Memudahkan Administrasi Perpajakan

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mengembangkan berbagai aplikasi yang memudahkan administrasi perpajakan baik bagi Wajib Pajak maupun bagi pegawai pajak. Beberapa aplikasi tersebut diantaranya adalah e-SPT, e-Faktur, e-Billing, dan lain sebagainya. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini untuk mengenal lebih jauh tentang aplikasi perpajakan yang dikembangkan oleh DJP.

e-SPT

Keunggulan e-SPT, e-Faktur, dan e-Billing Yang Memudahkan Administrasi Perpajakan

E-SPT merupakan sebuah aplikasi untuk membuat formulir surat pemberitahuan elektronik. Aplikasi ini dibuat untuk menggantikan formulir yang biasanya diisi dengan data perhitungan pajak setiap Wajib Pajak secara manual ke formulir SPT. Saat masih menggunakan sistem manual, Wajib Pajak harus membawa berlembar-lembar formulir SPT beserta dokumen-dokumen pendukung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Jika Wajib Pajak yang perusahaannya memiliki banyak karyawan, pasti hal tersebut cukup merepotkan dan dinilai tidak efisien. Menyadari hal tersebut, maka DJP meluncurkan aplikasi yang mampu membuat formulir SPT secara elektronik pada tahun 2008 lalu. Aplikasi tersebut diberi nama e-SPT. Dengan adanya aplikasi tersebut, Wajib Pajak cukup melakukan perhitungan manual menggunakan Excel atau menyiapkan data-data pendukung. Selanjutnya, Wajib Pajak cukup memasukkan data-data dan hasil perhitungan pada aplikasi e-SPT. Sehingga, waktu dan upaya yang dikeluarkan setiap Wajib Pajak menjadi lebih ringan. Berikut ini berbagai keunggulan e-SPT yang perlu diketahui oleh setiap Wajib Pajak.

a. Fungsi dan Tempat Pengambilan SPT

Sebelum membahas tentang e-SPT, Anda harus mengetahui apa saja fungsi SPT dan dimana tempat pengambilan SPT. Untuk Wajib Pajak PPh, SPT berfungsi untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak terutang. SPT juga berfungsi untuk melaporkan mengenai pembayaran pajak atau pelunasan pajak yang telah dilaksanakan sendiri atau melalui pemotongan atau pemungutan pihak lain dalam satu tahun pajak. Selain itu, penghasilan objek pajak atau bukan objek pajak, harta dan kewajiban, pemungutan pajak orang atau badan lain dalam satu masa pajak juga masuk ke dalam SPT. Sedangkan bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP), SPT berfungsi untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan PPN dan PPnBM terutang. Serta untuk melaporkan pengkreditan pajak masukan terhadap pajak keluaran, pembayaran atau pelunasan pajak yang telah dilaksanakan sendiri oleh PKP dan atau melalui pihak lain dalam satu masa pajak. Sementara bagi pemotong/pemungut pajak, SPT berfungsi untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan pajak yang dipotong atau dipungut dan disetorkan.

Tempat pengambilan SPT meliputi: Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Penyuluhan dan Pengamatan Potensi Perpajakan (KP4), Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP), Kantor Wilayah DJP, Kantor Pusat DJP, atau melalui laman http://www.pajak.go.id. Sedangkan jenis SPT yang dapat dilaporkan melalui e-SPT adalah SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Formulir 1770, SPT PPh Pasal 21, SPT PPh Pasal 4(2), dan SPT Tahunan PPh Badan Formulir 1771.

b. Keunggulan e-SPT

Berikut ini beberapa keunggulan e-SPT yang menjadi alasan mengapa setiap Wajib Pajak sebaiknya menggunakan aplikasi tersebut:

  1. Penyampaian SPT dapat dilakukan lebih cepat dan lebih aman karena lampiran-lampirannya dalam bentuk media CD/disket.
  2. Data perpajakan yang dimiliki oleh setiap Wajib Pajak dapat terorganisir secara lebih baik.
  3. Sistem aplikasi e-SPT dapat mengorganisir data perpajakan perusahaan dengan baik dan lebih sistematis.
  4. Lebih mudah dalam membuat laporan pajak.
  5. Data-data yang disampaikan oleh setiap Wajib Pajak akan selalu lengkap dan sistematis karena penomoran formulir menggunakan sistem komputer.
  6. Dapat meminimalisir penggunaan kertas, yang berarti aplikasi ini lebih ramah lingkungan.
  7. Selain membantu kepentingan setiap Wajib Pajak, aplikasi ini juga dapat membantu meringankan pekerjaan pegawai KPP.
  8. Seluruh data yang diinput melalui aplikasi ini akan tersimpan dan terorganisir dengan baik di database Wajib Pajak.

Bagi Anda yang sudah menggunakan aplikasi e-SPT, maka Anda hanya perlu mencetak induk SPT saja. Kemudian Anda dapat langsung melaporkannya ke KPP dengan membawa file CSV yang berasal dari e-SPT. Dan nantinya dokumen tersebut akan diproses oleh petugas KPP dan masuk dalam database DJP. Penting untuk Anda ketahui, bahwa berdasarkan PMK Nomor 9/PMK.03/2018 tentang SPT, terdapat beberapa jenis pajak yang wajib e-Filing. Artinya, beberapa jenis pajak tersebut tidak dapat dilaporkan secara langsung ke KPP.

[adrotate banner=”6″]

e-Faktur

Keunggulan e-SPT, e-Faktur, dan e-Billing Yang Memudahkan Administrasi Perpajakan

Faktur Pajak merupakan bukti pungutan pajak yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP). Sedangkan e-Faktur merupakan Faktur Pajak yang dibuat melalui aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan dan/atau disediakan oleh DJP. Pengembangan aplikasi e-Faktur dilatarbelakangi oleh kondisi penggunaan Faktur Pajak manual yang banyak disalahgunakan oleh PKP. Selain itu juga karena beban pengadministrasian yang cukup besar baik bagi PKP sebagai Wajib Pajak maupun DJP. Oleh karena itu, tujuan pengembangan aplikasi e-Faktur adalah untuk menghilangkan penyalahgunaan Faktur Pajak fiktif serta dapat memberikan kemudahan pengadministrasian Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Selain digunakan untuk membuat Faktur Pajak elektronik, e-Faktur juga dapat digunakan untuk membuat e-SPT. Sebab di dalam aplikasi e-Faktur ini, Faktur Pajak elektronik dan e-SPT merupakan satu kesatuan.

Kini sudah ada aplikasi e-Faktur terbaru atau versi 2.1 yang menjadi hal penting untuk dimiliki oleh PKP. Aplikasi e-Faktur yang terbaru ini penting bagi PKP karena dapat memperlancar proses administrasi perpajakan, terutama yang berhubungan dengan PPN. Selain untuk menerbitkan faktur pajak, aplikasi e-Faktur terbaru juga dapat menyimpan seluruh transaksi jual beli yang dilakukan oleh PKP. Namun, sebagai PKP Anda harus memahami bahwa aplikasi e-Faktur ini wajib diperbarui setiap saat. Jika tidak, Anda akan menjumpai sejumlah permasalahan seperti aplikasi tidak dapat dijalankan. Apabila aplikasi e-Faktur belum diperbarui atau di-update, maka PKP tidak bisa menerbitkan faktur pajak. Karena tidak bisa menerbitkan faktur pajak, maka PKP juga tidak bisa melakukan transaksi jual beli. Sehingga kredibilitas PKP menjadi menurun di mata lawan transaksi. Dan apabila PKP membuat faktur bukan dari aplikasi e-Faktur yang terbaru, maka Anda harus siap mendapatkan sanksi dari DJP.

e-Billing

Keunggulan e-SPT, e-Faktur, dan e-Billing Yang Memudahkan Administrasi Perpajakan

Selain menghitung dan melaporkan pajak terutang, setiap Wajib Pajak juga memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran pajak yang terutang tersebut. Pembayaran dapat dilakukan di bank atau melalui kantor pos dengan menggunakan formulir yang disebut Surat Setoran Pajak (SSP). Pengisian SSP ini dilakukan secara manual. Di bank, SSP diserahkan kepada teller bank. Dan isian di dalam SSP di-input kembali oleh teller. Akibatnya, bisa terjadi kesalahan input. Sehingga untuk menghindari kesalahan tersebut, dikembangkanlah aplikasi e-Billing. Prinsip e-Billing ini hampir serupa dengan pembelian tiket pesawat secara online. Konsumen menginput kota asal, kota tujuan, tanggal, serta jam keberangkatan. Selanjutnya menerima kode pemesanan yang menjadi dasar pembayaran harga tiket tersebut.

Dengan e-Billing, setiap Wajib Pajak harus mengisi pembayaran pajak sesuai dengan kewajibannya dan kemudian menerima Kode Billing atau ID Billing. Ketika akan melakukan pembayaran baik di bank, kantor pos, ATM, internet banking, maupun mobile banking, Wajib Pajak cukup menyebutkan atau mengetik Kode Billing tersebut. Dengan demikian, kesalahan input yang mungkin dilakukan oleh teller bank tidak akan terjadi lagi. Dengan menggunakan e-Billing, proses pembayaran pajak menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih akurat.

Itulah berbagai aplikasi yang dikembangkan oleh DJP yang dapat memudahkan administrasi perpajakan. Salah satunya adalah e-SPT yang memiliki banyak keunggulan. Gunakan aplikasi resmi Klikpajak untuk memudahkan Anda dalam mengurus pajak Anda. Coba Klikpajak gratis di sini!

[adrotate banner=”8″]


PUBLISHED04 Mar 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: