Joint Venture: Pengertian, Tujuan dan Manfaatnya

Untuk menghadapi perkembangan zaman, perusahaan harus selalu bergerak agar dapat bertahan di tengah suasana yang semakin kompetitif. Terlebih jika pesaingnya merupakan organisasi yang energik dengan selalu mengeluarkan produk-produk baru. Di situlah joint venture diperlukan agar dapat memasuki dan bertahan pada arus yang sama.

Pasalnya tidak semua perusahaan memiliki sumber daya yang cukup untuk melakukan berbagai macam usaha untuk mengembangkan produk atau jasa yang menjadi andalannya. Jika itu yang terjadi tentu pilihan utama adalah menambah modal atau bergabung dengan perusahaan lain yang yang memilikinya.

Hal ini dipandang bukanlah suatu kerugian tetapi merupakan suatu investasi bagi masa depan. Sebab bagaimanapun hidup matinya suatu perusahaan akan selalu dipandang dari kenaikan omset yang menyatakan bahwa produk atau jasa layanan nya tersebut tetap diminati oleh masyarakat atau pelanggannya.

joint venture

Pengertian Perusahaan Joint Venture

Mungkin belum banyak yang mengenal joint-venture itu apa. Padahal hal-hal tersebut merupakan aktivitas bisnis yang biasa dilakukan untuk menyelamatkan suatu usaha. Bahkan hal tersebut bisa jadi solusi terbaik, karena 2 perusahaan atau lebih akan dapat bergabung menjadi satu untuk memperkuat posisinya di kancah kompetisi bisnis.

Joint venture merupakan salah satu Langkah untuk menggabungkan beberapa perusahaan menjadi satu. Biasa disebut sebagai perusahaan patungan yang didirikan oleh dua atau lebih entitas bisnis. Pada umumnya, pendirian ini bertujuan untuk menyatukan semua sumber daya yang dimiliki dengan perjanjian akan menjalankan bisnis tertentu dalam dalam jangka waktu yang telah disepakati.

Semua pihak, dua , tiga atau lebih perusahaan memiliki kontribusi yang sama untuk mencapai tujuan yang telah disepakati dalam pembentukan joint venture tersebut. Kendati demikian, perjanjian yang telah disepakati bisa berlangsung dalam waktu tertentu saja. Artinya tidak berlaku selamanya.

Biasanya sebelum memulai kesepakatan perusahaan yang akan tergabung dalam perusahaan ventura ini akan menghitung kembali bagaimana dan berapa lama tujuan perusahaan tersebut tercapai. Dengan demikian mereka sudah memiliki jangka waktu tertentu sebagai milestone-nya.

Oleh karena itu sesudah waktu yang telah ditetapkan maka seluruh perjanjian tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi. Pada umumnya perusahaan yang tadinya membutuhkan pengembangan modal ataupun sumber daya akan dapat beroperasi dengan normal setelah kesepakatan tersebut terpenuhi.

Sebab, sebelumnya itu mereka sudah menghitung dengan cermat Bagaimana caranya mencapai tujuan tersebut dan bagaimana caranya memaksimalkan sumber daya yang ada agar dapat kembali beroperasi dengan normal. Sehingga pada jangka waktu tersebut akan selalu dilakukan daya upaya untuk memaksimalkannya

Perusahaan yang terlibat dalam ventura biasanya berasal dari dalam negeri dan luar negeri. Sehingga penggabungan entitas ini bisa jadi merupakan salah satu cikal bakal tumbuhnya perusahaan multinasional yang beroperasi di dalam negeri.

Alasan Terjadinya Pendirian Perusahaan Ventura

Membentuk perusahaan ventura dengan pihak asing tentu saja harus berdasarkan alasan yang logis dan rasional. Sehingga terdapat tiga alasan utama mengapa dua entitas ini melakukan penggabungan.

Alasan Internal

Alasan internal adalah rasionalisasi yang dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mengembangkan kapasitasnya yang berasal dari dalam dirinya sendiri. Sebab itu biasanya sebelum melakukan kerjasama dengan yang lainnya, perusahaan menilai bagaimana kemampuannya menghadapi kompetisi yang ada.

1. Menambah Modal

Alasan pertama melakukan penggabungan adalah penambahan modal yang dibutuhkan untuk memperkuat gerak organisasi itu sendiri. Tak dapat disangkal bahwa semua pengembangan baik sumber daya manusia kegiatan produksi atau dalam bentuk layanan dan jasa akan membutuhkan modal dalam jumlah yang tidak sedikit.

Oleh karenanya, jika terdapat dua perusahaan atau lebih bergabung tentu akan memiliki jumlah modal yang lebih banyak dibandingkan dengan satu usaha saja. Karenanya, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan berbagai upaya agar dapat mengembangkan kapasitasnya dalam hal ini adalah sumber daya serta layanannya.

2. Membangun Sumber Daya

Salah satu untuk mengembangkan kapasitas perusahaan adalah memperkuat sumber daya yang dimilikinya mantap bisa dalam hal sumber daya manusianya ataupun dalam hal lainnya.

Jika ini berhubungan dengan manusia, tentu modal akan dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan, keterampilan, serta keahlian yang dimilikinya. Agar dapat merancang serta memperbaiki standar prosedur yang yang menghambat pengembangan perusahaan.

Jika ini berhubungan dengan sumber daya yang tidak bergerak, pada umumnya modal tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitasnya.

3. Menyebar Modal dan Risiko yang Ditanggung

Salah satu keuntungan memanfaatkan joint venture adalah menyebarkan modal yang diperlukan serta memperkecil risiko yang ditanggung oleh setiap perusahaan. Pasalnya, setiap entitas yang bergabung dalam perusahaan baru tersebut akan menanggung sejumlah modal dan resiko sesuai dengan perjanjian kerjasama yang telah disepakati.

4. Kemudahan Akses Teknologi

Kemudahan untuk mengakses serta memanfaatkan teknologi baru merupakan salah satu alasan mengapa diperlukannya pendirian perusahaan ventura ini Pasalnya tidak semua perusahaan dapat memiliki kemampuan untuk memperoleh serta menggunakannya secara maksimal. Oleh karena itu cara terbaik adalah bekerjasama dengan perusahaan lain dengan tujuan mengembangkan serta memperkaya sumber daya yang dimilikinya.

5. Engagement Pelanggan Baru

Salah satu keuntungan membentuk gabungan perusahaan adalah memiliki pelanggan yang baru dari masing-masing setiap organisasi yang bergabung. Terutama jika mengembangkan tujuan yang sama. Misalnya produk yang tidak jauh berbeda dari setiap perusahaan atau layanan yang memiliki karakter yang hampir sama.

Alasan Persaingan

Selain rasionalisasi perusahaan itu sendiri, alasan untuk bergabung menjadi suatu perusahaan ventura adalah bagaimana bertahan dalam kompetisi atau persaingan yang meliputi berbagai faktor di bawah ini:

1. Evolusi Struktur Industri

Penggabungan dua perusahaan atau lebih, tentu akan membuat struktur industri berubah. Perusahaan baru itu akan saling bersinergi untuk memperkuat satu sama lain termasuk pondasi pengembangan produknya.

2. Peningkatan Daya Saing

Dengan adanya pengembangan produk akan meningkatkan kualitas dari jasa atau layanan yang mereka tawarkan. Termasuk dalam hal ini adalah produk yang dihasilkan. Tentu ini akan meningkatkan daya saing perusahaan pada pasar yang telah menjadi engagement mereka.

Alasan Tujuan dan Penetapan Strategis

Rasionalisasi penetapan tujuan dan strategi yang dimiliki oleh beberapa perusahaan tersebut untuk organisasi yang baru adalah sebagai berikut:

1. Sinergi

Salah satu alasan penggabungan berusaha menjadi perusahaan ventura adalah adalah meningkatkan kemampuannya dengan cara bersinergi dengan perusahaan asing atau domestik yang menguasai pangsa pasar atau menguasai teknologi. Sehingga dengan demikian dapat memperkuat pondasi kapabilitas perusahaan yang baru.

2. Diversifikasi

Perusahaan baru ini akan mampu menciptakan perubahan serta diversifikasi melalui perusahaan asing yang bergabung di dalamnya untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut.

3. Transfer Teknologi

Salah satu alasan yang paling kuat dalam pelaksanaan pendirian ventura ini adalah adanya untuk mendapatkan akses memanfaatkan teknologi yang terbaru. Karena tidak semua perusahaan memiliki kemampuan untuk memperolehnya, maka pilihan terbaik adalah menggabungkan diri pada perusahaan yang memang sudah berkompeten dalam bidangnya.

Baca Juga: Pengertian Holding Company beserta Contoh Perusahaannya

Dengan demikian, dengan berjalannya waktu proses transfer teknologi itu akan dapat dilakukan. Sehingga tiba pada saatnya ketika perjanjian kontrak kerjasama selesai, maka perusahaan baru tadi akan mampu menghandle dan melaksanakan seluruh standar operasional teknologi yang diperlukan.

Perjanjian Perusahaan Joint Venture

Perjanjian pendirian perusahaan ini terbagi menjadi dua macam yaitu:

Joint Venture Domestik

Bentuk pertama ini merupakan penggabungan antara perusahaan yang yang berlokasi pada negara yang sama atau dalam negeri.

Joint Venture Internasional

Bentuk yang kedua merupakan bentuk penggabungan dimana satu atau lebih merupakan perusahaan domestik serta salah satu perusahaan tersebut adalah asing. Dalam arti terdapat satu atau lebih perusahaan dalam negeri bergabung membentuk suatu organisasi baru dengan satu atau lebih perusahaan asing.

Hal-Hal Penting yang Harus Diperhatikan Dalam Pembentukan Joint Venture

Terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan yang akan melakukan penggabungan tidak hanya tujuan akhirnya tetapi juga yang berhubungan dengan status kontrak dan legalisasi hukum serta perpajakannya. Hal tersebut meliputi sebagai berikut dibawah ini:

  1. Perjanjian jangka waktu perusahaan joint venture serta berakhirnya kontrak kerjasama
  2. Pembagian besarnya permodalan alokasi saham yang ditanggung oleh setiap perusahaan yang bergabung
  3. Distribusi risiko dan keuangan perusahaan joint venture
  4. Tata kelola kepengurusan perusahaan
  5. Perjanjian perusahaan pengganti bila dalam satu masa kontrak terdapat perusahaan yang akhirnya memutuskan mengundurkan diri dari kerjasama tersebut
  6. Perjanjian non kompetisi antar perusahaan yang saling bergabung

Beberapa Point Penting yang Wajib Diperhatikan Dalam Pembuatan Perjanjian Joint Venture

Pendirian perusahaan joint venture melibatkan berbagai macam aspek mulai dari permodalan, perjanjian kerjasama, kompetitor dan lain sebagainya. Oleh karena itu terdapat beberapa poin penting yang wajib diperhatikan oleh perusahaan sebelum melakukan proses pendirian. Rinciannya adalah sebagai berikut:

Tujuan Tertentu

Perusahaan yang terlibat dalam pendirian joint venture ini biasanya memiliki tujuan masing-masing yang telah ditentukan sebelumnya oleh karena itu dalam perjanjian harus disepakati dengan jelas bagaimana mereka menyikapi hal tersebut.

Jangka Waktu Lamanya Perjanjian Kerjasama

Poin penting yang kedua yang perlu dipertimbangkan oleh kedua belah perusahaan yang terlibat adalah menentukan jangka waktunya perjanjian pendirian joint venture tersebut. Terdapat 2 macam cara untuk menentukan jangka waktu pendirian perusahaan joint venture.

Cara yang pertama adalah menetapkan masa berakhirnya kerjasama setelah tujuan bersama tercapai atau yang kedua. Yaitu perusahaan terlibat menentukan lamanya kontrak kerjasama tersebut di awal perjanjian pada saat proses pendirian perusahaan joint venture.

Pembagian Rasio Laba

Pada awal perjanjian sebaiknya sudah ditentukan rasio pembagian laba serta margin keuntungan dan kerugian. Hal ini bertujuan ketika dalam proses perjalanannya semuanya sudah menjelas mana yang akan ditanggung dan mana yang harus diterima.

Kesepakatan Struktur Usaha

Dalam pendirian suatu perusahaan joint venture struktur usaha perusahaan tersebut juga harus disepakati.Sebab akan mempengaruhi siapa yang akan bertanggung jawab terhadap proses operasional selama perjanjian kontrak kerjasama dilaksanakan.

Kesepakatan Para Pihak

Hal terakhir yang patut dipertimbangkan lagi dalam perjanjian kerjasama pendirian joint venture adalah adanya rincian kewajiban dan hak yang harus dipenuhi oleh perusahaan yang terlibat. Akan lebih baik jika sudah jelas mengenai semua hal yang perlu dilakukan serta termaktub dalam peraturan perusahaan joint venture tersebut.

Sektor Industri yang Wajib Menggunakan Perjanjian Joint Venture

Terdapat beberapa bidang industri yang dalam proses pendiriannya diwajibkan untuk menggunakan perjanjian joint venture. Bidang-bidang tersebut adalah sebagai berikut di bawah ini:

  • Pelabuhan
  • Media masa
  • Air minum
  • Kereta api umum
  • Penerbangan
  • Produksi, transmisi
  • Telekomunikasi
  • Pembangkit listrik tenaga atom
  • Distribusi tenaga listrik

Sementara itu ada juga perusahaan-perusahaan yang tidak diperbolehkan untuk melakukan penggabungan atau penanaman modal dengan perusahaan asing. Kriterianya adalah yang terkait dengan pertahanan negara karena dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional. Kategori perusahaan tersebut adalah:

  • Produksi senjata dan perangkat yang sejenis
  • Mesin perang dan kelengkapannya
  • Alat-alat peledakan dan kelengkapannya
  • Peralatan perang dan pertahanan

Tujuan dan Manfaat Pembentukan Perusahaan Joint Venture

Pada umumnya, pembentukan suatu perusahaan pasti memiliki tujuan dan manfaat tertentu yang ingin dicapai dalam jangka kurun waktu yang telah ditetapkan. Begitu pula dengan perusahaan joint venture ini. Adapun kedua belah pihak atau lebih pasti memiliki ekspektasi yang nantinya akan tercapai pada saat waktu kerjasama telah selesai.

Adapun beberapa manfaat dan tujuan yang melatarbelakangi pembuatan perusahaan ini adalah sebagai berikut dibawah ini:

Integrasi Sumber Daya

Penggabungan dua atau lebih perusahaan baik domestik maupun naik Internasional merupakan salah satu usaha untuk mengintegrasikan sumber daya yang dibutuhkan pasalnya untuk mencapai target market yang sesuai bisa jadi tidak dapat dilakukan oleh hanya satu perusahaan saja.

Dengan demikian penggabungan seluruh sumber daya yang ada baik manusia maupun yang tidak bergerak akan membuat kapabilitas dan kemampuan perusahaan semakin besar.

Tidak hanya untuk mengembangkan keahlian dan keterampilan manusianya juga untuk meningkatkan kualitas produk dan jasa yang hendak dikembangkan pada waktu tertentu tersebut.

Pembauran Keahlian dan Keterampilan Sumber Daya Manusia

Satu yang menjadi tujuan utama dari pembuatan perusahaan joint venture adalah akses pada teknologi yang paling baru. Dengan adanya perusahaan baru ini tentu akan ada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang pada akhirnya akan memiliki kemampuan untuk menangani teknologi yang dibutuhkan. Dengan demikian tujuan akhirnya akan tercapai.

Sistem Permodalan dan Arus Kas

Tak ada yang dapat ada yang dapat menyangkal bahwa untuk mengembangkan sumber daya suatu perusahaan pasti membutuhkan sistem permodalan dan arus yang baik. Terutama jika tujuannya adalah meningkatkan kualitas produk. Oleh karena itu penggabungan dua perusahaan atau lebih ini akan memperkuat pondasi permodalan serta memperbaiki arus kas.

Inovasi Produk, Jasa, serta layanan yang Ditawarkan

Dua perusahaan yang mendirikan joint venture pasti memiliki peta perjalanan pengembangan produk dan jasanya. Dengan demikian akan ada tambahan insight bagaimana caranya meningkatkan kualitas produk dan jasa. Supaya dapat bersaing dengan kompetitor sekaligus mencapai target market yang baru.

Perluasan Pasar

Pendirian joint venture juga merupakan salah satu langkah yang tepat untuk memperoleh pasar baru. Dengan cara memperluas jaringan distribusi produk antar wilayah ke seluruh daerah pada skala domestik. Atau untuk merambah pasar global, jika bekerjasama dengan perusahaan asing.

Sama seperti perusahaan yang lain bahwa pendirian joint venture ini juga tidak dapat lepas dari kewajiban pajaknya. Oleh karena, segera setelah berdiri dan akan melakukan kegiatan produksi, penanggungjawab perusahaan wajib mendaftarkan Nomor Pokok Wajib Pajak agar dapat terdaftar sebagai wajib pajak pada tahun berikutnya.

Perusahaan joint venture yang baru dapat memanfaatkan aplikasi pajak online dari klikpajak sebagai salah satu solusi untuk membantu perhitungan pajak badan serta perorangan. Aplikasi ini juga merupakan salah satu mitra resmi Dirjen Pajak yang terpercaya dan dapat diandalkan.

Klikpajak by Mekari merupakan platform berbasis website untuk lapor, kelola, hingga melakukan pembayaran pajak online untuk wajib pajak badan maupun pribadi.

Sebagai salah satu PJAP mitra resmi dari DJP, Klikpajak by Mekari berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses bagi wajib pajak untuk melakukan pelaporan pajak dengan mudah, aman, dan terpercaya.

Kategori : Tips Pajak

PUBLISHED29 May 2022
Pradana Vincentiar
Pradana Vincentiar

SHARE THIS ARTICLE: