Daftar Kurs Pajak Hari ini dan Kurs Pajak Mingguan

Kurs Pajak Hari ini

Kurs Pajak Hari ini

Berlaku: 28 Oktober 2020 – 3 November 2020

[Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 45/MK.10/2020]

No. Mata Uang Satuan Nilai (Rp) Perubahan
1 Dolar Amerika Serikat [USD] 1 14.704,00 -64,00
2 Dolar Australia [AUD] 1 10.452,64 -58,63
3 Dolar Kanada [CAD] 1 11.192,32 -15,94
4 Kroner Denmark [DKK] 1 2.339,38 +12,80
5 Dolar Hongkong [HKD] 1 1.897,24 -8,29
6 Ringgit Malaysia [MYR] 1 3.541,43 -18,98
7 Dolar Selandia Baru [NZD] 1 9.789,50 +4,52
8 Kroner Norwegia [NOK] 1 1.589,08 +3,66
9 Pound sterling Inggris [GBP] 1 19.187,58 +76,90
10 Dolar Singapura [SGD] 1 10.834,88 -35,13
11 Kroner Swedia [SEK] 1 1.680,36 +10,48
12 Franc Swiss [CHF] 1 16.233,30 +88,47
13 Yen Jepang [JPY] 100 14.016,97 +2,93
14 Kyat Myanmar [MMK] 1 11,09 -0,05
15 Rupee India [INR] 1 199,91 -1,44
16 Dinar Kuwait [KWD] 1 48.109,81 -169,38
17 Rupee Pakistan [PKR] 1 90,83 +0,37
18 Peso Philipina [PHP] 1 302,96 -0,84
19 Riyal Saudi Arabia [SAR] 1 3.920,49 -16,55
20 Rupee Sri Lanka [LKR] 1 79,18 -0,34
21 Bath Thailand [THB] 1 470,09 -3,25
22 Dolar Brunei Darussalam [BND] 1 10.837,12 -27,10
23 Euro Euro [EUR] 1 17.408,71 +91,46
24 Yuan Renminbi Tiongkok [CNY] 1 2.206,53 +5,88
25 Won Korea [KRW] 1 12,98 +0,09

 

Apa itu Kurs Pajak?

Setiap wajib pajak yang melakukan kegiatan ekspor-impor pasti erat kaitannya dengan istilah kurs pajak. Lalu, sebenarnya apa itu kurs pajak?

Lebih jelasnya mengenai kurs pajak, simak ulasan Klikpajak by Mekari berikut ini.

Sekelumit tentang Kurs Tengah BI

Kurs sendiri artinya nilai tukar yang dikonversi dari mata uang suatu negara dengan mata uang negara lainnya.

Umumnya, kurs atau nilai tukar rupiah maupun mata uang lainnya dikonversikan dengan mata uang dolar AS (USD) alias kurs dollar.

Ini terjadi lantaran dolar AS merupakan mata uang yang banyak digunakan untuk transaksi atau perdagangan internasional. Sehingga ada yang namanya kurs tengah Bank Indonesia (BI).

“Kurs BI ini digunakan sebagai acuan dalam melakukan transaksi jual-beli valuta asing (valas). Seperti diketahui, kurs tengah BI ini ditetapkan oleh bank sentral Indonesia, biasa disebut kurs referensi atau kurs pajak JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate).”

Bagaimana dengan Kurs Pajak?

Dari penjelasan tersebut, maka pengertian Kurs Pajak adalah nilai tukar yang digunakan untuk menghitung pembayaran pajak.

Berbeda dengan kurs BI, untuk kurs pajak ditetapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK).

Kurs pajak Kemenkeu ini diperbarui setiap seminggu sekali dan berlaku untuk periode tersebut, sehingga bisa disebut Kurs Pajak Mingguan.

Dasar hukum kurs pajak diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 8 Tahun 1983 tentang PPN dan PPnBM.

Sebelumnya telah diubah terakhir dengan Undang-Undang (UU) Nomor 42 Tahun 2009 tentang Perubahan Ketiga atas UU No.8 Tahun 1983 tentang PPN Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Ilustrasi nilai tukar atau kurs pajak

Fungsi Kurs Pajak dan Penggunaannya

Fungsi kurs pajak yang juga dikenal sebagai Kurs Pajak Bea Cukai ini adalah sebagai acuan dalam penetapan atau penghitungan pajak dari berbagai transaksi terkait kegiatan ekspor-impor, di antaranya untuk:

  • Nilai kurs sebagai dasar pelunasan Bea Masuk (BM)
  • Pajak Pertambahan Nilai (PP) Badang dan Jasa
  • Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)
  • Bea Keluar (BK)
  • Pajak Penghasilan (PPh)

Note: Anda bisa Memahami Kapan Kurs Fiskal dan Kurs Tengah BI Digunakan

Gambarannya seperti ini;

Anda melakukan transaksi di atas menggunakan mata uang asing, maka dasar perhitungan pajaknya menggunakan kurs pajak mingguan tersebut.

Artinya, Anda harus mengonversikan ke nilai tukar rupiah dari kurs pajak yang sudah ditetapkan oleh Kemenkeu itu.

Jadi, ketika menerbitkan Faktur Pajak dalam mata uang asing, Anda wajib mengisinya dalam nilai rupiah yang berasal dari konversi nilai transaksi dalam mata uang asing tersebut, dengan menggunakan kurs pajak yang sedang berlaku saat Anda membuat Faktur Pajak.

Untuk itu, melihat data terbaru kurs pajak hari ini sangat penting ketika akan menghitung pajak yang harus dibuat fakturnya.

Ilustrasi kurs pajak selalu ada kaitannya dengan kegiatan ekspor-impor

Cara Menggunakan Kurs Pajak

Untuk menggunakan kurs pajak, juga perlu memahami keterangan dari isi tabelnya. Kurs pajak mingguan ini berisi keterangan yang terdiri dari:

  • Nama mata uang negara yang mengeluarkan mata uang tersebut
  • Satuan mata uang
  • Nilai rupiah hasil konversi
  • Jumlah selisih kenaikan atau penurunan nilai konversi dibanding kurs pajak mingguan sebelumnya

Note: Perlu juga  Memahami Kurs Tengah Bank Indonesia, Apa dan Bagaimana?

Lalu, bagaimana cara menggunakan kurs pajak?

Penggunaan kurs pajak pada dasarnya, Anda tinggal menjumlahkan nilai transaksi dalam mata uang asing tersebut menggunakan kurs pajak yang berlaku saat itu.

Hasil dari penjumlahan menggunakan kurs pajak itulah yang digunakan sebagai dasar penghitungan pembayaran pajaknya.

Bagi Anda yang ingin menghitung berapa pembayaran pajak dari transaksi dalam mata uang asing ini, bisa update pada kurs pajak minggu ini yang selalu diperbarui oleh Klikpajak.id berdasarkan KMK tentang kurs pajak terbaru.

Setelah urusan penghitungan perpajakan dari transaksi yang terkait dengan perlunya konversi mata uang asing berdasarkan kurs pajak Kemenkeu, kini tinggal melakukan pembayaran dan pelaporan kewajiban pajak Anda.

Agar aktivitas perpajakan Anda lancar, gunakan aplikasi pajak online dari Klikpajak by Mekari.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Kurs PajakIlustrasi menghitung pajak dengan kurs pajak

Kelola Administrasi Perpajakan dengan Klikpajak

Di Klikpajak, berbagai urusan perpajakan dan pengelolaan pajak yang Anda butuhkan bisa mudah didapatkan.

Mulai dari proses bayar, lapor, hingga arsip pajak yang terintegrasi.

Sehingga aktivitas perpajakan Anda bisa lebih efektif dan efisien.

Karena Klikpajak dilengkapi dengan fitur e-Billing, e-Faktur, e-Bupot dan e-Filing dengan langkah-langkah penggunaan yang simpel dan mudah.

Kesemua itu bisa Anda lakukan dengan mudah tanpa khawatir bukti bayar dan lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak online berbasis cloud yang memudahkan Anda mengelola administrasi perpajakan dengan baik kapan pun dan di mana pun.

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Anda bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan Anda dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

Data Terlindungi

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Ilustrasi sistem keamanan basis web yang ketat dan terjamin

Fitur Lengkap Klikpajak

Dengan Klikpajak, Anda dapata melakukan berbagai aktivitas perpajakan karena fitur yang lengkap.

Anda dapat membuat e-Faktur, e-Bupot dan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan/Masa PPh dan PPN.

Note: Anda juga dapat menginput data Faktur Masukan menggunakan Scan QR Code e-Faktur Klikpajak secara gratis. langkah-langkah input Faktur Pajak Masukan lewat handphone selengkapnya lihat di SINI.

1. Membuat Faktur Pajak di e-Faktur

Melalui e-Faktur Klikpajak yang terintegrasi dalam satu platform, Anda dapat mengelola administrasi perpajakan mulai dari:

  • Faktur Pajak Masukan
  • Faktur Pajak Keluaran
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Mengelola Faktur Pajak Masukan, Keluaran, dan Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana.

Panduan lengkap langkah-langkah pembuatan e-Faktur, pembayaran dan pelaporan SPT Masa PPN selengkapnya bisa Anda lihat di SINI.

Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (Pajak Pertambahan Nilai) PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Contoh membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

Bisa Langsung Gunakan Fitur e-Faktur 3.0 Tanpa Ribet ‘Install’

Tentunya Anda sudah mengetahui bahwa per 1 Oktober 2020, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur client desktop harus update e-Faktur 3.0 karena e-Faktur 2.2 telah ditutup.

Perbedaan e-Faktur 3.0 dan e-Faktur 2.2.

Melalui e-Faktur Klikpajak, Anda tidak perlu repot-repot download patch terbaru e-Faktur ini karena Anda bisa langsung menggunakannya dan memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur.

“Gunakan aplikasnya, biar Klikpajak yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur hingga pelaporan SPT Masa PPN Anda.”

Bahkan pembuatan dan pengelolaan e-Faktur Anda semakin cepat karena salah satu kelebihan Klikpajak adalah terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Melalui e-Faktur Klikpajak, Anda bisa menarik data langsung dari pembukuan atau laporan keuangan Jurnal.id tanpa harus keluar masuk platform lagi.

Tentu saja, hal ini semakin menghemat waktu Anda, bukan?

Ilustrasi fitur prepopulated e-Faktur 3.0

2. Membuat Kode Billing di e-Billing

Anda juga bisa membuat Kode Billing sebagai syarat yang harus dipenuhi pada saat Anda akan melakukan pembayaran pajak.

Buat ID Billing di e-Billing Klikpajak, karena Klikpajak.id juga menerbitkan ID Billing resmi dari DJP.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Anda bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Bisa Langsung Bayar Pajak di e-Billing Klikpajak

Tidak hanya membuat Kode Billing saja, melalui aplikasi e-Billing Klikpajak Anda juga dapat langsung membayar pajak dari jumlah yang tertera pada billing pajak Anda ini.

“Hanya dalam satu platform, membuat Kode Billing dan bayar billing selesai dalam sekejap lewat e-Billing Klikpajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) resmi dari DJP.

Note: Langkah-langkah cara membuat Kode Billing dan Bayar Billing, selengkapnya lihat di SINI.

Contoh BPE yang dikeluarkan Klikpajak resmi dari DJP

3. Membuat Bukti Potong di e-Bupot

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah.

Bahkan fitur e-Bupot yang semakin memudahkan Anda membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 dan melaporkan SPT PPh 23/26 melalui e-Bupot dengan menarik data langsung dari laporan keuangan elektronik.

Wajib e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di PJAP dan DJP karena Klikpajak menggunakan teknologi cloud. Sehingga tak perlu khawatir bukti potong dan lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop karena Anda tetap bisa mengaksesnya di mana pun.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah dalam pembuatan bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data faktur pajak atas transaksi yang dilakukan.

Note: Langkah-langkah membuat bukti potong PPh Pasal 23/26 dan penjelasan lengkap mengenai bukti pemotongan, baca di SINI.

Contoh fitur membuat Bukti Potong PPh 23/26 di e-Bupot Klikpajak

4. Lapor SPT di e-Filing Klikpajak Gratis!

Anda dapat memanfaatkan fitur e-Filing Klikpajak untuk melaporkan berbagai jenis SPT Tahunan/Masa PPh dengan langkah-langkah yang mudah.

Lapor SPT juga gratis selamanya melalui e-Filing Klikpajak. Anda bisa melaporkan semua jenis SPT mulai dari SPT Tahunan Pajak Badan, SPT Masa (Bulanan) Pajak, dan SPT Tahunan Pajak Pribadi.

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Lapor Pajak Lebih Mudah dengan e-Filing PajakIlustrasi lapor pajak online

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Tak perlu bingung kapan waktunya harus bayar dan lapor pajak.

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak

Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online. Salah satunya adalah Jurnal.id.

Membuat dan mengelola e-Faktur serta e-Bupot juga semakin mudah dan cepat karena Klikpajak bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by MekariSimple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Proses pengelolaan pajak pun jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Contoh fitur aplikasi pembukuan akuntansi online Jurnal.id

Tim ‘Support’ Klikpajak Selalu Siap Membantu Anda!

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan Anda.

Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Anda dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Anda dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang Anda bayangkan.

Update Terus Kurs Pajak Hari ini

Perharui informasi kurs pajak hari ini setiap kali Anda akan melakukan aktivitas perpajakan yang membutuhkan konversi dari mata uang asing ke kurs pajak Kemenkeu.

Temukan update kurs pajak mingguan ini setiap harinya di Kurs Pajak Hari ini di Klikpajak.

Sehingga perhitungan PPN atau PPnBM dari berbagai kegiatan ekspor-impor Anda lancar dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.


PUBLISHED28 Oct 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: