Cara Daftar, Syarat Bikin, Mendaftar, Urus, Cara Membuat NPWP Online

Panduan Lengkap Cara Membuat NPWP: Syarat, Cara Daftar NPWP Online

Berikut adalah cara daftar, syarat bikin, mendaftar, urus, mengurus, juga cara membuat NPWP online lengkap dan mudah di blog Klikpajak by Mekari! Simak dengan baik untuk Anda yang mau membuat dokumen penting terkait pajak ini.

NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak (WP) sebagai sarana dalam melakukan kegiatan administrasi perpajakan, bayar dan lapor pajak. Sudah tahu cara buat NPWP online? Jika Sobat Klikpajak saat ini belum tahu cara bikin NPWP online, Klikpajak by Mekari akan memberikan panduan lengkap cara mengurus NPWP online yang mudah, mulai dari cara membuat NPWP online, syarat dan cara daftar NPWP online NPWP Pribadi.

Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat ini seperti sudah menjadi suatu keharusan.

NPWP dapat dikatakan yang berfungsi sebagai tanda pengenal diri atau identitas WP dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Pasal 1 Nomor 6 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007, menjelaskan NPWP adalah identitas atau tanda pengenal bagi WP yang diberikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Lalu, bagaimana cara bikin NPWP online atau cara mengurus NPWP online yang mudah?

Temukan cara mudah dan cepat kelola e-Faktur dengan menarik data langsung dari pembukuan online hanya di e-Faktur Klikpajak by Mekari. Coba dan buktikan sekarang!

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Baca Saja Panduan Lengkap Cara Daftar, Syarat Bikin, Mendaftar, Urus, Mengurus, Cara Membuat NPWP Online Di Sini

NPWP terdiri dari 15 digit angka.

Pada sebuah nomor NPWP, sembilan digit pertama adalah kode unik dari identitas WP.

Kode unik inilah yang membuat data perpajakan seorang WP tidak akan tertukar dengan orang lain.

Tiga digit nomor NPWP selanjutnya adalah kode dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang menerbitkan NPWP tersebut.

Jika terdaftar sebagai WP baru, maka kode tersebut merupakan kode tempat WP melakukan pendaftaran.

Akan tetapi, bila statusnya sebagai WP lama, maka itu adalah kode tempat WP saat ini.

Tiga digit terakhir pada sebuah nomor NPWP menjelaskan status WP.

Untuk kode 000 berarti pusat atau tunggal. Sedangkan jika tiga digit terakhir 00x (002,003) itu artinya cabang dengan nomor terakhir menunjukkan urutan cabang.

“Serahkan semua urusan perpajakan, keuangan perusahaan dan manajemen SDM melalui support system yang lengkap dan terintegrasi guna mendukung kinerja perusahaan dan perkembangan bisnis Sobat Klikpajak.”

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Untuk lebih jelasnya begini,

Sebelum membaca cara bikin atau mengurus npwp online, Anda harus tahu kalau contoh format NPWP yang berisi 15 digit angka yang menunjukkan status atau jenis NPWP adalah 00.000.000.0-000.000

Berikut penjelasan dari 15 digit kode seri NPWP tersebut adalah:

1. Keterangan jumlah digit pada NPWP

  • 9 digit pertama adalah kode unik dari identitas wajib pajak, contoh: 12.345.678.9-000.000
  • 3 digit selanjutnya adalah kode unik dari KPP tempat WP mendaftar (jika WP lama sebagai kode tempat WP saat ini), contoh: 00.000.000.0-123.000
  • 3 digit terakhir adalah status Wajib Pajak, contoh: 00.000.000.0-000.123

2. Keterangan digit angka NPWP pusat atau cabang

  • 000 artinya pusat atau tunggal, contoh: 12.345.678.9-123.000
  • 00x contoh; 001, 002, artinya cabang, dengan nomor terakhir menunjukkan urutan cabang, contoh: 12.345.678.9-001.002

3. Cara baca digit NPWP yang menunjukkan identitas Wajib Pajak

  • 01 sampai 03 adalah Wajib Pajak Badan, contoh: 00.000.001.0-000.000
  • 04 dan 06 adalah Wajib Pajak Pengusaha, contoh: 00.000.004.0-000.000
  • 05 adalah Wajib Pajak Karyawan, contoh: 00.000.005.0-000.000
  • 07 sampai 09 adalah Wajib Pajak Orang Pribadi, contoh: 00.000.007.0-000.000

Itulah sekilah mengenai NPWP, berikutnya adalah panduan lengkap cara urus, membuat, apa saja syarat cara bikin NPWP online dan cara daftar NPWP online.

Selengkapnya berikut ulasan dari Klikpajak by Mekari seputar cara bikin, buat NPWP online atau cara mengurus NPWP online untuk Sobat Klikpajak.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Ketahui Jenis NPWP Sebelum Cara Membuat NPWP Online (Cara Daftar Dan Urus NPWP Online)

Sebelum mulai ke tahap cara bikin NPWP online atau cara mengurus NPWP online, sebagaiknya ketahui jenis NPWP yang ada.

NPWP dibedakan menjadi dua berdasarkan jenisnya, yakni:

1. NPWP Pribadi

NPWP Pribadi ini diberikan kepada setiap orang yang punya penghasilan di Indonesia.

2. NPWP Badan

Sedangkan NPWP Badan, diberikan kepada perusahaan atau badan usaha yang mempunyai penghasilan di Indonesia.

Lalu, siapa saja yang berhak punya NPWP?

Jawabnya, ada lima pengelompokan.

Perusahaan juga wajib tahu Apa Saja Implikasi Pemanfaatan Insentif Pajak pada Pelaporan SPT Tahunan?

Berikut 5 pengelompokan NPWP berdasarkan subjek Wajib Pajak (WP):

Pengelompokan ini wajib Anda ketahui sebelum mulai mencoba cara bikin atau mengurus npwp online.

  1. Orang Pribadi perempuan yang sudah menikah dan memilih melaksanakan hak dan kewajiban pajaknya yang terpisah dari suami.
  2. Badan atau perusahaan, yang memiliki kewajiban perpajakan sebagai pembayar pajak, pemotong dan pemungut pajak berdasarkan Undang-Undang perpajakan.
  3. Wajib Pajak Badan, yang hanya memiliki kewajiban perpajakan sebagai pemotong atau pemungut pajak sesuai ketentuan peraturan Undang-Undang perpajakan.
  4. Bendahara, yang ditunjuk sebagai yang pemotong atau pemungut pajak sesuai peraturan Undang-Undang perpajakan.
  5. Wajib Pajak Pribadi, selain semua yang disebutkan diatas dan dapat memilih mendaftarkan dirinya untuk memperoleh NPWP.

Panduan Lengkap Cara Daftar, Syarat Bikin, Mendaftar, Urus, Cara Membuat NPWP OnlineIlustrasi cara membuat NPWP Online atau cara daftar dan urus NPWP online

Fungsi NPWP yang Harus Dipahami Sebelum Mulai Cara Membuat NPWP Online dan Daftar NPWP Online

Setelah mengetahui tahapan cara bikin NPWP online atau cara mengurus NPWP online, berikutnya ketahui apa saja sebenarnya fungsi NPWP itu.

NPWP memiliki beberapa fungsi dan manfaat dalam banyak hal, baik itu dalam bidang perpajakan maupun selain perpajakan.

Apa saja fungsi dan manfaat NPWP ini?

a. Fungsi dan Manfaat NPWP untuk Perpajakan

Manfaat atau fungsi NPWP di bidang perpajakan seperti berikut:

1. Kode unik agar data perpajakan tidak akan tertukar dengan yang lainnya

2. Untuk mengurus proses restitusi atau bila pajak yang dibayar kelebihan. Syarat utama cara mengurus hal ini adalah menunjukkan NPWP

3. Ada perbedaan besaran tarif pajak bagi mereka yang memiliki NPWP dan tidak memiliki NPWP

Misalnya, untuk pajak PPh pasal 21, yang tidak punya NPWP, maka tarif pajak yang dikenakan 20% atau lebih besar daripada mereka yang punya NPWP.

Membuat Bukti Potong dan lapor SPT PPh 23/26 juga lebih mudah dan cepat dengan menarik data langsung dari pembukuan online hanya di e-Bupot Klikpajak by Mekari. Coba dan buktikan sekarang!

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

b. Fungsi dan Manfaat NPWP Selain Perpajakan

Sedangkan fungsi NPWP di luar urusan perpajakan adalah:

1. Sebagai salah satu syarat pengajuan kredit (utang) ke bank

2. NPWP juga diperlukan bagi mereka yang punya usaha untuk mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

3. Syarat yang harus dilampirkan dalam berbagai transaksi keuangan

4. Dan berbagai transaksi lainnya.

Baca Juga : Pengurusan EFIN Online? Simak Penjelasan Terkait Di Bawah Ini

Dokumen yang Harus Disiapkan, Syarat Cara Membuat NPWP Online dan Cara Daftar NPWP Online

Cara bikin NPWP online atau cara urus dan mengurus NPWP online harus disertai dengan dokumen pelengkap yang disyaratkan.

Untuk mendapatkan NPWP, ada dokumen dan persyaratan yang harus dipenuhi.

WP pribadi dan mereka yang mempunyai usaha (wirausahawan), tidak sama dokumen pengajuan pembuatan NPWP-nya.

a. Dokumen untuk Membuat NPWP Pribadi

Pembuatan NPWP Orang Pribadi sendiri memiliki persyaratan yang berbeda tergantung statusnya, apakah karyawan atau PNS, pengusaha, pekerja lepas (freelancer), maupun wanita yang sudah menikah dan memilih pisah harta.

Selain melengkapi dokumen, Sobat Klikpajak juga harus mengisi formulir pengajuan permohonan pembuatan NPWP Pribadi.

Contoh Formulir NPWP Pribadi jika pengajuan NPWP datang langsung ke KPP, seperti berikut ini:

Panduan Lengkap Cara Daftar, Syarat Bikin, Mendaftar, Urus, Cara Membuat NPWP OnlineFormulir Pendaftaran NPWPContoh formulir pendaftaran NPWP offline selain cara membuat NPWP online

Berikut dokumen yang harus disiapkan sebagai syarat pengajuan NPWP Orang Pribadi sesuai dengan statusnya yang harus diperhatikan dalam langkah-langkah cara bikin NPWP online atau cara urus dan mengurus NPWP online:

1. NPWP Pribadi untuk Karyawan/PNS

Wajib Pajak Orang Pribadi (OP) yang ingin memiliki nomor NPWP, harus  mengisi Formulir Pendaftaran dan melengkapi dokumen yang diperlukan, yakni fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

Sedangkan jika pemohon NPWP itu adalah Warga Negara Asing (WNA), maka harus melampirkan fotokopi Paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

NPWP Pribadi Karyawan/PNS dan cara membuat NPWP online

Note: Cara Hitung Pajak Content Creator, Cara Bayar dan Lapor Pajaknya

2. NPWP Pribadi untuk Pengusaha/Pekerja Bebas

Lalu bagaimana cara bikin atau mengurus npwp online untuk pengusaha atau pekerja bebas?

Jika yang mengajukan permohonan pembuatan NPWP adalah pelaku usaha atau pekerja bebas, maka harus melengkapinya dengan KTP bagi WNI, dokumen yang menunjukkan tempat dan jenis kegiatan usahanya dan surat keterangan dari penyedia jasa aplikasi online yang bermitra dengannya.

Jika WP pengusaha atau pekerja bebas ini adalah WNA, maka harus melengkapi dokumen diri seperti fotokopi paspor, KITAS atau KITAP, Surat Keterangan Kegiatan Usaha atau pekerjaan bebas dari instansi berwenang dan surat keterangan di bermeterai yang menyatakan menjalankan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas.

NPWP Pribadi Pengusaha/Pekerja Bebas dan cara membuat NPWP online

3. NPWP untuk Wanita Menikah

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk cara urus dan mengurus npwp online.

Jika wanita yang berstatus menikah dan memilih melakukan perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau memilih melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan secara terpisah, maka dibutuhkan:

  • Identitas perpajakan suami
  • Dokumen yang menyatakan hubungan perkawinan (Buku Nikah) atau Kartu Keluarga (KK)
  • Dokumen yang menyatakan pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan istri dilakukan terpisah dari suami
  • Apabila istri berwirausaha atau pekerjaan bebas, maka dibutuhkan surat pernyataan bermaterai yang menyatakan jenis dan tempat/lokasi kegiatan usaha atau keterangan tertulis atau elektronik dari penyedia jasa aplikasi online yang merupakan mitra usaha Wajib Pajak.

Untuk perempuan yang sudah menikah, pada dasarnya pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakannya tergabung dengan suami. Dengan begitu, WP wanita yang sudah menikah, tidak perlu mendaftarkan NPWP lagi jika tidak memilih pisah harta/penghasilan dengan suami.

Untuk menggali informasi lebih dalam soal ini bisa membuka pajak.go.id, lalu pada menu klik Orang Pribadi Karyawan/ Melakukan Pekerjaan Bebas. Selanjutnya, pilih submenu Daftar.

Cara Membuat NPWP Online, Cara Daftar NPWP Online dan cara bikin NPWP onlineNPWP Pribadi Wanita Menikah dan cara bikin atau membuat NPWP online

b. Dokumen untuk Membuat NPWP Badan

cara mengurus pembuatan NPWP Badan online maupun Bendahara berbeda dengan WP Pribadi.

Dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan NPWP Badan dan NPWP Bendahara sedikit lebih kompleks karena ada beberapa persyarata khusus yang perlu dilampirkan.

Note: Pelajari lebih jelas dokumen yang harus dilampirkan dan syarat membuat NPWP Badan.

Di Mana Membuat NPWP Pribadi atau Cara Bikin atau Daftar NPWP Online dan Offline?

Ada tiga saluran yang bisa dipilih untuk dapat mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak.

1. Datang langsung ke Kantor Pajak

Pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak dapat dilakukan secara langsung dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal/tempat kegiatan usaha masing-masing WP.

2. Lewat pos  

Pengajuan pembuatan NPWP melalui pos ini berarti harus mengirimkan formulir pendaftaran dengan melampirkan dokumen yang disyaratkan ke alamat KPP/KP2KP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal/kegiatan usaha masing-masing WP.

3. Cara Urus Dan Membuat NPWP online 

Pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak secara online atau daring ini melalui situs resmi Ditjen Pajak pada ereg.pajak.go.id.

Ikuti langkah-langkah cara bikin atau mengurus dan pengajuan daftar NPWP online sesuai petunjuk dan mengisi formulir yang tersedia serta melampirkan dokumen yang diperlukan.

Ingat, semua dokumen persyaratan pembuatan NPWP disiapkan dalam bentuk elektronik dengan cara dipindai (scan) atau difoto untuk pengajuan NPWP secara online.

Daftar NPWP Online dan cara membuat NPWP online

Cara Urus, Membuat NPWP Online atau Daftar NPWP Online Pribadi

Dari ketiga pilihan cara mengurus dan pembuatan NPWP, tentu cara yang paling praktis karena tidak harus meluangkan waktu dan tenaga ke KPP adalah dengan cara online.

Berikut tahapan langkah-langkah pembuatan atau daftar NPWP online:

1. Buat Akun di e-Reg di DJP

Bagi WP yang belum memiliki akun e-Reg Pajak, bisa membuatnya dengan mengakses situs e-Reg pajak ereg.pajak.go.id.

Situs ereg.pajak.go.id adalah website yang dibuat DJP khusus untuk melayani pembuatan NPWP secara online.

2. Mendaftar 

Setelah masuk dalam portal ereg.pajak.go.id tersebut, isilah data pendaftaran dengan memasukkan alamat Email, isikan kode yang tertera pada Captcha, silakan klik “Daftar”.

Cara Membuat NPWP Online, Cara Daftar NPWP Online dan cara bikin NPWP online

3. Aktivasi e-Reg

Cek inbox email yang digunakan untuk mendaftar, ikuti petunjuk dari DJP yang tertuang dalam email tersebut untuk melakukan aktivasi.

Yakni, mengklik atau menyalin tautan/link yang dikirimkan DJP untuk dilakukan aktivasi. Ini adalah salah satu langkah cara bikin atau mengurus npwp online.

Cara Membuat NPWP Online, Cara Daftar NPWP Online dan cara bikin NPWP online

4. Isi Formulir Pendaftaran

Setelah mengklik tautan aktivasi, akan diarahkan pada laman e-Reg Pajak pada langkah ke-2.

Pada laman ini, isi data sesuai petunjuk kolom yang ada, mulai dari Jenis WP (apakah Orang Pribadi atau Badan).

Kemudian isikan nama sesuai KTP, alamat email. dan membuat password, nomor ponsel, dan mengisi jawaban dari kolom pertanyaan yang diajukan.

Lalu, masukkan kode captcha dan klik “Daftar”.

Cara Membuat NPWP Online, Cara Daftar NPWP Online dan cara bikin NPWP online

5. Konfirmasi dan Notifikasi

Setelah klik “Daftar” pada langkah ke-2 itu, Sobat Klikpajak akan mendapatkan konfirmasi pendaftaran akun berhasil dalam langkah cara bikin atau mengurus npwp online.

Cara Membuat NPWP Online, Cara Daftar NPWP Online dan cara bikin NPWP online

Berikutnya juga akan ada notifikasi pemberitahuan bahwa pendaftaran NPWP berhasil.

Cara Membuat NPWP Online, Cara Daftar NPWP Online dan cara bikin NPWP online

6. Aktivasi Akun

Setelah langkah ke-2 selesai, selanjutnya cek inbox email Sobat Klikpajak yang dikirimkan DJP.

Kemudian klik tautan atau link aktivasi untuk menyelesaikan langkah cara bikin atau mengurus npwp online ini.

Cara Membuat NPWP Online, Cara Daftar NPWP Online dan cara bikin NPWP online

 

7. Memulai Pendaftaran NPWP Online NPWP Pribadi

Berikutnya, login ke ereg.pajak.id/login, masukkan alamat email dan password yang dibuat pada saat daftar ereg sebelumnya.

Cara Membuat NPWP Online, Cara Daftar NPWP Online dan cara bikin NPWP online

8. Isi Formulir dengan Lengkap

Pada langkah ini, isi kolom sesuai petunjuk yang mana terdapat 10 formulir pendaftaran yang wajib Sobat Klikpajak isi.

a. Formulir ke-1, kategori wajib pajak

Pada formulir ini ada pilihan kategori yaitu orang pribadi dan juga wanita atau istri yang ingin memisahkan hak kewajiban pajaknya.

Di bawahnya ada pilihan status wajib pajak yang terdiri dari NPWP pusat, cabang, dan OPPT.

Untuk proses cara bikin, urus atau mengurus NPWP Pribadi online, Sobat Klikpajak bisa memilih status – pusat.

Jika Sobat Klikpajak memiliki usaha bisa memilih status OPPT (Orang Pribadi Pengusaha Tertentu).

OPPT biasanya berlaku apabila memiliki usaha atau tergabung dalam sebuah organisasi.

Di dalam formulir ini juga terdapat kolom NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan Nomor kartu keluarga, pastikan Sobat Klikpajak mengisi dengan benar.

Jika tidak, maka sistem akan melarang Sobat Klikpajak untuk mengisi formulir selanjutnya.

b. Formulir ke-2, formulir identitas diri

Formulir ini berisi identitas data diri pribadi. Ingat! Sobat Klikpajak perlu mengisinya sesuai KTP. Pastikan juga nomor yang dicantumkan adalah nomor yang dapat dihubungi.

c. Formulir ke-3, formulir sumber penghasilan utama

Jika Sobat Klikpajak berhasil mengisi formulir kedua, Sobat Klikpajak akan diarahkan untuk mengisi formulir sumber penghasilan utama.

Di sini yang sering menjadi pertanyaan, “bagaimana jika Saya belum memiliki penghasilan?”

Apabila Sobat Klikpajak mengisinya penghasilan nol biasanya permohonan NPWP Sobat Klikpajak ditolak karena belum memenuhi persyaratan wajib pajak yaitu memiliki penghasilan Rp4.500.000 per-bulan.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Jika Sobat Klikpajak sebagai Pekerja Bebas

Jika Sobat Klikpajak seorang freelancer atau pekerja bebas, Sobat Klikpajak tetap diwajibkan untuk memiliki NPWP sebagai bukti wajib pajak.

Untuk cara bikin, urus atau mengurus npwp online seorang freelancer atau pekerja bebas sama saja. Tinggal mengisi formulir tambahan dalam mengurusnya.

Pada formulir ini, Sobat Klikpajak bisa mengisi rata-rata penghasilan Sobat Klikpajak dalam satu bulan.

d. Formulir ke-4, formulir alamat KTP, domisili dan alamat usaha jika memiliki usaha

e. Formulir ke-5, formulir info tambahan

Formulir info tambahan ini berisi jumlah tanggungan (maksimial 3 tanggungan) dan juga kisaran penghasilan Sobat Klikpajak per bulannya.

f. Formulir ke-6, formulir persyaratan

Jika Sobat Klikpajak wajib pajak pribadi. Cukup mengunggah file KTP terbaru.

Jika bukan wajib pajak pribadi atau wajib pajak istri maka Sobat Klikpajak diwajibkan mengunggah file sesuai dengan persyaratan.

g. Formulir ke-7, formulir pernyataan

Di sini Sobat Klikpajak wajib mencentang kotak benar untuk menyetujui syarat dan ketentuan.

Sobat Klikpajak juga diwajibkan mengisi kotak lengkap sebagai bentuk pernyataan kelengkapan isian data pada tiap formulir. Kemudian klik simpan.

10. Print atau Cetak Formulir

Silakan cetak Formulir Registrasi Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara.

Bubuhi dengan tanda tangan. Kemudian satukan dengan berkas kelengkapan yang telah disiapkan.

Pada langkah ini, cara bikin, urus atau mengurus npwp online sudah hampir selesai. Tinggal melanjutkan dengan mengirimkan atau upload formulir permohonan tadi.

11. Kirimkan Formulir Registrasi Wajib Pajak 

Scan semua dokumen persyaratan dan formulir permohonan pembuatan NPWP, lalu upload dalam bentuk soft file melalui aplikasi e-Registration di portal https://ereg.pajak.go.id/.

Setelah Anda mengisi semua formulir secara lengkap. maka akan muncul status pendaftaran Sobat Klikpajak di dashboard situs ereg pajak.

  • Di sana Sobat Klikpajak harus menekan tombol “Kirim Token“, dan harus mengisi captcha, lalu klik “Submit”.
  • Selanjutnya sistem akan mengirimkan token ke email Sobat Klikpajak. Biasanya proses respon berlangsung selama satu menit. Jika tidak lekas direspon oleh sistem, Sobat Klikpajak bisa mengklik tombol “Token” lagi.
  • Setelah Sobat Klikpajak mendapatkan token, Sobat Klikpajak bisa menyalin token tersebut dan masuk kembali ke menu dashboard. Lalu, klik, “Kirim” dan paste kode token tersebut dalam kolom token. Selanjutnya Sobat Klikpajak klik Kirim permohonan.
  • Setelah selesai isi formulir, klik tombol “Token” (kode rahasia) yang ada pada dashboard. Kemudian cek email Sobat Klikpajak. Bila setelah 1 menit, token belum juga dikirim, silakan klik tombol “Token” lagi.

Alternatif lain atau jika jaringan internet sedang tidak mendukung, berkas dapat diserahkan langsung ke KPP atau dikirim melalui Pos.

Pengiriman dokumen ini harus dilakukan paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik.

Bebas ribet, setor pajak bisa langsung membuat Kode Billing sekaligus bayar pajak via virtual account bank hanya dalam satu platform di e-Billing Klikpajak by Mekari. Coba dan buktikan sekarang, Gratis!

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

12. Cek status 

Setelah mengirimkan atau meng-upload dokumen untuk pembuatan NPWP, WP bisa mengecek status pendaftaran NPWP melalui email atau di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration.

  • Sobat Klikpajak bisa menunggu beberapa jam untuk menunggu konfirmasi persetujuan.
  • Jika tidak disetujui, biasanya ada keterangan dari sistem apa yang menyebabkan Sobat Klikpajak tidak disetujui permohonannya.
  • Apabila diterima atau disetujui, Sobat Klikpajak juga tetap mendapat pemberitahuan bahwa permohonan Sobat Klikpajak diterima.

Jika ditolak, tandanya WP harus memperbaiki beberapa data yang dianggap kurang lengkap. Setelah diterima, Sobat Klikpajak akan mendapatkan kartu NPWP.

Biasanya kartu Nomor Pokok Wajib Pajak waktu pengiriman berlangsung selama tiga hari kerja dan paling lama dua minggu terhitung hari kerja.

Biasanya kartu Nomor Pokok Wajib Pajak akan dikirimkan melalui layanan POS.

Ilustrasi cara urus atau mengurus NPWP atau membuat Nomor Pokok Wajib Pajak online berhasil

Menunggu Hasil Membuat NPWP Pribadi dan Daftar NPWP Online

1. Cara memeriksa nomor NPWP

Buka situs ereg.pajak.go.id, isi kolom Nomor Pokok Wajib Pajak dengan lengkap, tunggu beberapa detik Sobat Klikpajak akan diarahkan ke kolom email.

Jika Nomor Pokok Wajib Pajak Sobat Klikpahak masih aktif, nomor dan identitas lainnya munculs ecara otomatis.

Jika tidak, maka Nomor Pokok Wajib Pajak Sobat Klikpajak tidak atau belum aktif.

2. Lama Pengiriman kartu NPWP

Lama waktu yang dibutuhkan untuk pengiriman kartu Nomor Pokok Wajib Pajak tergantung jasa pengiriman dan situasi layanan.

Biasanya hari ini Sobat Klikpajak mendaftar dan disahkan permohonannya, maka hari itu juga akan dikirim.

3. Kartu NPWP belum sampai ke rumah

Sobat Klikpajak bisa menghubungi KPP pemroses atau mendatanginya langsung untuk konfirmasi.

Note: EFIN Pajak Pribadi: Cara Mendapatkan, Daftar, Aktivasi, Permohonan EFIN Online

Ketentuan untuk Mendapatkan NPWP Pribadi

1. Jika belum punya penghasilan, Apakah bisa mendaftarkan NPWP?

Menurut UU KUP pasal 2 dimana ada ketentuan minimum penghasilan maka bagi yang belum bekerja tidak diwajibkan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak.

Namun apabila untuk kebutuhan lamar pekerjaan. Sobat Klikpajak bisa meminta surat keterangan status pekerjaan dari kelurahan setempat.

Selain itu ketika mengisi status pekerjaan, Anda bisa memilih sebagai pekerja lepas atau wiraswasta.

2. Apakah perlu mengunggah slip gaji?

Biasanya tidak perlu, mengunggah dokumen hanya diperuntukkan bagi yang memiliki usaha atau pekerja bebas (freelancer)

Nah, diatas adalah cara daftar, syarat bikin, mendaftar, urus, mengurus, juga cara bikin, urus atau membuat NPWP online lengkap dan mudah telah diulas blog Klikpajak.

Jadi daftar NPWP online mudah, bukan?

Jadi, tidak ada alasan lagi tidak bayar pajak hanya karena belum punya Nomor Pokok Wajib Pajak.

Buat Nomor Pokok Wajib Pajak pertama Sobat Klikpajak sekarang juga, dan penuhi kewajiban perpajakan Sobat Klikpajak dengan baik.

Karena membuatnya pun sangat mudah, tinggal siapkan dokumen dan lakukan daftar NPWP online di mana saja serta kapan pun Sobat Klikpajak inginkan.

Setelah selesai tahap cara bikin NPWP online atau cara mengurus NPWP online dan memperoleh kartu Nomor Pokok Wajib Pajak, kewajiban selanjutnya sebagai WP adalah membayar dan melaporkan pajak penghasilan Sobat Klikpajak.

Agar lebih mudah membayar dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Sobat Klikpajak, gunakan aplikasi Klikpajak.id.

Lalu untuk urus pajak lainnya lebih cepat dengan fitur lengkap klikpajak by mekari, dimana fitur Klikpajak selengkapnya bisa dibaca disini.

Kategori : Berita Regulasi

PUBLISHED21 Apr 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: