Tahun Pajak 2020, Perhatikan Ketentuan Lapor SPT Tahunan Online 2021

Tahun Pajak 2020, Perhatikan Ketentuan Lapor SPT Tahunan Online 2021

Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan masa pajak 2019 yang dilaporkan pada 2020 sudah berlalu. Kini sudah memasuki lapor SPT Tahunan online masa pajak 2020 yang harus disampaikan paling lambat awal 2021.

Seperti diketahui, palayanan pajak di tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19. Akibat penyebaran Virus Corona inilah akhirnya Direktorat Jenderal Pajak menutup pelayanan pajak tatap muka.

Menjelang tahun 2021, penyampaian SPT Tahunan masa pajak 2020 harus disiapkan dari sekarang dengan mengetahui ketentuan apa saja yang diperlukan untuk pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) ini.

Mengingat situasi dan kondisi dampak pandemi Covid-19 hingga saat ini masih terus berlangsung dan belum ada kepastian kapan Indonesia bahkan dunia akan terbebas dari Covid-19, ketahui ketentuan lapor SPT Tahunan online 2021.

Seperti apa ketentuan lapor SPT Tahunan online masa pajak 2020 yang batas penyampaiannya di akhir kuartal pertama 2021 untuk SPT Tahunan Pribadi dan awal kuartal kedua 2021, berikut ulasan Klikpajak by Mekari.

Saluran Lapor SPT ‘Online’

DJP membuka pelayanan pajak bagi masyarakat secara langsung atau tatap muka di:

  • Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar (Khusus mengadministrasikan wajib pajak besar nasional)
  • KPP Madya (Khusus mengadministrasikan wajib pajak besar regional dan wajib pajak besar khusus yang meliputi badan dan orang asing, penanaman modal asing, serta perusahaan masuk bursa
  • KPP Pratama (Menangani wajib pajak lokasi)
  • Unit KP2KP atau Pelaksanaan Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (Untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah-daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh KPP)

Kendati pelayanan perpajakan tatap muka di KPP dan KP2KP telah dibuka sejak tanggal 15 Juni 2020 untuk penyampaian masa pajak tahun 2019, namun layanan pelaporan SPT tetap dilakukan secara online.

Note: Ketahui Ulasan Lengkap Pajak Penghasilan: Jenis-Jenis PPh, Objek, Subjek, Tarif dan Contoh

Wajib Pajak (WP) diimbau untuk menyampaikan SPT Tahunan maupun Masa melalui aplikasi pelaporan pajak e-Filing/e-Form di laman www.pajak go.id atau melalui saluran-saluran lain yang telah ditentukan, yakni:

  • Pos tercatat/Jasa Ekspedisi: SPT dapat dikirimkan melalui pos tercatat, perusahaan jasa ekspedisi atau kurir dengan bukti pengiriman surat ke alamat KPP tempat WP terdaftar
  • Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP): WP dapat melaporkan SPT melalui aplikasi perpajakan yang dibuat oleh PJAP yang secara resmi ditunjuk oleh DJP

Dengan kata lain penyampaian SPT Tahunan secara langsung dengan datang ke KPP, pojok pajak, mobil pajak, atau tempat khusus penerimaan SPT Tahunan tidak diberlakukan.

Ilustrasi pelayanan pajak secara langsung ke kantor pajak

Formulir SPT untuk Lapor

Salah syarat untuk melaporkan pajak yang telah disetorkan ke negara adalah memilki dokumen beupa SPT pajak.

Ketentuan untuk formulir SPT online tetap sama dengan formulir SPT manual, yaitu Formulir 1770, Formulir 1770 S dan Formulir 1770 SS. 

Berikut jenis-jenis SPT Pajak yang digunakan untuk pelaporan pajak penghasilan:

a. Formulir SPT 1770 SS (Sangat Sederhana)

Formulir ini dapat digunakan oleh WP Orang Pribadi yang memiliki penghasilan bruto selain dari usaha dan/ atau pekerjaan bebas tidak lebih dari Rp60.000.000 per tahun.

Penghasilan tersebut berasal dari satu atau lebih pemberi kerja.

b. Formulir SPT 1770 S (Sederhana)

Formulir ini dapat digunakan oleh WP Orang Pribadi yang memiliki penghasilan bruto sama dengan atau lebih dari Rp60.000.000 per tahun dari usaha atau karyawan atau dan/atau pekerjaan bebas dari satu pemberi kerja.

c. Formulir SPT 1770

Formulir 1770 khusus digunakan oleh WP Orang Pribadi yang menerima penghasilan dari usaha atau pekerjaan bebas, penghasilan yang dikenakan PPh final, penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja, atau penghasilan lainnya yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.

Ilustrasi dokumen yang harus disiapkan saat lapor SPT Tahunan online

Dokumen untuk Lapor SPT Tahunan ‘Online’

Secara umum, dokumen yang harus dipersiapkan untuk lapor SPT Tahunan online adalah sebagai berikut:

  • Electronic Filing Identification Number (EFIN), password serta alamat email aktif
  • Bukti Potong Pajak
  • Untuk WP dengan status PH (Pisah Harta) atau MT (Menjalankan Kewajiban Perpajakan Terpisah): Lembar Penghitungan Pajak Penghasilan Terutang
  • Untuk Form 1770 juga perlu dilengkapi dengan neraca dan laporan laba rugi (pembukuan) atau rekapitulasi bulanan peredaran bruto dan biaya (norma)

Note: Untuk mengetahui lebih jelasnya terkait penyampaian SPT bagi WP Badan, selengkapnya baca Dokumen Pelengkap Formulir SPT Tahunan PPh Badan yang Wajib Ada

Sanksi Terlambat Lapor SPT Tahunan ‘Online’

WP yang terlambat melaporkan SPT Tahunan akan dikenai sanksi denda.

Berdasarkan pasal 7 ayat 1 UU KUP, besar dendanya sebagai berikut:

  • SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp500.000 per masa pajak
  • SPT Masa sebesar Rp100.000 per masa pajak
  • SPT Tahunan PPh WP Badan sebesar Rp1.000.000
  • SPT Tahunan PPh WP OP sebesar Rp100.000

Sementara itu, jika WP tidak melaporkan SPT atau menyampaikan SPT yang isinya tidak benar atau tidak lengkap untuk pertama kali, WP akan dikenai denda sebesar 200% dari jumlah pajak yang kurang dibayar berdasarkan penerbitan SKPKB (UU KUP 2007 Pasal 13A). 

Jika WP tidak menyampaikan SPT akan dikenai sanksi pidana yaitu kurungan paling sedikit 3 bulan paling lama 1 tahun atau denda paling sedikit 1 kali jumlah pajak terutang dan paling banyak 2 kali jumlah pajak terutang (UU KUP 2007 Pasal 38 ayat 1).

Agar lebih mudah lapor SPT Tahunan online masa pajak tahun 2020 di 2021 mendatang, gunakan PJAP atau ASP mitra resmi DJP, yakni Klikpajak.id.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Pajak (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Ilustrasi lapor SPT Tahunan online di Klikpajak

Lebih Mudah Lapor SPT Tahunan ‘Online’ di Klikpajak

Fitur e-Filing Klikpajak memudahkan Anda melaporkan semua SPT, seperti:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Anda bisa melaporkan seluruh jenis SPT secara gratis selamanya melalui fitur e-Filing Klikpajak kapan saja dan di mana saja. Semua itu bisa dilakukan dengan mudah dan cepat karena panduan pengisian SPT yang simpel.

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Langkah-langkah membuat ID Billing dan Lapor SPT Pajak melaluie-Filing selengkapnya bisa dilihat di SINI

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Manfaatkan Fitur Lengkap Klikpajak

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin. Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Apa saja fitur lengkap Klikpajak yang semakin memudahkan Anda dalam melakukan aktivitas perpajakan?

e-Faktur

Klikpajak merupakan aplikasi pajak online lengkap dan terintegrasi dalam satu platform yang memungkinkan Anda bisa mengelola administrasi perpajakan, mulai dari:

  • Membuat Faktur Pajak Masukan
  • Membuat Faktur Pajak Keluaran
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Mengelola Faktur Pajak Masukan, Keluaran, dan Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana.

Contoh perhitungan PPN, panduan langkah-langkah pembayaran dan pelaporan SPT Masa PPN selengkapnya bisa dilihat di SINI.

Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (Pajak Pertambahan Nilai) PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Note: Anda juga dapat input data Faktur Masukan menggunakan Scan QR Code e-Faktur Klikpajak secara gratis. Untuk langkah-langkah input Faktur Pajak Masukan lewat handphone selengkapnya lihat di SINI.

Contoh membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

e-Bupot

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah. Karena alur yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).

Seperti diketahui, pembuatan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 wajib menggunakan e-Bupot yang berlaku mulai 1 Agustus 2020 ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-269/PJ/2020.

Contoh fitur membuat bukti potong PPh 23/26 di e-Bupot Klikpajak

e-Billing

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi. Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Anda bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan. Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Contoh BPE yang diterbitkan Klikpajak resmi dari DJP

Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online. Salah satunya adalah Jurnal.id.

Anda semakin mudah dalam membuat dan mengelola e-Faktur serta e-Bupot karena Klikpajak bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah. Sehingga proses pengelolaan pajak jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Contoh fitur aplikasi akuntansi online Jurnal.id

Tim ‘Support’ Klikpajak Siap Membantu Anda!

Sebagai mitra resmi DJP, KlikPajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan. Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis Anda dalam membuat Faktur Pajak secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda? Kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya.

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan manfaatkan kemudahan dalam mengurus perpajakan Anda mulai dari menghitung, membayar hingga melaporkan pajak hanya dalam satu platform.


PUBLISHED31 Aug 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: