PTKP 2018, Nilai dan Kategorisasinya Belum Berubah - Klikpajak

PTKP 2018, Nilai dan Kategorisasinya Belum Berubah

Pembahasan mengenai Penghasilan Tidak Kena Pajak selalu menjadi hal menarik karena selalu saja ada wajib pajak baru yang ingin mengetahui batasan yang ditetapkan pemerintah ini. Hal ini karena dengan memahami peraturan tersebut, wajib pajak bisa mengetahui apakah penghasilan yang didapatkannya memiliki kewajiban pembayaran pajak atau tidak. Meski tidak berubah sejak 2017, PTKP 2018 dan PTKP 2019 masih menempati posisi atas ketika Anda mencoba mencarinya di mesin pencarian.

Untuk besaran dan kategorisasi dari PTKP 2018 sendiri sebenarnya tidak berubah sejak diberlakukannya Peraturan Menteri keuangan Nomor 101/PMK.010/2016. Nilai batas Rp. 54.000.000, kategori tidak kawin, kawin, PTKP digabung serta tanggungan, semuanya masih tetap berada di angka dan status yang sama karena regulasi yang digunakan sebagai acuan masih sama.

Baca Juga : Ketentuan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Dari Waktu ke Waktu

 

Besaran dan Kategorisasi PTKP 2018

Untuk mengingatkan kembali Anda yang mungkin belum menemukan informasi mengenai besaran dan kategori dari PKTP 2018, berikut penjelasan singkatnya.

  • Status pegawai tidak kawin dan tanpa tanggungan, memiliki besaran PTKP Rp. 54.000.000 dalam satu tahun pajak. Dapat bertambah jumlahnya jika memiliki tanggungan hingga maksimal 3 orang. Setiap tanggungan akan diberikan tambahan sebesar Rp 4.500.000, sehingga batas maksimal untuk karyawan atau pekerja dengan status tidak kawin adalah Rp. 67.500.000.
  • Satus pegawai kawin, nilai PTKP dasarnya adalah Rp 58.500.000. Sama seperti status sebelumnya, bisa ditambahkan jumlah tanggungan hingga maksimal 3 orang dengan nilai masing-masing Rp 4.500.000. Sehingga total PTKP yang dimiliki adalah sebesar Rp 72.000.000 setiap tahunnya.
  • Bagi wajib pajak yang ingin menggabungkan PTKP suami dan istri, nilainya akan jadi ditambahkan. Artinya, PTKP wajib pajak dengan status kawin dan PTKP wajib pajak dengan status tidak kawin, Rp 58.500.000 + Rp 54.000.000 = Rp 112.500.000. Kategori ini juga sama, dapat memiliki maksimal 3 tanggungan dengan nilai Rp 4.500.000 setiap tanggungannya.

 

Pengertian Tanggungan

Dalam setiap kategori terdapat frasa ‘tanggungan’ yang dituliskan. Mungkin beberapa dari Anda yang membaca artikel ini adalah wajib pajak baru yang belum memahami benar apa arti frasa tersebut. Frasa ‘tanggungan’ dalam konteks PTKP diartikan sebagai orang atau manusia yang memiliki hubungan darah dengan wajib pajak, yang menempati rumah yang sama, tidak memiliki penghasilan sendiri dan tidak masuk dalam daftar tanggungan orang lain. Biasanya tanggungan berupa anak atau orang tua yang hidup bersama dengan wajib pajak yang bersangkutan.

Pajak hanya akan dikenakan jika penghasilan yang didapatkan melebihi nilai dari yang sudah dijelaskan di atas. Jika nilai pendapatan tidak mencapai batas tersebut, untuk setiap status dan kategori, maka wajib pajak tidak memiliki kewajiban membayar pajak penghasilan.

 

Perubahan PTKP 2018

Hingga tahun 2019 berjalan ini, PTKP yang digunakan masih sama dengan yang berlaku sejak ditetapkannya tahun 2016 lalu. Meski kajian terus dilakukan oleh pemerintah dan pihak terkait, besaran PTKP masih dirasa ideal dan cukup untuk hidup wajib pajak dan tanggungannya. Bukan tidak mungkin pada tahun 2020 mendatang PTKP akan berubah nilainya. Kita tunggu saja update terbaru dari pemerintah dan dinas terkait mengenai hal ini.

Nilai PTKP yang sudah berlaku beberapa tahun ini jika dilihat mengalami kenaikan cukup signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Sebelum peraturan tersebut berlaku, nilai PTKP dasar hanya berkisar pada angka kurang lebih Rp 30.000.000 dalam setahun atau kurang dari Rp 3.000.000 dalam sebulan. Mungkin jika digunakan hidup di beberapa daerah dengan biaya hidup rendah masih masuk akal, namun untuk warga yang hidup pada lokasi dengan biaya hidup tinggi hal ini dirasa sangat memberatkan.

 

Kewajiban Melapor

Dikatakan sebelumnya bahwa penghasilan yang berada di bawah nilai tersebut tidak memiliki kewajiban pembayaran pajak. Namun untuk kewajiban pelaporan pajak tetap harus dilaksanakan. Mengapa demikian? Padahal dengan penghasilan di bawah PTKP 2018 tidak ada pajak yang disetorkan. Lalu apa yang dilaporkan?

Hal yang dilaporkan nantinya adalah SPT Tahunan Nihil yang menyatakan tidak adanya setoran pajak penghasilan ke kas negara pada tahun sebelumnya. Hal ini penting untuk terus mendata wajib pajak yang sudah memiliki NPWP aktif, namun belum dapat berpartisipasi dalam pembayaran pajak penghasilan karena memang belum mencapai batas yang ditentukan.

Baca Juga : Cara Pelaporan dan Contoh SPT Tahunan Badan Nihil

 

Jika dikemudian hari nilai dari PKTP 2018 yang berlaku berubah dan penghasilan Anda masuk ke kategori wajib bayar pajak, Anda tidak perlu khawatir. Anda bisa menggunakan layanan Klikpajak yang merupakan mitra resmi DJP untuk melaksanakan pembayaran pajak dan pelaporan pajak penghasilan dengan sah dan mudah. Tentu saja, Anda juga tidak akan dipungut biaya apapun ketika menggunakan layanan mitra resmi DJP ini.

 


PUBLISHED16 Oct 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: