Ingin Lapor SPT Online saat Pandemi Covid-19? Begini Caranya

Ingin Lapor SPT Online saat Pandemi Covid-19? Begini Caranya

Pandemi Virus Corona atau Covid-19 membuat aktivitas jadi terbatas. Tapi soal lapor pajak, tetap harus dilakukan kerena Ditjen Pajak sudah memfasilitasi lapor pajak secara daring. Jika Anda ingin lapor SPT online saat pandemi Covid-19, begini caranya.

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) telah memberikan relaksasi penyampaian kelengkapan dokumen Surat Pemberitahuan (SPT) pajak dan memberikan fasilitas lapor SPT online. Hal ini berlaku baik bagi wajib pajak badan (WP Badan) maupun WP orang pribadi.

Lalu, bagaimana cara melaporkan SPT  Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) secara online di tengah pandemi Virus Corona ini? Simak ulasan Klikpajak by Mekari berikut ini.

Pilihan Cara Lapor SPT Tahunan Pajak

Sebagaimana diketahui, pilihan cara bagi wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan pun ada beberapa macam, di antaranya:

  • Datang langsung ke kantor pajak (KPP atau KP2KP)
  • Pengiriman SPT melalui pos tercatat
  • Pengiriman SPT melalui jasa ekspedisi
  • Fasilitas lapor SPT secara online

Fasilitas pelaporan SPT pada web DJP Online dilakukan melalui e-Filing, pada laman resmi DJP. Cara ini dinilai sangat praktis karena hanya membutuhkan waktu untuk pengisian atau pembuatan laporan SPT Tahunan yang sangat singkat. Anda dapat menyelesaikan pelaporan dalam beberapa menit.

Selain dari sisi waktu, pelaporan SPT Tahunan dengan e-Filing dapat dilakukan dengan menggunakan smartphone, laptop, maupun komputer. Hanya saja, pastikan Anda memiliki koneksi internet yang stabil serta telah menyiapkan data pendukung yang lengkap.

Pelaporan SPT online ini juga bisa dilakukan melalui mitra resmi DJP, yakni Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP). Salah satu PJAP atau ASP mitra resmi Ditjen Pajak adalah Klikpajak.

DJP online Cara Lapor SPT pajak tahunanIlustrasi lapor SPT online bisa di mana saja

Tahapan Persiapan Lapor SPT Online

Berikut adalah tahapan yang harus Anda lalui saat lapor SPT online dengan e-Filing: 

1 . Persiapan identitas diri dan perpajakan

Dalam hal ini, WP harus telah memiliki NPWP, alamat e-mail (surat elektronik) maupun nomor ponsel yang aktif.

2 . WP harus telah memiliki EFIN dan mengaktivasinya

EFIN atau  Electronic Filing Identification Number merupakan nomor identitas elektronik yang diterbitkan oleh DJP untuk Wajib Pajak.

Nomor ini digunakan untuk melakukan transaksi elektronik dengan DJP. Ada dua cara untuk mendapatkan dan mengaktivasi EFIN, yaitu dengan datang langsung ke kantor pajak terdekat atau dengan mengajukan permintaan secara online.

Baca Juga: Cara Mendapatkan EFIN

EFIN hanya akan diberikan sebanyak satu kali oleh DJP, dengan kata lain EFIN berlaku seumur hidup. Apabila Anda pernah meminta EFIN, lalu lupa dengan EFIN Anda, Anda dapat mengurusnya ke DJP.

Note: Bagaimana kalau lupa EFIN? Tak perlu bingung, begini Solusi jika Anda Lupa EFIN

3. Mengumpulkan bukti potong dan data pendukung lainnya

Bukti potong yang dimaksud adalah bukti pemotongan PPh Pasal 21 yang sebelumnya dilakukan oleh pemberi kerja (apabila Anda bekerja di pemberi kerja), dan atau bukti potong PPh 21 Final jika ada.

Contoh bukti potong PPh 21 final antara lain apabila terdapat penjualan tanah atau bangunan, bukti potong dividen, bunga deposito dan lainnya. 

Selain itu, Anda perlu menyiapkan daftar harta, daftar utang, serta Kartu Keluarga.

Simak Tutorial Lapor Pajak Online 2019 Berikut Ini!Ilustrasi lapor SPT online bagi wajib pajak

Tahapan Pelaporan SPT Online

  • Login di laman djponline.pajak.go.id dengan memasukan nomor NPWP dan password yang telah dibuat. Apabila Anda baru pertama kali melakukan pelaporan, maka Anda dapat mengaktivasi alamat email Anda terlebih dahulu.
  • Klik menu e-Filing, pilih tab SPT. Pada formulir yang disediakan oleh DJP pilih jawaban serta isi formulir sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. 
  • Apabila Anda telah mengisi formulir SPT dengan lengkap, klik persetujuan serta ambil kode verifikasi yang akan dikirimkan secara otomatis melalui email. 
  • Anda bisa membuka email Anda untuk menyalin kode verifikasi yang dikirimkan DJP, untuk kemudian diinput ke dalam kolom kode pengiriman. Selanjutnya, klik ‘Kirim SPT’.
  • Selanjutnya, buka e-mail Anda kembali untuk mengecek tanda terima elektronik SPT Tahunan. Cetak tanda terima itu sebagai bukti pelaporan, dan simpan. 
  • Simpan data-data Anda seperti NPWP, EFIN, alamat email, serta password DJP online untuk digunakan dalam proses lapor SPT online di tahun berikutnya.

Selain menggunakan fasilitas e-Filing dari laman DJP, Anda pun dapat menggunakan layanan PJAP/ASP yang secara resmi ditunjuk oleh DJP untuk melayani WP dalam hal pelaporan SPT, yakni KlikPajak by Mekari.

Dengan menggunakan aplikasi ini, selain mudal dalam melakukan pelaporan SPT, Anda juga akan mendapat kemudahan dalam melakukan pengadministrasian pajak lainnya seperti penerbitan Faktur Pajak hingga pengarsipan dokumen pajak.

Ilustrasi lapor SPT online di Klikpajak

Klikpajak adalah Solusi Perpajakan Anda

Klikpajak menyediakan fitur e-Billing untuk membuat ID Billing yang valid sebagai syarat pembayaran pajak dan e-Filing pajak yang bisa diakses secara gratis selamanya dalam jumlah tak terbatas, untuk semua jenis pajak.

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Note: Langkah-langkah membuat ID Billing dan lapor pajak melalui e-Filing yang mudah cek di SINI.

Ingat, pembayaran pajak dan penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh itu ada batas waktunya.

Agar terhindar dari sanksi atau denda telat bayar dan lapor SPT Pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak

Lengkap dengan Fitur e-Faktur

Klikpajak merupakan aplikasi pajak online berbasis cloud, memungkinkan Anda makin mudah mengelola administrasi perpajakan perusahaan kapan pun dan di mana pun, mulai dari membuat dan mengelola:

  • Faktur Pajak Masukan
  • Faktur Pajak Keluaran
  • Faktur Pajak Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana. Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai data yang diunggah ke DJP.

Bukan hanya itu, aplikasi pajak online Klikpajak juga dilengkapi dengan fitur e-Faktur, e-Bupot, dan fitur Tax Activity yang memungkinkan seluruh aktivitas perpajakan Anda terintegrasi secara terpusat sehingga memudahkan dalam menelusuri dan menemukan file perpajakan Anda.

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah. Sehingga proses pengelolaan pajak jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Dapatkan informasi lengkap mengenai pajak online lainnya dan fitur-fitur apa saja yang bisa Anda manfaatkan untuk kemudahan dan kelancaran perpajakan Anda, daftarkan email Anda di www.klikpajak.id.

Sebagai mitra resmi DJP, KlikPajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan. Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!


PUBLISHED09 Aug 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: