Daftar Barang yang Terkena Pajak Ekspor 2019 - Klikpajak

Daftar Barang yang Terkena Pajak Ekspor 2019, Anda Harus Tahu

Aktivitas ekspor merupakan salah satu aktivitas perdagangan yang diberikan perlakuan khusus oleh pemerintah. Mengapa demikian? Karena pada beberapa komoditas ekspor, pemerintah membebaskan pengenaan pajak untuk membantu pertumbuhan ekspor dalam negeri. Namun demikian ada beberapa daftar barang yang terkena pajak ekspor 2019. Apa saja barang tersebut? Simak selengkapnya pada kelanjutan artikel ini.

Pajak ekspor, meski terdapat beberapa pengecualian dari pemerintah, dikenakan pula pada kegiatan ekspor jasa. Jasa yang dikenakan pajak ekspor disebut dengan Jasa Kena Pajak, sama halnya dengan Barang Kena Pajak. Nantinya, pajak ekspor yang dikenakan berwujud Pajak Pertambahan Nilai yang dibebankan pada wajib pajak.

 

Jasa Kena Pajak Ekspor

Dalam peraturan yang berlaku, terdapat beberapa jenis jasa yang memiliki kewajiban pembayaran Pajak Pertambahan Nilai. Diantaranya adalah jasa maklon, jasa perawatan dan perbaikan dan jasa konstruksi.

Jasa Maklon

Merupakan salah satu jenis jasa yang digunakan badan usaha untuk menghasilkan barang yang dipesan secara khusus. Sedikitnya ada 5 kategori yang terdapat pada jenis jasa maklon ini. Pertama adalah pemesan jasa berada di luar daerah pabean dan berstatus sebagai wajib pajak luar negeri. Kedua, pemesan menyediakan spesifikasi barang yang dipesan secara detail. Ketiga, bahan yang digunakan adalah bahan mentah, bahan setengah jadi atau bahan pelengkap yang diproses menjadi Barang Kena Pajak. Keempat, barang yang dihasilkan dimiliki oleh pemesan Jasa Kena Pajak atau klien dari jasa maklon. Terakhir, barang yang sudah selesai diproses dikirim ke pemesan yang berada di luar daerah pabean.

Jasa maklon sendiri mendapat pengecualian, namun bukan pada jasa yang disewa. Pengecualian diberikan pada BKP yang dihasilkan oleh proses produksi jasa maklon.

Jasa Perawatan dan Perbaikan

Jasa perawatan dan perbaikan mencakup 2 hal. Pertama adalah jasa barang bergerak yang digunakan di luar daerah kepabeanan Republik Indonesia. Kedua adalah jasa barang tidak bergerak yang digunakan di luar daerah kepabeanan Republik Indonesia. Daerah kepabeanan sendiri adalah wilayah Republik Indonesia dan beberapa lokasi pada Zona Ekonomi Eksklusif serta kegiatan di landas kontinen.

Jasa Konstruksi

Jasa konstruksi yang dikenai pajak ekspor adalah mulai dari jasa konsultasi perencanaan, pengerjaan hingga jasa pengawasan pekerjaan konstruksi. Terdapat 2 batasan utama dalam pajak jasa konstruksi, yaitu jasa barang bergerak yang digunakan di luar pabean dan jasa untuk barang tidak bergerak yang digunakan di luar pabeanan.

 

Barang Kena Pajak Ekspor

Daftar barang yang terkena pajak ekspor 2019 sendiri sebenarnya tidak terlalu panjang. Hanya beberapa saja yang dianggap sebagai komoditas yang perlu perlindungan, sehingga diberikan pajak dengan angka tertentu.

Alasan komoditas ini perlu perlindungan adalah untuk menjamin tersedianya bahan baku guna kebutuhan di dalam negeri. Idealnya, ketika barang dikenai pajak untuk diekspor, jumlah ekspornya tidak akan berlebihan dan tetap dapat mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Selain itu, kontrol jumlah ekspor juga ditujukan untuk melindungi kelestarian alam tempat komoditas tersebut dibudidayakan.

Tujuan lain yang berkaitan dengan kemampuan bersaing di pasar internasional adalah untuk meningkatkan daya saing komoditas yang diekspor. Logikanya, ketika barang yang tersedia di pasaran jumlahnya terbatas maka nilai barang tersebut akan dapat meningkat. Kebutuhan pasar akan bergantung pada terbatasnya jumlah ekspor sehingga mau tidak mau nilai jual dan daya saingnya meningkat.

Untuk daftar barang yang terkena pajak ekspor 2019 sendiri, berikut komoditasnya.

Rotan

Besaran pajak ekspor yang dikenakan 15%. dikenakan pada rotan asalan yang telah dirunti, dicuci, diasap dan dibelerangi, rotan yang telah dipoles halus, hati rotan dan kulit rotan.

Kayu

Dengan besaran pajak 15%, dikenakan pada veneer, kayu serpih dan produk kayu olahan lainnya.

Pasir

Dikenakan pajak ekspor sebesar 15% dan dikenakan pada jenis pasir kuarsa dan silika serta pasir alam.

Kelapa Sawit

Juga dikenakan pada Crude Palm Oil atau dikenal dengan sebutan CPO serta produk turunan. Pajaknya adalah sebesar 3% untuk kelapa sawit, tandan buah segar dan inti atau biji kelapa sawit. Pajak sebesar 1% dikenakan untuk ekspor CPO ke pasar internasional.

 

Ekspor barang-barang di atas juga didorong oleh pemerintah agar dilakukan tidak dalam bentuk barang mentah. Barang yang diekspor agar terlebih dahulu diproses menjadi barang setengah jadi atau barang jadi agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Dengan demikian, industri ekspor akan dapat berkembang dan memberikan kontribusi pada pembangunan negara.

Daftar barang yang terkena pajak ekspor 2019 yang disampaikan di atas tentu tidak terlalu banyak. Nah, untuk membantu Anda menghitung kewajiban pajak yang Anda miliki, Anda bisa menggunakan Klikpajak. Dengan fitur lengkap untuk menghitung besaran pajak, Anda bisa secara langsung membayarkan pajak yang sudah dihitung melalui kanal yang sama, sekaligus dengan pelaporannya yang disertai arsip. Segera gunakan Klikpajak sekarang juga dan manfaatkan fiturnya!


PUBLISHED21 Aug 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: