EFIN Pajak, Cara Mendapatkan EFIN Online Pribadi dan Badan

Cara Mendapatkan EFIN Pajak Secara Online Mudah untuk Wajib Pajak Pribadi dan Badan

EFIN atau Electronic Filing Identification Number harus dimiliki setiap Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi maupun WP Badan. Bagaimana cara mendapatkan EFIN Pajak secara online dengan mudah? Ketahui caranya di sini.

Dalam dunia perpajakan, peran EFIN sangat penting. Mengapa EFIN begitu penting bagi Wajib Pajak OP atau pun Wajib Pajak Badan?

EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk WP supaya dapat melakukan transaksi elektronik perpajakan.

Jenis transaksi elektronik yang dimaksud salah satunya untuk lapor SPT pajak melalui e-Filing.

Cara Mendapatkan EFIN Pajak online untuk wajib pajak pribadi dan badan

Aturan mengenai EFIN termaktub dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-41/PJ/2015 tentang Pengamanan Transaksi Elektronik Layanan Pajak Online sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-06/PJ/2019.

Lebih jelasnya bagaimana cara mendapatkan EFIN pajak atau EFIN online ini dengan mudah untuk wajib pajak pribadi dan badan, berikut ulasan dari Klikpajak by Mekari.

Pahami Fungsi EFIN 

Sejatinya, fungsi EFIN adalah untuk menyampaikan SPT Tahunan/Masa Pajak Penghasilan (PPh) Pribadi maupun Badan tanpa harus mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Jadi, pelaporan SPT dilakukan secara online melalui  e-Filing dengan syarat WP harus memiliki EFIN pajak.

Secara rinci, berikut ini manfaat atau fungsi EFIN bagi Wajib Pajak pribadi atau individu dan Wajib Pajak Badan:

  • EFIN berfungsi untuk menyampaikan SPT pajak yang dilakukan secara online dan real time melalui internet
  • WP yang sudah punya kode EFIN akan lebih mudah terenkripsi, data aman dan rahasia
  • EFIN adalah nomor identitas WP setiap kali  melakukan transaksi elektronik dengan DJP
  • Digunakan untuk lapor SPT pajak melalui e-Filing
  • EFIN juga digunakan untuk proses membayar pajak yakni membuat Kode Billing atau SSP (Surat Setoran Pajak)

Cara Mendapatkan EFIN Pajak online untuk wajib pajak pribadi dan badanIlustrasi mengajukan EFIN pajak online

Dokumen Persyaratan untuk Mengajukan EFIN

Guna mendapatkan nomor EFIN, ada sejumlah dokumen persyaratan yang harus dipenuhi.

Dokumen yang diperlukan untuk pengajuan EFIN Pribadi dan EFIN Badan tentu saja tidak sama. 

Untuk permohonan nomor EFIN Pajak Pribadi tidak bisa diwakilkan oleh orang lain, kecuali bagi karyawan suatu perusahaan yang mengajukan secara kolektif.

Sedangkan untuk pengajuan permohonan EFIN Pajak Badan, dilakukan oleh pengurus atau orang yang ditunjuk untuk mewakili perusahaan/badan.

Pengurus yang ditunjuk perusahaan akan mengisi, menandatangani, dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN yang semuanya bisa dilakukan secara online.

a. Syarat Mengajukan EFIN Pribadi

Dokumen pengajuan EFIN pajak Pribadi sebagai berikut, namun lantaran pengajuan dilakukan secara online, maka dokumen harus di-scan dan fotokopinya dikirim ke KPP:

  • Formulir aktivasi EFIN yang sudah diisi lengkap
  • Alamat email aktif
  • Fotokopi KTP untuk pemohon yang berstatus WNI. 
  • Fotokopi Paspor, KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) jika pemohon EFIN berstatus WNA 
  • Fotokopi NPWP Pribadi atau SKT (Surat Keterangan Terdaftar)

Bagi karyawan yang ingin mengajukan EFIN secara kolektif, ini persyaratannya:

  • Jumlah harus lebih dari 20 orang
  • Nama karyawan tercantum dalam laporan SPT PPh 21
  • Perusahaan harus menyediakan tempat dan peralatan yang dibutuhkan untuk aktivasi EFIN
  • Karyawan harus hadir saat pengaktifan EFIN

Note: Selengkapnya Cara Daftar, Aktivasi, Permohonan EFIN Online Pajak Pribadi

b. Syarat Mengajukan EFIN Badan

Dokumen pengajuan EFIN pajak Badan dibagi menjadi dua bagian.

Lantaran pengajuan dilakukan secara online, maka dokumen-dokumen ini juga harus di scan (pindai) dan fotokopinya dikirim ke KPP:

1. WP Badan Pusat 

  • Formulir Permohonan Aktivasi EFIN ditandatangani dan diisi dengan lengkap 
  • Fotokopi Surat Penunjukan (semacam surat kuasa pajak)
  • Fotokopi KTP untuk Wakil Wajib Pajak WNI (pengurus yang diberi kuasa)
  • Fotokopi Paspor jika Wakil Wajib Pajak WNA (pengurus yang diberi kuasa oleh Wajib Pajak badan)
  • Fotokopi KITAP/KITAS 
  • Fotokopi NPWP Badan
  • Fotokopi NPWP Wakil Wajib Pajak
  • Alamat email  

2. WP Badan Cabang 

  • Permohonan harus disampaikan oleh pimpinan kantor cabang 
  • Formulir Permohonan Aktivasi EFIN ditandatangani dan diisi dengan lengkap 
  • Fotokopi Surat Pengangkatan pimpinan kantor cabang
  • Fotokopi Surat Penunjukan Pimpinan Kantor Cabang 
  • Jika pimpinan kantor cabang itu WNI, lampirkan KTP
  • Apabila Pimpinan Kantor Cabang WNA, maka harus memperlihatkan Paspor
  • KITAP/KITAS
  • NPWP Badan
  • NPWP Wakil Wajib Pajak
  • Alamat email

Cara Mendapatkan EFIN Pajak online untuk wajib pajak pribadi dan badanIlustrasi mengajukan EFIN online

Cara Mendapatkan EFIN Pajak Online

Guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang terjadi sejak awal 2020, DJP telah menerapkan pelayanan pajak yang dilakukan tanpa tatap muka, salah satunya mendapatkan kode dan aktivasi EFIN secara online.

Tahapannya kurang lebih sama dengan pengajuan EFIN secara offline ke KPP.

Nah, yang membedakan hanyalah keseluruhan prosesnya yang dilakukan secara online atau daring.

Berikut ini bagaimana cara mendapatkan EFIN secara online untuk Wajib Pajak OP ataupun Wajib Pajak badan, dimana caranya sama (tidak ada beda).

1. Unduh Formulir Permohonan

Formulir pengajuan EFIN dapat diperoleh di laman resmi DJP di www.pajak.go.id.

WP tinggal masuk ke laman itu dan klik PDF Formulir Permohonan EFIN di bagian bawah (button) dan download.

Formulir tersebut bisa digunakan untuk WP Pribadi, WP Badan dan Bendahara, kuasa WP.

2. Isi Formulir EFIN Online

  • Isi formulir permohonan EFIN dengan jelas
  • Centang kolom “Orang Pribadi” dan kolom aktivasi. Untuk Wajib Pajak badan, tinggal centang kolom ‘Wajib Pajak badan’
  • Isi NPWP, nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan lain sebagainya. Untuk Wajib Pajak badan, diisi dengan data pengurus yang mendapat kuasa
  • Kolom EFIN dikosongkan 
  • Isi nomor telepon dan alamat email aktif 
  • Bubuhkan tanda tangan di formulir dan jangan lupa tulis tempat dan tanggal formulir diisi

3. Lakukan Swafoto

  • Foto formulir yang sudah terisi dengan lengkap tersebut
  • Swafoto dengan posisi memegang KTP asli dan NPWP asli. Nomor NPWP dan NIK KTP harus terlihat saat swafoto karena akan diperiksa oleh petugas

4. Kirim Permohonan EFIN Online ke Email KPP

Kirimkan permohonan EFIN ke alamat email KPP tempat WP Pribadi atau WP Badan terdaftar.

Tulis dalam judul email “Permohonan EFIN”.

Untuk mengetahui di KPP mana seorang Wajib Pajak terdaftar, tinggal cek pada kartu NPWP.

Cara lain bisa cari lewat google search dengan kata kunci “Unit kerja KPP”.

Lampirkan dalam email itu foto formulir permohonan EFIN dan swafoto WP yang memegang NPWP dan KTP.

Baca Juga: Surat Pernyataan Non-PKP: Fungsi, Contoh dan Cara Membuatnya

5. Menunggu Proses Permohonan EFIN Online

Setelah semua proses dilakukan, permohonan EFIN diproses DJP dan pemohon hanya bisa menunggu.

Untuk mengetahui status permohonan nomor EFIN yang diajukan, Wajib Pajak Badan atau Pribadi bisa menelepon atau mengirim email ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.

6. Aktivasi EFIN Online

WP biasanya akan menerima email balasan dari DJP dalam tempo kurang dari 24 jam, yang berisi kode EFIN.

Biar cepat, sebaiknya pengajuan EFIN dilakukan pada hari kerja.

Setelah mendapat EFIN pajak, bisa langsung mengaktivasikannya pada situs DJP Online. Caranya  seperti berikut ini:

  • Masuk ke situs DJP Online: https://djponline.pajak.go.id/account/login
  • Klik “Daftar di sini” 
  • Masukkan nomor NPWP, EFIN dan kode keamanan WP
  • Klik “Verifikasi”
  • Buat password untuk login ke aplikasi DJP Online
  • Silakan cek email dan temukan link aktivasi yang dikirimkan oleh DJP
  • Klik link tersebut yang akan membawa Anda masuk ke halaman login aplikasi DJP Online
  • Login menggunakan NPWP dan buat pula password baru
  • EFIN telah teraktivasi dan transaksi pajak online sudah bisa dilakukan. Selesai.

Note: Selengkapnya Cara Daftar, Aktivasi, Permohonan EFIN Badan

Membuat EFIN pajak online mudah, bukan?

Setelah mendapatkan EFIN, kini waktunya Anda menunaikan kewajiban membayar adn melaporkan SPT Pajak Anda tepat waktu.

Agar lebih mudah mengurus perpajakan, gunakan aplikasi pajak online Klikpajak.id.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Ditjen Pajak yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Cara Mendapatkan EFIN Pajak online untuk wajib pajak pribadi dan badanIlustrasi aktivitas menggunakan EFIN Pajak Badan

Kenapa Harus di Klikpajak?

Sebab Anda akan lebih mudah mengurus perpajakan, mulai dari menghitung, membayar dan melaporkan pajak kapan saja serta di mana pun Anda berada.

Sistem Klikpajak akan membantu Anda menghitung kewajiban perpajakan Anda dengan akurat, sehingga menghindari adanya kesalahan penghitungan.

Fitur lengkap Klikpajak.id juga memudahkan Anda melakukan administrasi perpajakan dalam satu platform karena sistem yang terintegrasi.

Apa saja fitur lengkap Klikpajak yang semakin membuat urusan pajak Anda efektif dan efisien?

a. Anda Dapat Membuat Kode Billing Sekaligus Bayar Pajak di e-Billing

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, selanjutnya WP harus menyetorkan atau membayar pajak ke kas negara melalui ATM, internet banking, atau teller bank dan kantor pos persepsi.

Melalui e-Billing Klikpajak, Anda dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

“Klikpajak akan menerbitkan ID Billing Anda resmi dari DJP dan Anda dapat langsung membayar pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Note: Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

b. Mudah Membuat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, sejak berlakunya e-Faktur 3.0 pada 1 Oktober 2020, pembuatan Faktur Pajak elektronik harus melalui sistem terbaru dan pelaporan SPT Masa PPN wajib melalui e-Faktur web based.

Seiring pembaruan sistem ini, Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi ini.

Klik di SINI untuk langkah-langkah cara update e-Faktur 3.0

Namun, bagi pengguna e-Faktur Client Desktop DJP tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur 3.0 Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id ketika ingin melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Update e-Faktur 3.0 ini juga diharuskan bagi Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) mitra resmi DJP seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Anda menggunakan aplikasi e-Faktur Klikpajak.id, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur 3.0 DJP untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar platform.

“Langsung gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk memudahkan pembuatan e-Faktur dan pelaporan SPT Masa PPN Anda.”

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0 ini, artinya DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian WP PKP tinggal mencocokkan saja dan bisa langsung dibuat Faktur Pajaknya atau pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya, daftar dan aktifkan akun e-Faktur Anda di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa Lebih Mudah di Klikpajak?

Melalui Klikpajak, Anda dapat membuat Faktur Pajak Keluaran, Faktur Pajak Pengganti, Faktur Pajak Retur, dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan mudah hanya dalam satu platform.

  1. Cara Impor Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0
  2. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  3. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur pajak di e-Faktur

Bahkan pembuatan Faktur Pajak semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id, sehingga dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya.

c. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh 23/26 di e-Bupot

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah.

Melalui fitur e-Bupot Klikpajak, Anda juga dapat langsung menarik data laporan keuangan elektronik yang akan dibuatkan bukti pemotongan pajaknya maupun penyampaian SPT PPh Pasal 23/26.

Wajib e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26, wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk Masa Pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Note: Tutorial Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot.

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly)
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah membuat bukti potong
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan

 

d. Lapor SPT Pajak di e-Filing Klikpajak Gratis!

Melalui e-Filing Klikpajak, Anda dapat melaporkan semua jenis SPT Tahunan/Masa dengan langkah-langkah yang mudah.

Lapor SPT pajak di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya, seperti:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak.id, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Untuk mengetahui cara lapor SPT PPh Pribadi, dapat melihat tutorialnya pada video berikut ini:

Mudah Lihat Batas Waktu Bayar dan Lapor Pajak

Tidak perlu bingung kapan waktunya harus membayar dan melaporkan pajak Anda tepat waktu.

Hindari sanksi atau denda terlambat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan SPT pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

e. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan Anda lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Note: Lebih jelasnya bagaimana cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company ini, selengkapnya lihat di SINI.

f. Terintegrasi Jurnal.id: Administrasi Perpajakan Makin Mudah dan Cepat

Agar semakin mudah dan praktis dalam melakukan administrasi perpajakan Anda, gunakan juga pembukuan dan laporan keuangan dalam aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Karena aplikasi pajak online Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Anda dapat menarik data transaksi dalam laporan keuangan untuk langsung dibuatkan Faktur Pajaknya maupun Bukti Potong Pajaknya secara langsung, dan saat diperlukan untuk melaporkan SPT pajaknya dengan cepat dalam satu platform.

Integrasi dengan Jurnal by Mekari ini merupakan teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Dan lainnya yang memudahkan Anda mengelola faktur, biaya, stok barang, cash link atau transfer langsung dalam aplikasi, hingga melihat ringkasan bisnis dari smartphone Anda.

Note: Ingin mengetahui bagaimana integrasi aplikasi akuntansi online Jurnal.id dan aplikasi pajak online Klikpajak.id ini semakin memudahkan urusan perpajakan Anda, selengkapnya temukan di SINI

Keamanan Data Terlindungi

Tenang, Anda dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan nyaman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sistem keamanan yang berlapis dan menjaga data Anda dengan aman adalah menjadi komitmen utama.

Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan maupun kehilangan komputer atau laptop.

Tim ‘Support’ Klikpajak Selalu Siap Membantu Anda!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak Anda dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Anda dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Anda?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Anda. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Anda dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang Anda bayangkan.

Kategori : Berita Regulasi

PUBLISHED14 Dec 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: