Ketahui Subjek dan Objek PPh Atas Pajak Bulanan Badan Usaha

Ketahui Subjek dan Objek PPh atas Pajak Bulanan Badan Usaha

Wajib pajak di Indonesia terdiri dari wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan. Namun kali ini akan dibahas secara khusus tentang wajib pajak badan usaha tetap yang dikenai pajak atas usaha mereka, khususnya pajak bulanan badan usaha. Simak penjelasan berikut.

Subjek PPh Wajib Pajak Badan

Subjek PPh Wajib Pajak Badan adalah Badan yang didirikan atau bertempat di Indonesia, kecuali unit tertentu dari badan pemerintah yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Dibentuk berdasarkan ketetapan peraturan perundang-undangan.
  2. Pembiayaan berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau anggaran pendapatan dan belanja daerah.
  3. Untuk penerimaan dimasukkan dalam anggaran pemerintah pusat atau pemerintah daerah; dan
  4. Pembukuan diperiksa oleh aparat pengawasan fungsional negara.

Bentuk Usaha Tetap (BUT)

Bentuk Usaha Tetap (BUT) seperti yang dijelaskan dalam UU Nomor 36 Tahun 2008 Pasal 2 ayat 5, merupakan bentuk usaha yang dimanfaatkan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia, orang pribadi yang berada di Indonesia tidak lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan, serta badan yang tidak didirikan dan tidak bertempat di Indonesia untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia yang dapat berupa:

  1. Tempat kedudukan manajemen
  2. Cabang perusahaan
  3. Kantor perwakilan
  4. Gedung kantor
  5. Pabrik
  6. Bengkel
  7. Gudang
  8. Ruang untuk promosi dan penjualan
  9. Pertambangan dan penggalian sumber alam
  10. Wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi
  11. Perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, atau kehutanan
  12. Proyek konstruksi, instalasi, atau proyek perakitan
  13. Pemberian jasa dalam bentuk apapun oleh pegawai atau orang lain sepanjang dilakukan lebih dari 60 hari dalam jangka waktu 12 bulan
  14. Orang atau badan yang bertindak selaku agen yang kedudukannya tidak bebas
  15. Agen atau pegawai dari perusahan asuransi yang tidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan di Indonesia yang menerima premi asuransi atau menanggung risiko di Indonesia
  16. Komputer, agen elektronik, atau peralatan otomatis yang dimiliki, disewa, atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik untuk menjalankan kegiatan usaha melalui internet

Objek PPh Wajib Pajak Badan

Penghasilan merupakan setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh wajib pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan wajib pajak yang bersangkutan dengan nama dan dalam bentuk apapun, termasuk laba usaha dan keuntungan karena penjualan atau karena pengalihan harta termasuk:

  1. Keuntungan karena pengalihan harta kepada perseroan, persekutuan, dan badan lainnya sebagai pengganti saham atau penyertaan modal.
  2. Keuntungan karena pengalihan harta kepada pemegang saham, sekutu, atau anggota yang diperoleh perseroan, persekutuan, dan badan lainnya.
  3. Keuntungan karena likuidasi, penggabungan, peleburan, pemekaran, pemecahan, pengambilalihan usaha, atau reorganisasi dengan nama dan dalam bentuk apa pun keuntungan karena pengalihan harta berupa hibah, bantuan, atau sumbangan, kecuali yang diberikan kepada keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat dan badan keagamaan, badan pendidikan, badan sosial, termasuk yayasan, koperasi, atau orang pribadi yang menjalankan usaha mikro dan kecil, yang ketentuannya diatur lebih lanjut dengan peraturan menteri keuangan, sepanjang tidak ada hubungan dengan usaha, pekerjaan, kepemilikan, atau penguasaan di antara pihak-pihak yang bersangkutan.

Demikian penjelasan tentang subjek dan objek pajak penghasilan wajib pajak badan usaha tetap yang menjadi bagian dari pajak bulanan badan usaha dan penting untuk Anda ketahui. Lebih jauh tentang perpajakan terkait dapat Anda akses di Klikpajak. Tidak hanya perpajakan badan usaha, namun Anda juga bisa melapor secara resmi lewat klikpajak. Coba sekarang di sini.

 


PUBLISHED28 Jan 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: