SPT Tahunan Formulir 1770 S Bagi Karyawan, Begini Langkah Mudah Pengisiannya

Langkah Mudah Pengisian SPT Tahunan Formulir 1770 S Bagi Karyawan

Pengisian SPT Tahunan bagi setiap karyawan merupakan kewajiban sebagai Wajib Pajak, termasuk juga Anda. Tertib pajak wajib dilakukan untuk mendukung keberlangsungan pemerintahan negara, sehingga karyawan juga harus berkontribusi di dalamnya dengan memenuhi tanggung jawabnya sebagai Wajib Pajak.

Karyawan merupakan pegawai yang dijelaskan dalam PER-32/PJ/2015 yang menyatakan orang pribadi yang bekerja pada pemberi kerja, berdasarkan perjanjian atau kesepakatan kerja baik secara tertulis maupun tidak tertulis, untuk melaksanakan suatu pekerjaan dalam jabatan atau kegiatan tertentu dengan memperoleh imbalan yang dibayarkan berdasarkan periode tertentu, penyelesaian pekerjaan, atau ketentuan lain yang ditetapkan pemberi kerja, termasuk orang pribadi yang melakukan pekerjaan dalam jabatan negeri. Dengan catatan pegawai tersebut tidak melakukan kegiatan usaha dan atau pekerjaan bebas.

Setiap Wajib Pajak Orang Pribadi di Indonesia diberikan ketentuan waktu pembayaran sampai tanggal 31 Maret 2017 berdasarkan peraturan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Pembayaran pajak yang ditetapkan tersebut dapat dilakukan melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat maupun lewat layanan online e-Filing. Biasanya untuk mempersingkat waktu dan memudahkan pembayaran, Wajib Pajak memilih untuk memanfaatkan layanan pajak online e-Filing. Pada layanan tersebut, Anda dapat melakukan pelaporan SPT Tahunan sesuai dengan kriteria pajak yang menjadi kewajiban Anda atas Wajib Pajak orang pribadi. Sebelum melakukan pengisian SPT Tahunan, Anda harus menyiapkan terlebih dahulu syarat-syaratnya yaitu NPWP serta bukti pemotongan pajak dari perusahaan tempat Anda bekerja.

Perbedaan Formulir SPT 1770 S, 1770 SS dan 1770

Karyawan atau pegawai dengan gaji per tahunnya kurang atau sama dengan Rp 60 juta, dapat menggunakan formulir 1770 S. Sementara untuk karyawan atau pegawai dengan gaji per tahun lebih besar atau sama dengan Rp 60 juta, dapat menggunakan formulir 1770 SS. Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang merupakan karyawan atau pegawai dengan penghasilan lain, maka pengisian SPT Tahunan dapat dilakukan menggunakan formulir 1770. Ketentuan tersebut dapat berlaku untuk karyawan dengan gaji lebih besar atau lebih rendah dari Rp 60 juta per tahun, termasuk bagi Wajib Pajak yang berprofesi bukan sebagai pegawai ataupun pengusaha.

Tahapan Pengisian Formulir SPT 1770 S untuk Karyawan

  1. Masukkan NPWP dan password yang telah Anda buat, kemudian klik login.
  2. Pilih e-Filing untuk melakukan pengisian SPT.
  3. Pilih ‘buat SPT’.
  4. Akan muncul pertanyaan, ‘apakah Anda menjalankan usaha atau pekerjaan bebas?’ Jika Anda akan melakukan pengisian SPT 1770 S, maka Anda dapat memilih ‘tidak’. ‘Apakah Anda seorang suami atau istri yang menjalankan kewajiban perpajakan terpisah atau pisah harta?’ Jika Anda seorang suami atau istri yang tidak menjalankan kewajiban perpajakan terpisah atau pisah harta, maka Anda dapat memilih ‘tidak’. ‘Apakah penghasilan bruto yang Anda peroleh selama setahun kurang dari Rp 60 juta?’ Anda dapat memilih ‘Ya’.
  5. Pilih formulir SPT 1770 S.
  6. Isilah data formulir, masukkan tahun pajak 2018, pilih status SPT Normal jika Anda baru pertama kali lapor untuk tahun pajak 2018. Pilih menu langkah berikutnya.
  7. Isikan daftar pemotongan atau pemungutan PPh oleh pihak lain atau PPh yang ditanggung pemerintah dengan memilih ‘tambah’, sehingga akan muncul tampilan yang mengharuskan Anda mengisi NPWP, nomor bukti pemotongan atau pemungutan, tanggal bukti pemotongan atau pemungutan, serta jumlah yang dipotong atau dipungut. Kemudian lengkapi kolom-kolom tersebut dengan bukti potong yang telah Anda siapkan.
  8. Pilih Pasal 21, kemudian masukkan NPWP pemberi kerja seperti NPWP Perusahaan atau NPWP Bendahara. Jika NPWP yang Anda isikan benar, nama perusahaan atau nama bendahara akan muncul secara otomatis.
  9. Masukkan nomor bukti potong atau formulir 1721 A1, lalu pilih tanggal bukti pemotongan atau pemungutan.
  10. Isikan jumlah PPh yang dipotong atau dipungut, lalu pilih ‘simpan’.

Lanjutkan ke langkah berikut:

  1. Isikan jumlah penghasilan netto dalam negeri sesuai dengan pekerjaan Anda, lalu pilih langkah berikutnya.
  2. ‘Apakah anda memiliki penghasilan dalam negeri lainnya?‘ Jika Anda memilik penghasilan dalam negeri lain, seperti penghasilan dari sewa mobil, pilih ‘Ya’ selanjutnya isikan data pada kolom sewa. Lanjutkan dengan ‘langkah berikutnya’.
  3. Apakah Anda memiliki penghasilan luar negeri?‘ Jika tidak, pilih ‘langkah selanjutnya’.
  4. ‘Apakah Anda memiliki Penghasilan yang tidak termasuk objek pajak?’ Jika ya, isikan jumlah penghasilan Anda, misalnya warisan diisi dengan kisaran harga dari warisan tersebut. Jika Anda telah melengkapi seluruh penghasilan yang bukan objek pajak, pilih ‘langkah selanjutnya’.
  5. ‘Apakah Anda memiliki penghasilan yang pajaknya sudah dipotong secara final?’ Jika ya, pilih tambah, dan isikan data pada kolom-kolom yang tersedia.
  6. Siapkan bukti pemotongan pajak atau formulir 1721 VII. Isikan data yang tersedia dengan mengacu pada formulir 1721 VII, misalnya jika Anda memiliki tanah dan atau bangunan yang disewakan, maka pilihlah nomor 7 sewa atas tanah dan atau bangunan. Isikan nilai penghasilan yang diterima, kemudian pilih ‘simpan‘. Pilih ‘langkah selanjutnya’.
  7. Apakah anda memiliki harta?’ Jika ya, lengkapi data atas harta yang Anda miliki dengan pilih menu tambah. Lengkapi isian data terkait harta, tentukan jenis harta. Jika telah selesai pilih simpan. Lanjutkan ke ‘langkah selanjutnya‘.
  8. Lanjutkan pengisian data tentang kepemilikan utang atau pinjaman, kepemilikan tanggungan, sumbangan atas keagamaan kepada lembaga yang terdaftar berdasarkan keputusan Kementerian Keuangan, dan sebagainya sesuai kondisi Anda.
  9. Setelah Anda menyelesaikan semua pengisian data, maka akan muncul pernyataan; ‘Dengan menyadari sepenuhnya dan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas adalah benar, lengkap, jelas’. Lanjutkan pilih ‘agree’ jika Anda telah memahami semua ketentuan tersebut. Lanjutkan ‘langkah berikutnya‘.
  10. Data SPT Anda akan ditampilkan, kirimkan SPT dengan pilih ‘di sini’ pada kalimat ambil kode verifikasi untuk mendapatkan kode verifikasi. Selanjutnya akan muncul pilihan saluran untuk pengiriman kode verifikasi, pilih email lalu pilih ‘OK’. Jika notifikasi info token sudah muncul, silakan cek email Anda.
  11. Isikan kode verifikasi pada kolom yang tersedia lanjutkan pilih ‘kirim SPT’. Setelah muncul notifikasi bahwa SPT Anda berhasil dikirim, otomatis bukti penerimaan elektronik telah dikirimkan ke email Anda.

Jika langkah-langkah di atas telah selesai Anda lakukan, simpan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) tersebut. Terakhir, ketika Anda menutup layar maka akan ditampilkan daftar SPT Tahunan yang telah Anda selesaikan.

 


PUBLISHED10 Aug 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: