Hal yang Harus Diperhatikan Staf Keuangan Perusahaan Terkait Pembayaran Pajak Online

Hal yang Harus Diperhatikan Staf Keuangan Perusahaan Terkait Pembayaran Pajak Online

Pembayaran pajak online bisa dibilang lebih memudahkan dari membayar pajak secara manual. Selama Anda tahu tahapannya lewat aplikasi e-Billing, pembayaran sudah tuntas dilakukan tanpa membuang waktu untuk datang dan mengantri di Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Bagi seseorang yang bekerja di suatu perusahaan dan mengelola bagian perpajakan seperti staf keuangan, tentu akan sangat terbantu dengan kemudahan mengakses online ini. Walau begitu, terkadang Anda bisa saja terlewat dari ketentuan tentang batas waktu atau hal-hal lain terkait pembayaran pajak, terutama  apabila Anda baru saja bekerja dan masih beradaptasi dengan work flow perusahaan tersebut. Sebagai tips, berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan agar Anda dapat menangani masalah perpajakan perusahaan dengan baik dan tepat waktu dalam pembayaran atau pelaporannya.

Kiat Cermat Pembayaran Pajak Online oleh Staf Keuangan Perusahaan

1. Membuat Reminder Tentang Batas Waktu Pembayaran

Bagi staf keuangan terutama yang masih berstatus fresh graduate, cara bekerja mereka biasanya berantakan karena belum mengerti pola menyelesaikan tugas agar lebih efisien. Sebagai persiapan, ada baiknya untuk membuat reminder tentang batas waktu pembayaran dan pelaporan pajak misalnya dengan menempelnya di sticky notes atau mencatatnya dalam agenda Anda. Fungsinya tentu saja agar Anda tidak terlewat batas waktu pembayaran dan membuat jadwal pembayaran menjadi lebih teratur. Juga hal-hal penting terkait password, username dan lain-lain juga dapat disimpan dan pastikan kerahasiaannya terjaga.

2. Pelajari Aplikasi e-Billing Lewat Tutorial

Apabila Anda terbiasa dengan pola membayar pajak secara manual, sangat penting untuk mempelajari aplikasi  e-Billing yang akan sering Anda gunakan untuk pembayaran pajak online. Meskipun sebenarnya cara menggunakan aplikasi ini sangat mudah namun tidak ada salahnya untuk mempelajari terlebih dahulu agar Anda tidak clueless saat melakukan pembayaran pertama kalinya. Panduan mempelajari e-Billing kini sangat mudah diakses mulai dari banyaknya artikel-artikel atau video tutorial yang tersedia di internet.

3. Banyak Bertanya Terkait Prosedur Pajak

Tidak ada salahnya sebagai staf keuangan baru, Anda terus bertanya tentang prosedur pajak yang Anda tidak mengerti dengan meminta penjelasan pada karyawan lain yang lebih senior. Apabila Anda menemui kesulitan terkait fitur aplikasi membayar pajak online, Anda dapat memanfaatkan fitur DJP yaitu Kring Pajak. Banyak bertanya akan menghindari terjadinya kesalahan terutama saat proses pembayaran sedang Anda lakukan.

4. Simpan dan Rapikan Bukti Pembayaran Pajak

Pastikan bukti pembayaran pajak Anda simpan dengan baik apabila suatu hari dibutuhkan untuk proses cek ulang atau apabila ada audit dari petugas pajak. Merapikan folder-folder terkait faktur pajak juga sangat disarankan bagi staf keuangan perusahaan agar lebih rapi dan teratur juga mencegah ada file-file yang tercecer ketika dicari.

Dengan cermat melakukan pembayaran pajak online lewat langkah-langkah di atas berarti Anda berhasil melaksanakan tanggung jawab sebagai staf perusahaan dengan baik. Secara tidak langsung Anda ikut berkontribusi pada masyarakat dan negara juga membantu Badan Usaha memenuhi kewajiban perpajakannya.

 


PUBLISHED11 Nov 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: