E-Billing Pajak: Mudahnya Bayar Pajak Online Bagi Perusahaan

E-Billing Pajak: Mudahnya Bayar Pajak Online Bagi Perusahaan

Setelah menghitung besaran pajak yang harus ditanggung, wajib pajak juga memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran atas pajak yang terutang tersebut. Pembayaran dapat dilakukan secara manual di bank atau kantor pos dengan menggunakan formulir Surat Setoran Pajak (SSP). Aplikasi e-Billing sebagai terobosan baru layanan online DJP, dikembangkan untuk menghindari kesalahan input data saat Isian di dalam SSP di input kembali oleh teller.

Mengenal Apa itu e-Billing

Menurut Direktorat Jenderal Pajak, e-Billing adalah sistem pembayaran pajak elektronik dengan cara pembuatan ID Billing atau kode Billing terlebih dahulu. Kode billing sendiri merupakan kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem Billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran pajak yang akan dilakukan oleh Wajib Pajak.

Sistem ini mengakomodasi seluruh penerimaan negara secara  elektronik dalam mata uang rupiah dan mata uang asing. Adapun jenis pajak yang diadministrasikan oleh DJP melalui E-Billing adalah pajak pusat berupa Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Bumi dan Bangunan sektor P3 (Pertambangan, Perhutanan, dan Perkebunan).

Dengan sistem ini, Anda tidak perlu repot-repot secara manual mengisi formulir Surat Setoran Pajak (SSP), Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP), dan Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB). Anda cukup menggunakan Surat Setoran Elektronik (SSE) untuk menyelesaikan segala urusan pembayaran pajak Anda secara online.

1. Kemudahan Bayar Pajak dengan e-Billing

Dengan e-Billing, Wajib Pajak menerima Kode Billing setelah mengisi formulir online. Ketika akan melakukan pembayaran baik di bank, kantor pos, ATM, internet banking, atau mobile banking, Anda cukup menyebutkan atau mengetik Kode Billing tersebut. Dengan demikian, kesalahan input oleh teller tidak akan terjadi lagi.

Prinsip e-Billing serupa dengan pembelian tiket pesawat secara online. Customer menginput sendiri kota asal, kota tujuan, tanggal, dan jam keberangkatan. Selanjutnya menerima kode pemesanan yang menjadi dasar pembayaran harga tiket.

e-Billing system yang diresmikan pada 1 Januari 2016, merupakan suatu metode pembuatan ID Billing dan bayar pajak secara online dalam satu aplikasi terpadu yang disediakan oleh penyedia jasa aplikasi resmi DJP. 

Pengetahuan membayar pajak online bagi perusahaan mutlak diperlukan. Karena dengan sistem bayar pajak online ini, proses pembayaran pajak Anda akan menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih akurat.

2. Manfaat e-Billing Pajak bagi Perusahaan

Beberapa manfaat dari pembuatan ID Billing bagi perusahaan Anda, yaitu:

a) Buat ID Billing dan bayar pajak kapan dan dimana saja. Wajib pajak tidak perlu repot membawa berkas dan antri berjam-jam di bank dan KPP. Cukup penuhi kewajiban perpajakan di depan layar komputer kantor dengan mudah, fleksibel, dan praktis. 

b) Menghindari kesalahan pencatatan transaksi, e-Billing dapat meminimalisasi kemungkinan kesalahan pencatatan transaksi yang dilakukan secara manual. Sehingga data transaksi perusahaan yang tersajikan valid.

c) Transaksi real time. Data transaksi yang diisikan wajib pajak langsung terekam di DJP (Direktorat Jenderal Pajak) secara real time sehingga menghindari risiko data hilang akibat kelalaian atau penyebab lainnya.

3. Kemudahan Membayar dan Melapor Pajak

Setelah Anda lunas membayar pajak secara online, Anda kemudian akan mendapatkan Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) sebagai bukti transaksi Anda. Masukkan NTPN ke dalam laporan SPT Tahunan Badan saat akan pelaporan telah membayar pajak atau e-filing.

Demikian ulasan singkat mengenai e-billing pajak dan manfaatnya bagi perusahaan. Bayar dan lapor pajak kini semakin mudah dan tidak bertele-tele melalui e-billing pajak. Segera penuhi segala kewajiban perpajakan perusahaan Anda bersama Klikpajak. Manfaatkan fasilitas ini untuk mengefektifkan waktu pekerjaan Anda. Bangga Bayar Pajak!


PUBLISHED21 Dec 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: