Dukung Optimalisasi Penggunaan Aplikasi Perpajakan DJP oleh Wajib Pajak

Dukung Optimalisasi Penggunaan Aplikasi Perpajakan DJP oleh Wajib Pajak

Salah satu fokus penting yang harus dimiliki setiap institusi pemilik kebijakan publik adalah akses pelayanan yang mudah dan tidak merepotkan. Termasuk salah satunya pengembangan aplikasi perpajakan dan hal ini menjadi fokus penting Direktorat Jenderal Pajak dalam memberikan dan mengelola pelayanan perpajakan kepada setiap wajib pajak. Pelayanan prima dan sesuai dengan standar yang disepakati menjadi poin utama dalam proses evaluasi dan perbaikan yang terus diupayakan.

Di era teknologi ini, untuk lebih memudahkan Wajib Pajak dalam memperoleh pelayanan, DJP telah menyediakan berbagai layanan aplikasi perpajakan berbasis elektronik. Dalam proses pengembangannya, teknologi memang diperuntukkan dan berorientasi terhadap kebutuhan masyarakat modern saat ini. Penggunaan teknologi ini dilakukan untuk mewujudkan kepuasan masyarakat, yang diharapkan juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan secara sadar dan sukarela.

Atas segala upaya dan perbaikan pelayanan yang dilakukan DJP, indeks kepuasan masyarakat pada tahun 2018 menunjukan nilai 3.37 dari skala 4 atau prosentase 84.28%. Angka ini menumbuhkan optimisme DJP dalam menjalankan segala tugasnya untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Wajib Pajak.

Aplikasi Perpajakan Resmi Penuhi Kebutuhan Wajib Pajak

Kini Anda tidak lagi bersusah payah mendatangi KPP terdaftar dalam rangka memenuhi kewajiban perpajakan. Dengan menggunakan aplikasi elektronik perpajakan yang resmi, dimana saja dan kapan saja Anda bisa melaporkan pajak Anda dengan aman, mudah, kredibel, dan akuntabel. Cara ini sangat menguntungkan karena dapat menghemat tenaga, pikiran, dan waktu Anda.

Aplikasi perpajakan yang dapat Anda akses dengan mudah dalam menunjang pelaporan pajak Anda, yaitu e-filling dan e-spt. Menjadi mudah bukanlah prioritas utama dan satu-satunya. Keamanan menjadi faktor penting yang mempengaruhi kredibilitas pemegang otoritas perpajakan. Aplikasi e-faktur hadir untuk memenuhi keperluan validitas dan menjaga setiap transaksi penyerahan barang kena pajak ataupun jasa kena pajak.

Setiap transaksi yang legal dan akuntabel juga memiliki sisi rentan yang perlu dilindungi. Teknologi yang terus dikembangkan diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan dan tindakan pidana perpajakan. Keamanan juga menjadi kunci menciptakan keadilan bagi para wajib pajak yang taat pajak. Sehingga tidak memunculkan ketidakadilan dan diskriminasi atas pengenaan pajak. E-billing menjadi solusi jitu pembayaran pajak yang aman sekaligus menghindari segala bentuk penyalahgunaan dan penggelapan uang pajak.

Penggunaan Aplikasi Perpajakan Belum Optimal

Banyak sekali aplikasi perpajakan yang telah disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk makin “memanjakan” para Wajib Pajak. Namun sayangnya, aplikasi perpajakan ini banyak yang kurang digunakan dan dimanfaatkan secara optimal oleh Wajib Pajak. Misalnya dalam melakukan pendaftaran NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) Wajib Pajak cukup menggunakan aplikasi e-Reg (e-registration). Aplikasi ini hanya meminta Wajib Pajak untuk mengisi dan mengunggah dokumen yang diminta. Setelah dikonfirmasi, Wajib Pajak hanya perlu menunggu terkirimnya kartu NPWP dan tidak dipungut biaya sedikitpun.

Kenyataannya masih sedikit Wajib Pajak yang menyadari akan pentingnya memiliki NPWP. Padahal NPWP adalah alat utama bagi mereka untuk memenuhi kewajiban perpajakan dengan lancar. Inilah yang menyebabkan wajib pajak kurang tertib pajak hingga akhirnya mengurangi potensi penerimaan negara.

Pemerintah sangat menganjurkan Wajib Pajak untuk lebih menggunakan aplikasi perpajakan yang telah disediakan secaraara optimal. Pemerintah khususnya Direktorat Jenderal Pajak selalu mengawasi segala aktivitas perpajakan yang ada di indonesia. Kepatuhan Wajib Pajak menjadi salah satu indikator utama keberhasilan Direktorat Jenderal Pajak dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada seluruh lapisan masyarakat. Bangga Bayar Pajak!


PUBLISHED09 Dec 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: